
Dua puluh menit kemudian rombongan kylo dan mamanya sampai di yayasan panti Jompo pinggir kota. Kylo memarkirkan mobilnya di halaman panti tersebut. ia meminta tolong Radit untuk mengeluarkan bingkisan yang telah ia siapkan.
kylo berjalan menghampiri mobil sang mama mengandeng tangan sang mama masuk ke dalam yayasan panti jompo itu. sedangkan Siska dan lainnya mengikuti dari belakang.
Kylo dan mamanya disambut dengan antusias oleh kepala yayasan panti tersebut. kepala panti mempersilahkan mereka masuk ke dalam ruangannya. dan untuk barang bawaan di serahkan kepada pengurus yayasan panti jompo tersebut.
"Mari, selamat datang di yayasan kami nyonya Radjasa." sambut kepala panti cipika cipiki dengan mama Radjasa.
Ibu kepala panti mempersilahkan mereka untuk duduk, kylo sendiri duduk disebelah mamanya, dan untuk Siska ia mengambil duduk tepat disebelah kylo.
"Iya sama-sama Ibu kepala saya menjadi tersanjung disambut seperti ini." mama Radjasa terkekeh.
"Kami yang merasakan terhormat Nyonya berkunjung ditempat kami seperti ini. kami mengucapkan terimakasih kasih atas niat nyonya mau berkunjung di yayasan kami."
"Itu sudah menjadi kewajiban kita sesama membantu sesama manusia." jawab diplomatis mama Radjasa.
"Omong-omong ibu datang kesini bersama siapa saja." melihat kearah kylo, Siska dan lainnya.
"ini saya datang dengan anak saya yang bernama kylo, dan beberapa pegawai kami Bu kepala." mama Radjasa menepuk bahu kylo, kylo mengangguk sebagai jawaban.
"Kalau nona sebelah nak kylo ini juga pegawai atau teman dekat anak nyonya." sahut ibu kepala tersenyum di kulum. Siska yang mendengar hal itu tersipu malu.
"Dia bukan siapa-siapa.." potong kylo dengan suara dingin membuat senyum dibibir Siska memudar.
Mama radjasa yang mendengar perkataan kylo mengikuti anaknya karena didengar kurang sopan.
"Ohh itu nama Siska Bu kepala, kenalan saya, tadi kami janjian untuk berkunjung ke panti asuhan, terus karena saya ingin ke sini Siska ingin ikut jadi saya ajak." jawab mama Radjasa mengalihkan suasana yang menjadi canggung tadi.
"hahah oh begitu.. maaf saya tidak bermaksud membuat nak kylo kurang nyaman." kata Bu kepala sungkan.
__ADS_1
"Tapi saya merasa senang masih banyak anak muda seperti nak Siska berkunjung ke tempat seperti ini, kebanyakan anak.muda akan mencari kepuasan dalam diri mereka. kekeh Ibu kepala yayasan.
"Betul sekali Bu kepala, kebanyakan dari mereka mementingkan pergi dari satu pesta ke pesta lainnya, jarang ada anak muda yang bergelut dalam dunia sosial, jika pun ada pasti pencitraan." timpal mama Radjasa.
"Iya nyonya, padahal dalam kehidupan sesekali kita membantu sesama akan mendapatkan manfaat yang lebih baik dan pelajaran hidup, bagaimana menurut nak Siska." todong ibu kepala.
Siska yang ditodong pertanyaan tersebut menjadi salah tingkah karena tidak sepemikiran dengan dirinya.
"Saya.. saya setuju dengan apa yang ibu kepala yayasan katakan." jawab Siska dengan senyum canggungnya.
