
Pagi ini kylo sangat bersemangat untuk menemui sang pujaan hati, kylo masih tidak tahu kalau Mia Anastasya sedang tidak berada di ibukota itu, melainkan pulang ke kampung halamannya.
Senyum sumringah kylo tidak pernah lepas dari wajahnya, sesekali ia bersiul senang. Hari ini adalah momentum yang pas untuk membicarakan kelanjutan hubungan antara dirinya dan Mia, meski sedikit keterlambatan.
Kylo berjalan menuruni tangga rumahnya dengan wajah yang berbinar, ia ingin cepat menemui sang pujaan hatinya, ia mengendarai mobilnya menuju apartemen Mia.
Tidak sampai 1 jam ia sudah berada di depan halaman parkir apartemen Mia, ia mengeluarkan ponselnya untuk mengecek chat yang ia kirimkan tadi malam.tapi tetap sama tidak ada jawaban, hanya centang satu saja.
Kylo masih berfikir jika mia sibuk dan tidak sempat melihat ponselnya, hingga ia memutuskan untuk pergi ke lobi apartemen Mia untuk menanyakan apakah Mia sudah turun dari apartemennya.
kylo berjalan menuju resepsionis yang terletak di lobi hotel, dengan Memakai masker dan topi.
"Permisi, Apakah Mia Anastasya sudah turun dari unit apartemennya?" tanya Kylo.
"Tunggu sebentar ya pak, saya cek kan." kylo menunggu resepsionis itu mengecek keberadaan Mia.
"Maaf bapak, menurut info yang saya dapatkan ibu Mia Anastasya sudah tidak berada di apartemen selama 3 yang lalu." Sontak membuat kylo cemas setelah mendengar hal itu.
"Kalau boleh tahu kemana?" desak Kylo.
"Kalau itu, kami tidak tahu pak, tapi ibu Mia mengatakan bahwa seminggu lebih beliau pergi, ada yang bisa kami bantu untuk menyampaikan sesuatu kepada ibu Mia ketika Beliau sudah pulang."
"Tidak Usah, kalau begitu saya permisi.." pamit kylo segera menuju mobilnya. banyak kemungkinan -kemungkinan yang ada di benak kylo. apakah Mia tidak mau menemuinya karena Gosip yang menyebar atau memang Mia ingin bersembunyi darinya.
Kylo segera mengontak antik ponselnya untuk menemukan seseorang yang akan ia hubungi. Dengan tidak sabaran kylo menunggu panggilannya terjawab.
Hingga.. "Halo Sea Lo Dimana?"
"....."
"Okey, Gue kesana, Lo jangan kemana-mana!" kylo menutup panggilan secara sepihak ia menancapkan gasnya pergi ke tempat Sea sahabat Mia berada.
kylo sudah berada di sebuah gedung pameran yang akan dijadikan tempat pameran oleh perusahaan L grafis guna memajang foto-foto mereka.
Kylo memarkirkan mobilnya dengan sembarang, hari ini juga ia harus dimana Mia berada dalam batin kylo, ia tidak mau kehilangan Mia.
__ADS_1
kylo mencari kepada sea hingg ia menemukan sea sedang mengatur letak foto-foto yang akan di pamerkan nanti.
"Sea... "panggil kylo.
"Oh iya Ky, bentar.." jawab sea lalu pamit ke rekan kerjanya. "Ada apa ky?"
"Mia ada dimana, kenapa dia susah dihubungi, kenapa dia tidak ada di apartemennya?" tanya kylo berentetan.
"Stop." sentak sea pusing ingin menjawab pertanyaan yang mana. "Lo tanya satu-satu jangan berbarengan bingung gue mau jawab."
"Gue tanya Mia ada dimana?" tanya Kylo mengulangi pertanyaannya.
"Oh Mia, dia pulang ke rumah orangtuanya."
"Apa?, sejak kapan? dan kenapa mia tidak memberi tahukan ku?"
"Udah tiga hari lebih, kata anaknya Lo sibuk jadi dia tidak memberikan kepada Lo."
"Tapi, tidak sampai gue nggak bisa menghubunginya." cetus kylo kaget.
"maksud Lo acara keluarga apa?" tanya kylo penasaran jangan sampai hal yang tidak diinginkan ia denger.
"Gue nggak tahu pasti, tapi yang gue denger ada 2 pemuda yang siap buat ngelamar Mia tinggal Mia pilih yang mana..."
