Kutukan Brondong

Kutukan Brondong
part 32 Berkenalan dengan Orangtua Kylo


__ADS_3

Sudah seminggu kejadian Siska yang menyerang Mia, siska sendiri sudah menjalankan hukumannya. Sedangkan Mia bersiap-siap untuk menghadiri acara keluarga Radjasa.


Mia memasukan peralatan kamera yang akan ia bahwa dalam acara sosial dan pertunangan yang akan diadakan oleh keluarga kaya raya Radjasa.


Sea mendatangi Mia membawa kostum yang akan mereka gunakan.


"Semua barang udah beres." Tanya sea menenteng 2 gantungan baju yang akan Mia pakai.


"Sudah beres semua tinggal ini yang belum dimasukkan kedalam mobil."


"Baik, kalau begitu Lo ikut gue, gue harus merubah penampilan Lo supaya camer Lo terkesan." Sea Mengedipkan sebelah matanya.


"Kamu ngomong apa sih, nggak jelas."


"Udah ayok ikut gue biar barang ini diurus yang lainnya, Karin tolong bahwa barang ini ke mobil." Tunjuk sea ke tas yang ada dimeja.


"Siap kak."


Sea menarik Mia menuju ruang make up yang berada di sudut studio.


"Gih buruan ganti baju, gue Uda siapin semua, Lo pokoknya harus pakai." Mendorong Mia ke ruang ganti pakaian.


Mia mengganti pakaian dengan pakaian yang di bawa oleh sea. Sebuah celana kain hitam dipadukan dengan kemeja wanita berwarna biru muda. Terkesan sederhana tapi masih bisa pakai untuk acara formal dan informal.


Selain itu Mia menggunakan high heel untuk menunjukkan penampilannya.


"Emang harus pakai ini Se.. nanti kalau kaki pegal gimana?" Menunjuk sepatu hak tinggi.


"Ya ampun itu cuma 8 Senti. Enggak tinggi-tinggi amat juga, Udah Lo ikutin aja. Sini wajah Lo gue tancap biar tambah cantik." Sea mendudukkan Mia di kursi make yaang ada disana.


"Aku nggak mau menor ya se.. aku suka yang natural."


"Iya beras, Lo terima aja gue tahu kok selera Lo kayak apa."


Sea mendandani Mia dengan make up yang natural, kalem seperti permintaan temannya, Sea tahu bahwa Mia itu cantik alami, jadi ia hanya memoles sedikit yang menonjolkan kecantikannya.


"Sudah selesai, gimana? Sesuai selera Lo kan? Tinggal nata rambut Lo, berhubung Lo bakal gerak ke sana kemari, rambut Lo gue ikat satu kebelakang."


"Terserah kamu yang cocok gimana?" Mia sudah pasrah dengan apa yang dilakukan sahabatnya terhadap dirinya.


"Perfect.. tinggal semprot minyak wangi."


Dirasa sudah selesai oleh Mia, Mia memutuskan ingin keluar dari ruang make itu


"Eh tunggu Lo mau kemana?"


"Iya mau keluar lah Sea.. Uda selesai kan?"


"Jasnya mana? Tanya sea mencari jas yang satu paket tergantung sama kemeja biru muda.


"Jas yang mana? Kamu cari jas apa sih?"


"Itu Lo jas yang tergantung sama kemeja yang Lo pakai ini, bukannya Udah satu paket kok nggak ada."


"Ooh jas warna item itu?"


"Iya Lo taruh mana?"

__ADS_1


"Ada di ruang ganti,aku gantung disana?"


"Ya elah Mia, itu juga harus Lo pakai, kenapa malah cantolin segala sih." Menepuk jidatnya Sea berlari mengambil jas tersebut.


"Ini pegang, entar kalau waktu masuk acara pertunangannya Lo pakek ini jas."


"Ribet amat sih sea, kita kan cuma moto doang nggak ikut acara pestanya."


"Meskipun begitu, kita harus tampil baik anggap aja ini buat menjaga nama baik perusahaan, toh ini acaranya orang kaya jadi kita harus menyesuaikan penampilan kita."


"Iya-iya.." jawab Mia ogah-ogahan membawa jas tersebut.


Tim fotografer Mia telah sampai di hotel pinggir pantai yang Minggu lalu kylo dan Mia kunjungi, memang acara disana. Mia mengecek barang yang ia bawa dan men briefing timnya untuk acara hari ini agar tidak terjadi kesalahan saat bertugas


Tanpa sengaja mata sea melihat kehadiran Siska dengan artis ibu kota yang bernama Angel.


"Mia.. bukannya itu Siska, kok bisa di datang kemari." Menepuk bahu Mia yang sedang menyeting kameranya.


"Itu Lho mi ada Siska, di arah jam 9." Mia mendongak kepalanya melihat arah jam 9 sesuai instruksi sea.


