
Cinta sejati tidak akan pergi kemana-mana, suatu hari cinta itu akan datang dengan sendirinya, begitulah Seperti cintaku padamu...
Dear Suamiku 😘
[Halahhhh si ibu, lebayyy bener.]
Tring,, Bunyi pesan masuk.
Dilihatnya, itu Pricilla yang kirim.
Maura tak bisa menahan tawa, lantas ia ngakak abis..
''Hm, lagi lihat apa ? ketawanya gitu banget ?'' tanya sang suami, yang baru bangun Bobo. suaranya khas bangun bobok.
''Ini, Aku lagi lihat pesan dari Cicill'' jawab sang istri.
''Lagi pada bahas apa emang?'' Muah, sambil mendekap dan mencium Manja pipi si wanita.
''Ihh, jorok. Kamu baru bangun.'' sang wanita mengomel matanya itu mendelik.
''Biarin saja lah, walaupun gini juga, tetap bisa membuat mu, melayang kan'' katanya dengan nada ejekan.
''Ihh apa sih.'' Tapi pipinya bersemu merah.
Maura pun fokus lagi melihat isi chat grup Alayy Cantik.
[Biarin saja lebayy juga, ma suami sendiri ini] balas ketikan Maura.
[Gue jadi curiga] Pricilla membalas lagi.
[Curiga napa?] si Salsa yang baru nongol
[gue curiga Sa, si Maura posting foto gituan tuh cuma bohongan, mungkin si Ar, di paksa ma dia xixixi.] Pricilla pakai emot ngakak
[Woii woi, jaga jari Anda, Lo gak percaya banget ya Cill,? Mana mungkin si Ar mau di paksa]
[Benar juga Cill, gak mungkin adik gue mau di paksa, dia dah gede.] kembali Salsa menyahuti.
[Ok, kalau benar kalian sudah itu. . Coba bilang, itu si Ar, gede kagak?] nyebelin nih si Pricilla.
''Stop!'' tiba-tiba Arsen, menyetop tangan Maura yang mau membalas chat itu.
Maura menatap tak mengerti pada Arsen, ''kamu masih di sini?'' ucapnya
''Lah iya, memang kemana?'' kata Arsen
''Ku kira sudah ke kamar mandi'' pikir Maura Arsen sudah mandi karena tadi dia terlalu fokus pada ponselnya, jadi tak sadar kalau rupanya Arsen masih di sana.
''Belum aku masih disini dari tadi, dan ya, kakak jangan balas lagi chat itu.''
''Hah, Eh apa kamu lihat isi nya tadi?''
Arsen mengangguk. ''Kak, jangan buka sesuatu tentang Suamimu.'' larang Arsen .
''Hah, sesuatu apa?'' Maura tak paham
''Ya soal nih.'' menujuk bawah
'Ohh good, benarkah dia lihat isi chat nya dong kalau gitu..'
''Iya gak akan kok'' ucap Maura
__ADS_1
Ting
Namun, ponselnya berbunyi lagi.
[Halooo Haii, kok diam, kok gak jawab, hm.. kecil ya?] rupanya Pricilla ini masih saja bahas kesana.
[Ahhh berisik, jangan ganggu orang yang mau mandi bareng,!]
[Busettt mandi bareng ya! jadi gede gak?]
[Pokoknya, kenyangggg..]
MAURA lagi rebahan, dengan si kecil yang anteng di dalam box nya.
''Hari ini kamu ngampus gak?'' tanya Maura pada sang suami.
''Iya mau.'' balas Arsen, yang lagi lihatin si kecil.
''Oh.''
''Kenapa?'' menatap Maura
''Gak.'' balas menggeleng.
Tiba-tiba Arsen mendekati sang istri, ia ikut rebahan sambil meluk.
''Kamu belum mandi, awas ah!'' omel nya sang istri
''Kenapa sih, aku masih wangi kok'' PD banget Arsenio
''Masih wangi'' ejek Maura.
''Siapa?''
''Kakak kan yang bilang.''
''Kapan? nggak.?'' Maura tak ingat
''Bukannya itu di chat tadi, kakak bilang mau mandi bareng ya, Yasudah ayo!''
'Oh ya ampun, Kenapa dia ikut baca melulu sih ya.' dalam hati Maura mengomel.
Pada akhirnya, dengan rayuan maut si pria, Si wanita pun ikut mandi, padahal dia tadi sudah mandi..
''Kak.''
''Hm,''
Arsen sudah siap pergi
Dan Maura tengah membersihkan ASI.
''Aku mau tanya, kakak sudah pakai KB belum?'' tanya Arsen.
''K-KB, Ah Ar.'' Maura panik matanya membola
''Kenapa? sudah belum?'' memastikan
Maura menggeleng dan langsung berdiri.
''Ar, gimana dong, aku belum Pakai KB..'' beneran Maura jadi semakin panik.
__ADS_1
''Gak apa-apa kak.''
''Hah gak apa-apa gimana ih kamu'' Maura tambah kesal dengan Jawaban si suami.
''Ya gak apa-apa, agar Keyla punya adik.'' jawab Arsen santai
''No....'' Maura menggeleng dan berteriak bilang tidak.
*
Dua sejoli ini sedang menikmati indahnya alam. Mereka tengah berada di pantai
"Bagus banget!" ucap si wanita
"Kamu suka, sayang?" tanya sang pria
"Suka, suka banget" jawabnya antusias
"Makasih ya sayang ku" si istri segera memeluk erat
"Sama-sama, tapi nanti aku Minta hadiah dari mu juga ya!"
"Hadiah, apa tuh? Aku kan gak punya apa-apa!" balas sang istri.
Muuaahh
"Ini kan kamu punya! " setelah tadi mencium bibir sekilas.
"Ohh its Ok"
"Emmh, Ya sayang lagi!"
"Oh Ferr..!"
"Teruslah sebut namaku sayang!"
"Fer, Aku A-aku."
"Baik sayang sama-sama"
Huuhhh.....
"Fer, aku senang deh." dua sejoli Kini berbaring dengan saling memeluk.
"Aku juga senang sayang, aku puas" balas Ferro salah mengira.
"Ish, bukan itu." menikpuk dada Ferro
"Oh, terus apa?" tanyanya
"Aku tuh senang, karena rupanya si Maura sudah benar-benar melakukan tugas nya, dan sepertinya mereka sudah saling cinta" ujar Pricilla.
"Ohh soal Maura, ya bagus deh, kalau seperti itu, aku juga akan ikut senang, tapi, aku kira tadi kamu mau bahas soal kita" kekeh Ferro
"Ah kamu, itumah sudah tak perlu di jelaskan, ya sudah pasti kita puas kan?" tertawa bareng jadinya.
Pricilla membawa tangan Ferro pada perutnya. "Sayang cepatlah hadir, di sisi kami.!" ucap Pricilla
"Aamiin..!" balas Ferro.
Cupp, mencium kening lambat laun turun semakin bawah, dan lagi-lagi dan lagi ya seperti itulah..
__ADS_1