"****.. "umpat kylo menyugarkan rambutnya. kylo bergegas pergi dari hadapan Sea yang tersenyum jahil melihat kylo kebakaran jenggot atas perkataannya tadi. sea tidak mengungkapkan alasan sebenarnya kenapa Mia pulang kamu, biara kylo cepat menemui mia dan menghalalkan Mia secepatnya.
kylo masuk kedalam mobilnya ia membanting pintu mobil dengan keras, ia menghubungi Radit untuk menyiapkan penerbangan yang akan membawa ia ke kampung halaman Mia secepatnya.
kylo bergegas menuju apartemen yang terdekatnya untuk mengambil keperluannya yang akan membawa ia ke kampung halaman Mia. setelah itu kylo mengendarai mobil ke arah bandara dimana Radit sudah berada disana guna menyiapkan keperluan kylo yang akan menemui sang pujaan hati.
lain kylo lain Mia. Mia sendiri sedang sibuk-sibuknya menyiapkan persiapan acara nikahan kakak sepupu, dimana pagi ini sedang ada proses akad dari mempelai laki-laki.
Mia sendiri juga sudah berkenalan dengan kedua pemuda yang berniat baik untuk meminangnya tapi ia masih enggan untuk menerima mereka meski mereka dari kelaurga baik-baik.
Apalagi saat ini kedua pemuda itu menatap Mia dengan tatapan yang begitu intens, memang dari tadi kedua pemuda itu selalu mencuri-curi waktu untuk berbicara dengan Mia tapi Mia hanya ngobrol seperlunya dan berusaha menyibukkan dirinya.
__ADS_1
Proses akad pun selesai, acara selanjutnya adalah makanan-makanan untuk kelurga inti dan tamu undangan yang diundang untuk melihat prosesi akad. Mia memutuskan untuk kembali ke rumah mengecek persiapan di halaman rumahnya untuk acara resepsi digelar.
Sedangkan orangtuanya sedang berbincang-bincang dengan beberapa kerabat.
"bagaimana kalau pak kyai dan pak lurah ke rumah saya saja, untuk acara resepsi akan digelar disana, dan kita bisa membicarakan kelanjutan hubungan yang akan atau mungkin terjalin kedepannya." kata ibu Mia kepada keluarga pak kyai dan pak lurah.
Kedua pihak keluarga itupun setuju dengan pendapat ibu Mia. mereka pun menuju rumah Mia untuk berbicara tentang perjodohan Antara dua belah pihak keluarga. mereka hanya menunggu jawaban Mia akan menerima pinangannya Siapa.
Di satu sisi kylo sudah turun dari pesawat yang membawanya, ia segera menemui seorang supir yang akan membawa ia ke alamat rumah Mia berada.
Hati kylo begitu gelisah, ia merampalkan doa agar apa yang dimaksud oleh sea tidak terjadi, bagaimana pun ia harus menggagalkan acara tersebut. Mia hanya untuknya bukan untuk siapa-siapa.
"Pak Kalau jalan bisa dipercepat." pinta kylo tak sabaran kepada sang sopir, jika ia tahu medannya mungkin ia akan menyetir sendiri mobil ini. hanya saja kylo tidak tahu letak persis rumah Mia takutnya jika ia menyetir sendiri ia akan tersesat.
setelah menempuh perjalanan hampir satu jam setengah mobil kylo memasuki wilayah perkampungan Mia. kylo semakin tidak sabaran.
"Pak ini sudah benarkan jalannya?" tanya kylo berulang kali.
"sudah betul den, mungkin 10 menit lagi kita sampai di depan rumah yang Aden maksud." jawab sang sopir dengan sabar.
Hingga mobil mereka sampai di samping persis rumah Mia yang sudah dihiasi oleh tenda.
"Den sudah sampai rumahnya."
"Benar pak, yang mana rumahnya?" tanya kylo berbinar.
"hemm itu den yang ada tenda hajatannya." cicit sang sopir dengan wajah sedikit ketakutan. sontak mata kylo lurus melihat kedapatan.
"Ini tidak mungkin, tidak mungkin." gumam kylo berkali-kali. kylo segera turun dari mobil dengan Memasuki tenda hajatan itu yang lokasinya tepat dihalaman rumah Mia.
"Mia..." teriak kylo lalu mendekap Mia..
bersambung..
jangan lupa kritik dan saran
__ADS_1
terimakasih..