Kutukan Brondong

Kutukan Brondong
Part 74 Jawaban Mia..


__ADS_3

Orangtua Mia menemui Mia saat mereka tahu ada tamu yang datang menemui anaknya.


Tok..tok.. "nduk ayah sama ibu mau bicara nduk." Kata ayah Mia mengetuk pintu kamar anaknya. Mia sendiri sedang mengadu kepada sang pencipta dengan hati yang begitu gamang.


"Iya yah sebentar.." sahut Mia melepaskan mukena. Mia segera membuka pintu kamarnya. "Maaf lama yah, Mia habis sholat dhuhur."


"Iya tidak apa-apa nak, tadi kata si mbok ada tamu dari pondok pesantren tumben mereka ke sini tidak mengabari ayah." Ucap sang ayah.


"Mereka memang dari pondok pesantren tapi bukan dari keluarga pak kyai." Jawab mia sendu.


"Memang ada apa nduk, kenapa wajah sedih seperti ini, apa yang mereka bicarakan sama kamu?" Tanya ayah Mia membawa sang anak kedalam dekapannya.


Mia menceritakan maksud dan tujuan mereka datang kemari dan isi surat dari kylo.


"Hati Mia sakit saat mendengar wanita itu menyuruh Mia melepaskan kylo yah, bagaimana pun usaha Mia untuk mencoba tidak memiliki perasaan terhadap kylo tapi tetap saja rasa itu muncul seiringnya berjalannya waktu. Dan semakin hari semakin menyiksa Mia yah." Lirih Mia di dalam dekapan sang ayah.


Sang ayah membelai surai sang anak dengan penuh kasih sayang, menyalurkan rasa sayang yang beliau miliki.


"Ayah tahu, apa yang kamu rasakan, sebagai orangtua ayah akan selalu mendukung keputusan nduk, kalau kamu sudah yakin akan hatimu saat ini, apakah kita selesaikan syarat yang kita ajukan." Solusi ayah Mia.


"Jangan ayah, sebaiknya kita selesai persyaratan itu agar tidak ada konflik ke depannya." Cegah Mia.


"Kalau begitu kita lanjutkan persyaratan itu, meskipun kamu sudah mendapatkan jawabannya."


"Iya Ayah, terimakasih yah telah mendukung Mia."


"Sama-sama nak, yang penting kamu bahagia ayah ikut bahagia."


Dua Minggu telah berlalu hari ini Mia akan memberitahukan keputusannya, sekrang mereka sedang berkumpul di aula masjid yang berada di pondok pesantren Al hikmah, kylo duduk di dampingi oleh sang asisten Radit sebab ornagtua kylo berhalangan hadir.


Ketiga pemuda itu berharap-harap cemas menantikan sebuah jawaban yang akan disampaikan oleh ayah Mia sebagai perantara anak mereka memberi jawaban.


Selain itu ada keluarga bunga yang datang ke acara itu, mereka menyakini bahwa yang akan dipilih adalah anak dari pak kyai secara kaluarga Mia dan pak kyai begitu dekat.


"Terimakasih atas hadirnya keluarga paka luriah dan pak kyai selaku tuan rumah dan juga nak kylo untuk mendengarkan jawaban lamaran atas anak saya." Kata sambutan ayah Mia.


"Sebelumnya saya meminta maaf jika keputusan ini akan menyakiti hati orang-orang yang ada disini." Lanjut ayah Mia.


"Anak kami Mia sudah memberi kami jawaban atas keputusannya dan selaku orangtuanya kita juga sudah memberi keputusan."kata ayah Mia.


Orang-orang disana mendengar dengan seksama apa yang akan diucapkan oleh ayah Mia.


"Kepada nak kylo, Gus Bagus dan nak Adit apakah kalian siap dengan apa yang akan saya sampaikan?, Tanya ayah Mia menatap ketiga pemuda itu.


"Siap pak." Jawab serempak ketiga pemuda itu.

__ADS_1


"Satu syarat dari saya siapa pun yang terpilih saya ingin dengan secepatnya menghalalkan anak saya, bagaimana?" Tanya ayah Mia kembali.


"Kapanpun saya siap." Jawab kylo dianggukin oleh Gus Bagus dan Adit.


"Baiklah, saya percaya dengan kalian, untuk itu saya akan langsung memberikan keputusan saya, apakah saya bisa memulainya pak kyai dan pak lurah?"


"Silakan pak, kami hanya perlu mendengar dan legowo dengan keputusan keluarga bapak?" Jawab pak kyai.


"Lalu bagaimana menurut pak lurah?"


