Kutukan Brondong

Kutukan Brondong
Part 16


__ADS_3

Sejak pagi Kylo sudah bersiap-siap untuk pergi ke perusahaan L Grafis, Kylo berulang-ulang mengecek penampilannya agar terlihat sempurna. Kylo menatap dirinya di kaca melatih senyum wajah, supaya tidak kaku saat memberikan senyum kepada Mia.


Sekarang sudah pukul 7.30 pagi, dan jam 9.00 kylo harus sudah berada di perusahaan L Grafis. Kylo bergegas keluar dari apartemennya, semua keperluan sudah disiapkan oleh Sanga asistennya sekaligus manager Radit.


Sedangkan Mia sudah berada di kantor, mengasih tim properti menyiapkan barang yang dibutuhkan nanti saat pemotretan, Mia selalu mengecek semua dengan seksama dan teliti, ia tidak mau ada sedikitpun kesalahan.


Kylo, Radit dan beberapa staf passion manajemen telah sampai di gedung perusahaan L Grafis. Mereka menuju tempat meeting terlebih dahulu sebelum ke studio pemotretan. Kylo melangkah dengan percaya diri, aura kebintangan terpancar begitu jelas.


Banyak pasang mata yang terpesona akan ketampanan, salah satunya Siska yang sudah berdiri di depan ruang meeting. Siska merapikan pakaian yang terkesan seksi, ketika melihat kylo mendekati ke ruang meeting, Siska memasang senyum menggoda, dia berharap kylo akan terkena dan terpesona dengannya, tapi pada kenyataannya kylo hanya melewatinya saja tanpa melirik sedikitpun membuat Siska geram.


"Kenapa dia tidak melihat ku sih, padahal aku udah tampil seksi dan cantik." Rengekannya dengan menghentak-hentakan kakinya.


"Apa Gue kurang seksi, apa dada gue nggak memikat dia, padahal dada gue udah besar meski hasil oplas tapi kan menantang," monolognya.


"Tenang Siska Lo gak boleh menyerah, masih banyak waktu Lo bisa memikatnya." Batinnya, pergi dari ruangan rapat tersebut.


Di dalam ruang meeting Kylo di sambut dengan bang Aiden selaku pimpinan L grafis. Sedangkan Mia belum hadir diruangan tersebut, Karena masih di dalam studio.


"Kylo selamat datang di perusahaan L grafis." Aiden menjabat tangan kylo.


"Terimakasih atas penyambutan." Menerima jabatan itu, dengan mata yang menatap ke sekelilingnya dibalik kaca mata hitamnya.


"Dimana dia, kenapa dia tidak ada" batin Kylo.


"Silakan duduk" Aiden mempersilahkan duduk kylo dan timnya.


Kylo duduk di kursi yang sudah Radit tunjuk, dia menatap Radit matanya seakan menanyakan dimana Mia berada?. Tapi Radit hanya menjawab dengan mengedikkan bahu tanda tidak tahu.


"Maaf pak Aiden, bisa diperkenalkan orang-orang disamping ada" kata Radit.


"Tentu saja, saya kan memperkenalkan mereka tapi kita harus menunggu sang fotografer utamanya karena orangnya sedang ada distudio untuk menyiapkan keperluan pemotretan nanti, bagaimana pak Radit?


"Iya tidak apa-apa" jawab Radit setelah melihat intrupsi tangan dari Kylo.


Ceklek suara pintu meeting di buka oleh Mia dan sea, semua yang melihatnya tercengang dengan penampilan Mia yang lagi mode culun. Kylo spontan membuka kaca mata hitamnya memastikan siapa yang datang itu.


"Cewek yang sebelahnya itu Sea, terus yang cupu itu masa Mia, gue nggak percaya."batin Kylo menggelengkan kepalanya.


Aiden menyambut mereka dengan antusias.


"Mia, Sea kemarin." Perintah Aiden supaya mereka berdua mendekat. Sontak ucapan Aiden membuat kylo menatap intens gadis cupu tersebut. Dia merasa tidak percaya dengan apa yang dia lihat terakhir kali, apa dia salah orang, tapi setahu dia benar, apakah benar gadis cupu itu Mia, tapi kenapa dengan penampilannya?


Mia dan sea mendekat ke Aiden, penampilan Mia dengan menggunakan kaos kedodoran di padukan dengan celana jins, lalu rambutnya yang di kuncir kuda, di makeup natural dengan kaca mata bulatnya yang bertengger di hidungnya, akan membuat orang tidak mengenalinya, apakah benar dia sang fotografer terbaik itu.


"Pak Radit dan Kylo, perkenalan ini Mia Anastasya sang fotografer terbaik kami dia yang akan menjadi ketua timnya, dan sebelahnya adalah sea asisten Mia yang akan membantu kalian distudio atau luar studio." Akhir Radit memperkenalkannya.


Kylo hanya menatap Mia dengan penuh menelisik dari atas dan bahwa, melihat penampilan Mia, dan menanyakan pada dirinya sendiri apakah dia benar Mia, menghiraukan jabat tangan Mia yang ada didepannya dan panggilan kylo.


