
Siska terlahir dari keluarga menengah kebawah, dari kecil dia sudah merasakan kerasnya kehidupan. Orangtuaku hanya pekerja sebagai pegawai biasa membuat Siska memiliki angan-angan menjadi orang sukses, dulu Siska dikenal sebagai anak yang pintar bersosialisasi dan bekerja keras untuk mencapai sesuatu. Sampai timbul rasa iri terhadap orang disekitarnya yang bisa mencapai kesuksesan dengan muda.
Rasa iri itu memupuk Siska menjadi kepribadian Aragon membuat dia mencari berbagi cara untuk bisa hidup mewah, agar siska tidak dihina oleh orang-orang disekitarnya. Dari salat satu temanya yang berprofesi sebagai wanita panggilan Siska mulai berubah.
Dulu Siska menjadi sugar baby untuk para om-om haus akan belai ketika memasuki dunia perkuliahan, dari situ Siska dapat membiayai kehidupannya sendiri, dari biaya pendidikan, makan dan keluarga. Ketika Siska bisa menikmati hidup tanpa lelah bekerja membuat dia terlena sehingga dia menjadi tamak.
Apalagi ketika Siska mulai merasakan indahnya jatuh cinta terhadap lawan jenis, sosok itu adalah Aiden Kusuma pendiri L grafis. Aiden dan Siska satu almamater, saat itu Aiden adalah kakak tingkat Siska di kampus yang sama tapi beda fakultas. Aiden Sosok yang berkarisma tampan, baik hati mencuri perhatian Siska.
Dari satu kejadian, dimana Aiden menolong Siska saat terjadi demo membuat Siska jatuh hati padanya, Siska mulai menstalking Aiden, mencari perhatian Aiden tapi Aiden hanya menganggap Siska sebagai teman saja tidak lebih.
Hubungan mereka stuck di pertemanan saja, Sampai ketika Aiden naksir salah satu cewek yang ditemui di lomba fotografer antar kampus, yang bernama Mia Anastasya membuat Siska cemburu.
Siska merasa bawa Mia adalah rivalnya untuk mendapatkan Aiden tapi sayangnya Mia sudah memiliki kekasih membuat Siska senang karena cintai Aiden bertepuk sebelah tangan dan Siska menyakini bahwa dia bisa mendapatkan Aiden ketika mendapatkan kabar bahwa Mia sudah bertunangan.
Tapi naasnya Aiden buka malah mendekat padanya meski sering di goda, membuat Siska kesal. Kekesalan dan kebencian Siska bertambah kepada Mia ketika Siska tahu bahwa Mia bergabung ke perusahaan yang didirikan oleh Aiden yang membuat mereka tambah akrab saja, dan Siska merasa tersisih.
Apalagi setelah Aiden memutuskan menikah dengan seseorang mantan model terkenal mem peluang Siska terkubur sudah, kemudian Siska berpindah haluan ke Jetro tapi sayangnya Jetro memiliki perasaan suka terhadap Mia, membuat Siska sangat membencinya.
Flashback 1 bulan lalu.
Weekend Siska melakukan me time, dia berjalan-jalan sambil shopping di suatu daerah mall di ibu kota. Gaya hidupnya yang hedon membuat dia selalu meluangkan waktu untuk berbelanja persis seperti para sosialita kelas atas.
Saat Siska melihat baju di sebuah butik dia tidak sengaja bertemu dengan salah satu temannya pada masa kuliah dulu.
"Lo Siska ya?" Tanya seorang wanita yang menghampirinya.
"Iya, siapa ya?" Jawab Siska menelisik penampilan wanita didepan dari atas hingga bawah.
"Lo masak lupa sih, Gue Rita satu kelas sama Lo pas mata kuliah pak Handik, yang suka duduknya disebelah Lo."
Siska coba mengingatnya. "Rita, ya ampun kamu Rita yang suka banget sama band Jack Rose itu."
"Iya itu Gue, apa kabarnya? Lo berubah banget, Gue sampai paling lho."
"Hah, Lo bisa aja, Gue baik Lo gimana?"
"Gue baik, ngomong-ngomong Lo sekarang kerja apa?"
"Lo tahu L grafis enggak? Gue kerja di sana sekarang, sebagai salah satu tim pelaksana buat ngatur studio Sama artis," akunya sombong.
__ADS_1
"Hebat banget Lo bisa keterima di sana, eh Lo tahu enggak kalau perusahaan Lo sama manajemen tepat kerja gue mau ngadain kerjasama?."
"Emang menajemen Lo namanya apa? Soalnya kita banyak nanganin artis besar juga."
"Itu Lo Passion manajemen, yang kylo jadi bintang besarnya."
"Lo serius kerja di sana?"
Siska merasa dia meraih akan mendapatkan Jackpot, setelah mendengar nama kylo disebut, Siska pikir dia dapat memaafkan Rita untuk mendapatkan kylo.
