Kutukan Brondong

Kutukan Brondong
Part 79 Rumah Mertua


__ADS_3

Part 79


Mia bergegas untuk membersihkan tubuhnya, untung saja tadi ia membawa pakaian ganti, tidak sampai 30enit Mia keluar dari kamar mandi dengan piyama panjang yang melekat di tubuhnya. Mia berjalan menghampiri kylo yang duduk di sofa.


Mia menundukkan kepalanya. "Mas, air hangatnya sudah aku siapkan, mas kalau mau mandi silakan." Ucapnya terkesan formal, ia bingung dengan situasi yang berubah sekarang ini.


Kylo menarik tangan Mia, membuat Mia melotot ketika menyadari ia duduk di atas paha kylo. "sayang, angkat dagu mu, kamu bikin aku gemas tahu." Ucap kylo mengangkat dagu Mia dan mencoba mencium Mia tapi Mia menahan dengan kedua tangannya.


"Jangan mas, nanti mas kebablasan.."cicit Mia berusaha untuk tidak melihat mata kylo.


"Sayang, tatap mata mas." Mia menatap mata kylo. "Mas minta maaf, karena mas tidak nisa mengendalikan hasrta mas ke kamu. Mas tahu kamu pasti shock mendapatkan serangan dari mas. Maaf ya sayang." Ucap lembut kylo mengusap pipi Mia.


"Yang seharusnya minta maaf itu aku, maaf tidak bisa memberikan apa yang mas mau." Tatap Mia lembut.


"Kamu tidak salah sayang, tapi memang mas tidak menanyakannya. Tapi kamu tidak akan menolak ketika mas meminta kan, sayang?" Tanya kylo harap-harap cemas, Mia mengangguk sebagai jawaban membuat bibir kylo melengkung ke atas seketika.


"Terimakasih sayang, mas janji mas akan melakukannya selembut mungkin." Ujar kylo bersemangat membuat pipi Mia merona seketika membayangkan apa yang akan terjadi setelah masa periodenya habis. "Kalau gitu mas mandi dulu ya, sayang. Takut airnya keburu dingin." Kylo memindahkan Mia ke samping, ia mencuri sebuah ciuman di bibir Mia sebelum pergi ke kamar mandi. Mia melotot mendapatkan serangan mendadak tersebut.


***


Tak terasa sudah seminggu kylo dan Mia berada di kampung halama Mia, hari ini mereka akan pulang ke ibukota untuk menyelesaikan pekerjaan yang menumpuk. Mia dan kylo berpamitan kepada kedua orang tua Mia dan kerabat lainnya.


Mobil yang membawa mereka berdua tiba di bandara yang ada di kota kalea, rencananya mereka kembali ke ibukota menggunakan pesawat terbang. Dua jam pesawat mereka menempuh perjalanan antara kota Mia dan ibukota. Kylo memesan kusir class bisnis untuk kenyamanan sang istri, meski Mia bisa duduk di class ekonomi.

__ADS_1


Di bandara yang ada di ibukota mereka di jemput oleh seorang Supir pribadi keluarga radjasa. Mobil mereka berjalan menuju komplek perumahan keluarga Radjasa tempati, rencananya mereka akan menempati rumah yang kylo bangun. Akan tetapi nyonya Radjasa meminta mereka untuk menginap beberapa hari sebelum mereka hidup mandiri.


Nyonya radjasa sudah menunggu mereka di rumah mewahnya, ia sudah menyiapkan beberapa sajian untuk pengantin baru itu, ia begitu senang menyambut sang anak dan menantu barunya.


Mobil yang membawa mereka telah sampai di garasi rumah besar keluarga Radjasa. Nyonya radjasa sudah menunggu mereka di depan pintu yang terbuka lebar. Kylo dan Mia turun dari mobil, kylo tidak pernah melepaskan genggaman tangan sejak dari tadi. Awalnya Mia merasa risih tapi ia mencoba untuk membiasakan diri, toh yang ia pegang adalah suaminya.


