
Kylo yang telah berusaha mencari di sekitar taman memutuskan untuk kembali ke ballroom, berharap wanita itu disana. Ketika sudah sampai di depan pintu ballroom banyak orang yang pergi meninggalkan ballroom karena acaranya sudah selesai.
Mata kylo menatap setiap orang yang lewat, berusaha mencari jejak wanitanya tapi Kylo tidak menemukannya. Hingga bahunya di tepuk oleh sang asisten.
"KY Lo dari mana saja? Dari tadi Gue cari Lo ke mana-mana, tahunya Lo ada di depan sini? " tanya Radit yang sedari tadi mencarinya.
"Kylo hanya mengibaskan tangan Radit yang bertengger di bahunya.
"Lo mau cari siapa? Segitunya Lo menatap orang-orang, biar aku bantu," sambil mengikuti arah pandang Kylo.
"Dit, Gue udah ketemu sama dia, dia tadi ada disini, bodohnya Gue nggak nahan dia, kata Kylo.
"Hah, wanita yang Lo cari itu, Lo yakin dia ada di sini, kan Lo enggak tahu wajahnya seperti apa?"
"Gue yakin dengan apa yang gue lihat, dia ada disini tadi Gue ngobrol sama dia, sayangnya setelah gue yakin dianya pergi." Yang masih terus memperhatikan orang disekitarnya.
"Lo udah cari apa yang gue minta tadi?"
"Masih diproses sama orang kita, tunggu 1 jam lagi, sulit buat nembus nama-nama siapa saja yang hadir, Lo tunggu aja sebentar."
"Ky gue rasa orang yang Lo cari enggak ada disini, soalnya orang-orang sudah meninggalkan tempat ini, kan acara sudah selesai 15 menit yang lalu, lebih baik Lo istirahat di kamar, entar kalau ada info gue kabari." Menepuk bahu Kylo.
Kylo hanya menghelakan nafasnya, kylo merasa gagal karena tidak dapat menemukan wanitanya, pahala tinggal sedikit lagi.
Sedangkan Mia sekarang sudah berada di Kamar hotelnya yang dia tempat dengan Sea.
"Mi. Lo tadi ke mana aja saat keluar dari acara, enggak ada yang godain Lo kan?"
"Aku tadi ke taman, melihat pemandangan di sana." Jawab Mia merebahkan tubuhnya di ranjang.
"Gih sana ganti baju, habis itu kita ke rooftop, dekat kolom," katanya di sana ada party buat perayaan tahun baru, ada pesta kembang apinya juga, untung saja acaranya selesai jam 10.30, ada waktu buat siap-siap party," Sea begitu antusias.
"Kamu aja yang naik sama yang lainnya, aku mau di kamar aja, ngantuk Se.. aku enggak suka kebisingan". Kata Mia bangkit dari tidurnya melangkah ke kamar mandi untuk menghapus make up dan ganti baju.
"Dasar itu anak, selalu aja ada alasan kalau mau di ajak senang-senang.' Gerutu Sea sebal.
__ADS_1
Sedangkan kylo sedang menunggu dengan cemas, informasi yang akan diberikan oleh sang asisten, kylo melepaskan style jas dan dasi ya, membuka 2 kancing teratas kemejanya, duduk dengan cemas menghadap pemandangan luar hotel.
Satu jam berlalu, dan sampai sekarang asistennya belum menghubungi nya terkait informasi yang dia minta. Karena tidak sabaran kylo menghubungi sang asisten.
"Hallo, Lo dimana? Sudah dapat apa yang Gue minta?"
"....."
"Apa ?Lo sudah lift, Gue tunggu Lo, cepetan."
Kylo membuka pintu kamarnya dia melihat sang asisten yang terengah-engah karena lari.
"Gimana info yang gue minta Lo Uda dapat."
"Bentar, kasih gue minum dulu, menyelonong masuk kedalam segera mengambil air minum."
Kylo hanya mengikuti sang asisten, kemudian duduk dengan wajah yang serius.
"Dit,gue butuh info Lo cepetan."