"Saya ikut dengan pak kyai." Jawab pak lurah.


"Bismillah, setelah Mia melakukan sholat malam dan keluarga kami menilai, keluarga kamu memutuskan menerima pinangan dari nak Kylo."putus ayah memberi jawaban.


Sontak membuat kylo kaget, ia tidak menyangka akan mendengar hal yang ingin ia denger sejak lama. Radit sang asisten memeluk kylo mengucapkan selamat atas perjuangan kylo selama ini mendapatkan sang pujaan hati, kylo tersenyum bahagia yang membuat orang-orang disana terpana.


"Saya tidak setuju.."teriak ayah bunga membuat semua orang menoleh ke arahnya.


"Maksud ada apa pak tidak setuju dengan keputusan ini?",tanya salat satu saksi disana.


"Harusnya anak saya juga diberikan kesempatan untuk mendekati kylo." Jawab ayah bunga yang tidak terima, sebab selama satu Minggu ini bunga tidak mempunyai cela untuk mendekati kylo karena kylo menghindari bunga.


"Maksudnya dengan kesempatan untuk anak anda?" Tanya saksi itu kembali, semua orang menjadi kasak kusuk ketika melihat seorang wanita menangis disamping ayahnya yang sedang protes.


"Maaf pak kyai sebelumnya, anak saya menyukai nak kylo dan kami sudah menyampaikan niat baik kami kepada nak kylo dan keluarga pak kylo Sebagai saksinya, juga kami sudah menyampaikan niat kamu kepada nak Mia, dan nak Mia setuju kita nak kylo memberi jawaban dihadapannya." Kata ayah bunga menggebu-gebu.


"Bukannya saya sudah menjawab permintaan bapak sekeluarga bahwa saya menolak dengan keras." Jawab kylo tegas.


"Tapi setidaknya beri anak kami kesempatan untuk dekat kepada nak kylo, siapa tahu anak kami lebih baik dari nak Mia." Balas ayah Mia dengan sombongnya.


"Apapun yang bapak ajukan saya tidak menerima, sehebat apa anak bapak saya tetap pada pendirian saya, saya memilih Mia menjadi bagian dalam hidup saya." Jawab kylo.


"Apa hebatnya nak Mia, dia tidak sehat anak kami yang lukisan terbaik, dan murid teladan serta hafal Alquran." Cemooh ayah bunga.


"Iya mas, beri bunga kesempatan, bunga pasti lebih membuat mas kylo bahagia daripada mbak Mia atau bunga mau menjadi yang kedua, didalam agama kita pria boleh berpoligami, bunga yakin mas kylo bisa melakukan itu.. hiks..hiks." pinta bunga.


"Ck..CK.. ini anak yang bapak banggakan, Dimana ia merendahkan dirinya untuk seorang pria dan rela menyakiti hati perumpuan lainnya. Dimata saya hal tersebut membuat saya jijik"jawab sinis Kylo, menohok hati bunga.


"Kamu.. jaga ucapan kamu.."bentak ayah bunga tidak terima.


"Mas kylo kenapa mas berkata seperti itu, saya mencintai mas kylo dengan tulus hiks..hiks.."kata bunga tergugu.


"Benar kah, saya tidak percaya dengan apa yang kamu katakan, jika kamu mencintai saya kamu tidak akan melukai hati wanita lainnya untuk keegoisan kamu." Cetus Kylo.


"Tapi kamu adalah jawaban atas doaku mas.." kata Bunga kekeh, masih dengan pendiriannya.

__ADS_1


"Tapi saya tidak percaya, mungkin kamu berdoa tidak tulus karena Tuhan tapi Karena nafsu mu yang menghendaki saya menjadi jawaban atas doa mu, apapun yang kamu katakan, kamu tidak akan menggoyahkan pendirian saya, lebih baik kamu mencari seseorang yang menerima kamu tapi bukan saya, saya permisi, saya ingin menemui Mia, mohon maaf atas ketidaknyamanannya."pamit kylo dianggukin oleh ayah Mia, rombongan keluarga Mia dan pak lurah pun pergi dari aula tersebut. Sedang Radit masih tetap di sana untuk melihat situasi.


"Bagaimana pak kyai saya tidak terima, bagaimana pun nak kylo harus bertanggung jawab." Kata ayah bunga menggebu-gebu.


"Pak tenang dulu, duduk terlebih dahulu, kita bicara dengan tenang." Pinta pak kyai mencoba menenangkan.


"Tapi saya tidak terima pak kyai."


