Lord Devil _Satan_

Lord Devil _Satan_
Identitas asli yang terungkap.


__ADS_3

"Bagaimana menurut mu ?", tanya Raja Inggit membuat jantung Pura semakin berdegup kencang.


"Apa sebenar nya maksud Raja ?, mohon jangan ambil keputusan dengan tergesa gesa ?", seru Penasehat Yun menatap tak suka kepada Pura dan Greci.


"Apa ucapan sederhana ku itu tak bisa kau pahami ?, hari ini aku melamar Pura sebagai istri ku", seru Raja Inggit membuat semua yang ada di sana terbelalak tak percaya.


Raja mereka yang masih muda dan tak pernah menyinggung soal pernikahan kini malah terpikat dengan seorang gadis yang entah dari mana asal nya, terlebih tanpa tahu rupa asli gadis itu yang selalu tertutup cadar.


Sedangkan Pura masih mematung di tempat nya berdiri.


Ia tak menyangka akan mendengar kata itu dari mulut seorang lelaki dalam usia nya yang masih terbilang muda.


"A, apa hamba tak salah dengar Raja ?", seru Pura meyakinkan.


"Kau tak salah dengar Pura, bersedia kah kau menjadi istri ku ?", seru Raja Inggit membuat Pura terharu sampai meneteskan air mata.


Ia kemudian memandang Greci yang juga ikut terharu dengan niat baik yang telah di ucapkan sang penguasa tertinggi Kerajaan Safar itu.


"Ikuti kata hati mu Pura", ucap Greci mengusap lembut kepala Pura.


Dengan hati yang mantap, Pura menatap lelaki yang ada di hadapan nya kini.


Lelaki yang sudah berani meminang nya tanpa menanyakan asal usul serta latar belakang nya.


Lelaki yang tak mempermasalah kan cadar yang menutupi wajah nya.


Lelaki yang paling sopan dan paling berwibawa yang pernah ia temui.


Dengan sebuah anggukan, Pura membuat Raja Inggit berbahagia di saat itu juga.


"Terima kasih", ucap Raja Inggit menunduk di hadapan Pura.


Membuat Pura dan semua orang begitu terkejut di buat nya.


"Hentikan Raja !, itu tidak perlu, Raja adalah penguasa tertinggi di kerajaan ini, meskipun nanti memang dia akan menjadi permaisuri di sini", ucap Penasehat Yun memandang tak suka ke arah Pura.


"Aku memang seorang Raja, tapi aku menunduk untuk menghormati wanita yang sudah bersedia hidup dengan ku, bukan berarti itu membuat wibawa ku turun, benar kan Penasehat Yun ?", seru sang Raja semakin membuat Pura terkesima pada sang Raja.


"Hentikan !", seru sebuah suara tiba tiba terdengar dari luar aula kerajaan.


Nampak dua orang asing berjalan memasuki aula kerajaan.


Sedangkan Pura dan Greci begitu terkejut dengan dua orang asing itu, yang ternyata ialah Raja Vinix dan sang penyihir hitam.

__ADS_1


"Apa kalian mengenal nya ?", tanya sang Raja.


"Ya, kami mengenal nya", sahut Greci masih menatap tajam ke arah Tabib Yagya dan Pratap, ya !, itulah identitas yang Greci ketahui tentang mereka sejauh ini.


Mereka berdua nampak percaya diri memasuki aula dan berhenti di hadapan Raja Inggit.


Mereka langsung menunduk dan memberi hormat kepada penguasa tertinggi kerajaan Safar demi membangun citra baik di awal pertemuan mereka.


"Siapa lagi kalian ?", seru Penasehat Yun merasa tak suka dengan semua pendatang yang ia temui.


"Tanyakan saja pada Pura, apakah dia tak mau memperkenalkan keluarga nya ?", seru Raja Vinix membuat Greci merasa heran.


"Keluarga ?", seru Greci menatap Pura dengan penuh tanda tanya.


"Siapa mereka Pura ?", tanya sang Raja.


"Ku dengar Raja sudah meminang mu, jadi alangkah baik nya kau perkenalkan kami juga pada nya", seru penyihir hitam membuat mata Pura basah dan tak berani menatap mata Greci lagi.


"Raja bertanya !", keluh Penasehat Yun membuat Pura terkejut.


"Sabarlah Penasehat", sahut Raja Inggit dengan sabar nya.