Radit dan Kylo mendengarnya pun hanya memutar bola malasnya, karena mereka sudah tahu maksud dan tujuan Siska mendekati keluarga Radjasa.
sebab kylo sudah menyelidiki latar belakang Siska, meskipun begitu Kylo tidak takut Mamanya akan terpengaruh oleh hasutan Siska. karena kylo tahu sifat mamanya yang tidak bisa termakan oleh omongan yang tidak jelas. mama kylo lebih percaya adanya bukti dan fakta.
apalagi untuk urusan pasangan orang tua kylo akan mendukung pilihan anak mereka, disamping itu mereka akan mencari latar belakang calon mantu mereka dengan detail. jadi jangan heran jika untuk masuk ke dalam keluarga kylo sangat Sulit.
"Seperti di belakang ada acara. terdengar sangat meriah." celutuk mam Kylo
"Ada seorang volunteer yang membawa para anak muda untuk menunjukkan kesenian komedi tradisional untuk menghibur para lansia disini. Dia sebagai volunteer tetap kami setiap satu bulan sekali dia akan datang dengan penuh kejutan, yang membuat kamu dan para lansia terhibur." Jelas Bu kepala yayasan berbinar.
"Benarkah..." jawab mam kylo antusias "ternyata masih ada orang yang berhati baik."
"Iya nyonya, apalagi dia termasuk masih muda tapi jiwa kemanusiaannya tinggi. apakah nyonya berkenan untuk melihat pertunjukan yang ada di belakang."
"Jika tidak merepotkan ibu kepala, saya ingin melihatnya, saya sudah lama tidak melihat pertunjukan tradisional Bu.." ujar mam Radjasa.
"kalau begitu mari kita ke taman belakang." tuntut ibu kepala yayasan memandu mereka ke taman belakang.
Para pengurus panti pun menyiapkan beberapa kursi untuk mereka duduk.
__ADS_1
Kylo menonton pertunjukan tersebut dengan seksama sampai selesai, kylo dapat melihat betapa antusiasnya para lansia disini menikmati pertunjukan itu.
Hingga pertunjukan pun selesai, riuh tepuk tangan para lansia diberikan kepada para komedian yang berada didepan sana. Mata kylo terbelalak ketika ia seseorang mengambil ahli pertunjukan tersebut, berdiri didepan memberi satu dua patah kata.
"Ky bukanya itu Mia.." mama kylo menyikut perut Kylo.
"Mama baru tahu kalau ternyata dia juga menjadi volunteer untuk kegiatan sosial, kamu kok tidak bilang mama kalau dia jadi volunteer?" tanya mama Radjasa.
"kylo juga baru tahu kalau dia jadi seperti ini ma." jawab kylo yang matanya masih melihat Mia didepan sana.
"kalau begitu sering-sering kamu ajak dia berkunjung ke rumah, mama mau dia ikut dalam acara kegiatan sosial mama." balas mama radjasa antusias yang masih didengar oleh Siska yang duduk disebelah mama Radjasa.
Siska yang mendengar hal itu mendengus kesal, moodnya turun drastis, apalagi melihat mama kylo yang begitu antusias menatap Mia.
"Kenapa juga dia ada disini sih, Gue secepatnya harus menghasut mama kylo supaya mendukung gue.? Siska membatin. mengepal tangannya dengan menatap Mia tajam seperti harimau yang ingin menerkam mangsanya.
Berhubung sekarang waktu lansia makan siang, akhirnya kylo membantu pengurusan untuk menyiapkan makan siang mereka. mata kylo terus mengamati Mia yang sedang berbicara dengan salah satu lansia yang ada disana.
"Lo nggak mau kesana negur Mia gitu dari pada Lo lihatin kayak gitu. Gih sana samperin anaknya, yang disini biar gue yang handle." bisik Radit mengusir Kylo.
kylo menghampiri mamanya. "Ma kylo ke Mia dulu ya.." Izin kylo, mamanya mengangguk memberi jawaban.
"Ky kamu mau kemana tahan Siska.."
"sudah sis biarin kylo kesana.." tahan mama Radjasa.
"kamu disini sama Tante bantuin Tante.." lanjut mama radjasa. membuat Siska terpaksa menolong mama Radjasa.
bersambung........
__ADS_1