Ketulusan Cinta Tiga Wanita

Ketulusan Cinta Tiga Wanita
39


__ADS_3

..Masih Jauh Dari Kata Sempurna..


Semua mata tertuju pada Dua Manusia berbeda jenis itu, yang tengah berada di atas ranjang dengan berbalut selimut yang sama. Juga wanita itu tampak memeluk tubuh Adrian.


''Adrian...'' Salsa pun langsung menjerit dengan sangat keras sambil memanggil nama Adrian suaminya.


Dengan nafas memburu Salsa berjalan dan mendekati Dua manusia sialan ini.


''Drian, bangun...''


''Bangun kamu.'' sambil menggoyangkan tangannya Adrian dan badannya berharap Adrian cepat sadar bangun.


Lalu Salsa berjalan ke arah lain untuk mendekati wanita tak tahu malu ini. ''Hei kau, bangun kau wanita murahan.'' teriak Salsa sangat


marah dan menarik tangan wanita itu dengan sangat kasar .


''Awhh,'' pekiknya, lalu coba terbangun dan duduk.


''Si-siapa kalian?'' tanyanya so polos dengan mata membulat seolah terkejut.


''Yang harusnya bertanya seperti itu tuh gue. siapa Lo, ngapain Lo sama laki orang?'' Salsa marah bagai kesetanan. Salsabila langsung menjambak rambut wanita ini


"Aw awh sakit, tolong.." wanita ini mengaduh kesaksian di kepalanya, ia coba melepaskan tangan Salsa dari rambutnya.


Sialan ini sakit rambut gue..


"Ini belum lah seberapa, dari apa yang sudah Lo perbuat, berani sekali Lo tidur dengan laki gue" Salsa semakin menjambak nya dengan brutal.

__ADS_1


''Lepasss sialann sakit...''


''Katakan apa yang sudah Lo lakukan sama suami gue, beraninya Lo mau hancurin rumah tangga gue, Lo harus di beri pelajaran''


''Seperti yang Lo lihat, gue dan dia tidak memakai pakaian, artinya apa? kalau bukan sudah melakukan sesuatu yang indah, hahaa'' balas Stella memanasi kemarahan Salsa


''Kurang ajar!''


Plak..


Salsa menampar pipi Stella.


''Aw, sialann..'' Stella melotot tak terima ia memegangi pipinya yang terasa perih.


''Dasar wanita tak tahu malu, Lo itu seorang wanita, tapi kenapa Lo tega berbuat seperti ini pada wanita lainnya, cuih'' Salsa meludahi wajah Stella.


Namun belum sempat Stella ingin membalas tiba-tiba


Adrian sudah bangun sekarang perlahan menggerakkan tubuhnya, saat merasakan ada suara berisik di sampingnya. Mata itu ia buka dengan paksaan Karena dia masih merasa ngantuk berat..


''Sayang!'' Adrian langsung duduk begitu sudah jelas melihat wajah istrinya .


Salsa menatap Adrian dengan sangat tajam dan menusuk, tak lupa air mata sudah menggenang di pelupuk mata Salsa. Adrian menatap bingung pada Salsa kenapa istrinya ini tampak sangat sedih?


''Sayang kau ke--''


''Siapa dia? '' Salsa memotong dan langsung bertanya sambil menunjuk pada Stella.

__ADS_1


Adrian ikut menatap pada yang Salsa tunjuk, rupanya ada Satu orang wanita yang berada di sampingnya. Tunggu mata Adrian membola begitu melihat kondisinya, Apa-apaan ini? pikirnya. Kenapa bisa, kenapa bisa dia berada di atas ranjang yang sama dengan wanita ini, dan berbalut selimut yang sama pula..


''Sayang, sayang dengarkan aku'' cepat-cepat Adrian turun dari ranjang itu, dan mencari baju nya. lalu setelah memakai kembali baju Adrian mendekati istrinya yang masih menatap tajam.


''Sayang,'' Adrian ingin memegang tangan Salsa. Tapi cepat-cepat Salsa menepisnya, ''Katakan siapa dia?.Dan apa yang sudah kau lakukan?'' dengan suara tinggi Salsa berbicara


''Tidak sayang , aku tidak tahu--''


''Tidak tahu? kau bilang tidak tahu? lalu apa ini apa..? kau tega Drian kau tega..!'' Isak tangis pilu terdengar di ruangan ini.


''Sayang, ku mohon percayalah kepada ku sayang, Aku bersumpah aku tidak tahu apa-apa, aku masih tidak mengerti apa ini yang terjadi'' kata Adrian dengan berharap Salsa akan percaya padanya.


''Masss, kok kamu bicara seperti itu sih mas! kok kamu bilang tidak ingat apa-apa, Mas setelah semua yang kita lakukan tadi kau bilang tidak ingat?'' Stella tiba-tiba marah pada Adrian lebih tepatnya merengek tak setuju saat Adrian berucap tak tahu apapun!


''Diam kamu, jangan bicara yang tidak-tidak kamu! mana mungkin saya mengkhianati istri saya'' pekik Adrian balas memarahi Stella.


''Apa ini balasan dari mu masss, setelah aku berikan pelayanan tadi kepadamu Hah? begini balasan mu'' Stella masih kukuh


''Drian... Apa maksudnya wanita itu..?'' teriak Salsa kesal campur marah


''Tidak sayang, wanita tidak waras ini hanya membual dan berbohong., wanita ini pasti sudah tidak waras, apa kau lebih percaya pada kata-katanya di banding aku suamimu?'' Sekuat tenaga Adrian mencoba mengembalikan kepercayaan istrinya.


''Dan kau, berhenti berbicara omong kosong mu itu'' pekik Adrian Kepada Stella.


''Ohhh apa kau akan mengelak mas, setelah ku tunjukkan Vidio kebersamaan kita tadi hm, kepada istrimu?'' ujar Stella lagi dengan tersenyum misterius pada Adrian dan Salsa. Rupanya Stella ini tak gentar hanya dengan ucapan saja..


''Vidio?'' Ulang semua orang yang berada di sana.. Pricilla pun memandang Ferro Seolah bertanya Vidio apa?.

__ADS_1


__ADS_2