Ketulusan Cinta Tiga Wanita

Ketulusan Cinta Tiga Wanita
Mulai tahu Keyla adalah...


__ADS_3

Masih di taman kota.


Excel buru-buru mengajak Keyla untuk pulang, bahkan tak segan Excel mengajak dengan setengah memaksa.


''Key, ayo kita pulang !'' ajaknya menarik Keyla agar ikut dengan nya .


''Tapi kak Ken, kenapa buru-buru aku masih mau sama kak Moza.'' tolak Keyla sambil mengatakan keinginannya masih ingin di sini


''Yasudah ok, kalau kamu masih ingin di sini, biar kakak pulang dan kakak akan bilang pada Bunda mu. Kalau kamu kelayapan.'' ancam Kenzo


''Kakak .'' Keyla protes


''Ken, biarkan dia di sini kalau belum mau pulang. Ada aku ini, nanti aku antarkan pulang kok.'' sahut Moza merasa kasihan mungkin benar Keyla masih ingin di sini bersamanya.


''Diam Lo ! Jangan ikut campur, ini urusan gue Ama si key!'' Kenzo nampak marah ketika Moza membela Keyla


''Ken, tolong jaga bicaramu, seperti inikah kau bicara dengan perempuan?'' tegur Gabriel kini ikut bicara bukan apa-apa rasanya di sini Moza tak salah. Tapi mendengar tanggapan Kenzo rasanya tidak nyaman terdengar.


''Diam Lo! Pake belain tuh cewek segala lagi Lo, udah cinta Lo sama tuh cewek pembawa sial?'' ujar Kenzo dengan tersenyum miring menatap Gabriel gantian menatap Moza


''Kenzo, kamu--''


''Gab, sudah lah ssttt. Jangan di teruskan.'' pinta Moza melerai perdebatan ini.


''Key, kamu pulang lah ya sama Kenzo. Nanti kakak main ke rumah, dan kita main bareng yang lama ya, kamu mau kan?'' Moza membujuk Keyla


''Tapi kakak, aku masih mau di sini .'' kekeh Keyla merajuk


''Kakak janji, nanti kakak ajak kamu jalan-jalan ya.'' ucap Moza kembali


''Ya baiklah kak, janji ya. Nanti ajak Keyla, jalan.'' pinta Keyla


''Ok.kakak janji Keyla, sudah ya. pulang lah.''


''Baik kak.'' akhirnya angguk Keyla patuh

__ADS_1


Tapi itu sedikit membuat Kenzo kesal, karena Bisa-bisanya Moza yang berhasil membujuk Keyla adik sepupunya ini.


Kenzo sebelum pergi dia menatap pada Moza penuh kebencian.


Tunggu pembalasan gue, Moza! batin Kenzo


''Ayo pergi.'' ajak Kenzo


''Kakak kenapa jadi kasar sekali ?'' tanya Keyla bingung padahal sebelumnya Kenzo nampak baik-baik saja kok tapi ketika melihat Moza , Kenzo langsung berubah drastis.


''Pokoknya kamu jangan lagi dekat-dekat dengan tuh cewek Key, dia tuh gak bener. Kelakuannya tuh gak baik untuk mu, nanti kau di bawa dan di ajak yang tidak-tidak olehnya makanya kakak tuh gak mau kamu dekat dengan dia lagi, jauhi dia key.'' ucap Kenzo semakin membuat Keyla tak mengerti


''Key, kamu ngerti kan maksud kakak?'' Kenzo menoleh karena Keyla hanya diam


''Ya aku ngerti.'' jawab Moza padahal aslinya dia sama sekali gak ngerti apa maksudnya Kenzo karena yang Keyla tahu dan jelas yang Keyla kenal Moza itu orang yang baik sangat baik, tidak pernah mengajarkan yang tidak-tidak, tapi Kenzo justru berkata seperti itu.


***


''Bun.'' suatu hari Keyla ingin bertanya kepada Maura sang Bunda


''Iya sayang, ada apa ?''


''Ada aneh bagaimana maksudmu Key ?'' Maura masih tak mengerti


''Iya aneh gitu Bun, tiba-tiba saja kemarin itu kak Ken, sangat marah sama kak Moza, pokoknya mengata-ngatai gitu Bun, apa Bunda tahu sesuatu Bun dengan mereka ? Kok key melihatnya ada sesuatu gitu dengan kak Ken dan kak Moza Bun.'' jelas Keyla dan mengatakan yang terjadi kemarin


''Bunda juga tidak tahu ada apa, dan kenapa Bunda baru mendengarnya sayang.'' ucap Maura


Namun detik berikutnya, Maura jadi ingat sesuatu. Apakah ini ada kaitannya dengan masalah orang tua Kenzo yaitu kakak sepupu Maura.


Maura pun jadi berpikir dan menebak ke arah sana.


Emm ... Mungkin saja benar, karena aku sempat dengar Kenzo begitu membenci anak dari wanita yang telah merebut ayahnya dan menghancurkan rumah tangga kak Zia, mungkin itu adalah Moza. Tapi aku gak akan ceritakan ini sama Keyla biarlah ini urusan orang dewasa. batin Moza


Beberapa bulan kemudian...

__ADS_1


Sebelum ke kampus, Gabriel di suruh oleh Papa Juna untuk mengantarkan berkas yang ketinggalan tadi di rumah dan Gabriel pun mengantarkan ke kantor sang Papa.


Saat sudah sampai di depan pintu ruangan Presdir atas nama Papa nya yaitu Juna anaknya Mama Mira.


Tok Tok ...


Tok ...


Gabriel lebih dulu mengetuk pintu ruangan sang Papa.


''Masuk!'' terdengar suara Papa Juna dari dalam


Gabriel pun memutar kenop pintu, dan ia langsung masuk ke dalam.


''Pa, ini Gabriel. Bawa berkas yang Papa minta.'' ucap Gabriel ketika matanya beradu dengan mata Papa Juna yang lagi duduk bersama dua orang entah itu clien nya mungkin.


Tapi bila di lihat satu orang pria hampir seumuran dengan Papa Juna, dan satu lagi seorang gadis sekolah mungkin.


''Sini Gab, berkas nya dan ayo kamu masuk, ini ada Om Arsen.'' ucap Papa Juna


Ohh rupanya itu Om Arsen. batin Gabriel dan mendekat .


''Halo Om, apa kabar ?'' sapa Gabriel


''hai Gab, baik kabar Om baik bagaimana dengan mu juga ?'' balas Arsen hangat


''Ya baik Om.'' lalu Gabriel menoleh pada gadis perempuan yang tengah asik memainkan ponselnya sedari tadi.


''Key, kenalan dulu sama Gabriel anaknya Om Juna, itu.'' suruh Arsen menunjuk Gabriel


Kini Keyla pun mendongak dan saat menatap orang yang tadi di tunjuk sang Ayah, Keyla dan juga Gabriel saling tatap, dan nampak berpikir seperti tak asing dan kaya pernah lihat. Namum dimana? pikir keduanya.


''Kamu ... ini kan yang adik sepupu Kenzo kan?'' tanya Gabriel memastikan


Keyla mengangguk.

__ADS_1


''Em ... Apa kakak ini, teman nya kak Moza yang waktu itu di taman?'' balas tebak Keyla menunjuk Gabriel


''Ya benar, itu aku.'' kini angguk Gabriel


__ADS_2