Ketulusan Cinta Tiga Wanita

Ketulusan Cinta Tiga Wanita
Bab 9


__ADS_3

Semakin dekat wajah Adrian mendekati bibirnya semakin tertutup mata Salsa, hingga kini tepat lah bibir Adrian mendarat dengan sempurna di atas bibi Salsa,


Cup.. awalnya Adrian hanya mengecup sekilas


Cup..


cup


lagi mencium .


Hingga akhirnya Adrian ******* bibir itu dengan sangat rakus


Salsa juga ikut bermain ia juga bermain lidahnya hingga lidah mereka saling bersautan,


tangan Adrian tak tinggal diam, terus menari-nari di atas gunung kembar Salsa,


''Ahh...'' Salsa menggeliat begitu menikmatinya.


Perlahan tangan Adrian membuka kancing baju Salsa, dan kini terpampang jelas buah gunung itu.


tak menyianyiakan, Adrian segera menenggelamkan wajahnya di dada salsa . dan bermain disana,


Si anak kadal sudah begitu meronta-ronta ia ingin keluar. dari bungkus nya


Adrian yang merasa kasihan pun kini ia mengeluarkan anak kadal yang berukuran jumbo plus panja itu pun dikeluarkan oleh tangannya dari bungkusnya..


Sekarang Adrian sudah siap memasukkan anak kadal miliknya pada sarangnya.


''Ahhhkk'' Adrian merasa lega


...----------------...


Tidak terasa kini hubungan pernikahan Salsa dan Adrian sudah memasuki bulan ke tiga.

__ADS_1


juga di bulan ini. temannya yaitu Pricilla akan melangsungkan pernikahan,


Dan mereka tentu merasa sangat bahagia.


namun . tidak dengan keadaan Maura,


Maura merasa hidupnya sangat hancur. ia harus menahan malu karena kenyataannya sekarang dia sedang mengandung padahal dirinya belum menikah.


Mami Maura pun datang ke kamar sang putri, dan kedapatan Maura sedang menangis sambil melihat ke jendela,


''Ra..'' panggil Mami menghampirinya


Maura buru-buru menghapus air matanya, ''Ya..'' sahutnya walau suaranya itu sudah parau


''Ra , Mami Dengar Pricilla akan menikah ya?'' kata Mami nya Maura


Maura pun mengangguk,


''Lalu kamu bagaimana sayang?'' tanya Mami lagi


''Ra, apa Arsen tidak mau menikahimu?'' tanya Mami


''Mam, sebenarnya Ar sempat mengajak Maura menikah. Tapi mam, saat itu Maura masih trauma Melihat dia'' jelas Maura dan ia terisak, mungkin Maura sekarang menyesal. pernah menolak ajakan Arsen dulu,


Mami pun mendekap erat putrinya,, Mami mengusap kepala Maura dengan sayang . .


''Cobalah untuk menerimanya, agar anakmu kelak punya ayah saat kau melahirkannya nanti'' Ucap Mami dengan menasehati.


''Kau coba bicara baik-baik lagi dengan Arsen ya, lihat lah nanti bagaimana masa depan anakmu. dan urus rawatlah dia dengan sebaik mungkin''


Maura menatap Mami nya. ''Mam, maafkan Maura yang tidak bisa menjaga kehormatan yang selalu Mami jaga selama ini'' masih menatap Mami nya.


''Stttt. sudah jangan lagi memikirkan hal itu, toh kamu tidak lah sengaja melakukannya bukan.. Tapi sekarang jadilah seorang ibu yang bisa menjaga anak mu'' pesan Mami

__ADS_1


Maura akhirnya mengangguk setuju, . sebenarnya selama ini Maura membuat enggan menerima kenyataan bahwa dia sedang mengandung. bahkan Maura sempat tak menerima anak yang ada dikandungannya.


Maura mengusap perut nya yang masih datar, ia mengatakan maaf beribu kali kepada anaknya yg didalam. karena ia sempat tak suka bahkan benci pada anak yang tak berdosa ini.


Tapi setelah melihat kebesaran hati Mami nya. Yang bahkan masih menyayangi Dirinya yang telah berbuat dosa . Tapi lihat dirinya justru membenci anaknya yang bahkan tak ada dosa apapun..


......................


Besoknya, Maura coba hubungi Arsen. dan ia mengatakan ada sesuatu yang ingin dia bicarakan dengan Arsen,


awalnya Arsen menolak bertemu . namun saat Maura mengatakan ini tentang bayi nya.


karena penasaran akhirnya Arsen menyetujui.


maka disinilah mereka sekarang, di taman kota . Yang kebetulan banyak pengunjung anak-anak dan juga orang dewasa,


karena hari ini adalah hari libur ,


kini Maura sudah berhadapan dengan Arsen, mereka sedang duduk di kursi yang tersedia. namun rupanya Arsen tak sendiri, ia malah mengajak pacarnya juga . .


Maura selalu melihat ke samping tanpa mau melihat pada dua orang dihadapan nya itu. .


''Mau membicarakan apa kak. kami tidak ada waktu luang'' pacar Arsen yang bicara


Maura berkali-kali membuang nafas, tidak bisakah Arsen datang sendiri, dan tak mengajak bocah tengil itu. pikir Maura


''iya kak cepat bicara . kakak tadi mau bilang apa? mengajak ku bertemu'' tambah Arsen


Setelah membuang nafas, dan Maura coba beranikan diri nya untuk bicara .


''Ar, aku.. aku bersedia menikah dengan mu'' akhirnya Maura mengatakannya juga.


namun reaksi Arsen di luar dugaannya,

__ADS_1


Arsen awalnya mendengarkan dengan serius. Tapi tiba-tiba dia tertawa dengan sangat keras, oh lebih tepatnya ia menertawakan Maura, begitu juga dengan pacar Arsen ia tersentak mengejek pada Maura.


''Apa? menikah? hahahaha''


__ADS_2