
Setalah rangkaian acara pernikahan selesai, Mia memutuskan untuk menuju kamarnya. Ia merenggangkan sedikit tubuhnya dan segera melepas high heelsnya, Mia duduk di tepi ranjang sambil memijat kakinya.
Untuk kylo sendiri, ia sedang berbincang-bincang dengan sanak saudara keluarga Mia dengan senyum yang terus tersungging. Kylo bersyukur acara hari ini berjalan dengan lancar meski. Ko memutuskan untuk pergi ke kamar Mia sekedar beristirahat sambil membersihkan tubuhnya yang lengket karena keringat.
Saat ia membuka pintu kamar Mia, ia bisa melihat Mia yang sedang duduk di meja rias untuk membersihkan make upnya. Mata mereka saling bertemu satu sama lain, Mia merasa gugup saat kylo menatapnya dengan intens.
Kylo menutupi pintu kamar Mia dengan berlahan dan mengunci kamar tersebut. Ia berjalan menuju mia, membuat Mia keringat dingin, .ia takut kylo akan meminta hal itu sekarang.
Kylo mengusap bahu Mia sedikit membungkuk badannya. "Cantiknya istriku." Bisik kylo tepat di telinga Mia. Sesekali memberi kecupan di kepala Mia.
Mia yang mendapat pujian seperti itu tertunduk malu, kylo yang melihat wajah istrinya bersemu merah memutar tubuh Mia menarik dagu Mia agar sejajar dengan wajahnya.
Mata mereka saling bertemu. Kylo tersenyum tipis melihat wajah Mia semakin memerah. Kylo membelai pipi Mia. "Aku suka melihat wajahmu yang memerah seperti ini." Ucap kylo, reflek Mia memukul dada kylo dan memutar tubuhnya menghadap kaca rias.
"Hay baru beberapa detik kamu sudah kdrt." Goda kylo kepada sang istri.
"Mas, enggak lucu tahu." Gerutu Mia menyelesaikan tugasnya membersihkan make up, kylo sendiri duduk di pinggi ranjang tidak jauh dari tempat Mia.
"Mas kamu mandi dulu atau aku yang mandi dulu?" Tanya Mia kepada Kylo.
"Kamu duluan aja sayang, mas ingin istirahat sebentar." Jawab kylo membaringkan tubuhnya ke ranjang Mia.
Mia hanya melihat sekilas kylo yang sudah memejamkan matanya, ia kemudian melangkah kan kakinya menuju kamar mandi. Saat Mia berusaha membuka bajunya, ia mengalami kesulitan resletingnya tidak bisa di buka.
"Kok nggak bisa turun sih, apa nyandet ya." Gumam Mia berusaha menurunkan resleting. Tapi usahanya sia-sia sebab resletingnya tidak bisa di buat kerjasama.
"Aduh aku harus bagaimana?" Gumam Mia bingung menggigit bibirnya. "Apa aku minta tolong Kylo saja?" Pikir Mia, sebab Mia ingin segera mandi dan mengistirahatkan tubuhnya.
Mia membuka pintunya dan menyembul kan kepala, Mia Melihat kylo yang sedang mengecek ponselnya. Dengan mengesampingkan rasa malunya ia memanggil kylo.
"Mas, aku bisa minta tolong kamu sebentar." Sahut Mia otomatis kylo menoleh kearahnya.
"Lama juga nggak apa-apa."celetuk kylo menghampiri mia. "Ada apa?" Tanya kylo tepat berdiri di depan pintu kamar mandi.
Mia melebarkan pintunya, kemudia ia membalikkan badannya. "Bisa minta tolong bantu aku menurunkan resleting baju aku, sepertinya resletingnya nyangkut." Kata Mia.
__ADS_1
Mia tidak menyadari hal sekecil itu bisa membangunkan macan yang sedang tidur, apalagi di balik gaun itu Mia hanya menggunakan br* saja tanpa ada kain tipis membalut tubuhnya.
Kylo yang diminta hal tersebut sesekali menelan ludahnya, ia bisa melihat kulit punggung Mia yang tipis.
"Mas.." tegur Mia sontak membuat kylo sadar akan lamunannya.
"Iya sayang, mas akan bantu." Jawab Kylo.
Kylo pun membuka resleting itu dengan berlahan, ia menahan nafasnya saat ia bertatapan langsung dengan kulit putih Mia. Nafasnya memburu, nalurinya sebagai pria muncul. Kylo mendekatkan dirinya lebih dekat ke tubuh Mia, tangannya membelai punggung Mia berputar-putar di Satu garis kain yang melikar di punggung itu, seketika membuat Mia merinding.
