Kutukan Brondong

Kutukan Brondong
Part 76 lamaran Resmi


__ADS_3

Disaat Siska dilanda kebingungan akan sikap yang di ambil oleh nyanyi Radjasa. kylo dan Adik Mia sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan acara lamaran yang diadakan besok.


Mereka pergi ke sebuah mall besar yang ada di kota kelahiran Mia untuk membeli beberapa souvernir yang sekaligus keperluan untuk persiapan hari bahagia kylo dan Mia. kylo tidak sendirian pergi ke mall itu ia ditemani oleh adik Mia dan tentu saja Radit yang membantu.


"Dek, Gimana sudah semua atau masih ada yang kurang?" tanya Kylo kepada calon adik iparnya.


"Bentar mas, aku cek dulu."jawab Mahendra mengecek list yang ada ditangannya.


"Sudah semau tinggal kita pesan bahan-bahan dapur di langganan ibu." kata Mahendra adik Mia.


"Ya udah kalau gitu lebih baik kita cari food court buat makan siang atau kamu mau kita ke restoran mumpung kita ada disini.", tawar Kylo..


"Mahen manut aja mas.."kata Mahendra.


"Kalau gitu kita ke restoran aja, kamu tunggu di sini ya, mas panggil Radit dulu.." ujar kylo menemui Radit yang sedang melakukan transaksi pembayaran di kasir.


Mahendra menunggu kylo dan Radit dengan bermain ponselnya, hingga seseorang menepuk bahunya.


"Dek, kamu kesini sama siapa?" sapa Malik mantan calon ipar ke pada Mahendra dengan mata yang melihat ke sekelilingnya.


Mahendra reflek menepuk jidatnya," kok aku lupa sih, kalau mas Malik itu kerja di mall ini." batin Mahendra.


"anu mas, Mahen datang sama saudara." jawab Mahendra menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Oh,mana saudara kamu?" tanya Malik lagi berharap jika Mahendra datang dengan Mia.


"Tuh lagi ada di kasir." tunjuk Mahendra kepada dua pria yang berada di depan kasir.


Malik mengernyitkan dahinya mencoba mengenal ke dua pria tersebut, dari postur tubuh dan gayanya Malik tahu jika mereka bukan saudara keluarga Mia, jelas Malik paham itu.


"Mereka benar saudara kamu? kok mas nggak tahu ya." kata Malik meminta kepastian.


"hehehe, iya mereka saudara jauh mas dari kota temannya bang Aiden, kan mas tahu sendiri bang Aiden sudah jadi saudara kami mas." ucap Mahendra memberi alasan.


"Mas kylo lama amat sih.." batin Mahendra, ingin rasanya ia segera pergi dari sini.


"Kamu sudah..."


"Dek sudah selesai..." kata kylo memotong pembicaraan mereka berdua. Malik mengamati kylo dari atas ke bawah.


"Dia Siapa?" batin Malik yang tidak mengenali kylo, karena kylo mengenakan masker untuk menutup wajahnya.

__ADS_1


"Iya mas, lho mas Radit mana?" tanya Mahendra celingak-celinguk mencari Radit.


"Radit, ke restoran reservasi buat kita." balas kylo, kylo menelisik pria yang ada di depannya.


"Bukannya dia Malik, mantannya mia." dalam benak kylo.


"Mas ini saudara kamu dek?" tanya Malik memecahkan keheningan diantara mereka.


"Iya kak, ma kylo kenalin ini mas Malik." Mahendra memperkenalkan mereka berdua.


"Kylo.." ucap kylo menyalurkan tangan.


"Malik.." jawab Malik menerima jabatan tangan Kylo lalu melepaskannya.


Mahendra yang membaca suasana memutuskan untuk segera berpamitan kepada Malik, supaya mas Malik tidak curiga dan bertanya tentang sang kakak.


"Mas Malik, kalau begitu Mahen duluan.." pamit Mahendra sambil menarik tangan kylo. Malik memberi anggukan sebagai jawaban dan terus melihat punggung mereka berdua.


"ayok mas cepetan kalau jalan." kata Mahendra terus berjalan kedepan tanpa menoleh kebelakang.


"Kamu kenapa?, kita bisa jalan santai, tidak perlu terburu-buru, kan tidak ada yang mengikuti kita." sahut Kylo, heran menatap calon adik iparnya seperti menghindari sesuatu.


"Bukan gitu mas, tadi itu mantan mbak, aku takut dia curiga." Timpal Mahendra terus menggeret tangan Kylo.


"Terus kenapa juga kita harus menghindarinya, bukannya lebih baik dia tahu kalau mbak mu mau menikah dengan aku." jawab kylo seketika mereka berdua berhenti.


"oh iya ya, kenapa kau tadi tidak kepikiran ya." Mahendra menepuk jidat.


"kamu itu." sahut kylo mengacak rambut Mahendra.


