
Di satu sisi Siska gencar mendekati mama radjasa, Siska berfikir ia harus mendapatkan simpatik dari mama radjasa jika ingin memiliki kylo.
Siska tahu bahwa kylo adalah anak yang penurut terhadap mamanya, Siska akan memaafkan hal itu untuk mengait kylo.
Hari ini Siska berkunjung ke kantor organisasi yayasan yang menaungi para donatur bantuan yang didirikan oleh keluarga Radjasa.
Para donatur di yayasan ini semau dari kalangan atas, tak heran jika disini juga ada para kaum sosialita. dan untuk hari ini mereka mengada Galang dana untuk korban bencana alam.
Sebenarnya para donatur tidak hanya dari kalangan atas tapi ada diberbagai kalangan manapun, hanya saja acara hari ini banyak kaum sosialita kelas atas yang ikut.
Siska berjalan masuk kedalam kantor yayasan dengan angkuh dan sombong, ia langsung menuju taman belakang dimana acara di gelar.
matanya mengamati setiap sudut taman itu untuk mencari meja mama radjasa berkumpul, setelah menemukan targetnya ia berjalan menuju meja itu.
Siska jalan menuju meja mama radjasa yang sedang duduk dengan para sosialita Yang ada disana.
"Hallo Tante,..."sapa Siska beramah tamah.
"Eh Siska sudah datang kamu.." Jawab mam Radjasa cipika-cipiki dengan siska
"Baru saja, Siska datang Tante, terimakasih kasih Lo Tante sudah mengundang Siska ke acara ini, Siska tersanjung banget."
"Iya sama-sama siska., Yuk mari duduk, sebentar ya..", mama radjasa meminta tolong asisten untuk mengambil kursi yang ada dimeja sebelah.
"Selamat siang Tante." Sapa Siska kepada para nyonya yang ada di meja tersebut.
__ADS_1
"Siapa ini jeng, nampak akrab dengan jeng Radjasa?" Tanya salah satu nyonya di meja itu.
"Oh ini perkenalan namanya Siska ibu-ibu salah satu anggota baru yayasan kami."
"Saya kira ini calon mantu jeng Radjasa lho. Padahal saya ingin menjodohkan putri sama sama Anak laki-laki jeng Radjasa." Sahut nyonya yang berbaju merah.
"Jeng Broto bisa aja, dia Siska anggota baru yayasan kami, kalua soal.jodoh saya serahkan ke kylo jeng soalnya anaknya yang menjalankan kehidupan nya, sebagai orang tua hanya mendukung saja." Jawab bijak Nyonya Radjasa .
"Untung deh kalau bukan calon kylo, berarti anak saya punya kesempatan buat deketin jeng Radjasa dong,"
"Emang kenapa kalau kylo jadian sama aku."sewot Siska dalam hati. "Dasar Nyonya julid."
"Ngomong-ngomong nak siska kerja dimana?" Tanya bu Broto yang kekayaannya tidak kalah dengan keluarga kylo hanya saja orangnya sedikit angkuh.
"Saya Tante, saya bekerja di perusahaan L grafis sebagai ketua bagian kepala perencanaan." Bohong Siska agar tidak dipandang sebelah mata.
"Mungkin yang ditugaskan bukan tim saya Tante, soalnya saya ada ditim lain."
"Ooh begitu, tapi bagus perusahaannya, hasil memuaskan."
"Terimakasih Tante telah menggunakan jasa kami."
Berbincang di meja itu didominasi dengan para nyonya yang ingin mengetahui latar belakang kehidupan Siska, Siska menceritakan bahwa dia lulusan di salah satu universitas nomer 1 di ibukota jurusan manajemen, memang benar itu.
Ia bercerita mendapatkan beasiswa jalur prestasi meski dia dari keluarga mampu, karena ia ingin hidup mandiri diusia muda. Pada kenyataannya ia memang mendapatkan beasiswa melalui jalur kurang mampu, dan untuk menghidupi dirinya dan biaya lainnya ia menjadi sugar baby dikala itu.
__ADS_1
Siska juga mengatakan ia sebagai seorang anak yatim piatu yang telah ditinggal oleh kedua orangtuanya saat ia masih berkuliah semester akhir. Tapi untungnya orangtuanya meninggal saham dan properti yang berlimpah kepadanya meski ia anak tunggal. Sedang keluarga yang lainnya tidak peduli dengan keadaan siska dan hanya menginginkan harta Siska saja.
Kenyataannya orangtuanya masih hidup, dan ia memiliki seorang adik, orangtua Siska bekerja sebagai karyawan disalah satu hotel di ibukota dan ibunya bekerja membuka warung kelontong.
"Ya ampun pasti berat banget hidup kamu." Kata Bu Broto kasihan, sedang mama radjasa hanya mengusap punggung Siska sebagai penyemangat.
"Iya Tante terimakasih atas dukungannya." Jawab Siska sendu, sedikit menetes air mata. Para nyonya yang melihat nya menjadi kasihan pada Siska.
"Emang enak gue bohongi, Siska gitu." Batin siska.
"Sis, kalau kamu butuh bantuan jangan sungkan buat hubungi tante, anggap aja Tante pengganti orang tua kamu."sahut mama radjasa memuat Siska senang bukan kepalang.
"Akhirnya mama radjasa ada digenggam tangan.gue." batin siska memeluk mama kylo.
"Terimakasih kasih Tante, siska beruntung sekali kenal tante, soalnya sikap Tante mirip banget sama mama Siska yang sudah tiada."
"Iya sis, kamu bisa anggap Tante mama kamu yang tiada, sudah jangan bersedih lagi." Mengurai pelukan mereka, mama kylo memegang tangan Siska Menguatkan.
"Maaf Tante karena saya suasana menjadi sedih,.."
"Tidak apa-apa Siska kami bisa memaklumi apa lagi kalau ingat keluarga yang sudah tiada." Jawab salah satu nyonya dimeja itu.
Siska yang merasa sudah diatas angin merencanakan misi selanjutnya, ia akan membujuk mama kylo mengundangnya ke rumah mereka, sekedar makan siang atau makan malam setidak ia sudah masuk ke dalam keluarga mereka.
Meskipun mama kylo percaya dengan apa yang diceritakan Siska tidak membuat beliau dengan mudah mendukung Siska bersama kylo, mama radjasa hanya bertindak akan rasa kemanusiaan antar sesama orang yang membutuhkan. Jika ditanya soal jodoh anak-anak buat mereka yang mencarinya sendiri.
__ADS_1
bersambung....