Ketulusan Cinta Tiga Wanita

Ketulusan Cinta Tiga Wanita
31


__ADS_3

Arsen kesana kemari, tapi tak tahu harus berbuat apa? aduh sungguh Arsen ini pusing harus bagaimana ?


Maura pun jadi tambah pusing kan melihat Arsen malah kesana kemari seperti setrikaan saja.


''Ar.'' Maura berteriak


''ya?'' sahutnya menatap


''Ngapain kamu, mondar mandir, aku pusing lihat kamu kaya gitu '' ujar Maura.


''Oh sorry kak, tapi, aku bingung harus apa nih?''


''Ar, buatkan susu dulu untuk Keyla.'' suruh Maura, maksudnya membuatkan susu formula.


''Oh baiklah, tapi, gak apa-apa aku tinggal ?'' sebelum keluar


Maura mengandung ''Sudah tidak apa, anak mu biar gak nangis terus ini''


''Yasudah kak, aku buatkan ''


''Hm.''


Akhirnya, malam itu, semua masalah sudah terselesaikan..


Kini, Maura jadi tahu, kalau dia tak boleh telat memberikan ASI nya kepada anaknya, kalau tidak mau, merasakan bengkak lagi..


Empat puluh hari kini usia baby Keyla, dan rupanya sudah boleh untuk di ajak keluar rumah begitu aturan yang ada.


Suatu pagi, Arsen dan Maura tengah sarapan pagi bersama,

__ADS_1


''Ar, aku sepertinya bosan nih'' tiba-tiba Ucap Maura.


''Bosan kenapa kak?'' masih tak peka


''Aku kayaknya ingin jalan jalan ke mall deh'' katanya dengan menatap Arsen .


''Boleh, siang ini mau?'' tawar Arsen


Maura segera mengangguk-anggukkan kepalanya senang. ''iya, mau. mau banget '' jawabnya sangat cepat.


''Yasudah, kita pergi siang ini, Keyla mau diajak gak?'' saat ingat anak nya.


''Em... Ajak saya deh ya, ini kan momen pertama kita, jalan-jalan bertiga '' jawab Maura


''Maaf ya Kak, aku gak pernah ajak kamu keluar '' kata Arsen merasa bersalah, pasti Maura ini memang sangat bosan harus berdiam di rumah terus setiap hari.


Dan mereka menghabiskan waktunya hanya di dalam rumah, apalagi saat Arsen ada tugas mata kuliah, Maura selalu ikut membantu juga sih..


Siang pun tiba, kini mereka masih di dalam mobil, menuju mall yang akan mereka kunjungi.


''Aduh, aduhh.. Anak Mama, kamu senang hm, senang sayang? mau jalan-jalan iya?'' Maura heboh sambil mengajak anaknya bicara di mobil


Arsen sesekali menatap sekilas pada istri dan anaknya ini,


Rupanya Mempunyai anak dan istri menyenangkan juga, ada obat capek. dalam benak Arsen .


Tiba juga mobil Arsen di parkiran mall.


Maura lebih dulu keluar dan menunggu Arsen di depan mall untuk berteduh dari panasnya siang hari ini.

__ADS_1


''Yu..'' ajak Arsen begitu menghampiri Maura


Maura balas mengangguk, dan keduanya pun masuk ke tempat yang sejuk penuh AC pastinya.


''Kita kemana?'' tanya Arsen di tengah perjalanan


''Em,, lihat-lihat dulu pakaian deh Sepertinya'' kata Maura


''Kau mau beli baju kak?''


''Gak, aku mau lihat pakaian bayi dulu deh.'' jawabnya


''Oh Yasudah ayo, Eh, kita kesana saja kak '' ujar Arsen sambil menunjuk pada toko yang menjual pakaian kumplit .


Maura ikut menatap yang Arsen tunjukkan, Sepertinya di sana ada berbagai macam pakaian juga komplit nya karena ada untuk orang dewasa juga rupanya.


''Silahkan, Mbak, kakak.mau beli pakaian seperti apa?'' ucap si pelayan toko itu.


Maura langsung melotot begitu mendengar nama panggilan dari si pelayan ini.


''Apa katanya, Mbak padaku, Kakak, sama si Arsen.? dasar genit.'' hati Maura mengumpat


''Kita mau lihat-lihat baju anak bayi perempuan '' Arsen yang menjawab


''Oh untuk bayi perempuan, baik Kakak, kita banyak produk untuk adiknya itu ya kan Kak, mari ikut saya.'' kata si pelayan itu lagi .


''Adiknya siapa maksud mu?'' Maura cepat-cepat menyela ucapan si pelayan ini dengan suara tinggi.


Dengan tersenyum, pelayan pun menjawab ''Untuk adik nya, Kakak tampan ini kan, Mbak ?'' jawabnya sambil menunjuk Arsen , Pelayan pikir bayi yang di gendong Maura adalah adik Arsen begitu...

__ADS_1


Mata Maura semakin mendelik kan matanya, menatap tajam pelayanan itu..


Dan Arsen merasakan hawa dingin di ruangan ini, atau mungkin panas.


__ADS_2