"Hmm,Lo dapat info kan?"
"Huh, jadi menurut informan kita, tim S memang datang kesini untuk menghadiri acara penghargaan tersebut, dan rata-rata mereka sering hadir cuma orang lain nggak ngeh kalau yang hadir itu tim S, yang jadi masalah ada salah anggota tim S sama sekali tidak pernah datang ke acara tersebut. Untuk lebih jelasnya orang tersebut belum tahu,?"
"Terus ada lagi, gue butuh info mereka lebih detail dit."
"Dari buku tamu sendiri mereka datang berlima 2 cewek 3 cowok itu termasuk CEO mereka Aiden. Info untuk 2 cewek tersebut masih belum ada, karena informasi mereka Sangat dirahasiakan."
"Terus gue tanya sama Lo, Lo yakin itu cewek yang Lo incar dari dulu."
"Gue yakin sekali meski gue tidak enggak pernah melihat wajahnya, tapi mata dan suaranya gue kenal, firasat gue yang menuntut gue ke dia.."
"Satu lagi, besok mereka mengadakan pameran foto yang akan diadakan besok, dia tadi bilang ke Gue tentang pameran foto itu, dan tugas Lo cari tiket buat pameran tersebut, tempatnya Diaman sekaligus jam berapa?."
"CK Ky Lo apa enggak bisa nunggu gue istirahat dulu, capek tahu ngurusin Lo, ditambah cari info sana sini."
__ADS_1
"Lo akan asisten gue, sudah jadi tugas Lo, Lo enggak usah banyak omong."
"Iya-iya gue paham, Ky pukul 23.30 Lo harus menghadiri pesta yang diadakan di atas rooftop hotel dekat kolam, nanti gue jemput Lo buat ke sana, Lo istirahat dulu mumpung masih jam 23.00.."
"Dit, Lo aja yang datang ke sana Gue mau di kamar saja."
"Beneran Lo enggak mau ikut, kalau nanti di pesta ada wanita yang selama ini Lo cari gimana?"
"Gue yakin dia enggak kan datang ke pesta seperti itu." Kylo beranjak dari duduknya melangkah mendekati jendela, memasukkan kedua tangan di saku celana.
"Lo yakin, dia enggak akan datang, bisa jadi entar dia datang."
"Gue yakin, intuisi Gue mengatakan seperti itu, Lo pergi saja ke pesta itu, mungkin Lo bisa dapat info dari sana."
"Oke, kalau merasa seperti itu, gue pamit."
Di kamar lainnya, Mia sudah berada di ranjangnya mengistirahatkan tubuhnya.
"Lo beneran enggak mau ikut Mi.. selagi kita di sini jarang-jarang lo kita bisa ngumpul lengkap begini di hari tahun baru." Bujuk sea
"Aku mau tidur, kamu pergi saja salam sama yang lain."
"Lo nggak asyik, kalau begitu gue pergi dulu, bye." Mia hanya melambaikan tangan ke sea.
Menit berganti menit detik berganti detik menanti bergantian tahun, Mia berdiri di atas balkon menikmati semilir angin yang menerpa wajahnya.
Mia menikmati setiap pemandangan yang ada di negara ini, merekam setiap sudut pemandangan yang dia lihat, sesekali melihat ke langit.
Lain halnya di lakukan Mia, Kylo masih berdiri di dekat jendela dengan posisi yang masih sama. Entah apa yang dipikirkan ke dua insan anak manusia itu, Sampai detik demi detik pengunjung akhirnya tahun sampai bunyi kembang api mengalikan ke dua mata insan tersebut untuk melihat betapa indah semarak akhir tahun. Ke dua mata mereka memejamkan mata memanjat kan doa.
"Tuhan semoga tahun ini menjadi tahun yang lebih baik dari sebelumnya, dan aku akan menerima takdir yang Kau berikan kepadaku. Karena aku ingin bahagia." Monolog mia
"Pertemuan kan aku dengan dia, jadikanlah aku takdirnya, maka selangkah lagi aku dapat membahagiakannya." Batin Kylo
bersambung
__ADS_1