Lord Devil _Satan_

Lord Devil _Satan_
Bab 11. Firasat gila.


__ADS_3

"Bagaimana mungkin ada makhluk seperti itu...??, selama aku hidup, aku belum pernah melihat makhluk berkobar api seperti itu", gumam Penyihir hitam bergegas keluar dari istana.


Saat ia melewati kediaman Permaisuri Rubby, ia tak sengaja melihat sang permaisuri muntah muntah dan sedang dikerumuni para dayang nya.


Kenapa dia...??, atau mungkin..??", gumam Penyihir hitam masih memandang sang permaisuri dari kejauhan.


"Eh tunggu...!!", seru penyihir hitam saat melihat selir Vivian melintas di sampingnya.


"Kenapa kau menghentikan langkah ku penyihir...??", seru selir Vivian dengan wajah tak bersahabat.


Sejak ia di turunkan menjadi seorang selir, tak ada tawa dan senyum yang terlihat di wajahnya, bahkan semua akan mendapat amukan nya hanya karna hal sepele.


"Lihatlah permaisuri baru Raja, menurutmu apa yang terjadi padanya...??", tanya penyihir hitam.


Selir Vivian dengan ogah ogah an memandang ke arah permaisuri Rubby yang masih terlihat muntah muntah dan berkeringat dingin, tubuhnya seakan lemas tak berdaya.


"Kamu itu benar benar tak tahu, atau sengaja ingin membuat suasana hati ku jadi jelek..!!", ketus Selir Vivian.


"Apa maksud mu...??", tanya penyihir hitam makin penasaran.


"Oh ya...!!, kamu kan belum pernah menikah dan mempunyai anak", ucap selir Vivian membuat penyihir hitam tersinggung.


"Jaga bicara mu...!!, jika kamu tak mau menjawab pertanyaan ku, kamu bisa pergi dari sini..!!", seru penyihir hitam kesal.


"Baiklah, lagian aku kasian dengan mu yang terlihat amat penasaran itu, jika perempuan muntah dan lemas tiba tiba seperti itu, kemungkinan besar dia sedang hamil, kamu puas...!!, itu kan yang diharapkan oleh Raja dan dirimu..!!", seru selir Vivian melanjutkan langkah nya menuju ke kediamannya.


Bersamaan dengan itu.


Para dayang permaisuri terdengar berteriak meminta pertolongan.


Penyihir hitam segera bergegas mendekat dan memeriksa apa yang tengah terjadi.

__ADS_1


"Ada apa dayang ....??", seru penyihir hitam mendekat ke arah permaisuri Rubby yang sudah tak sadar di pegangan sang dayang.


"Permaisuri pingsan.....!!", seru para dayang kebingungan.


"Segera panggil tabib...!!", seru penyihir hitam.


Penyihir hitam bergegas menopang tubuh permaisuri Rubby dan membawanya ke kamar sang permaisuri.


Ia segera merebahkan tubuh permaisuri Rubby di atas ranjang.


Dalam benaknya terus terngiang ngiang ucapan selir Vivian bahwa mungkin permaisuri Rubby sedang mengandung.


Jika itu benar, harusnya aku gembira..!!, tapi kenapa aku merasa sebaliknya..??, gumam penyihir hitam dalam hati.


Demi menepis rasa penasarannya.


Penyihir hitam mencoba memegang perut permaisuri Rubby.


Seketika tangannya merasa panas yang teramat hebat.


"Kenapa dengan mu wahai penyihir...??", seru seorang dayang mencoba mendekati sang penyihir hitam yang nampak syok dan ketakutan.


"Aku tidak apa apa", ucap penyihir hitam menyeka keringat ketakutannya dan duduk di kursi kamar sang permaisuri sambil memandangi tangannya yang masih membekas merah.


Kenapa perasaanku tak enak..., gumam Penyihir Hitam dalam hati.


Tak berselang lama.


Seorang tabib beserta Raja dan Hang Sepuh telah sampai di sana.


Segera tabib memeriksa keadaan permaisuri Rubby.

__ADS_1


Sementara penyihir hitam memperhatikan dengan seksama tabib yang sedang memeriksa kondisi sang permaisuri.


Begitu tercengangnya ia saat mendengar kabar yang di berikan oleh sang Tabib.


Sedangkan Raja dan Hang Sepuh sangat nampak senang dengan kabar itu.


"Kau dengar kabar bahagia itu bukan...??, beri tahu aku kalau prediksi mu tentang putra mahkota akan menjadi nyata", seru sang Raja tertawa amat bahagia saat itu.


Sedangkan penyihir hitam hanya terdiam menyaksikan kebahagiaan Raja.


"Kenapa kamu diam saja...!!", seru sang Raja heran.


"Bisa kita bicara sebentar..", ucap penyihir hitam.


"Emmm", gumam Raja Vinix memerintahkan yang lainnya kecuali Hang Sepuh untuk meninggalkan kamar itu.


"Ada apa sebenarnya..??, kenapa wajah mu seakan aneh seperti itu..??", seru Hang Sepuh penasaran.


"Kita harus gugurkan kandungan itu..!!", seru penyihir hitam membuat Raja dan Hang Sepuh tercengang.


"Kamu tahu apa yang kamu ucapkan itu...!!, kamu bisa saja di hukum gantung karna ucapan mu", seru Hang Sepuh amat murka.


"Tapi itu jalan terbaik untuk sekarang ini", ucap penyihir hitam bersikeras.


"Keterlaluan...!!", teriak Hang Sepuh ingin menyerang penyihir hitam, tapi seketika di hentikan oleh sang Raja.


"Apa alasan mu kali ini...??", tanya Raja masih bersikap dengan santainya.


"Firasat hamba mengatakan, janin yang kita idam idamkan akan menjadi kehancuran bagi Raja dan kerajaan ini Raja ku", ucap penyihir hitam dengan penuh keyakinan kuat dengan firasatnya.


"Firasat gila macam apa itu...!!!", teriak Raja Vinix mulai murka.

__ADS_1


"Tapi itu yang sebenarnya terjadi Raja ku", seru penyihir hitam terus meyakinkan Raja.


"Hentikan omong kosong mu sebelum ada orang yang mendengarnya, jika kamu masih mau di kerajaan ini, bungkam mulut mu itu..!!", seru Raja Vinix meninggalkan kamar itu dengan perasaan kesal.


__ADS_2