
Tak Terasa pembicaraan mereka sampai senja datang, Mia memutuskan melangkah di tepi pembatas antara halaman restoran dan pasir pantai.
Mia berdiri menyelami pemandangan di depan mata. Sayang sekali ia tidak membawa kamera untuk mengabadikannya, hembusan angin menerpa dirinya, sesekali ia membenahi rambutnya yang berantakan, tali tak menyurutkan ia mengagumi indah ciptaan Tuhan, biar ini menjadi kenangan yang akan terpatri di lubuk hatinya yang paling dalam.
Kylo menatap Mia lekat, ia mengambil ponselnya memotret Mia yang sedang berdiri didepan sana.
"Sana samperin, jangan cuma diam disini." Kata Kirana menyentakkan kylo.
"Udah sana samperin, kakak sama Darren duluan, salam Kakak buat Mia." Lanjut Kirana pamit menepuk bahu adiknya.
"Hati-hati kak.." balas kylo.
Kylo mendekat ke arah mia, berdiri tempat disampingnya, ikut memandang senja di depan sana, kedua tanyanya ia masukan kedalam saku celananya.
"Kenapa kamu tidak memotret, bukan pemandangan didepan itu sangat indah?"
"Aku hanya ingin menikmatinya dan ingin ku simpanan dalam sini." Menunjuk dadanya.
Mia mensejajarkan tubuhnya Dihadapan kylo. Ia menatap kylo dan tersenyum tipis, angin laut yang berhembus membuat rambut Mia menutup sebagai wajahnya.
Reflek kylo menyingkirkan helai rambut itu ke arah wajah Mia. Kylo minat kedua manik mati Mia yang teduh menenangkan hatinya.
"Terimakasih.. "ucap Mia atas bantuan kylo.
"Apakah kamu tahu filosofi tentang senja?"lirih kylo menatap mata Mia dengan tenang.
"Hmmm, filosofi seperti apa yang kamu maksud karena senja memiliki beberapa makna dalam kehidupan."
"Banyak orang mengganggap bahwa senja Adalah hal yang romantis seolah simbol keindahan, cinta dan kasih sayang yang ada didalam kehidupan bisa terlukis oleh keindahan senja yang eksotis, jika kita lihat dari sisi romantisme sederhana, lalu menurut kamu seperti apa?"
"Aku berfikir sebuah keikhlasan dan melepaskan."
"Keikhlasan dan melepaskan." Ulang Kylo
"Iya, saat kita mengikhlaskan datang malam dan melepaskan siang, seperti manusia yang harus melepaskan sesuatu yang bermakna dan menerima dengan ikhlas. Bukannya Mengikhlaskan dan melepaskan sesuatu yang sulit tapi jika kita dapat melakukan keduanya berarti kita memiliki sebuah ketulusan." Jelas Mia sendu.
Kylo bisa melihat tatapan sendu di kedua mata Mia, sebuah tatapan terluka tapi berusaha untuk ditutupi dengan senyum di bibir.
"Apakah sesakit itu?" Cicit kylo.
"Apa!?"
"Kamu, apakah sesakit itu kamu harus melepaskannya dan mengikhlaskan?"
"Apa yang kamu maksud, aku hanya menjawab apa yang kamu tanyakan, tidak ada maksud tersembunyi." Sergah Mia membalik tubuh ke depan laut.
Kylo membalik tubuh Mia untuk menghadap ke arahnya. Memegang kedua pundak Mia, menatap mata Mia lekat.
Kylo menyapu bibir dan mata Mia dengan lembut.
"Lihat mata aku." Reflek Mia menatap kylo. "Bibir yang tersenyum ini dapat berbohong ketika sang pemilik menghendaki tapi mata ini tidak bisa menyembunyikan apa yang ingin kita sembunyikan meski berusaha untuk tersenyum."
Kylo mengusap kepala Mia dengan sayang. Ia tahu ada sesuatu yang disembunyikan oleh Mia.
Mia yang diperlakukan seperti itu entah kenapa hatinya nyaman dan aman, seakan sentuhan kylo sebagai obat yang menenangkan, Mia meresapinya.
