
Keesokan hari ini Mia dan kylo sama-sama sibuk dalam pekerjaannya masing-masing. tapi mereka selalu menyempatkan untuk berkomunikasi disela-sela kesibukan mereka, meski hubungan mereka belum ada kata sepakat.
Di satu sisi Siska gembar-gembor bahwa ia begitu dekat dengan keluarga kylo dan kelak akan menjadi bagian dari keluarga Radjasa.
"Lo lihat sendiri kan gue dapat undangan pernikahan kak kylo." pamer Siska kepada rekan kerja satu timnya.
"Lo kok bisa deket sama mereka, mereka kan keluarga terkenal." ucap kagum rekan kerja Siska.
"Gue gitu, asal Lo tahu gue juga dekat banget sama mamanya kylo, mamanya kylo udah anggap gue sebagai anak mereka." kekeh Siska bangga.
"Wah, Hebat banget Lo." memberi dua jempolnya kepada Siska. " Tapi gosip-gosipnya kylo deket sama ketua tim dua. Dan kylo kan bukan tipe cowok yang bisa ditaklukkan." lanjut teman kerja Siska menjelaskan.
"Buktinya Gue bisa, asal Lo tahu cowok kayak kylo itu dingin-dingin tapi nurut sama orang tua, kalian tahukan gosip yang beredar itu."
"Jadi cewek yang digosipkan sama kylo itu Lo sis."celetuk teman rekannya.
"Bisa dibilang sih gitu, tapi kalian jangan bilang sama siapa-siapa, kalian tahu sendiri kylo nggak suka di umbar-umbar." bisik Siska meyakinkan temannya.
"Gila! Lo hebat banget sis, selamat ya, jangan lupa undang-undang gue di nikahan Lo entar, gue nggak nyangka temen gue bakal dipersunting anak orang kaya." sahut teman Siska antusias.
"Lo tenang aja, pasti bakal gue undang kok. tunggu aja undang gue. tapi jangan bilang siapa-siapa ya, aku takut kylo marah." pinta Siska.
"Pasti, gue bakal tutup mulut " balas sang teman. Siska pun tersenyum senang. karena ada orang yang mendukungnya.
"Tinggal gue menjalankan rencana gue selanjutnya, terus nanti kylo bakal nikahin gue." batin Siska senang
---++++++++--------+++++-------+++++++++-----
Hari ini hari yang ditunggu-tunggu oleh Kirana dan Darren, dimana mereka akan mengucapkan janji suci pernikahan untuk sehidup semati. Acara ijab kabul akan diadakan dikediaman keluarga Radjasa sedang untuk resepsi akan diadakan disalah satu hotel milik Darren.
Kylo sendiri sudah memakai tuksedo hitam yang menawan. Tadi malam kylo meminta Mia untuk memberi jawaban atas lamaran yang beberapa hari yang lalu, dan kylo tak sabar untuk mendengar jawaban Mia.
Mia sendiri sudah berada di tempat akad ia bertugas menjadi fotografer untuk mengabadikannya momen-momen sakral Kirana dan Darren. Mia menggunakan kebaya simpel begitu anggun melekat membalut tubuhnya.
Acara akad pun di mulai dimana dari pihak keluarga Darren sudah berada di kediaman keluarga Radjasa. Darren sang calon mempelai pria juga sudah duduk didepan sana menghadap penghulu dan tuan Radjasa sebagai wali nikah Kirana dan sekaligus ayah mertua Darren yang sebentar lagi disandangnya.
Mia begitu fokus mengabdi Setiap momen yang ada hingga ia tidak menyadari seseorang yang terus memperhatikannya.
Karena terlalu fokus Mia sampai tidak mendengar jelas akad yang diucapkan oleh Darren.
"Bagaimana saksi?"
"SAH.."
Teriak lantang sah menggema di ruangan itu membuat Mia tersentak. Untuk saja kamera yang ia pegang tidak jatuh. Mia mengelus dadanya menenangkan dirinya sendiri. Kylo tersenyum tipis melihat tingkah Mia yang menggemaskan.
Kirana turun dari lantai dua untuk menemui darren yang sudah sah menjadi suaminya, suasana haru dan bahagia mengiringinya setiap langkah Kirana menuju Darren yang sedang menuju dimeja ijab kabul. Prosesi serah terima seserahan dan petuah dari orangtuanya mereka denger dengan seksama. Setelah itu tukar cincin antar pasangan tidak luput Mia abadi kan.
