Lord Devil _Satan_

Lord Devil _Satan_
Saudagar kaya.


__ADS_3

Tak butuh lama untuk Satan membuat sang wanita pengemis menjadi kaya raya.


Hanya dengan pendapatan beberapa bulan saja, sang wanita pengemis menjadi seorang saudagar kaya yang termasyur di kerajaan Safar.


Satan tak hanya mengangkat derajat nya.


Ia bahkan membuat sifat dan perilaku sang wanita pengemis itu menjadi bengis dan buruk.


Membuat sistem perdagangan sendiri, dan meraup untung sebesar besar nya dalam masa perdagangan mereka.


Bahkan Satan mencoba menjebak banyak orang agar nanti nya mereka terlilit hutang dan permasalahan lain nya, sehingga mau tidak mau mereka harus menjadi budak dari Satan.


"Nyai Sari, nak Danu, bisakah kalian membantu ku?," ucap seorang lelaki di hadapan sang wanita pengemis dan juga Satan.


"Minta apa kamu dari ku?, langsung saja!, tak usah berbelit belit!," ketus Nyai Sari menatap rendah seseorang di hadapan nya.


"Aku butuh uang untuk menebus perahu ku Nyai, tolonglah aku," ucap lelaki itu dengan nada memohon.


Jadi tipu daya ku pada nya juga berhasil, batin Satan.


"Berapa yang kamu butuhkan?," seru nyai Sari langsung ke inti nya.


"200 keping emas nyai," sahut lelaki itu.


"Ini!, tapi ingat!, setelah kamu berlayar lagi dan mendapatkan banyak uang, cepatlah lunasi hutang mu itu sekaligus bunga nya, dan jangan lupa!, kembalilah berbelanja baju dan perabotan pada ku, jika kamu ingkar, kamu harus bersedia menjadi budak ku," seru nyai Sari dengan angkuh nya.


"Pasti nyai!, pasti!, entah kenapa aku selalu tertarik memborong apa yang nyai jual, terkadang aku juga bingung dengan diri ku sendiri, aku sampai harus menggadaikan perahu ku untuk memenuhi hasrat berbelanja ku itu," seru lelaki itu kebingungan dengan tingkah nya sendiri.

__ADS_1


"Sudahlah!, tuan tak usah bingung, barang barang yang kami jual memang kualitas nya yang paling baik dan banyak peminat nya," sahut Satan mencoba menghilangkan keraguan dari lelaki di hadapan nya.


Dia tak tahu saja, kekuatan ku lah yang telah mengacaukan pikiran nya, batin Satan tersenyum dengan licik nya.


"Benar juga, ya sudah, terima kasih!, terima kasih!, saya permisi," seru lelaki itu berjalan pergi dari hadapan nyai Sari dan Danu.


 


Suatu ketika, Satan menatap senang saat menyaksikan penduduk desa asal nyai Sari mulai kacau balau.


Desa yang dulu nya tentram kini porak poranda, bahkan prajurit kerajaan Safar pun sudah tak bisa mengendalikan kondisi itu.


Semua orang saling bertengkar dan suka mencuri setiap hari nya.


Dengan ilmu keserakahan yang di miliki Satan, ia berhasil membuat semua orang menjadi seperti yang ia inginkan.


"Selamat nak!, sekarang pergilah dari desa yang sudah kacau itu, rusak semua moral dan sifat baik orang di seluruh dunia, buat mereka saling menghancurkan satu sama lain," ucap Rubby yang telah kembali ke gua pertapaan nya.


----


"Kenapa dengan mereka anak ku?," tanya nyai Sari mulai ketakutan dengan sikap para warga nya yang saling menuduh dan menyerang satu sama lain.


"Seperti nya mereka telah hilang akal saat kehabisan uang ibu, dan menurut ku lebih baik kita pergi dari desa ini demi meningkatkan penjualan barang barang kita, dan menyelamatkan harta benda kita" seru Danu yang tak lain masih dalam kendali Satan.


"Kamu benar, ibu juga tak mau hidup di jalanan lagi," sahut nyai Sari bergegas membereskan barang barang berharga nya.


Saat mereka hampir melewati perbatasan desa terakhir dari kerajaan Safar.

__ADS_1


Mereka tak sengaja berpapasan dengan seorang wanita bercadar yang berada di dalam tandu milik kerajaan Safar.


"Siapa dia ibu?," tanya Danu saat menatap sosok wanita yang seperti nya tak asing bagi nya.


"Dia calon mempelai Raja Inggit, Raja terbaik di sepanjang sejarah kerajaan Safar," ucap nyai Sari menjelaskan.


"Terbaik?, ibu, ibu, tidak ada yang nama nya Raja terbaik, yang ada hanyalah seorang Raja yang haus akan kekuasaan dan keringat rakyat nya," seru Danu menganggap remeh sosok Raja Inggit.


Mendengar ucapan sang anak, nyai Sari semakin penasaran, kenapa anak nya yang terbilang masih kanak kanak bisa berfikir dan berbicara layak nya orang dewasa, bahkan dulu untuk bicara pun ia sulit.


Melihat tatapan aneh dari nyai Sari.


Satan mencoba lebih berhati hati lagi dengan apa yang ia ucapkan.


Inilah kelemahan nya saat aku memiliki raga seorang anak kecil.


Sikap ku tidak bisa leluasa bebas seperti orang dewasa.


"Ibu kenapa menatap ku seperti itu?," seru Danu.


"Ibu hanya bingung, kenapa sekarang kamu sangat pintar sekali," sahut nyai Sari.


"Mungkin itu karna ramuan yang di berikan oleh nyai Rubby pada ku selama aku berada di rumah nya bu," seru Satan mencoba mencari alasan.


"Benarkah!, hebat sekali wanita itu," seru Nyai Sari dengan mudah percaya pada omongan Danu sang anak.


"Oh ya bu, sebaiknya kita istirahat dulu di desa ini, dan mencoba berdagang di sekitar istana, mungkin mereka tertarik membeli barang barang kita dengan harga mahal," seru Danu seketika membuat nyai Sari tergiur.

__ADS_1


"Ide bagus!, kita coba bangun tenda di sini saja," ucap nyai Sari memberi usul.


__ADS_2