Ketulusan Cinta Tiga Wanita

Ketulusan Cinta Tiga Wanita
Moza satu kampus dengan Kenzo


__ADS_3

Maaf yea besti,,, kalau ceritanya membosankan!!


***


Masih di rumah Maura.


Pricilla berserta anak-anaknya belum pulang karena hari juga masih cukup siang .


''Non, makan siang sudah siap'' ucap bibi memberitahu pada Maura sang majikan.


''Oh iya bi, makasih.'' balas Maura


''Iya permisi Non ''


Maura pun mengangguk..


''Anak-anak, ayo kita makan dulu. Nanti lanjutin main lagi ayo ayo sayang!'' ajak Maura dengan memanggil semua anak-anak.


''Asikkkk, ayo Bunda Abi, sudah lapar ini.'' ucap Abian yang antusias bila soal makanan. Memang di antara semuanya Abian ini anak yang paling gemoy yang menggemaskan karena badannya gendut tentu sebab Abian tukang makan.


''Iya, ayo kita ke meja makan.'' kembali ajak Maura


Semua pun berjalan ke meja makan dan di atas meja pun telah terhidang makanan yang enak buatan bibi tadi.


''Emm ... Ini enak sekali bunda'' ucap Abian lagi dengan memakan daging ayam kesukaannya memang anak itu semua suka.


''Yaudah ayo habiskan itu semua makanan nya ya Abi.'' suruh Maura.


''Bunda, kalau semua Abi yang makan terus nanti Nando makan apa?'' ucap Fernando anak Pricilla


''Ya itu juga masih ada kamu habiskan juga Nando, gak apa-apa.''


''Kalo soal makanan aja Kalian itu suka cepat merespon ya.'' ejek Keyla


''Ya biarin aja dong kak Key, kenapa selalu ngomel kaya emak-emak.'' balas Abian


''Ehh kamu bilang apa Abi ? kamu ngatain kakak?'' Keyla tersinggung


''Husss, sudah jangan bertengkar saat makan. Pamali '' tegur Salsa.


''Tapi Mami itu tadi Abi nya ngatain Key.'' adu Keyla padahal dia sudah mau SMP tapi masih suka mengadu dan bertengkar dengan dua adiknya ini.


''Iya nanti mami tegur Abi juga.'' kata Salsa


''Bunda, itu kakak nya bandel suka ngadu '' kini gantian Abian yang meminta pembelaan dari Maura bunda nya Keyla.

__ADS_1


''Sssttt, sudah kapan ini kelarnya kalau yang itu ngadu ke sini yang ini ngadu ke sana. Ya Tuhan '' Pricilla pun menengahi.


Sementara Salsa dan Maura merasa hanya menahan tawa ketika mendengar ucapan dari Pricilla barusan.


***


''Sa, Lo mau pulang sekarang ?'' tanya Pricilla dia sudah siap untuk pulang.


''Bentar lagi sih, nih gue lagi nunggu mas Andri dulu '' jawab Salsa


''Ohh mau jemput Sa? apa mau ikut gue ajak bareng yuk!'' ajak Pricilla kebetulan dia bawa mobil.


''Ahh gak deh Cill, thanks. Ini Adrian sudah mau sampai kok.'' ucap Salsa kembali


''Yaudah deh, gue pergi ya. byyy Ra, byyy Sa!'' pamit Pricilla.


''Onty, Moza pulang dulu.'' ucap Moza pamit


Sementara Nando tengah tidur karena kelelahan main dan memang ini sudah saatnya waktu Nando tidur siang.


''Iya sayang sampai ketemu lagi '' sahut Maura, Salsa melambaikan tangan.


Lalu tak lama, kini Salsa pun pulang karena Adrian sudah menjemputnya.


***


''Iya Dad, ada apa?'' Moza pun menghampiri dan duduk di samping Ferro.


''Sebentar lagi kan waktunya sekolah kamu sudah memutuskan mau kuliah dimana nak?'' tanya Ferro


''Eee ... Aku ingin di fakultas kedokteran Dad, boleh kan Dad?.'' jawab Moza memberi tahu dan meminta pendapat.


