
Mata Rubby terus berbinar menyaksikan kemeriahan pesta di hadapannya.
Seakan ia ingin lari sejauh mungkin dari tempat itu.
Tiba tiba, tanpa adanya aba aba.
Sebuah tangan menggenggam erat tangan lentik nya.
Pemilik tangan kekar dan hangat itu, yang tak lain adalah Raja Vinix, kini telah tersenyum dengan setengah kesadarannya yang masih tersisa.
"Cantik ku...!!, kebaikan apa yang kulakukan di masa lalu sehingga bisa mendapatkan wanita cantik sepertimu", ucap Raja Vinix sempoyongan dengan satu tangan masih memegang secawan arak.
Rubby langsung menepis tangan Raja dan memalingkan wajahnya.
Kenapa aku bisa terjebak dengan lelaki bejat seperti ini, bahkan di usianya kini ia lebih pantas menjadi ayah ku, gumam Rubby dalam hati.
Seketika suara tawa Raja terdengar di telinganya.
"Hahaha...!!, aku suka wanita yang jual mahal seperti mu..!!", seru Raja Vinix begitu dekat ke muka Rubby, sehingga bau arak di nafasnya sampai membuat Rubby mual.
"Menjauh lah dariku...!!", seru Rubby mencoba menjaga jarak dari sang Raja.
Saat itu juga, tangannya di tarik paksa oleh sang Raja.
Membuat Rubby melawan dan memberontak.
Tapi kekuatannya tak bisa mengimbangi kekuatan tubuh Raja yang kekar dan berotot itu.
"Lepaskan...!!, tolong...!!", teriak Rubby tapi tak membuat Raja bergeming sedikitpun.
Ia terus menarik paksa tubuh Rubby menuju ke kamar pengantinnya.
Tatapan Rubby memandang ke arah para tamu bangsawan yang ada.
Ia hanya terdiam sambil berderai air mata.
__ADS_1
Bahkan teriakan ku tak membuat mereka menoleh sedikitpun, apalagi untuk berharap mereka akan menolong wanita malang sepertiku, batin Rubby mencoba menahan rasa sakit hati yang bertubi tubi itu.
Klek, klek....(suara pintu di tutup).
"Kini, hanya ada aku dan kamu", ucap Raja sembari melepas mahkota kebanggaannya.
Rubby terus mencoba menghindar dari sang Raja.
Bahkan untuk kamar seluas itu, Rubby tak bisa kabur dari tatapan sang Raja.
Tubuh Rubby gemetar, ia amat ketakutan membayangkan akan jadi apa dirinya malam itu.
"Mundur....!!", seru Rubby melempar barang barang yang ia temui ke arah Raja Vinix.
Raja hanya tersenyum.
Di kondisinya yang mabuk kala itu, malah membuat ia makin bernafsu dan bergelora pada gadis cantik di hadapannya itu.
"Tenanglah permaisuri, aku akan lakukan dengan hati hati, kamu akan melayang ke surga malam ini", ucap Sang Raja berjalan sempoyongan mendekati Rubby yang terus menjauh darinya.
"Tolong, lepaskan aku..!!", ucap Rubby memohon.
Rubby segera berbalik badan dan berlari menuju blangkon kamarnya.
Detak jantungnya berdegup kencang.
Ia bahkan berniat terjun dari sana dari pada harus hancur di tangan Raja Vinix.
Saat Rubby ingin terjun bebas, tubuhnya tiba tiba di tarik kebelakang dengan cepat.
"Apa kamu lebih mabuk dari ku...??, kalau kamu lompat, bagaimana kamu bisa melayaniku malam ini permaisuri..??", seru Raja Vinix mendekap Rubby dari arah belakang.
"Aku tak sudi..!!", seru Rubby mencoba melepaskan diri.
Seketika, Raja membalikkan badan Rubby dengan cepat.
__ADS_1
Membuat tubuh mereka kini tengah berhadap hadapan dan menempel tanpa jarak sedikitpun.
Reflek Rubby menutup matanya erat erat.
Raja Vinix menjadi tertawa.
Ia malah menarik tangan Rubby dan memaksanya untuk menjulur ke bawah dan menuntunnya agar memegang senjata kebanggaan sang Raja.
Sontak Rubby terbelalak dan meludah di wajah Raja.
Lalu berlari menjauh darinya.
"Wanita jala*g..!!", teriak Raja Vinix amat murka.
"Pergi kamu..!!!, jangan coba coba..!!", teriak Rubby mencoba memalingkan mukanya dari tubuh Raja yang polos tanpa sehelai benang pun.
"Kamu yang akan merasakan murka ku...!!", teriak Raja mencoba menarik paksa Rubby dan melucuti pakaiannya.
"Hentikan..!!", teriak Rubby tak di dengar oleh siapapun.
Suaranya bahkan tenggelam akan suara musik pesta yang masih berlangsung di altar kerajaan.
"Hahahaha...!!, kamu makin cantik tanpa balutan busana", seru Raja Vinix langsung melentangkan tubuh polos Rubby di atas ranjang.
Dengan sigap Raja ******* bibir ranum Rubby yang tak pernah sekalipun di jamah lelaki.
"Tidak...!!", teriak Rubby menggigit bibir Raja hingga berdarah.
Kali ini usaha Rubby membuahkan hasil.
Ia berhasil lepas dari dekapan Raja dan mencoba menarik selimut dan menutupi dadanya.
"Kurang aj*r..!!, berani sekali kamu...!!", teriak Raja geram.
"Jangan coba coba, aku peringatkan kamu...!!", seru Rubby dengan berderai air mata.
__ADS_1
"Atau apa...!!, sihirmu tak berpengaruh di sini, kamu hanya manusia lemah di sini...!!, terima saja takdirmu yang akan menjadi calon ibu dari putra mahkota", seru Raja kembali mendekap tubuh Rubby dan menarik selimut yang menutupinya.
"Jika kamu terus melecehkan ku, aku akan kutuk calon putra yang kamu idam idam kan itu..!!", teriak Rubby membuat Raja Vinix terdiam.