Ketulusan Cinta Tiga Wanita

Ketulusan Cinta Tiga Wanita
46


__ADS_3

''Mas.!''


''Mas,!''


Beberapa kali Salsa memanggil Adrian, tapi yang di panggil tak sekalipun menanggapi atau mendengar.


''Lagi baca apa itu di ponsel?'' Salsa menimpuk pundak Adrian dengan tangannya cukup keras, sampai membuat Adrian terjingkat kaget.


''Astaga sayang!'' kata Adrian yang beneran kaget dengan kedatangan Salsa yang tiba-tiba, tak di ketahui nya sebelumnya.


''Kamu lagi lihat apa itu di ponsel,? sampai-sampai gak sadar aku dari tadi panggil kamu?'' ujar Salsa kembali menanyakan Adrian melihat apa yang ada di ponsel itu. Salsa jadi penasaran.


''Ah, i-itu bukan apa-apa sayang'' namun Adrian nampak gelagapan.


Salsa memicingkan matanya menatap curiga dengan gelagat Adrian.


''Kamu ada sembunyikan sesuatu ya dari aku?'' tuduh Salsa tatapannya menusuk.


''Gak ada, mana mungkin aku sembunyikan sesuatu dari kamu'' jawab Adrian, tapi Salsa tak sengaja melihat Adrian seperti menyembunyikan sesuatu ke belakang badannya.


Dengan gerakan cepat, Salsa memastikan apa yang lagi Adrian sembunyikan. Adrian tak tahu kalau Salsa bisa melihat ia menyembunyikan ponsel nya ini Adrian kaget karena dalam hitungan detik Salsa sudah merampas ponselnya.


Mata Adrian membulat dengan sempurna.


''Yank jangan di buka!'' cegah Adrian


''Kenapa? ada apa memangnya di ponselmu ini?'' teriak Salsa yang sudah kesal


''Ya pokoknya jangan di lihat, kemarikan saja!'' pinta Adrian lagi namun rupanya itu justru semakin membuat Salsa kembali penasaran ingin tahu.


Salsa pun segera mengotak-atik ponsel milik suaminya, ada sih memangnya isi di dalam ponsel ini sampai-sampai Adrian tak sadar dengan kedatangan nya tadi.


Semua sudah Salsa cek, dan satu yang belum yaitu sebuah aplikasi pesan chat.


''Jangan yank!'' cegah Adrian kembali begitu ketika Salsa mau menekan aplikasi itu.


Salsa melotot pada Adrian dan menyuruhnya diam! ''Sssttt... ''


Salsa melihat ada satu nomor yang tak ada namanya, Salsa menatap Adrian dengan penuh tanda tanya. Adrian pun membalasnya dengan gelengan kepala.


Saat Salsa mengscrol dari atas, kok ini pesannya seperti mengarah ke ajakan pertemuan, namun di sini jelas suaminya mengacuhkan pesan orang ini,


''Ini siapa?'' tanya Salsa akhirnya

__ADS_1


Salsa menatap Adrian ia butuh jawaban.


Adrian justru menggeleng saja.


Hufft,


membuang nafas kasar.


''Ini siapa?'' Salsa menegaskan.


''Tidak tahu sayang'' akhirnya Adrian bersuara


''Masa sih gak tahu, jelas nih orang tahu nama kamu!'' menatap penuh selidik.


''Orang iseng mungkin itu.''


''Jawab yang benar, aku gak lagi sedang bercanda!'' cetus Salsa berbicara setengah membentak.


Adrian kaget ia mengusap-usap jantungnya yang mau cari copot, ngeri juga woii bumil ini..


''Ayo dong Jawab jujur siapa ini? kenapa juga dia ngajak kamu main dan ketemu, dan apa lagi ini katanya, ngajak kamu begituan!?'' Salsa terkejut dan terus membaca isi pesan yang dikirim orang itu.


''Beraninya nih orang ngajak begitu? siapa itu?'' Salsa melotot pada Adrian jelas marah.


''Ihhh mass, bilang ini siapa? Kenapa harus ngajak gitu ke suami orang, Oh ... Apa kau suka kaya gitu Hah Mas !'' menuduh kemana-mana.


