
Flashback 2 hari yang lalu.
Mia sedang menyuguhkan minuman dan cemilan kepada tamu yang datang hari ini. Tamu tersebut adlah tamu kehormatan, siapa yang tidak kenal seorang kyai pemilik pondok pesantren besar disalah satu kota tempat Mia tinggal dan ada juga keluarga pak lurah yang turun hadir beserta keluarganya.
Hari ini rumah Mia begitu ramai bukan karena kedatangan kamu tapi ada para tetangga yang datang membantu pembangunan tenda untuk acara nikahan kakak sepupunya.
Suasana ruangan tamu menjadi Semakin serius ketika kedua kelaurga mengutarakan maksud dan tujuan mereka.
"maksud kedatangan kami sekeluarga, kami ingin meminang putri bapak jika berkenan." kata Pak kita kepada ayah Mia.
"Saya juga seperti itu, anak saya ingin menjadikan putri bapak sebagai istrinya." timpal pak lurah.
"Wah, saya merasa terhormat dengan Maksud dan tujuan pak lurah dan pak kyai datang ke rumah saya tapai semuanya saya serahkan kepada putri saya, karena anaknya yang akan menjalankannya." jawab ayah Mia bijak.
"Bu, Ayah minta tolong panggil Mia kemari." pinta Ayah mia.
Ibu Mia pun memanggil putri sulungnya, sang ayah menjelaskan maksud dan tujuan kedua keluarga terhormat itu dapat ke rumah mereka kepada sang anak.
Mia yang mendengar penjelasan sang ayah sontak kaget, sebab ia sudah menerima cincin pemberian kylo meski belum memakai secara benar hanya ia buat sebagai liontin.
"Bagaimana Nak Mia, kami akan menunggu nak Mia untuk menjawab dan memilih salah satu dari kelaurga kami berdua." kata pak lurah.
"Sebelumnya saya minta maaf terlebih dahulu, karena ini begitu mendadak bagi saya, kemungkinan saya butuh waktu untuk memikirkannya." jelas Mia sesopan mungkin
"Kami tahu Nak, kamu bisa sholat istikharah terlebih dahulu untuk menentukannya. atau nak Mia bisa berkenalan terlebih dahulu terhadap anak bapak dan anak pak lurah." kata pak kyai memberikan solusi.
"Benar apa yang dikatakan pak kyai, nak Mia bisa berkenalan terlebih dahulu." sahut pak lurah.
Mia hanya bisa menghela nafas beratnya, sebenarnya ia masih berat untuk menerima ini semua.
"Saya akan mencobanya tapi jika saya kurang nyaman maka saya harap bapak kyai dan bapak lurah untuk harap maklum saya mundur." ucap Mia mengajukan syarat.
__ADS_1
"Apa lagi syarat yang ingin nak Mia ajukan Selain syarat tadi." ucap pak kyai.
"Untuk sekarang, cukup seperti itu pak kyai." jawab Mia.
setelah hari itu ke dua pemuda dari anak pak kyai dan pak lurah datang ke rumah mia untuk mengenal Mia lebih dekat tapi hati Mia tetap terkunci, Mia tidak tertarik kepada kedua pemuda itu, ia hanya menghargai seseorang yang mau dekat dengan dia.
End Flashback...
Mobil yang ditumpangi kylo tiba di samping rumah Mia, kylo melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa rumah Mia dihiasi oleh tenda pernikahan, pikirannya berkecamuk, ia berharap bahwa ini hanya acara biasa bukan acara pernikahannya yang ia pikirkan sekarang ini.
kylo keluar dari mobilnya, ia berjalan tergesa-gesa untuk segera masuk kedalam tenda itu. pertama kali ia masuk ia menyakini ini adalah tenda pernikahan.
"Tidak mungkin, Mia tidak akan menikah." monolog kylo menggelengkan kepalanya. mata elangnya menatap sekeliling mencari sosok yang ia rindukan.
Ia menatap orang-orang yang berlalu lalang, Semakin ia masuk kedalam tenda itu semakin ia yakin jika ini adalah pesta pernikahan Karena ia melihat pelaminan tepat di depan matanya.
"Ini tidak mungkin... Mia tidak mungkin menikah." lirihnya sendu.
sampai ada rombongan wanita yang keluar dari dalam rumah, ia menelisik sampai ia menemukan sosok yang dirindukan sedang berbicara dengan seseorang seperti memberi intrupsi.
sontak membuat kylo segera melangkah kakinya dengan cepat untuk mendekap sang pujaan hati ke dalam pelukannya.
"akhirnya aku menemukan mu." gumam kylo memeluk Mia dengan erat. Mia yang dipeluk seperti itu pun kaget.
"Ky..." panggil Mia lirih, meresapi pelukan pemuda yang telah masuk kedalam hatinya.
kylo melepaskan pelukannya ia menatap Mia dengan begitu memuja, ia membelai wajah Mia. mata kylo menelisik setiap badan Mia, berusaha menemukan Sesuatu tapi yang dia tidak menemukan sebuah cincin yang bertengger di jari Mia membuat ia tersenyum lega.
Tapi sudut matanya menangkap sesuatu yang seketika membuatnya berbunga-bunga. yakni sebuah cincin pemberian yang bertengger di kalung Mia. Kylo spontan menarik Mia kedalam dekapannya..
bibir indahnya terus melengkung, ia tahu bahwa Mia sudah membuka hatinya kepadanya, dan tinggal selangkah lagi Mia akan menjadi miliknya..
__ADS_1
"Ky lepas, kamu apa-apain sih, malu dilihat orang." kata Mia mencoba melepaskan dekapan kylo.
"Biarkan sepeti ini sayang." ucap kylo terus memeluk Mia, hingga suara menggelegar membuat kylo melepaskan pelukannya.
"Berani-beraninya kamu memeluk anak saya." suara tegas ayah mia.
kylo sontak menoleh ke sumber suara itu, ia bisa melihat pria paruh baya yang mirip dengan Mia, kylo meyakinkan bahwa pria itu adalah ayah Mia.
Ayah Mia melangkah kearah kylo. "Berani-beraninya kamu memeluk anak saya?" Ulang ayah Mia. "Lancang sekali kamu." lanjutnya.
"Saya minta maaf, bukan maksud saya bersikap seperti tadi." kata Kylo.
"Mia masuk kamu Nak.."perintah sang ayah. mia pun mematuhi ayahnya sambil melihat kearah kylo, mia khawatir ayahnya akan melakukan sesuatu kepada Kylo.
"Siapa kamu, berani kamu berbuat seperti itu kepada anak saya." kata ayah Mia dengan tegas.
"Perkenalan nama saya Kylo Radjasa, saya seseorang yang mencintai anak bapak, ijin kan saya memilikinya." kata kylo membuat Mia menghentikan langkahnya.
Ayah Mia yang mendengar penuturan pemuda entah dari mana itupun membelalakkan matanya.
"Ijinkan Saya menikahi putri bapak, karena saya begitu mencintainya dan saya berjanji akan membahagiakan apapun yang terjadi." ucap kylo sekali lagi. membuat suasana menjadi riuh.
Ayah Mia terdiam sejenak dan memandangi kylo dari atas hingga bawah, ayah Mia tahu bahwa pemuda Dihadapan ini begitu serius dengan ucapan.
"Baiklah, tapi ada syaratnya." jawab ayah Mia.
Bersambung.
jangan lupa kritik dan saran
terima kasih
__ADS_1