"Hehehe..." Mahendra cekikikan menyadari kebodohannya.


"Ada-ada aja kamu, lebih baik kita ke restoran buat isi perut kamu, agar bisa konsentrasi dengan benar." canda kylo.


Mereka berdua menyusul Radit me restoran yang sudah Radit pesan kak. saat mereka sedan makan siang kylo menceritakan bahwa dia bertemu dengan mantan Mia, dan kylo baru tahu kalau mantan Mia bekerja di mall ini.


Selang beberapa menit mereka pergi meninggalkan mall itu untuk pergi ke toko langganannya mama Mia untuk memesan beberapa bahan makanan guna persiapan besok.


---+++--++++++++-----+++---


Keluarga Radjasa sudah sampai di Bandara yang ada di kota Mia, rombongan sudah dijemput oleh salah satu anak buah mereka, ternyata keluarga radjasa mempunyai sebuah penginapan yang berdiri di kota itu.

__ADS_1


Si kuda besi membawa mereka menuju hotel Radjasa yang terletak di tengah kota. tak sampai 30 menit mereka telah sampai dan disambut oleh beberapa karyawan dan para petinggi hotel.


Mereka menempati kamara yang sudah disediakan untuk keluarga radjasa sewaktu-waktu mereka menginap di kota ini.


Acara hari ini mereka akan berkunjung ke rumah calon menantu untuk bersilaturahmi sekaligus menanyakan persiapan acara yang akan berlangsung keesokan harinya.


mobil yang membawa kedua orangtua kylo sudah berada di halaman rumah Mia, kedatangan mereka disambut hangat oleh kedua orang tua Mia.


Papa kylo berulang kali mengucapkan permintaan maafnya karena baru hari ini bisa berkunjung, Ayah mia memaklumi hal tersebut karena Ayah Mia bagaimana sibuknya calon besannya itu.


setelah pembicaraan mereka selesai orang tua kylo pamit untuk mempersiapkan acara lamaran resmi yang akan diadakan nanti malam.


Malam yang dinanti kan pun tiba, rombongan keluarga Kylo sudah tiba untuk proses lamaran resmi yang akan diadakan malam ini, kylo menggunakan kemeja batik warna biru dengan corak khas daerah Mia sama halnya dengan orang tua Mia dan Kylo.


acara lamaran ini hanya dihadiri oleh keluarga inti dari kedua bela pihak.


"Pertama -tama saya ucapkan terimakasih atas penerimaan keluarga calon mempelai wanita kepada keluarga calon mempelai pria." sambutan dari paman kylo yang menjadi juru pembicaraan untuk proses lamaran malam ini.


"Malam ini saya paman dari saudara kylo ingin menyampaikan niat baik kami sekeluarga kepada keluarga bapak Ahmad untuk meminta putri bapak untuk putra kami kylo Radjasa yang akan dijadikan sebagai istri, kami harap keluarga bapak Ahmad berkenan." lanjut sang paman langsung ke pokok acaranya.


Meskipun kylo tahu bahwa dia sudah diterima di keluarga radjasa tapi hatinya berdebar kencang menerima jawaban yang akan di sampaikan oleh ayah Mia.


"Terimakasih sebelumnya, kami dari keluarga besar pak Ahmad menerima lamaran putra dari keluarga besar Radjasa, semoga bersatu kedua anak kita bisa mempererat tali persaudaraan, dan saya harap bapak dan ibu Radjasa selaku orangtua kylo dapat menerima Mia sebagai anak bapak ibu sendiri." putus ayah Mia memberi jawaban.


Kylo yang mendengar kata dari calon ayah mertuanya bernafas dengan lega, apa yang ia pikirkan tidak terjadi.


selanjutnya acara dilanjutkan dengan penyerahan cincin yang dilakukan oleh Nyonya Radjasa kepada Mia yang menyaksikan acara lamaran itu di dalam kamar.


kylo dan Mia memang sekarang sedang melakukan proses pingit jadi hanya nyonya Radjasa yang bisa melihat Mia.


Di dalam kamar suasana menjadi haru, apalagi ketika mama kylo menyematkan cincin tunangan ke jari Mia. mama kylo memeluk Mia dengan hari.


"Terimakasih kamu telah menerima anak mama, mama sangat bersyukur." kata mama kylo sambil memeluk Mia dengan sayang.


"Iya ma terimakasih." balas Mia memanggil mama kylo dengan sebutan mama yang diminta langsung oleh mama Kylo.


acara pun berlanjut ke sesi makan malam bersama setelah itu keluarga ko meninggalkan kediaman keluarga Mia untuk beristirahat menyambut acara puncaknya.


bersambung


jangan lupa kritik dan saran..

__ADS_1


maaf kalau jarang update, lagi sibuk di dunia nyata..


terimakasih...


__ADS_2