"Maaf pak dan bunga, bapak sekeluarga sudah mendengar dengan jelas penolakan nak kylo kita harus menghargai keputusan pak. Dan nak bunga apa kamu sudah benar dengan mengamalkan apa yang pesantren ajarkan kepada nak bunga, sikap kamu menunjukkan bahwa kamu sudah melenceng dari akidah nak, istighfar nak." Nasehat pak kyai.


Bunga yang mendengar nasehat pak kyai hanya bisa menangis tersedu-sedu.


"Tapi bukannya di dalam Islam pria bisa mempunyai istri lebih satu pak kyai, nabi Muhammad juga memiliki istri dari satu." Kata bunga memberi alasan.


"Tapi harusnya kamu ingat nabi Muhammad melakukan poligami atas kehendak Allah dan sebelum melakukan hal tersebut nabi Muhammad monogami hanya kepada Siti Khodijah sampai Siti Khodijah wafat nak. Sedangkan sebagai umat kita tidak bisa seadil seperti nabi Muhammad, dan kita tida bisa memaksa kehendak kita kepada orang lain, hal itu sangat tidak disukai dalam agama kita " nasehat pak kyai.


"Tapi saya mencintai mas kylo pak kyai, saya mohon bujuk mas kylo untuk menerima saya." Pinta bunga.


Saat pak kyai mau menjawab Radit menyela pembicaraan mereka. "Maaf pak kyai izin kan saya memberi jawaban atas pertanyaan wanita ini dan keluarganya."


"Siapa kamu?" Sentak ayah bunga tak terima orangaim ikut campur.


"Perkenalan saya Radit, saya orang kepercayaan keluarga besar kylo radjasa. Saya akan Menjawab permintaan bapak tadi dan saya mohon untuk bapak dan mbak ini mendengarkan dengan seksama." Kata Radit sedikit mengintimidasi.


Sontak membuat semua orang tertuju kepada Radit, mendengar apa yang akan disampaikan Radit.


"Silakan nak Radit." Pak kyai mempersilakan.


"Terimakasih pak kiyai, seperti jawaban yang telah kylo berikan kepada bapak sekeluarga, bahwa kylo tidak akan melakukan poligami karena dalam keluarga Radjasa menentang keras hal tersebut, mau sebaik apa anak bapak tapi jika di mata kelaurga Radjasa buruk maka selamanya akan buruk, mungkin bapak bisa masuk dengan mudah dalam keluarga Radjasa tapi untuk menerima keluarga pak dan putri bapak belum tentu keluarga Radjasa menerima." Radit menghela nafas panjangnya.


"Keluarga Radjasa selalu selektif kepada seseorang yang ingin masuk kedalam keluarga inti mereka, dan tentu sebelum masuk mereka akan diuji oleh keluarga Radjasa tapi terkecuali, tapi untuk tahap pertama anak bapak telah gagal, keluarga Radjasa akan menyelidiki setiap orang yang dekat dengan mereka, dan info yang saya dapatkan keluarga bapak hanya ingin memanfaatkan kekayaan kylo untuk bapak bisa maju mencalonkan diri sebagai pemilihan lurah kan?"pertanyaan menusuk dari Radit membuat ayah bunga tergagap.


Bunga yang mendengar penjelasan itu pun kaget,


"Bagaimana bisa kamu tahu.." cicit ayah bunga.


"Bagi keluarga radjasa untuk mendapatkan info tersebut sayang mudah pak, seperti menjentikkan jari. Dan untuk kamu." Tunjuk Radit kepada bunga. "Kenapa kylo lebih memilih mia daripada kamu seorang murid teladan, karena Mia dan keluarganya memiliki hati yang tulus tidak seperti keluarga mu yang memiliki sikap congkak, dari sini kamu harusnya sadar dimana kamu harus berada.," Kata Radit kepada bunga yang masih shock.


"Dan satu lagi, saya peringatkan jangan macam-macam terhadap keluarga radjasa jika kalian ingin selamat jangan mengusiknya termasuk dengan keluarga Mia yang akan masuk kedalam kelaurga Radjasa." Ancam Radit menatap tajam bunga dan keluarga.


"Maaf pak kyai jika Perkataan saya kurang berkenan, saya pamit terlebih dahulu." Kata Radit meninggalkan aula masjid tersebut.


Setelah Radit membereskan kemelut yang terjadi di aula masjid, ia bergegas menyusul kylo untuk menuju rumah Mia, dan mengabari kelaurga kylo yang ada di ibukota..


bersambung

__ADS_1


jangan lupa kritik dan saran


terimakasih


__ADS_2