Ketulusan Cinta Tiga Wanita

Ketulusan Cinta Tiga Wanita
34


__ADS_3

Ada dua pasang mata, yang sedang duduk bersama Sambil menikmati minuman segar namun memabukkan,


''Lihat ini, mantan pacarmu, yang masih kau sukai, tengah berjalan-jalan bersama istrinya'' ujar seorang wanita, tiba-tiba memberikan tahu dengan masih menatap ponsel yang isinya adalah Foto pasangan suami istri..


Si wanita yang tadi mendengar langsung bangkit dari duduknya, ''Mana, gue mau lihat ?'' katanya sambil merampas ponsel wanita itu.


Dia pun melihat dan matanya langsung terbuka lebar.. dengan gigi gemerlutuk beradu


''Sial, apa apaan si Arsen, ini tidak bisa di biarkan'' ucapnya berteriak tak Terima.


Dan si wanita yang punya ponsel itu justru tersenyum miring, dia puas melihat reaksi wanita bodoh itu..


''Bagus, marah lah, dan balas kan dendam ku.'' ucap hatinya menggebu-gebu.


''Benar, ini tak boleh di biarkan, Lo harus segera bertindak, dan hancurkan mereka'' ucapnya memanasi keadaan.


''Pokoknya gue gak terima , mereka bisa se bahagia itu, sedangkan sekarang gue gak di nikahi si Arsen, Arrghh gue gak terima!'' berteriak mengamuk memukul meja.


''Bagus, semakin dia emosi nya naik, semakin besar rasa bencinya pada Maura, semakin cepat bisa membalas kan dendamku, hahaaa..'' dalam batin si wanita itu.


''Memukul meja Seperti itu tidak lah ada gunanya''


''Apa maksud Lo, gue ini lagi kesal.''


''Ok, gue ngerti perasaan Lo, tapi untuk itu Lo harus segera bertindak, segera lah melancarkan rencana kita.''


''Ya, mungkin itu benar,''


Lalu keduanya tertawa jahat..


Kebetulan sekali, mobil Adrian ini mogok di pinggir jalan..

__ADS_1


''Eh lihat itu kaya si Adrian?'' ucap si wanita


Lalu wanita yang satu lagi, ikut melihat ''Hm benar, itu dia.''


''Lo turun samperin dia, lalu ajak ke sini, dan lakukan sesuai rencana kita!''


''Baiklah, gue turun sekarang''


''Hm..''


Lalu si wanita itu pun turun dari mobil, dan mulai berjalan mendekati Adrian yang tengah memeriksa mobilnya.


''Hai Kak'' si wanita mulai memanggil


Adrian balas melihatnya, ''Kamu, sedang apa disini?''


''Aku kebetulan lewat sini, ini mobil kakak juga kenapa?'' tanyanya basa-basi.


''Memang kakak mau kemana?'' kembali bertanya


''Tadinya aku mau ke kafe, tapi gini lah mobilku malah mogok''


''Kafe yang di depan sana bukan?''


''Iya.''


''Mau ikut bersama ku kak? numpang di mobil ku, soalnya aku juga mau ke arah sana'' tawar wanita itu.


Beberapa detik Adrian coba menimang dulu, antara menolak atau menerima. Tapi saat di lihat jam , rupanya dia akan telat, sedangkan beberapa menit lagi dia ada rapat penting di kafe..


''Memang tidak apa-apa nih, kalo saya ikut numpang?''

__ADS_1


''Ya ampun, ya tidak apa-apa dong kak, ayo. kan aku yang ngajak sama kakak'' dengan pura-pura tertawa


''Yasudah baiklah, saya ikut ya di mobil kamu. Oh ya, mana mobil kamu?'' tanya Adrian .


''Ah itu mobil ku, ayo kak'' ajaknya lagi sambil menunjuk pada mobil biru miliknya.


''Iya ayo..''


Setelah tiba di depan mobil, kini Adrian duduk di kursi belakang, dan wanita itu yang menyetir .


''Loh ini kemana?'' setelah sadar ini bukan arah tujuan kafe miliknya.


''Bentar ya kak, aku ada ketinggalan barang di apartemen teman ku, gak lama Kok kak.'' ucap si wanita itu menjelaskan.


Adrian sedikit cemas dengan sesekali melihat jam di tangannya, Jangan sampai dia terlambat karena ini rapat penting..


''Kenapa berhenti?''


Saat mobil tiba-tiba berbelok dan berhenti di minimarket.


''Bentar kak, gak lama kok, aku haus banget ini''


''Yasudah jangan lama'' peringat nya


Wanita itu mengangguk..


''Kak, ini di minum dulu, '' si wanita ini sudah kembali dan memberikan minuman yang satu pada Adrian .


Memang cuaca sangat panas, Adrian tak berpikir panjang, dan langsung meminum nya,


''Ayo cepat jalankan lagi mobilnya, saya sudah tidak punya barang waktu'' pinta Adrian

__ADS_1


''Ok kak'' Namun tanpa Adrian sadari, bibir wanita itu tersenyum miring..


__ADS_2