"Iya, memangnya kenapa?"
"Enggak apa-apa, omong-omong Lo habis ini ke mana? Gimana kalau kita nongkrong dulu di cafe Gue traktir deh?. Kan lah kita nggak nongkrong cantik."tawar Siska untuk memuluskan rencana.
"Okey, udah lama kita nggak nongkrong."
"Ya Uda Ayuk, dibawah ada cafe, makanan dan minuman juga enak, gue sering kesana juga." Ajak Siska dengan segudang rencananya.
"Mungkin Gue nggak bisa dapatin Jetro atau Aiden tapi Gue bisa dapatin Kylo, Gue pastikan Kylo akan terpikat sama Gue, kesempatan emas yang harus Gue dapatkan apapun yang terjadi." Batin Siska
Siska dan Rita pun tlah sampai ke cafe yang direkomendasikan Siska tadi, mereka juga sudah memesan camilan dan minuman.
"Itu, passion manajemen kan mau ada beberapa projek yang di pegang sama kylo, dan untuk pemotretan segala produk yang akan kylo bintangi, endorsan, majalah, pokoke kegiatan kylo akan berkerja sama dengan perusahaan Lo, gosip yang Gue denger sih kylo yang minta sendiri." Jawab Rita.
"Kamu serius Rit, kylo yang minta?" Tanya Siska menyakini dengan mata berbinar.
"Iya, gue nggak salah denger, mungkin sekarang atasan gue lagi diskusi tentang siapa yang akan buat ketua tim pemotretannya, di perusahaan Lo siapa yang terbaik?".
"Coba Lo rekomendasi Jetro, dia yang terbaik dari para fotografer lainnya, gue yakin manajemen Lo bakal puas kalau ditangani oleh Jetro, karyanya udah sampai ke dunia." Usul Siska dengan antusias
"Oke, entar Gue bilang ke atasan Gue, siapa tahu cocok."
"Lo harus yakinkan atasan Lo, pokoknya gue nggak salah rekomendasi. Ngomong-ngomong kylo sudah kembali ke sini, seingat ku di Masi di Negara A?
"Sudah 1 bulan dia kembali."
"Kok, gue nggak denger dia kembali, apa infotainment nggak update ya?
"Emang enggak ada yang tahu selain staf manajemen, tapi Lo jangan bocorin ya keluar."peringatan Rita.
__ADS_1
"Kenapa Rit?"
"Sekarang kylo tuh lagi istirahat full selama 2 bulan ini baru nanti dia go publik, enggak mau diganggu dulu."
"Oh gitu, sekarang dia dimana, maksudnya kylo? Tanya Siska mencari informasi.
"Gue nggak tahu pastinya tapi, gue denger di villa gak tahu di kota BL atau BD."
"Lo enggak bisa dapat info lebih lanjut tentang Kylo?."
"Kenapa, Lo tanya-tanya kylo, Lo salah satu penggemarnya?"
"Bisa dibilang gitu sih, siapa sih yang nggak suka sama kylo. Semua cewek juga suka kali."
"Kalau Lo sukanya sekedar fans wajar aja, tapi kalau lebih saran Gue jangan deh."
"Memangnya kenapa kalau Gue suka sebagai wanita dan pria?" Sewot Siska tidak terima.
"Gila Lo suka sama brondong, kylo itu umurnya dibawah kita."
"Bagi Gue umur nggak jadi masalah, kalau kitanya saling suka."
"Lo serius suka sama kylo" tanya Siska serius.
"Iya, gue suka sama dia, Lo bisa bantuin gue buat dekat sama dia?" Rengek Siska.
"Gue aja Deket sebelah aja nggak bisa apalagi Lo, kylo itu susah kalau didekati, hanya orang-orang yang dia tunjuk saja boleh dekat sama dia, saran gue jangan deh, dia terkenal kulkas."
"Masak sih Lo nggak bisa bantu Gue, please bantu gue Rit, Gue udah suka dari lama soalnya."rengek Siska.
"Kalau soal kylo Gue menyerah, Lo deketin aja sendiri, kan kylo bakal sering ke perusahaan Lo kerja, Gue bisa bantu soal rekomendasi fotografer itu doang, kalau itu diterima sih."
"Oke, gue kan deketin kylo dengan cara ku sendiri, dan buat rekomendasi gue tadi Lo usahain bisa ya, gue nggak mau tahu."Rajuk Siska.
"Iya, nanti gue coba buat rekomendasi, Lo tunggu kabar dari gue." Siska hanya membalas dengan anggukan.
Siska tersenyum sendiri dengan segala cara yang sudah ada di otaknya.
"Gue bakal Pepet terus kylo, atau gue harus cari tahu semua jadwal dia, dan info tentang keluarga. Pokoknya gue harus berhasil". Batin siska.
__ADS_1
bersambung