"Kenapa dia melihat aku kayak gitu batin mia" matanya melihat Aiden dan Sea.


"Ekhem.. ekhem Kylo.... Kylo... "Panggil Aiden tapi tidak digubris oleh kylo sendiri.


"Ky.. Ky.. Ky.. Lo dipanggil" bisik Radit kepada kylo yang duduk disebelah, tapi tetap saja kylo tidak menggubrisnya.


Kylo hanya melihat Mia tanpa berkedip sekalipun, muka kylo begitu serius membuat Mia menjadi bingung, Mia hanya bisa menoleh ke kanan ke kiri.


"Kenapa sih, dia ngelihatin aku kayak gitu?" Batinnya melihat penampilannya sendiri.


"Sea, ada yang salah sama kau, kenapa dia ngelihatin aku kayak gitu sihh?" Tanya Mia bingung kepada sea.

__ADS_1


Sea yang ditanya seperti itu membuat dia berpikir keras, apakah ada yang salah dengan penampilan sahabatnya?, sampai dia kembali menatap Mia dengan inten.


"Sebentar, kami keluar terlebih dahulu." Ucap Sea menarik Mia keluar membuat orang sekitarnya bengong atas tindakan sea.


Kylo hanya melihat Mia keluar dari ruangan meeting itu, tatapan matanya masih melihat arah pintu itu.


"Apaan Se.. kenapa kamu tarik aku keluar?"


"Kamu itu Mi.. lihat penampilan mu, pasti Kylo tadi kaget banget lihat kamu." Kata Sea gemes menarik tali rambut Mia, membuat rambut Mia tergerai lurus. merapikan tampilan Mia.


"Apaan sih seh kamu? Kata Mia kesal masuk kembali ke dalam ruangan, karena menurut Mia tindakan Sea menarik keluar tidak pantas.


"Eh kacamata Lo belum dilepas." Ujar sea tapi Mia sudah terlanjur masuk ruangan.


Mia menundukkan badan, sebagai tanda maaf atas ketidak sopan keluar ruangan.


"Maaf, atas ke lancangan saya." Ucap Mia


Kylo yang melihat rambut Mia tergerai itu, merasa tidak asing tapi dia harus memastikannya dengan jelas.


"Maaf, maaf, sebenarnya ada sesuatu yang harus saya lakukan." Kata sea membalikkan badan Mia dan mencopot kaca mata culunnya.


Ketika kaca mata itu dicopot membuat orang-orang yang hadir di situ melongo karena itik buruk rupa menjadi angsa. terlihat begitu cantik natural, orang-orang yang melihatnya terkesima.


"makanya Ky kekeh buat cari ini perempuan aslinya cantik banget." batin Radit.


"Bisa anda mendekat ke saya?" kata pertama yang kylo ucapkan setelah kylo masuk di ruangan itu.


"Saya.. "tanya Mia menunjukkan dirinya sendiri, kylo mengangguk kepalanya sebagai balasan. Mia dengan bingung melangkah maju.


"Udah sana maju.." bisik Sea.


Mia melangkah dengan pelan sampai berada dihadapan kylo.


"Ini orang aneh.." pikir mia.


"Lebih dekat.."Mia mulai mendekatkan wajah ke wajah kylo yang hanya berjarak beberapa meter doang.


Kylo kemudian mengangkat tangan kanannya, menutup wajah Mia dari hidung ke bawah, kylo menatap mata Mia dengan seksama. Kylo merasa mata Mia seperti wanitanya.


"Menoleh kesamping.." perintah kylo kepada Mia, membuat orang-orang disekitarnya menyerngitkan alisnya. Mereka bingung dan tanda tanya dengan apa yang sejak tadi kylo perbuatan.


Saat kylo melihat wajah Mia dari samping membuat dia yakin, bahwa wanita didepannya benar wanitanya. Bibir Kylo tersenyum begitu tipis hingga tidak ada orang yang mengetahuinya.


"Akhirnya aku menemukan mu.." batin kylo bersorak.


"Sudah terimakasih.." kata kylo ke Mia, membuat Mia berdiri tegak dan kembali ke posisi nya tadi.


"Radit, berkas." Perintah kylo untuk berkas yang harus dia tanda tangani.


Radit menyerahkan berkasnya lalu kylo menandatangani berkas tersebut menyerahkan berkasnya ke Aiden untuk bisa ditandatangani oleh Mia.


Aiden yang menerima berkas tersebut menyuruh Mia untuk menandatangani nya. Setelah mereka taken kontrak dengan disaksikan staf masing-masing.


Kylo berdiri menuju Mia. "Terimakasih, mohon bantuannya semoga kerjasama kita sampai seterusnya, mungkin hingga maut memisahkan." Kata kylo menarik tangan Mia untuk berjabat tangan, sedang Mia bingung dengan apa yang diucapkan oleh kylo.


Kylo kemudian kembali duduk disampingnya Radit.


"Mohon perhatian, Mia akan menjelaskan pemotretan hari ini, saya persilahkan." Kata Aiden.