"Akhirnya, kalian datang, mama sudah menunggu kalea pulang sejak dari tadi." Sambut nyonya Radjasa memeluk sang putra tercinta.


Kylo menyambut pelukan sang mama dengan hangat, ia mencium tangan sang mama, di ikuti oleh Mia yang ada berada di belakangnya.


beberapa hari ke depan mereka akan tinggal di kediaman utama Radjasa. baru mereka akan mengisi rumah yang sudah kylo siapkan untuk mereka berdua. tak heran bila nyonya Radjasa menyambut mereka dengan suka cita.


nyonya radjasa membawa mereka ke tempat meja makan, di atas meja sudah tersedia berbagai jenis makanan untuk menyambut mereka datang, nyonya Radjasa menarik salah satu kursi untuk sang menantu barunya.


"iya, sama-sama sayang, mama harap kamu betah tinggal di sini, dan selamat datang di kediaman Radjasa." ucap tulus nyonya radjasa.


nyonya radjasa mengambil kan Mia makan siang khusus buta sang menantu. "ini ayam bakar madu, khusus mama buatkan untuk kamu sayang." terang bunda Kylo. "semoga cocok dengan selera kamu." lanjutnya.


Mia mencicipi masakan sang ibu mertua tercintanya. "enak banget ma, Mia suka." puji kalea membuat sang ibu mertua tersenyum lebar. "lain kali Mia boleh minta resep ayam bakar madunya ma?" tanya Mia.


"tentu saja boleh sayang. kapan-kapan kita masak sama-sama."


"ooh gitu, mama sekarang sudah lupa dengan anak kandungnya. sekarang apa-apa Mia." Sindir kylo bercanda.

__ADS_1


"iya ya lah ky, mama senang mama punya anak perempuan lagi, yang bisa mama ajakin buat shopping." timpal sang mama. "kamu mau ya menemani mama sayang, kita shoping sepuasnya buta habis hasil kerja para suami, mereka kan kerja buat kita, apalagi nanti kalau kalian punya anak pasti kesibukan kalian bertambah. dan mana tidak sabar untuk menggendong anak kalian.," terang nyonya Radjasa dengan begitu antusias.


..."tenang saja ma, mama doakan mia cepat hamil." sahut kylo. "Mia dan kylo akan barusan semaksimal mungkin memberi mama cuci-cucu yang cantik dan ganteng....


"tenang saja ma, serahin semua sama kylo dan mika, sahut kylo dengan penuh percaya diri. seketika membuat pipi Mia bersemu merah membayangkan apa yang akan terjadi ke depannya.


"udah-udah lebih baik kita makan dulu, kalian harus makan yang banyak dan menyiapkan stamina yang banyak." ujar nyonya Radjasa.


mereka bertiga makan siang dengan hikmat. habis itu Mia membantu sang ibu mertua membereskan sisa makanan ke dapur. sedangkan kylo menunggu Mia selesai membersihkan piring kotor tersebut.


kemudian mereka berdua pun memutuskan untuk pergi ke lantai dua dimana kamar tidur Kylo berada. kylo membuka kamarnya yang beberapa hari ini tidak ia tempati.


Mia bisa melihat keseluruhan kamar yang di dominasi dengan warna abu-abu khas seorang jejaka. semua barang kylo tertata rapi membuat mia terasa nyaman. kylo mendekap Mia dari belakang.


"mulai hari ini kamar ini menjadi milik kamu juga, setiap kita menginap di rumah ini kita akan beristirahat di kamar ini. apakah kamu suka dengan kamarnya?"


"aku suka, sangat menenangkan." timpal Mia masih dengan posisi kylo memeluk Mia dari belakang.


"aku harap kamu betah tinggal di sini untuk beberapa hari ini." mia mengangguk sebagai jawaban. kylo terus mendekap sang istri, hari ini adalah hari yang paling bahagia buat kylo karena ia bisa mengikat Mia untuk hidup bersamanya.


bersambung


maaf baru bisa update 1 bulan ini lagi sibuk

__ADS_1


__ADS_2