
Seorang wanita tengah menengokan kepalanya ke dalam suatu ruangan tempat kerja mungkin.Di sana terlihat seorang pria tampan yang tak lagi muda masih saja berkutat dengan laptopnya.
Wanita tadi itu pun perlahan mengeluarkan suara. ''Mas....!'' panggilnya dengan suara begitu lembut
''Ya sayang, ada apa hm?'' tanya sang suami menoleh sekilas pada istrinya yang tengah menyenderkan tubuhnya di sisi pintu.
Lalu suaminya ini kembali mengetik sesuatu di papan tombol.
''Mas, ini sudah malam ayo istirahat !'' ajak sang istri pada suaminya lagi
''Iya tunggu sebentar lagi ya sayang, tanggung.'' kembali jawab suaminya
Huftt
istrinya langsung merengut kesal,bukan apa-apa sebenarnya Salsa merasa kasihan saja pada suaminya sudah tadi siang bekerja lalu sekarang di rumah pun kenapa harus bekerja lagi. Karena harusnya di rumah itu waktunya untuk istirahat tentu untuk keluarga juga dong begitu pikir Salsa.
Tak tahan, Salsa melangkahkan kakinya mendekati sang suami. ''Sudah dong ngetiknya, ini sudah malam kan ada besok lagi sekarang ayo istirahat mass!'' Salsa memaksa Adrian untuk beranjak dan meninggalkan pekerjaan nya.
Salsa memegang pundak Adrian dan tangan yang satu menutup laptop, ''Yu bobok.!'' ajaknya lagi begitu manja.
''Baiklah iya ayo, hm istrinya mas ini kok nampak tidak sabaran sekali ya, apa sedang dalam masa orgasme ?'' tanya Adrian asal sambil tersenyum menggoda
''Ishh apaan, tidak ada seperti itu.'' Salsa menunduk malu .
''Tuh lihat jam Mas , sudah malam banget kan.'' omel Salsa begitu masuk ke kamar Salsa langsung menunjuk jam di dinding pada Adrian suaminya.
''Iya istriku sayang, maaf Mas lambat tidurnya tadi kan nanggung sayang, masih ada yang harus Mas cek.'' kata Adrian dengan pembelaan dirinya.
''Ya tapi jangan di ulang-ulang lagi seperti itu ya Mas, aku tuh seperti ini karena khawatir padamu tentu aku mencemaskan kesehatan mu, aku gak mau kamu sakit karena telat tidur aku gak mau kamu---''
Gapp
Seseorang menghentikan Omelan Salsa saat orang itu menarik tangan si istri hingga jatuh dalam pelukannya.. ''Ah Mas!'' pekik Salsa kaget
''Sssttt sayang sudah diam, jangan mengomel lagi ya. Mas janji gak akan seperti tadi lagi pokoknya saat di rumah itu adalah waktu untuk mu dan juga Abian.'' kata Adrian sambil menunjuk tangannya di bibir Salsa.
Mata mereka saling tatap, hingga detik kemudian entah siapa yang memulai tapi pagutan itu pun saling terpaut dan decakan indah terdengar merdu. ''Emmhhh.. ahhhshh''
''Muahhhh muahh!''
__ADS_1
Jari Salsa semakin menjambak pelan dan menarik semakin rapat hingga bibir mereka semakin menempel.
''Yank, aku mau kamu!'' ucap Adrian tepat di bibir Salsa
Salsabila pun sebenarnya mau dan akhirnya Salsa mengangguk ''Iya silahkan Mas!'' balas Salsa
Adrian perlahan menidurkan istrinya di atas kasur tentunya, sambil tangannya sibuk membuka kancing baju Salsa bibirnya pun tak diam terus ******* dan menggigit pelan.
Salsa membalas ciuman Adrian dengan sesekali memberikan sesapan di lidah dan bibir Adrian.
Kini keduanya sudah tak memakai pakaian apapun alat tempur pun bahkan sudah begitu siap untuk masuk dan melakukan tugasnya yaitu membuat Salsa bergetar hebat.