"Aku tidak tahu apa yang terjadi di masa lalu mu tapi entah mengapa hatiku berkata itu sangat menyedihkan" ucap Kylo rendah menyentuh hati Mia.
__ADS_1
"Maaf, karena aku baru hadir sekarang, pasti menyakitkan." Lirik kylo.
Entah kenapa Mia meneteskan air matanya mendengar ucapan Kylo yang begitu menyentuh. Hatinya yang membeku beberapa tahun ini terenyuh dengan ketulusan kylo.
Kylo menghapus air mata yang jatuh di pipi Mia. Hati kylo ikut terluka merasakan kepedihan hati Mia.
"Semua akan baik-baik saja, aku akan selalu berada di sisimu, disamping mu dan tangan ini tidak akan pernah lepas dari genggaman mu." Kylo menggenggam tangan Mia dengan lembut tapi erat, Mia dapat merasakan ketulusannya.
Kylo mencondongkan badannya, ia menunduk wajahnya, ia mengecup kening Mia menyalurkan rasa sayang yang selama ini ia pendam.
Mia terbelalak, tubuhnya membeku saat, tapi ada rasa nyaman yang selam ini tidak pernah ia rasakan. Mia menutup kedua matanya meresapi sebuah kecupan kening yang diberikan kylo kepadanya. Entah kenapa rasa lelah kehidupannya menguap begitu saja.
Tanpa mereka sadari, ada salah wartawan infotainment yang mengabadikannya momen mereka, wartawan itu menyeringai seperti mendapatkan jackpot yang sangat menguntungkan.
Malamnya dunia maya geger dengan tajuk berita tentang kylo yang memiliki seorang kekasih. Netizen heboh dengan berita tersebut, penasaran dengan wanita tersebut."
Kabar tersebut juga sampai di telinga petinggi manajemen passion, sebab di depan gedung mereka banyak para wartawan yang ingin tahu kebenarannya.
"Dit, tolong hubungi kylo segera, suruh kylo menemui saya, kita harus rapat sekarang juga untuk menghalau berita yang beredar." Perintah direktur passion manajemen.
"Iya pak, segara saya hubungi kylo." Jawab Radit, ia cepat menghubungi kylo, tapi tidak di jawab oleh Kylo.
Kylo sendiri sudah pulang ke rumahnya setalah ia mengantarkan Mia ke apartemen. Ia sekarang sedang mandi.
Kylo keluar dari kamar mandi sambil bersiul senang, karena bisa selangkah lagi bisa mendapatkan Mia. Ia ngecek ponsel, banyak miscall dari Radit, direktur dan orang rumah
Kylo menghubungi Radit terlebih dahulu.
"Hello dit ada apa.." sapa kylo
"Lo ada apa sih, ngapain lo maki-maki gue? Sentak kylo.
"Sekarang Lo buka portal gosip, gosip Lo ada disana, kok bisa sih Lo kecolongan, Lo tahu direktur marah besar."
"Gosip apa, Lo jangan ngaco deh."
"Gue nggak ngaco, cepat Lo buka portal gosipnya, Lo bakal tahu disana.
Kylo membuka portal gosip, tersebut berita tentang bertajuk "kylo sedang berkencan", ada foto ia dan Mia yang sedang memandangi senja di hotel tadi.
"**** kok bisa gue kecolongan sih, untung wajah Mia tidak terlihat, disaat gue udah Deket sama dia, be****sek." Umpatnya.
"Lo udah lihat kan.. sekarang Lo disuruh nemuin direktur, direktur udah marah-marah dari tadi, gue kena gara-gara Lo nggak bisa dihubungi."
"Sorry, Dit bentar lagi gue kesana buat jelasin." Kylo menutup panggilan tersebut, ia bergegas menuju passion manajemen untuk memberi keterangan soal berita ini.
Gosip tersebut juga telah sampai ke telinga Siska. Siska yang membaca hal tersebut menjadi sangat geram.
"Sial, siapa wanita tersebut, jangan-jangan itu Mia, ini tidak bisa dibiarin, gue harus kasih pelajaran kalau itu terjadi, kylo itu milik gue." Maki Siska keras melempar gelas yang ada meja makannya, tangan terkepal sorot matanya penuh dendam.
