
Keesokan harinya Kyo sudah berada di parkiran basemen apartemen Mia. Ia sudah mengatakan kepada Mia jika ia akan menjemputnya. Kylo memakai maskernya untuk menutupinya wajah lebamnya. Ia menunggu Mia di dalam mobil hingga ia bisa melihat Mia menghampiri mobil kylo.
Mia berjalan tidak menaruh curiga apapun, ia membuka pintu mobil seperti biasanya, Mia bertekad menyelesaikan masalah di antara mereka berdua.
"Selamat pagi.." sapa kylo.
"Pagi.." jawab Mia mengerutkan dahinya. "Tumben Kylo pakai masker segala." Batin Mia Heran.
Setelahnya tidak ada obrolan yang berarti, kylo membawa Mia ke suatu tempat yang bisa membuat mereka mengobrol dengan nyaman, yakni rumahnya.
mereka sampai di kediaman kylo, "sebaiknya kita bicara di taman belakang saja." kata kylo, "Aku mau ke dapur dulu, kamu ke taman terlebih dahulu." lanjut kylo. Mia menuruti perkataan kylo, ia menuju taman belakang.
Kylo meminta asisten rumah tangganya untuk membuat minuman dan cemilan, setelah itu ia menuju taman belakang.
Mia menatap taman kylo sedikit ada perubahan dari sebelumnya.
"Seperti kylo merubah tata taman belakangnya." batin Mia melihat taman belakang itu nampak familiar baginya.
Mia menuju meja yang ada di teras belakang, meja itu menghadap ke depan taman yang sedang direnovasi.
Mia mendengar suara langkah kaki menuju kearah dirinya, ia tahu bahwa itu langkah kaki Kylo. kylo duduk di kursi sebelah Mia. seketika suasana menjadi canggung. Mia meluruskan pandangan ke depan
"Ky, aku baru tahu kamu merenovasi taman kamu?" tanya Mia mencairkan suasana canggung diantara mereka.
"menurut mu bagaimana?"
"Bagus, semakin hidup." jawab Mia.
"Permisi den, bibik mau meletakkan ini." pelayan kylo menginterupsi pembicaraan mereka berdua.
"Terimakasih bik.." sahut Mia.
"Sama-sama non, kalau begitu saya pamit ke dapur." jawab pelayan kylo meninggalkan mereka berdua.
__ADS_1
Saat Mia akan menyeruput minumannya, ia masih melihat kylo masih memakai maskernya. Mia terheran dibuatnya.
"Kamu tidak kepanasan pakai masker kayak gitu?" ditanya seperti itu kylo melepaskan maskernya, betapa terkejutnya Mia melihat wajah kylo babak belur.
Reflek Mia mengulurkan tangannya ke wajah kylo. Mia sangat khawatir.
"kenapa wajah kami jadi seperti ini?"
"Aku pantas menerima nya." kylo menatap intens Mia.
"Maksud kamu apa?"
"karena aku menyentuh ini." lirih kylo mengusap bibir bahwa Mia membuat Mia menegang. mata kylo tak terlepas dari bibir ranum Mia. "Tapi aku memang pantas mendapatkannya."
"Siapa?", cicit Mia menundukkan wajahnya. kylo menarik dagu Mia agar Mia melihat matanya.
"Tidak penting siapa yang memukulku. tidak sebanding dengan apa yang telah aku lakukan kepada mu."
"Tapi tidak pakai kekerasan ky." cicit Mia, jantungnya berdebar dengan kencang saat mata mereka saling tatap satu sama lainnya.
"kamu tidak perlu tanggung jawab, anggap saja kemarin sebuah ketidaksengajaan." bantah Mia.
"Tapi aku memaksa untuk bertanggung jawab atas apa yang aku perbuat."
"Tidak usah Ky." tolak Mia. Mia menatap ke arah lainnya semakin ia menatap kylo semakin jantung akan pecah.
"Bolehkan setelah taman ini jadi aku melihatnya?" pinta Mia mengahlikan pembicaraan mereka, kylo tahu itu.
"Boleh, karena taman ini kelak akan menjadi milikmu." sontak Mia menatap kearah Kylo.
"Maksud kamu apa?"
"Apakah taman itu tidak nampak familiar bagi mu?." Mia menyerngitkan dahinya tanda ia tak mengerti.
__ADS_1
"Aku membuatnya khusus untuk kamu, kelak kamu yang akan menata dan merawat taman ini. dan kamu bisa melihat anak-anak kita bermain-main di taman ini " kata kylo dengan suara lembut, tangan kylo membelai rambut Mia dengan sayang.
"Ky.." lirih Mia shock dengan apa yang ia dengar.
"tapi Kenapa?" cicit Mia.
"Karena aku mencintaimu..." Sontak jawaban kylo membuat mata Mia terbelalak.
"Tidak mungkin, bagaimana bisa?" Gumam Mia menggeleng-gelengkan kepalanya tak percaya.
"Semua bisa terjadi Mia, sama seperti perasaanku terhadap kamu."
"Tapi bagaimana bisa?, kami pasti bohong kan, Ky jangan bercanda." sangkal Mia.
"Tatap mata aku, kamu tahu aku seperti apa!? aku tidak pernah bohong akan perasaan ku." kata kylo dengan serius. Mia mencoba mencari kebohongan di kedua mata kylo tapi ia tidak mendapatkan.
"Jadi semua benar." batin Mia masih shock.
"Aku akan bertanggung jawab, kamu jangan cemas, aku akan bilang ke orangtuaku dan orangtuamu, bahwa aku serius sama kamu." lanjut kylo menyakinkan Mia.
"Tapi tidak perlu berlebihan seperti ini Ky. Belum tentu kamu menerimanya." sangkal Mia sekali lagi. kylo tahu menyakinkan Mia tidak muda tapi Mia akan berusaha berjuang untuk mendapatkan Mia seutuhnya.
"Bagiku semua tidak berlebihan, dari awal aku tidak pernah menganggap mi sebagai teman tapi sebagai wanita yang aku cintai. Aku tahu apa yang aku katakan membuat kamu kaget, tapi ini kebenarannya."
"Aku sayang kamu Mia, sejak 4 tahun yang lalu, kamu anugerah yang terindah Tuhan kirim buat hidup aku."
"Tapi aku.. aku.."
"Aku tahu, kamu masih bingung dengan situasi saat ini tapi, aku akan menunggu mu seperti 4 tahun aku menunggu."
"Ky.. aku.. aku.."
"Tidak perlu aku jawab sekarang, yang perlu kamu tahu aku serius berhubungan dengan mu." kata kylo menenangkan Mia.
__ADS_1
Mia bingung akan situasi saat ini, semua serba mendadak baginya..
bersambung....