
kylo menghampiri Mia yang sedang berbincang dengan salah satu lansia yang ada disana. ia menepuk bahu Mia membuat Mia tersentak menoleh ke belakang. Mia senyum sumringah mengetahui orang yang menepuknya.
"Hai... "sapa kylo melambaikan tangannya.
"kok kamu ada di sini, jangan-jangan kamu ngikutin aku ya.."kekeh Mia menghampiri Kylo.
"Siapa yang ngikutin kamu, aku kesini sama mama aku." menyentil dahi Mia karena gemas.
"Auh sakit tahu..."memukul pelan dada kylo, "lalu Tante ada di mana?" Mia mengamati sekitar.
"Ada di sana bersama ibu kepala yayasan..."jawab kylo menunjukkan ke arah mamanya.
"ooh begitu, sini ku mendekat lah aku ingin mengenalkan seseorang sama kamu"
kylo melangkah lebih dekat ke arah Mia, Mia memperkenalkan Kylo ke salah satu lansia yang tadi sedang berbincang dengannya. Nenek yang bernama Maria itu salah mengerti hubungan mereka, Beliau menganggap bahwa kylo adalah kekasih Mia.
Mia yang mendapat tuduhan itu berusaha untuk menyangkalnya tapi kylo malah mengiyakan tuduhan nenek Maria kalau mereka sepasang kekasih..
Nenek Maria memuji mereka, beliau mengatakan bahwa mereka sepasang kekasih yang serasi. kylo dengan bangga menyetujui apa yang dikatakan nenek Maria, Mia yang mendengar itu hanya mendengus. bagaimana ia mau menyangkalnya jika kylo selalu menyela jawaban, apalagi melihat nenek Maria yang mempercayai, Mia memutuskan untuk diam saja karena tidak ingin melunturkan wajah bahagia nenek Maria.
Mia menyuapi nenek Maria dengan telaten saat makan siang, kylo berinisiatif untuk menyuapi Mia, berulangkali Mia mencoba untuk menghindari karena malu dilihat orang tapi kylo tetap memaksa, dengan terpaksa Mia menerimanya suapan itu, mereka makan sepiring berdua, membuat orang disekitarnya iri dengan ke romantis mereka.
Setalah makan siang kylo dan Mia mengantarkan nenek Maria ke kamar beliau untuk beristirahat. habis itu kylo mengajak Mia bertemu dengan sang mama yang ada diruangan Bu kepala.
"Assalamualaikum tante..."sapa Mia ramah ketika sudah berada di dalam ruangan.
"Walaikumsalam sayang, apa kabarnya?" mama kylo menghampiri Mia memeluk dengan hangat.
"Alhamdulillah Mia baik Tante, Tante bagaimana kabarnya?"
"Seperti yang kamu lihat, Tante juga baik." membimbing Mia untuk duduk disampingnya.
Mia tidak mengetahui kalau yang ada diruangan itu ada Siska yang duduk dipojokan dengan sorotan matanya yang tajam
__ADS_1
"Lho nyonya kenalan dengan nak Mia." sahut ibu kepala yayasan.
"Iya Bu kepala dia teman anak saya, saya juga terkejut kalau Mia ada disini."
"Jadi seperti itu, ini tadi lho nyonya yang saya ingin saya kenalkan dan bicarakan tentang volunteer anak muda yang sering datang kesini untuk membantu kami disini, tidak saja jika nyonya sama Mia sudah selain kenal." ibu kepala yayasan terkekeh..
"Benarkan jadi tadi yang ada bicarakan itu Mia, saya tidak menyangka.."
"Iya nyonya..."
"Kalau gitu gimana nak Mia bergambut Sama organisasi Tante.."tawar mama kylo menggenggam salah satu telapak tangan Mia.
"Apa Tante..?" Mia bingung menjawabnya..
"Kamu mau kan bergabung dengan organisasi Tante, karena organisasi butuh orang-orang yang peduli seperti kamu, nanti kamu sama siska bisa saling membantu sama lain."
"hah, Siska tante."
Mia menoleh ke arah sudut pojok, ia melihat Siska duduk disana dengan senyum masamnya, Mia heran dengan Siska yang berada disini, seingat dia Siska termasuk orang yang anti dalam kegiatan sosial.
"Kamu mau kan ikut Tante .." bujuk mama kylo.
"Ma jangan dipaksa Mia ikut, mama kan udah banyak orang yang membantu." Bela kylo terhadap mia membuat siska mendengus kesal.
"Hmm, Mia pikir-pikir dahulu ya tante, insyaallah kalau ada waktu luang Mia akan bantu."jawab Mia membuat wajah mama kylo berseri.
"Terimakasih ya Nak.." memeluk Mia dengan hangat.
mereka pun berbincang-bincang hingga tiga puluh menit, setelah itu mereka memutuskan untuk pulang, Mia juga berpamitan untuk pulang. saat ia dan lainnya menuju parkiran mobil, kylo meminta Mia menyerahkan kunci mobilnya.
"Kunci mobil mu mana?" tanya kylo yang berada disampingnya.
"Didalam tas kenapa?"
__ADS_1
"Sini aku pinjem dahulu.." ujar Kylo menengadah tangan kanan. Mia otomatis meraih kunci yang ada di dalam tasnya.
"Ini, buat apa sih?" kata Mia memberikan kunci itu pada kylo.
"Dit tangkap.." kata kylo melemparkan kunci mobil Mia ke arah Radit, untuk Radit bisa menangkapnya. Mia yang melihat hal tersebut dibuat bingung.
"Kenapa kunci aku kamu kasih Mas Radit."
"Dit Lo bawa mobil Mia, Mia pulang sama aku." sahut Kylo, Radit pun mengiyakannya.
"Ky, kamu kok gitu, aku bisa pulang sendiri.."Protes Mia tak terima.
"Pokoknya kamu pulang sama aku titik." Jawab kalau tidak mau dibantah.
Mia pun terpaksa mengikuti keinginan kylo, sebab buang-buang waktu jika harus berdebat dengan kylo, akhir-akhirnya ia akan kalah.
Kylo menghampiri sang mama untuk berpamitan, Mia juga melakukan hal yang sama dengan kylo. Mia juga berpamitan dengan Siska tapi Siska hanya membalas dengan senyum masamnya. setelah itu mereka bergegas menuju mobil Kylo.
siska yang melihat Mia memasuki mobil kylo menjadi tidak suka, apalagi ketika ia melihat Radit mengendarai mobil Mia membuat ia menjadi sangat jengkel.
"Kenapa kylo pulang sama Mia sih, padahal dari tadi gue yang pengen satu mobil sama kylo, tapi Mia yang dapat, sebel gue." batin Siska menghentak kakinya
"Sis tablet duluan ya, kamu hati-hati di jalan." pamit mama Kylo.
"Iya Tante hati-hati juga, terimakasih ya Tante sudah mengajak Siska kesini, kapan-kapan Siska boleh ikut lagi kan Tante."
"tentu saja kamu boleh ikut, nanti Tante kabari ya,. Tante pulang dulu.. assalamualaikum."salam mama kylo memasuki mobilnya.
Siska yang berdiri disamping mobil mama kylo mengangguk memberi senyum terbaiknya, ia melambaikan tangannya sampai mobil mama kylo menjauh.
Raut wajah Siska seketika berubah menjadi lebih tajam penuh kedengkian. ia mengepalkan tangan tak terima dengan apa yang ia lihat tadi, ia bertekad untuk bisa mendapatkan kylo apapun yang terjadi. bagaimana pun ia ingin menjadi bagian dari keluarga Radjasa.
bersambung....
__ADS_1