Semua prosesi ijab kabul dari awal hingga akhir tidak luput Mia abadikan ke dalam kameranya. Acara ijab kabul Sendiri hanya di datangi oleh kerabat masing-masing keluarga, tidak ada kolega-kolega dari pihak keluarga yang hadir, Selain yang WO yang bertugas untuk menghandle acara di siang hari ini.
Nanti malam kedua mempelai akan mengadakan resepsi yang pastinya akan dihadiri beberapa hampir 1000 tamu undangan. Setelah ikan Selesai kedua pihak keluarga mengadakan makan-makan. Dikarenakan acara lebih intim, Mia memutuskan untuk pergi ke taman Belakang mencari udara segar sekaligus merenggangkan otot tubuhnya.
Kylo yang melihat Mia berjalan kearah belakang sendiri, ia berinisiatif untuk menyusulnya. Kylo meminta Radit untuk menghandle tamu yang ada di dalam.
"Kamu cantik." Puji kylo ketika ia sampai didekat Mia. Mia yang dipuji seperti itu ia tersipu malu.
"Terimakasih, Kamu juga tampan dengan pakaian seperti itu." Kata Mia balik memuji
"Aku memang dari dulu sudah tampan, kamu telat untuk menyadarinya." Kekeh kylo. " Apa kamu sudah makan dari tadi aku perhatikan kamu selalu saja sibuk." Kylo memberi perhatian kepada sang pujaan hati.
"Hmm, entar saja, aku masih ingin disini, mengistirahatkan badan aku. Entar kalau sudah mendingan aku pasti makan, kamu tenang aja." Jawab Mia tersenyum tipis.
"Atau aku minta tolong sama pelayanan buat nganter makanan buat kamu dan aku juga, aku dari tadi juga belum makan seperti kamu." Sahut Kylo, lalu. melambaikan tangannya ke salah satu pelayan yang ada di sana, meminta pelayan itu untuk membawa dua Prosi makanan dan minuman untuk mereka berdua.
Mereka berdua duduk di meja yang ada di taman belakang. Pelayan pun meletakkan makanan mereka diatas meja itu.
__ADS_1
"Terimakasih.." sahut kepada sang pelayan yang mengantar makanan untuk mereka.
"Iya sama-sama, nona dan tuan, saya permisi." Pamit sang pelayan.
Kylo dan Mia untuk makan dengan hikmat sesekali kylo melirik Mia, ia tidak menemukan cincin pemberiannya dipakai oleh Mia.
"Apa nanti ia memakai atau karena ia lupa." Pikir Kylo.
"Kamu kenapa menatap aku kayak gitu sih Ky?"
"Aku suka lihat kamu, memang salah melihat pujaan hati aku." Jawab Kylo membuat pipi Mia merona.
"Enggak juga sih, cuma kurang nyaman saja." Cicit Mia tersipu malu.
"Kenapa harus malu?, Kenyataannya kamu memang cantik." Puji kylo menopang dagunya.
"Ky udah ah, nggak perlu gombal kayak gitu." Kata Mia dengan muka yang semakin merah.
"Aku tidak pandai merayu, tapi apa yang aku bilang memang kenyataannya seperti itu." Aku Kylo.
"Udah-udah baiknya kita habiskan makanan kita." Sahut Mia mengahlikan pembicaraan mereka.
Setelah mereka selesai makan Mia bergegas berkumpul dengan tim dua untuk melakukan koordinasi untuk acara resepsi nanti malam. Dan mereka juga bersiap-siap menuju hotel bintang lima tempat resepsi berlangsung.
Mia dan timnya masuk ke salah satu ruangan yang sudah disediakan oleh pihak hotel untuk timnya bersiap-siap. Mia sendiri hari bertugas sebagai Bridesmaids sesuai dengan permintaan Kirana jauh-jauh hari, maka ia sedang melakukan make up disalah satu kamar hotel yang disediakan khusus untuk dirinya.
Nanti Mia akan berpasangan dengan kylo sebagai Bridesmaids. Kylo juga bersiap-siap untuk di kamar hotelnya. Kylo mengambil ponselnya yang ia letakan di nakas, ia mengirim pesan kepada Mia untuk memberikan jawaban atas lamarannya tempo hari lalu.