Lainnya Siska, sea yang melihat berita itu memekik kegirangan, ia pun segera menuju unit apartemen yang tidak jauh dari unit apartemen sendiri.
Mia dan sea memang tinggal di satu komplek gedung apartemen hanya saja beda lantai.
Sea menekan tombol kunci pintu unit apartemen Mia, karena sea tahu sandinya. Ia berteriak memanggil Mia dengan kegirangan.
"Mia.. Mia... Akhirnya teman gue move on mia.. Lo di mana."
__ADS_1
"Ya ampun Se.. bisa tidak kamu datang tidak pakek teriak-teriak." Mia menutup kedua telinganya karena suara teriakan sea memekikkan telinganya.
Sea memeluk Mia, menggoyangkan ke kanan dan ke kiri membuat Mia risih.
"Sea lepasin.. pusing tahu."
"Akhirnya temanku bisa membuka hatinya, gue seneng banget." Mengecup pipi Mia dengan pasangan. Mia berusaha melepaskan diri dari Mia, ia Bingung dengan apa yang dilakukan sahabatnya itu.
"Ih jorok Se.."menghapus ciuman sea dengan tatapan jijik. "Kamu kesambet atau apa?" Mengecek dahi sea heran.
"Nggak panas tapi dingin."
"Siapa yang sakit si Mi?" Ucap sea menyingkirkan telapak tangan Mia di dahinya.
"Eh Lo Uda lihat berita gosip apa belum? Tatapan sea penuh selidik.
"Kamu tahu sendiri aku bagaiman Se.. mana mungkin aku buka kayak gitu."
"CK jadi Lo belum tahu, kalau Lo itu sekarang mengguncang Dunia Maya, ck CK.."
"Memangnya ada apa?, Apa maksud kamu? Tanya Mia bingung.
" gue pinjem ponsel Lo ponsel gue ketinggalan." Mia menyerahkan ponselnya kepada Mia.
Sea menunjukkan hasil pencarian gosip tentang kylo dan Mia kepada Mia."
"Nih baca disana Sam lihat fotonya, itu Lo dan kylo kan." Mata Mia terbelalak kaget.
Mia membaca dengan detail, melihat beberapa foto yang terpasang di portal gosip itu.
"Untung aja wajah Lo nggak kelihatan, dan pas banget ngambilnya ketika senja jadi tubuh Lo tertutup oleh gelap senja. Cuma orang jeli yang bisa lihat bahwa siluet itu Lo." Timpal sea.
"Kok bisa.... Aku harus bagaimana sea... Aku harus hubungi kylo, aku takut gosip ini akan berdampak dengan karir kylo" kata Mia khawatir.
Mia menghubungi kylo hanya saja kylo tidak mengangkat panggilan Mia
Mia menggigit jarinya dengan cemas, ia berjalan mondar-mandir didepan sea, membuat sea menjadi pusing, sea memaksa Mia untuk duduk disampingnya.
"Lo bisa duduk enggak sih, gue pusing tahu, Lo nggak usah khawatir, pasti kylo dapat mengatasinya, yang Lo harus siapin mental itu Siska, dia kalau tahu itu Lo pasti besok ngamuk itu orang."
"Terus gue harus bagaimana?"
"Lo Tenang aja dulu, tunggu kylo nanti hubungi Lo, tapi gue penasaran, emangnya kalian punya hubungan kan?"
"Aku sama kylo cuma teman se.." jawab Mia
"Tapi dilihat di foto itu Lo sama kylo dekat banget seperti sepasang kekasih, makanya banyak orang yang berspekulasi seperti itu."
"Aku sama kylo tadi cuma ngobrol biasa di tengah senja bergulir, tidak ada yang lain, mungkin sudut pengambilan gambar itu membuat orang berfikir seperti apa yang kamu pikir kan tapi aku sama dia tidak mempunyai hubungan spesial." Jelas Mia.
Mia tidak menceritakan bagian kylo mencium kening nya bisa heboh nanti sahabat itu
"Oke, gue paham, lebih baik kita nunggu kylo buat hubungi Lo, dan gue mau nginap disini." Ujar sea
Mia hanya bisa berharap semua kesalahpahaman ini dapat diselesaikan dan tidak banyak berdampak kepada karir kylo.
bersambung...
__ADS_1