"Mas sudah selesai?" Tanya Mia dengan tergagap. Mia bisa merasakan hembusan nafas dari kylo, hal itu seakan menyadarkan Mia akan sesuatu.
"Seperti aku salah minta bantuan sama kylo." Batinnya saat ia merasakan sebuh kecupan di punggung atasnya.
"Aku suka Harum tubuh kamu." Bisik kylo dengan suara seraknya. Membuat Mia merinding seketika. Kyk terus menciumi pundak Mia dan Tengku Mia dengan mesra dengan tangannya yang membuka kait penyangga yang ada di punggung Mia.
"Mas, Mia mau mandi." cicit Mia berusaha menjauh dari kylo tapi keduan tangan kylo yang ada dipinggang Mia menariknya untuk lebih dekat ke tubuh kylo.
kecupan demi kecupan menyusuri punggung Mia, Mia merinding seketika, hawa ruang menjadi lebih panas. kylo membalikkan badan Mia untuk berhadapan dengannya.
"kamu cantik." suara kylo terdengar serak, ia membelai pipi Mia, tangan satunya menarik tubuh Mia agar lebih dekat dengan kylo.
"Ky..."
"Hush..." kylo meletakkan jari telunjuknya di bibir Mia. "bolehkah aku mencium mu." bisik serak kylo, segera kylo melabuhkan bibirnya ke bibir Mia yang rasanya semanis Cherry itu.
Mia yang diserang mendadak seperti itu pastinya shock membeku, bingung dengan keadaan ini, hingga ia terbuai akan *******-******* yang kylo berikan pada bibirnya.
ciuman mereka semakin intens, kylo menekan tengkuk Mia untuk memperdalam ciuman mereka, kylo menggoda, sesekali menggigit bibirnya Mia. hingga bibir Mia terbuka sedikit cela itu dimanfaatkan kylo untuk membelit lidah Mia untuk menari bersama.
meski Mia membalas ciuman kylo dengan sangat amatir tapi dia berusaha untuk mengimbangi ciuman yang kylo berikan.
sedikit demi sedikit kylo membawa tubuh Mia ke sisi ranjang, gaun yang Mia kenakan sudah turun sampai pinggang Mia tanpa Mia sadari. kylo melepaskan ciumannya, bibirnya berpindah pada leher mulus Mia, bibirnya menelusuri setiap inci kulit leher Mia, memberi sensasi meremang yang Mia rasakan.
sebelum bibir kylo sampai pada aset tersembunyi yang Mia miliki, mia mencoba menjauhkan tubuhnya dari dekapan kylo.
__ADS_1
"Ky, lepaskan." sentak Mia membuat kylo menghentikan cumbuan nya.
"Kenapa?" tanya kylo mengendalikan hasratnya.
"Maaf, Tapi aku nggak bisa." kata Mia menutupi dadanya yang terbuka.
kylo menjauhkan tubuhnya, ia mengusap wajahnya dengan kasar. "Pasti Mia shock dengan apa yang aku lakukan." batinnya.
"Nggak apa-apa, aku minta maaf aku udah keterlaluan." kata Kylo merasa bersalah.
"Bukan itu, maksud aku kira tidak bisa melakukan itu sekarang." kata Mia tersipu malu.
"Kenapa." pekik Kylo. "Apa kamu kurang nyaman, maaf kalau aku tidak sabaran, aku akan menunggu kamu siap." lanjut kylo
"Maaf, bukan itu tapi aku lagi halangan." cicit Mia merasa bersalah.
"Apa?" pekik kylo lagi. "jadi kamu sedang halangan?" tanya kylo memastikan, Mia menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.
"Tapi jika aku meminta kamu siap kan?" tanya kylo penuh was-was
"iya." cicit Mia tersipu malu membayangkan apa yang akan terjadi kedepannya.
"Benarkan?."pekik kylo sehat.
"iya, apapun yang aku miliki semua sudah menjadi milik mu." jawab Mia.
"Terimakasih kasih sayang." sahut kylo memeluk Mia dan menciumi puncak kepala Mia.
"iya, mas lepasin..badanku lengket semua, aku mau mandi." pinta mia, Kylo melepaskan dekapannya.
"Sana buruan mandi, habis ini gantian sama aku sayang." ucap kylo, sebelumnya mia Memasuki kamar mandi Mia memberi satu kecupan di pipi kylo membuat kylo meleyot seketika.
bersambung...
jangan lupa kritik dan sarannya
__ADS_1
terimakasih
selamat tahun baru...