''Gak sayang, kamu jangan dulu berpikir kaya gitu sama Mas, kamu masih tak percaya juga kalau Mas ini setia padamu hm,?'' ujar Adrian


''Ya lalu itu siapa ?'' sekarang Salsa sudah mulai tenang, tak marah seperti tadi.


''Itu- adalah - Wina.'' jawab Adrian.


''Apa? siapa Mas?'' Salsa shock


''Wina.'' Adrian menatap Salsa melihat ekspresi wajah sang istri.


''Yang be-benar Mas, Wi-wina?'' Salsa terbata


Adrian mengangguk pelan.


Salsa beberapa kali menggelengkan kepalanya tak menyangka.


''Kenapa bisa Mas,?'' menatap tajam.

__ADS_1


''Kenapa bisa kamu masih ada hubungan dengan tuh orang ?'' Salsa kembali emosi.


''Bukan seperti itu, kamu jangan nuduh aku kaya gitu terus Sa, aku tidak seperti yang kau pikir, aku ini tak pernah bermain-main di belakang kamu! Aku setia padamu. Tapi kenapa kau selalu menuduhku Seperti ini'' sentak Adrian mulai frustasi lagi.


''Terus kenapa bisa? dia kirim chat seperti itu ke kamu?''


''Memang benar, dia selalu hubungi aku diam-diam, tapi sumpah Sa, Aku tak pernah sekalipun membalas pesannya, juga Aku tak perduli dengan pesan-pesan itu. Karena aku menjaga perasaan mu, Aku sayang padamu, cuma memang beberapa saat lalu dia selalu hubungi Aku, tapi Aku tak sekalipun menanggapi dia. Sa please, percayalah''


Salsa menatap Adrian.


''Apa alasan wanita itu menghubungi dan berkata kaya gitu? kenapa dia berani seperti itu ?'' Salsa ingin tahu.


''Dia itu mengidap penyakit otak Sa, Aku tahu ini dari Mami nya, saat dia tak jadi menikah dengan pria yang beristri itu, dari saat itu Wina mengalami gangguan jiwa.'' jelas Adrian.


Salsa terkejut mendapati kenyataan yang sebenarnya. ia menutup mulutnya dengan tangan.


''Apa benar seperti itu Mas? Lalu, kenapa dia mengarah semua ini padamu?'' tanya Salsa.


''Karena Aku pernah menolaknya juga, jadi dia merasa sakit hati, lalu dia tak suka melihat hubungan kita sekarang ini, sehingga Wina ingin menghancurkan hubungan kita,''


''Apa ... Kejadian kemarin itu gara-gara dia juga ?'' tebak Salsa


Adrian pun mengangguk.


Salsabila tak percaya bisa menimpa hal ini dalam hidupnya. Salsa tak pernah sekalipun ingin memiliki masalah dengan siapapun, bahkan Salsa tak berharap punya musuh. Tapi, apa sekarang ini, sungguh ini di luar dugaan Salsa.


Salsa menatap kosong ke depan. Salsa terkejut.


Adrian mendekati istrinya. Adrian mendekap tubuh Salsa membawa dalam pelukannya. ''Sudah jangan terlalu di pikirkan, ingat ada anak kita di dalam sini'' mengusap si jabang bayi.


''Tenanglah ada aku disini, Aku tak akan membiarkan siapapun memisahkan kita, Aku akan berusaha semampuku untuk menjaga keutuhan rumah tangga kita!'' Ucap Adrian mantap. Dan coba menenangkan Salsa.


Salsa pun mengangguk. Lalu mendongak menatap Adrian. ''Tapi ku mohon mulai saat ini, terbukalah soal apapun itu, Aku tak ingin kau menyimpan beban atau masalah sendiri!''


Adrian mengangguk mengerti.


''Mas, aku ini istrimu, ajak lah aku dalam masalah mu,. Agar tak ada masalah lagi, ataupun kesalahpahaman lagi antara kita !''


''Baik sayang, tentu. Mulai sekarang Aku akan terbuka padamu, apapun itu!'' tegas Adrian


Salsa semakin masuk dalam pelukannya Adrian..


Nah. begitu kan enak. .

__ADS_1


Selesai . . !


__ADS_2