"Mungkin dia diundang kali." Mengangkat bahunya.


"Masak sih, kan Lo tahu sendiri yang datang ke acara ini orang-orang tertentu., Eh tapi tunggu, itu kan Angel, ooh jangan-jangan ia datang sama angel."


"Siapa Angel.", Celetuk Mia.


"Itu wanita yang rambutnya pirang disebelah Siska, artis ibu kota temannya si nenek lampir, masak Lo nggak tahu?."


"Ohh, gue nggak tahu.." jawab Mia datar.


"Emang sih di bukan artis terkenal masih artis c tapi kalau bisa diundang ke acara ini pasti mereka punya koneksi." Pikir sea.


Mia membawa kamera untuk memotret kegiatan acara tersebut, ditengah-tengah sedang asyik memotret, Kirana Radjasa menghampirinya.


"Hai Mia.."sapanya ramah


"Oh kak Kirana..", menunduk sedikit badannya.


"Siapa Mi.." bisik Sea.


"Kakaknya Kylo."cicit Mia.


"Kamu udah dari tadi disini, kok baru kelihatan?" Tanya Kirana.


"Sudah dari tadi kak, ooh ya kak perkenalan ini sea sahabatku sekaligus rekan kerjaku dalam memotret hari ini." Mia memperkenalkan sea kepada Kirana


"Saya Sea nona."


"Kirana, panggil kak kirana aja, jangan panggil nona."


"Iya kak Kirana." Jawab sea.


"Kamu tadi datang kesini sama siapa? Atau kamu bareng sama kylo?"


"Saat kesini dengan mobil perusahaan kak, untuk Kylo nya sendiri Mia belum bertemu."


"Itu anak kemana padahal acara mau dimulai, aku pikir dia sama kamu."

__ADS_1


"Tidak kak, kan sekarang saya lagi bertugas."


"Ooh iya kau lupa, maaf ya." Kirana tersenyum atas kesalahannya.


"Mi ayo ikut aku." Menarik Mia, sea mendorong Mia untuk ikut dengan Kirana.


"Uda sana ikut." Bisik sea dengan senyuman misteriusnya.


"Kita mau kemana kak?"


"Aku mau ngenalin kamu ke papa mama aku." Jawab Kirana Entang, entah mengapa Mia menjadi grogi, padahal ini hal biasa ketika ia harus berkenalan dengan keluarga kliennya.


Mereka menuju meja depan podium dimana keluarga Radjasa berkumpul.


"Ma pa, kirana mau kenalin seseorang kepada kalian."


"Siapa sayang, teman kamu."


"Lebih tepatnya teman kylo, yang pernah Kirana ceritain sama mama itu."


"Benarkah, mama jadi penasaran sama anaknya, katamu ia bekerja di acara kita ya " jawab mama Radjasa dengan antusias.


"Iya ma, bentar ya aku panggilkan."


"Siapa ma? Tanya papa Radjasa.


"Itu cewek yang Deket sama kylo pa."


"Ooh.. lah dimana orangnya"


"Rana masih manggil anaknya"


Kirana membawa Mia ke hadapan papa dan mama Radjasa.


"Ma pa kenalin Mia, Mia kenalin ini mama papa aku sama Kylo?"


"Selamat pagi menjelang siang nyonya dan tuan, nama saya Mia Anastasya." Mia Menyapa dengan sopan


"Iya nak, panggil saja kami Tante sama Om."


"Maaf nyonya, tapi saya rasa kurang sopan." Balas Mia gugup.


"Tidak apa-apa, kebanyakan temen anak-anak panggilan seperti itu, iya kan pa?" Menyenggol lengan suaminya


"Iya panggil saja om sama Tante. Biar kita lebih akrab."


"Iya Tante dan om." Jawab Mia malu-malu.


Akhirnya mereka mengobrol ringan, Mia mulai nyaman masuk kedalam obrolan mereka, Mia kira akan laku dan formal ternyata tidak, keluarga Kylo sangat humble dan menyenangkan, mereka tidak membedakan status orang lain, tambah mereka begitu menghargai semua orang tanpa memandang status meski mereka orang kaya raya.


"Maaf Tante dan om, Mia akan melanjutkan pekerjaan Mia terlebih dahulu." Pamit Mia untuk meninggalkan obrolan mereka."


"Aduh, sayang sekali padahal banyak yang ingin Tante tanyakan sama kamu, tapi mau gimana lagi kamu harus menjalani tugasmu, kapan-kapan main ke rumah ya."


"Iya tante, kalau begitu saya permisi Tante, Om dan kak Kirana." Pamit Mia menuju sea berada.


Mia undur diri kepada orangtua kylo, ia berjalan ke tempat sea tadi untuk melaksanakan tugasnya.

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2