''Oh kamu mau melanjutkan di kedokteran ya itu bagus Nak, Daddy mendukung mu yasudah besok kita langsung daftar di fakultas itu. '' kata Ferro setuju saja dengan keinginan Moza ini selagi itu menunjukkan kebaikan maka Ferro maupun Pricilla akan merespon dengan mendukung dan menyemangati sang anak tentunya.


''Makasih ya Daddy sudah mau dan selalu mendukung Moza.'' ucap Moza senang


''Iya nak sama-sama, belajar lah yang benar dan serius ya Za, agar kau mencapai semua cita-cita mu. Oh iya teman mu yang namanya Lisa itu apa dia mau sekolah di tempat yang sama dengan mu juga ?'' tanya Ferro ingin tahu dengan teman Moza.


''Kalau Lisa akan ke fakultas mana Moza belum tahu juga sih Dad, cuma memang kemarin sih dia sempat beritahu dan bilangnya ingin di perekonomian gitu, cuma akan jadi gak nya Moza belum tanyakan lagi'' jelas Moza


''Ohh gitu ya, Daddy pikir dia akan satu fakultas dengan mu''


''Iya gak Dadd, ''


''Yasudah Daddy mau ke atas dulu. Kamu lanjutkan saja lagi dengan aktivitas mu.'' ucap Ferro

__ADS_1


''Iya baik Dad..''


**


Hari besoknya, Moza dan Daddy Ferro pun langsung pergi ke kampus sekolah kedokteran yang di inginkan Moza.


''Ayo nak.'' ajak Ferro turun dari mobil


''Ya Dad.'' balas Moza mengikuti.


Lalu keduanya pun pergi untuk menemani dosen di kampus tersebut.


''Permisi Saya kesini mau mendaftarkan anak saya yang akan sekolah di sini.'' ucap Ferro


''Oh ya silahkan Tuan, silahkan di isi dulu formulir pendaftaran mahasiswa baru, di sini.'' dosen itu pun memberikan kertas untuk di isi daftar oleh Ferro.


''Baik '' Ferro pun mulai mengisi daftar formulir itu


''Ini sudah.''


'Oh ya baik terima kasih Tuan.'' lalu dosen tersebut membaca


''Atas nama mahasiswi Moza Isabella dengan wali nya Tuan Ferro , kami menerima anak Anda menjadi anggota mahasiswi di kampus ini. Karena saya melihat dari hasil nilai sekolah nya nak Moza kemarin dia rupanya mempunyai potensi yang baik. Dan saya selaku wakil pemilik kampus ini tentunya sangat senang, karena nak Moza mau melanjutkan kuliah dan pendidikan di sini.'' ucap dosen tersebut merasa senang dan bangga tersendiri.


''Iya baik terima kasih juga sebelumnya sudah mau menerima anak saya dengan sangat baik.'' balas Ferro pun merasa senang


''Ohh iya ini kelulusan dari sekolah SMA Bhakti Investama iya kan?''


''Iya memang kenapa Pak ?'' tanya Ferro


''Ah tidak apa-apa kok Tuan hanya kalau tidak salah ini ada satu anak yang sama dengan anak Anda kelulusan dari SMA Bhakti Investama dia juga melanjutkan pendidikan di kampus ini'' jelas dosen memberitahu.


''Ohh ya, siapa pak maaf kalau boleh tahu ?'' kini tanya Moza penasaran.


''Kalau tidak salah sih kemarin namanya itu nak Kenzo.'' jawab dosen


''Oh Kenzo.'' lirih Moza merasa tak di harapkan. Moza pikir bukan dia.


''Kenapa sayang ?'' Ferro pun merasakan aneh dengan reaksi Moza


''Eh tidak ada kok Dad, gak apa-apa.''


''Kamu kenal dengan anak itu ?'' tanya Ferro


''Ya kenal Dad, dia memang dari sekolah dengan ku dulu.'' jawabnya Moza Bahkan aku sangat mengenalnya dia yang suka mengatai ku. lanjut hati Moza

__ADS_1


__ADS_2