''Aku masukin sekarang ya Ma..!'' kata Adrian tepat di telinga Salsa sehingga perempuan itu merasa kegelian
Karena sudah tak tahan juga ingin Salsa hanya mengangguk sebagai jawaban nya.
''Ahhhhh Masss!'' pekikan nikmat keluar begitu saja dari mulut Salsa.
''Emmmm Ahhhh!''
Lalu di tutup dengan memberikan kecupan hangat di kening Salsa..
Bisa malu ya kan!
***
''Pagi sayang.'' muahhh mencium pipi Pricilla
''Pagi Dadd.'' balas Pricilla
''Anak Daddy sedang apa hm?'' tanyanya menatap pada si jagoan.
Oh ya, panggilan untuk anaknya Momy Pricilla itu adalah Jagoan . Sementara untuk anaknya Bunda Maura adalah Princess Secara anaknya adalah perempuan lalu untuk anak Mami Salsa itu Junior .
''Jagoan sedang jemur Dad,'' Pricilla yang menjawab tentu saja karena anak mereka masih belum bisa di ajak ngobrol juga menjawab.
''Mom, nanti tolong masukan besar baju milik Daddy ya'' ucap Ferro meminta Pricilla memasukkan bajunya
''Apa ada pekerjaan di luar kota?'' tanya Momy Pricilla
__ADS_1
''Ya ada.'' angguk Ferro ''Clien ku orang luar kota.'' lanjutnya lagi
''Di daerah mana yank? dan berapa lama ?'' tanya Pricilla tentu dia harus tahu kemanapun dan apa yang akan Ferro lakukan.
''Di kota M, kayaknya sih cuma lima hari.'' beritahu Daddy Ferro lagi
''Ohh itu sih sedikit lama yank..'' tanggapan Pricilla sedikit murung bila mau di tinggal saat Ferro ada tugas ke luar kota. 😁
''Gak lama kok sayang, gak ada satu Minggu.'' sebisa mungkin Ferro akan meyakinkan istrinya bahwa ini sudah tugasnya dalam mengais rezeki. Ferro mendekap erat tubuh sang istri untuk menenangkan dan agar Pricilla tak sedih bila di tinggal beberapa hari nanti.
''Ya baiklah, aku akan sabar menunggu mu pulang kembali.'' Pricilla coba tersenyum sambil menatap Ferro
''Nah gitu dong, itu baru namanya istri patuh dan pengertian.'' seru Ferro mencubit gemas hidung Pricilla
''Sakit yank..'' rengek Pricilla saat Ferro memencet hidung nya.
''Oh ya, nanti malam kita terakhiran dulu ya!''
''Terakhiran bagaimana ?'' Ferro tak mengerti
''Ya itu, kaya gitu dulu sayang kita kangen-kangenan dulu ya, mau ya.?'' desak Pricilla lebih tepatnya.
''Ohh itu, ya Ok baiklah.'' tentu Ferro setuju itu kan asupan gizi untuknya haha.
Kenapa Pricilla tiba-tiba berkata seperti itu dan tanpa malu lagi mengajak Ferro ke arah ranjang, sebab saat itu pernah Ferro ada clean juga di luar kota tentunya.
Malam sebelum pergi, Ferro tak melakukan atau meminta kewajiban nya alias tidak main atau tidak melepas rindu dulu pada istrinya Pricilla.
Al hasil Pricilla jadi kangen dan tak bisa melakukan apa-apa, sementara rasa rindunya sudah membludak tapi Ferro masih belum bisa kembali. Pricilla merasa kehilangan, Pricilla hanya bisa memeluk kemeja Ferro yang masih wangi tubuh Ferro.
Memang itu sedikit berlebihan tapi bila sudah rindu sangat rindu, namun tak bisa berjumpa ya hanya cara itu yang bisa di peluk oleh seseorang tersebut.
*Setelah ini lanjut ya ke season dua....
Sepertinya kasih judul baru lebih Ok gak sih, tapi apa ya?
Silahkan yang mau buat saran-saran..
Othor tunggu 🥰* sekian terima gajih eh kasih.?!
__ADS_1