"Dia ayah ku, dan wanita itu adalah abdi setia nya", ucap Pura membuat Greci begitu terkejut.


"Aku juga baru tahu ini semua di hari saat mereka meninggalkan gua kita bu", sahut Pura masih tak berani menatap Greci.


"Dan kau tak mau memperkenalkan nama kami putri ku ?", seru Raja Vinix membuat Pura mengusap air mata nya.


Ada rasa takut dalam diri nya, karna bagaimana pun juga, semua kekacauan di masa lalu, yang menjadi akar kematian Drupa ialah karna ulah Raja Vinix yang tak lain ialah ayah kandung nya sendiri.


"Bicaralah Pura, tak apa", seru Raja Inggit.


"Ayah ku adalah Raja Vinix, dan abdi setia nya adalah penyihir hitam marro", ucap Pura sembari meneteskan air mata.


Ketakutan Pura seketika terjadi.


Greci begitu terkejut mendengar pengakuan Pura.


Hati Greci begitu hancur saat mendengar itu semua.


Bahkan semua orang di aula kerajaan begitu terkejut mendengar nya, terlebih penasehat Yun.


"Raja Vinix ?, apa kau gila !, itu adalah raja dari kerajaan Laxzamor yang telah meninggal 1000 tahun yang lalu", sentak Penasehat Yun merasa di permainkan.

__ADS_1


"Kenapa tuan ?, apa kau tak percaya jika orang dari masa lalu seperti kami ternyata masih hidup ?", seru Raja Vinix.


"Apa kau bergurau Pura ?", tanya Greci menatap tajam ke arah Pura.


"Nama asli ku ialah Kinan ibu, putri Raja Vinix, maafkan aku telah membuat mu kecewa", seru Puja sembari bersujud di kaki Greci yang nampak memendam dendam di raut wajah nya.


"Drama apa lagi ini ?", ketus Penasehat Yun marah.


Sedangkan Raja Inggit hanya terdiam menyaksikan dan mendengarkan apa yang tengah terjadi di hadapan nya.


"Jika kalian tak percaya, aku bisa buktikan !", seru Raja Vinix memberi isyarat kepada penyihir hitam untuk melakukan sesuatu.


Saat itu juga, penyihir hitam langsung membuat sebuah gambaran memori kejadian di masa lalu di sekeliling nya dengan kekuatan hitam nya.


Membuat semua orang bisa melihat masa di mana Raja Vinix masih memerintah kerajaan nya.


Ia juga menunjukkan saat di mana Satan dan Drupa bertarung hingga titik darah penghabisan.


Dan bagaimana mereka bisa selamat dan hidup di masa sekarang.


"Apa kalian butuh bukti lain ?", seru penyihir hitam mengakhiri sihir nya.


Nampak semua orang di buat menganga tak percaya dengan apa yang penyihir hitam tunjukkan pada mereka.


Sebuah legenda yang terjadi 1000 tahun silam bahkan bisa mereka saksikan di masa sekarang.


"Mustahil", seru penasehat Yun merasa lemas dan tak kuat berdiri dengan kedua kaki nya.


"Jadi kau dari masa lalu ?", tanya Raja Inggit masih nampak syok.


"Kini Raja sudah tau identitas asli ku, aku juga sudah siap jika Raja membatalkan lamaran ini", ucap Pura menahan tangis.


"Tidak, itu semua tak merubah apapun, aku akan menerima mu apa ada nya diri mu, dan dari mana pun asal mu", seru Raja Inggit membuat Pura menangis bahagia.


Lalu Pura memandang ke arah Greci yang masih nampak syok.


Ia memegang tangan Greci dan mencoba meminta restu dan maaf dari Greci.


Belum sempat Pura berucap, tangan nya langsung di tepis oleh Greci.


"Menyingkirlah dari ku !, kalian orang orang biadab yang membuat masa depan putri ku jadi kelam, dan kini aku harus kehilangan dia", seru Greci sembari bergegas pergi dari istana kerajaan Safar.


Saat Pura ingin mengejar nya, seketika langkah nya di hadang oleh Raja Vinix.

__ADS_1


"Kau sudah menerima pinangan Raja Inggit, jadi jangan berbuat ceroboh hanya untuk mengejar nya", seru Raja Vinix membuat Pura menangis saat itu juga.


__ADS_2