__ADS_1


"Terimakasih, pertama-tama saya mengucapkan terimakasih atas kerjasama ke dua bela pihak dalam kerjasama ini semoga menjadi kerjasama yang baik untuk seterusnya. Jadi disini saya akan menjelaskan beberapa hal teknisi untuk tim saya dalam menjalankan tugas fotografer..." Mia pun menjelaskan poin apa saja yang akan dia lakukan ketika pemotretan berlangsung. Kylo tak pernah melepaskan pandangannya dari Mia.


"Suara ini, suara yang ingin aku dengar setiap saat, Mia aku adalah wanitaku, maaf kesalahanku karena tidak mengenalimu tadi." Monolog kylo.


Hingga Mia selesai menjelaskan kylo tetap saja terus memandangi Mia.


Lalu merekapun menuju ruangan studio untuk pemotretan, kylo sudah bersiap di depan sana, melakukan pose dan Mia yang mengambil dengan baik. Proses tersebut berjalan hampir dua jam, karena foto kylo akan dijadikan cover majalah V dan foto profil manajemennya.


"Terimakasih atas kerjasama, semuanya kerja dengan bagus." Akhir Mia Setiap pemotretan selesai selama ini dia lakukan.


Tim Mia dan para staf kylo bertepuk tangan tanda akhir pemotretan hari ini.


Kylo sendiri langsung mendekati Mia yang sedang memilih foto mana yang bagus di komputernya.


"Boleh saya ikut memilihnya juga" kata kylo setengah berbisik disamping telinga Mia, membuat Mia refleks menoleh, hampir saja Mia mencium pipi kylo yang sedang melihat ke depan, jarak mereka terlalu dekat bagi Mia.


Mia menjauh sedikit badannya untuk kylo Agar dia bisa melihat dengan jelas.


"Kenapa kamu menjauh." Kata kylo yang masih berdiri setengah membungkuk badannya itu, menatap Mia dengan inten.


"Hah apa?" Balas Mia menatap kylo balik, dengan wajah yang menggemaskan menurut kylo.


Kylo yang melihat itu tersenyum tipis kepada Mia, mengusap kepala dengan lembut, Mia yang dilakukan seperti itu merinding seketika, mengapa kylo bisa melakukan seperti itu?


"Saya pamit dulu, karena ada jadwal selanjutnya, apa pun foto yang kamu pilih saya akan menyukai. Sampai jumpa Mia." Pamit kylo meninggalkan Mia yang termenung dengan segala tingkah kylo yang begitu janggal sejak tadi.


Setalah melakukan hal tersebut kepada Mia, kylo melenggang pergi untuk jadwal selanjutnya.


Mia yang diperlakukan seperti itu mengerjapkan matanya berkali-kali.


"Tadi itu apa? Kenapa dia melakukan itu sama aku?" Batinnya


Sea melihat perilaku kylo dibuat speechless, seorang kylo yang terkenal dingin kepada wanita begitu manis ketika bersama dengan Mia.


"Mi.. kayaknya Kylo suka sama Lo deh" bisik sea mengagetkan Mia.


"Astaga, kaget tahu, ngapain sih bisik-bisik segala." Sentak Mia mengelus dadanya.


"Maaf, maaf, gue nggak sengaja" cengir nya.


"Kamu tadi bilang apa?" Tanya Mia dengan matanya mengamati hasil foto kylo di komputernya.


"Gue bilang, kayaknya kylo suka sama Lo deh, dari awal masuk hingga selesai pemotretan tadi matanya selalu tertuju sama Lo. Lo enggak ngerasa aneh"


"Memangnya kenapa? Wajar kali klien ngelihatin kita, mungkin dia lagi mengamati kita kayak atau tidak, kan dia selebritis terkenal."


"Bukan begitu maksud Gue, dia beda sama Lo, gimana ya jelasnya, Dia itu terkenal dingin apalagi sama wanita, kebanyakan staffnya itu cowok, kalau pun ada yang cewek jarak berdekatan mereka sekitar 2 m lah. Pokoknya cewek-cewek nggak boleh begitu dekat sama dia."


"Mungkin dia tidak mau punya skandal, apalagi dia artis terkenal, makanya dia menghindari kontak dari lawan jenis." Pikir Mia positif.


"Gue yakin dia tertarik sama Lo, kalau dia tidak tertarik sama Lo, dia nggak akan mengusap kepala Lo tadi dengan lembut, gue lihat dengan mata kepala gue sendiri dia hanya tersenyum sama Lo."


Apa yang barusan diucapkan sea menghentikan Mia memilih foto kylo.


"Paling perasaan kamu saja sea." Sangkal Mia.


"Lo kalau dibilang selalu saja begitu."


"Udah kamu sana, kerjakan apa yang harus kamu kerjakan." Usir Mia.

__ADS_1


"Mungkin itu hanya perasaannya sea, gue nggak boleh goyah, fokus Mia, fokus.." menyakinkan dirinya, sebab dalam hati kecilnya ia masih berharap dengan cinta masa lalunya.


bersambung...


__ADS_2