Kylo menunggu Mia membalas pesannya tapi sekian menit pun pesan kylo tidak dibaca oleh Mia. Kylo berfikir mungkin Mia masih sibuk dan tidak sempat membaca pesan darinya.
Mia sendiri sekarang masih ditangani oleh salah satu MUA untuk mempercantik dirinya. Ia mendengar bunyi notifikasi di ponselnya, ia melirik siapa yang mengirim pesan kepada?. Disana tertera nama kylo, Mia tahu pasti isi pesan itu tak jauh dari kylo yang meminta jawabannya atas lamaran itu. Mia menghela nafas panjangnya.
"Ada apa kak, lebih baik dijawab dulu pesannya, takutnya pesan penting." Tegur sang MUA melihat wajah Mia seketika murung saat ia menerima pesan itu.
MUA itupun melanjutkan mempercantik Mia, saat Mia akan menggunakan gaun yang sudah disediakan olehnya ia meminta salah satu Penata rias itu untuk memakaikannya sebuah kalung, dimana kalung itu berliontin cincin yang kylo berikan kepadanya.
Mungkin ini awal Mia menerima kylo masuk kedalam hatinya, alasan lainnya jika ia mengenakan di jarinya Mia takut akan gosip yang beredar diluaran sana jadi ia memutuskan untuk memakanya sebagai liontin.
Mia memakai gaun yang sudah disediakan oleh dirinya. Untung saja gaun ini tidak memiliki bagian dada yang rendah, sehingga menutupi kalung yang ia pakai.
Acara resepsi pun dimulai, sekarang Mia berdiri tepat di sisi kylo, mereka berjalan menuju ballroom tempat acara yang akan berlangsung.
Kylo berinisiatif menggenggam tangan Mia, sontak Mia menatap kylo.
"Semua akan baik-baik saja." Kata kylo menenangkan Mia yang begitu gugup, meski pun ini bukan acara pernikahannya tapi tetap saja Mia dilanda kegugupan.
Mia berusaha memberikan senyum menawannya. Apalagi banyak pasang mata yang melihatnya selain itu ia juga dipasangkan dengan kylo otomatis semua mata tertuju kepada mereka.
Salah satunya Siska yang hadir dalam acara tersebut memenuhi undangan dari nyonya Radjasa, matanya serasa mau copot ketika kita tahu Mia menjadi Bridesmaids di pernikahan Kirana ini.
"Kenapa bukan gue yang jadi Bridesmaids Kirana, kenapa Tante Radjasa memilihi Kirana, si*l gue kalah selangkah lagi." Umpatnya kesal dalam hati.
Siska mencoba untuk menetralkan emosinya, jangan sampai rencana yang sudah ia susun berantakan, Siska datang ke acara pernikahan Kirana tidak sendirian, ia membawa salah satu temannya yang bekerja sebagai pegawai akun Gosip terkenal.
Siska akan menunggu momentum yang pas untuk menjebak kylo. Ia akan menyebarkan gosip bahwa gadis yang ada dalam berita itu adalah Siska sendiri, apalagi Siska sudah masuk ke dalam jajaran pegawai di yayasan yang didirikan oleh nyonya Radjasa.
Mia sendiri setelah selesai bertugas menjadi Bridesmaids, ia menuju timnya untuk memastikan semua berjalan lancar sesuai dengan intrupsi yang sudah ia berikan.
"Bagaimana Sea..?"
"Semua lancar, Lo tenang aja, anak-anak juga sudah menjalankan semua intrupsi yang Lo beri tadi."
"Syukurlah kalau begitu "
"Btw lo cantik juga, tadi gue udah dapat foto Lo sama kylo, kalian serisi banget." Bisik sea menggoda Mia.
__ADS_1
"Enggak aku biasa aja, yang cantik itu kak Kirana kan dia pengantinnya." Elak Mia menunjuk Kirana yanb begitu bahagia di atas pelaminan.
"Iya-ya. Tapi Lo cocok banget pakai gaun ini, bisa-bisa orang salah mengerti Lo yang nikah sama Kylo."
"Hus, bicaranya dijaga." Ucap Mia tersipu malu.
"Eh, tadi gue lihat Siska ada di sini, emang dia diundang sama keluarga kylo?" Tanya sea tak percaya.
