Ketulusan Cinta Tiga Wanita

Ketulusan Cinta Tiga Wanita
Acara pemberian nama, dan Terima kasih banyak


__ADS_3

Satu Minggu setelah kelahiran anak dari Momy Pricilla dan juga Daddy Ferro tentunya.


Kini si jagoan sudah di berikan nama oleh orang tuanya yaitu


Fernando Ryuichi Putra Achirro


Dalam acara memberikan nama ini tentu Ferro mengundang orang terdekat nya begitu juga dengan Pricilla, bahkan kini Maura sudah pulang dari Italia karena tak sabar ingin segera bertemu dengan anaknya Pricilla.



Si jagoan yang umur satu Minggu ini sedang bobok manis di tengah acara berlangsung.


Moza sedari tadi tidak mau berjauhan dengan sang adik, Moza sangat bahagia sekali karena di rumah ini dia jadi punya teman untuk Bermain begitu pikir Moza.


Memang Pricilla perhatian padanya, namun terkadang Moza menginginkan teman yang sedikitnya sama usianya dengan dirinya yaitu anak-anak sehingga bisa di ajak bermain.


''Mom, Moza sudah tidak sabar ingin adek Nando cepat besar.'' ucapnya antusias sambil merenggangkan kedua tangannya saat berucap besar


Pricilla mengangguk ''Iya sabar ya, tunggu sampai adek Nando bisa duduk atau nanti saat sudah bisa berjalan.'' Momy Pricilla memberikan pengertian dan tentu bersyukur karena Moza senang pada Fernando.


''Iya Momy '' Moza mengangguk paham


Maura sekarang menggendong jagoan Fernando saat anak itu terbangun dari tidurnya yang nyenyak tadi.


''Moza, ayo ajak main adik Keyla bukankah dia juga adik mu?!'' ujar Maura mengenalkan Keyla pada Moza dan mengijinkan Moza menganggap Keyla ini adik nya Moza juga.


''Iya onty, adek Key sini main sama Kakak.'' memang Moza ini sepertinya jelas terlihat sangat suka pada anak kecil.


Dan sekarang Moza tengah bermain dengan Keyla sementara baby Nando di asuh oleh Maura .


''Hai anak gembul, ihh lucu banget sih kamu nak.'' Maura mengajak bicara baby Fernando Ryuichi.


''Cill, anak Lo berapa kilo saat lahir?'' kebetulan Maura belum tahu dan belum sempat menanyakan. Apa penting menanyakan itu ?


''Kemarin sih Empat kilo saat dia lahir.'' jawab Pricilla tapi dengan ekspresi datar

__ADS_1


''Hah .... Email kilo?'' Maura shock


''Oiii Napa dengan ekspresi Lo ?'' Pricilla merasa tak ada yang salah


''Gede banget Cill, gimana rasanya itu pas keluar ?'' tanya Maura masih dengan ekspresi terkejut


''Gak tahu kan gue di SC.'' jawab Pricilla lagi


''Ahh Oya juga..'' Maura manggut-manggut


''Eh ya embul, nanti kalau sudah besar tolong jaga anak onty ya, kakak Keyla.'' Maura mengajak ngobrol baby Fernand lagi


''Ra, yang ada tuh si Keyla yang suruh jagain Fernan bukan sebaliknya. Kan si Key yang lebih gede dari dia.'' Salsa melarat ucapan Maura dengan membeberkan kenyataan.


''Ya gak ada salahnya lah kakak ipar, kan Fernan ini anak laki-laki yang harus menjaga seorang wanita ya gak, sayang?'' meminta pembelaan pada bayi umur satu Minggu itu.


''Ra, kok Lu gak pernah bilang gitu sama anak gue Abian, dia juga kan anak laki?'' nah Salsa sedikit merasa aneh nih karena Maura gak bilang kaya gitu juga sama anaknya


''Kalau si Abian sih gue yakin ya Sa, dia bakal bela si Keyla selalu Sa, secara dia ini sepupu asli tambah gak mungkin diam saja bila si Keyla di jahatin orang. Jadi gue sebagai emak anak cewek, gue mau dua anak Lo berdua yang laki. nantinya bisa sama-sama jaga anak gue si Keyla.'' begitu penjelasan Maura yang memang hanya dirinya yang memiliki anak perempuan sedangkan kan dua sahabatnya anaknya laki-laki.


''Biarkan saja sayang, menurut ku Maura gak salah kok, dia patut seperti itu hanya waktunya yang salah.'' Ferro menyahuti perdebatan tiga wanita itu


''Nah suami Lo aja bela gue.''


Pricilla hanya membalas dengan cebikkan bibir.


Pada akhirnya acara hari ini sudah berlangsung dengan khidmat.


Pricilla meminta doa pada semua yang hadir agar anak-anaknya dan dirinya serta keluarganya selalu di berikan kesehatan serta umur yang panjang.


Walaupun tadi mendebatkan sesuatu yang tidak terlalu penting untuk di dekatkan sebenarnya tapi nyatanya mereka ini selalu kompak karena akan hadir di setiap acara mereka apapun itu.


Mereka tak akan marah ataupun debat dalam waktu lama karena detik kemudian juga senyum tawa dan lelucon akan kembali hadir di tengah-tengah mereka.


Hari berlanjut.

__ADS_1


Baby Keyla sudah bisa berjalan lancar


Sementara adik Abian pun sudah duduk dengan tegak.


Juga si jagoan Fernando sudah bisa tengkurap waktu memang sudah cepat berlalu, tapi tiga para Emak-emak ini tetap masih cantik dan tentu kadang ada perdebatan yang terjadi tanpa di undang dan tak berkelanjutan untunglah..


Pun dengan tiga Bapak-bapak yang semakin hari semakin bertambah Tampan saja, walaupun mereka sama sudah memiliki anak tapi kadar ketampanan tidak luntur.


Bahkan sang istri semakin mendekapnya erat agar tidak mudah ada Pelakor yang masuk di kehidupan rumah tangga mereka.


Di tambah suami mereka ini bukan hanya tampan juga semakin mapan , maka sedetik saja mereka lengah bisa-bisa para betina lapar itu akan langsung menggaet pria nya.


Tiga wanita tadi jadi semakin posesif dan kemanapun si Pria pergi pasti selalu ikut atau pun di teror dengan dimana dan sedang apa atau ada pertemuan dengan siapa.


Karena semakin tinggi kita di atas semakin besar pula angin kencang yang kapan saja bisa menjatuhkan mereka semua.


Tamat .... .


Terima kasih banyak ya yang sudah setia sampai se jauh ini, othor sangat bahagia. Dan tentunya Minta maaf karena tidak bisa sesempurna itu.


Tapi sebenarnya sudah berusaha untuk Seperti yang di inginkan pembaca tapi segini yang OTHOR bisa.


Selanjutnya kita akan lanjutkan ke cerita anak-anak mereka.


Singkat cerita


Beberapa Tahun kemudian...


Moza sudah masuk sekolah SMA, Moza menjadi anak perempuan yang mandiri tidak manja tapi selalu di manja dan di sayangi oleh kedua orangtua angkat nya yaitu Momy Pricilla dan Daddy Ferro


Hingga di sekolah, Moza memiliki teman laki-laki yang begitu baik padanya. Moza merasa nyaman bersama teman pria nya itu.


Ini murni pertemanan belum ada rasa cinta dan sejenisnya.


Karena Momy Pricilla melarang anak-anaknya berpacaran saat masih sekolah.

__ADS_1


__ADS_2