"Aku denger dari mulutnya sih, ia Deket sama mama. Kylo.” jawab Mia fokus menatap ke arah pelaminan.
"Gila tuh anak, nggak nanggung-nanggung kalau mau deketin seseorang, tapi Lo harus waspada sama Siska."
"Kenapa?"
"Ini anak malah nanya, Lo tahu sendiri Siska itu licik banget, gue takut kalau sampai mamanya kylo terhasut dengan omongannya Siska bisa berabe nantinya." Kata sea membuat hati Mia sedikit tidak tenang.
"Tapi kata kylo mamanya bukan orang yang suka disahut deh." Sahut Mia.
"Bisa jadi, Biasanya orang kayak itu pasti akan menyelidiki siapa saja yang dekat dengan kelaurga mereka, tapi kamu jaga-jaga aja. Pokoknya jangan sampai Lo kehilangan kylo." Kata sea memberi peringatan kepada Mia.
Acara selanjutnya pelemparan buket bunga yang akan dilakukan oleh Kirana, semua para wanita yang masih lajang atau sudah memiliki kekasih merapat ke arah pelaminan.
"Lo nggak mau ikut itu." Tunjuk sea. "Siapa tahu Lo yang dapat." Lanjut sea ke Mia, Dimana mereka berdiri tidak jauh dari pelaminan.
"Ngapain?, Aku nggak suka desak-desakan, kalau udah waktunya nikah ya nikah aja, kenapa harus nunggu kita terima bunga, kalau kamu mau, sana kamu pergi biar aku disini buat jagain ini." Usir Mia mendorong tubuh sea.
"Dih gue nggak mau, gue masih belym ada gebetan, Lo aja Lo kan punya kylo, siapa tahu habis Kirana nikah Lo nyusul sama Kylo." Canda Sea.
"Noh buruan ikut, Siska aja ikuta tuh!" Tunjuk sea kearah Siska yang sudah berdiri didepan mereka.
"Nggak ah, aku disini saja." Sahut Mia malas, tanpa Mia sadari dari tadi kylo mengamati setiap gerak gerik Mia.
Kylo berharap Mia ikut dalam kumpulan orang yang ingin menerima bunga itu tapi ia tahu bahwa Mia bukan tipe orang yang seperti itu.
Sampai Suara MC acara menghitung mundur sebelum Kirana melempar buket bunganya.
"Siap-siap yang masih lajang atau yang sudah punya pasangan untuk menerima buket dari mempelai wanita, saya hitung mundur ya.."
" Lima, empat, tiga, dua, satuuuuu.... Lempar" Kirana melempar buket bunga dengan kencang.
Para wanita yang berada di bawah pelaminan berusaha meraih buket tersebut tapi buket tersebut malah jatuh ke telapak tangan Mia yang sedang terbuka.
Deg.. sontak semua pasang mata menuju kearah Mia. Mia yang mendapatkan hal tersebut terbelalak kaget, bingung mau perbuatan apa?.
Kylo sendiri tersenyum tipis melihat Mia menerima buket itu, tandanya Mia akan segera menjadi miliknya pikir kylo.
"Bunga ada di Lo.." celetuk Sea menatap Mia yang masih shock, Mia menatap sea bingung dan mata mereka berdua langsung menuju kearah pelaminan, dimana Kirana tersenyum bahagia Sedangkan Siska meradang karena kesal.
"Kakaknya yang pegang buket silakan maju ke depan." MC meminta Mia menuju ke atas pelaminan, tapi dengan reflek Mia menyerahkan buket itu ke sea, ia kabur begitu saja menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.
Orang-orang yang melihat tingkah laku Mia tersenyum gemas.
"Mungkin kakak cantik tadi malu dan shock, jadi ia memutuskan kabur." Celetuk MC.
"Siapa pun nama kakak tadi semoga dengan pasangannya segera mendapatkan jodoh jika belum kalau sudah segera menuju ke pelaminan. Sekarang kita masuk ke acara selanjutnya." Lanjut sang MC.
Kylo yang melihat Mia meninggalkan tempat acara berusaha untuk menyusulnya tapi saat ia akan berjalan keluar seseorang menghalanginya.
bersambung...
jangan lupa kritik dan sarannya
vote juga
terimakasih banyak...
__ADS_1