
"Mati lah kau!," seru Danu dengan tega menghabisi nyawa nyai Sari setelah ia sudah mulai tak berguna lagi untuk nya.
Jasad nyai Sari di biarkan tergeletak di tengah hutan sementara Danu mulai mencari penyamaran nya yang baru.
Dalam beberapa hari ini, sekeliling nya sudah semakin tak aman untuk nya.
Raja Inggit terus mencari pelaku kejahatan di kerajaan nya dan telah mengantongi beberapa bukti yang kemungkinan besar mengarah kepada Danu serta nyai Sari sebagai dalang utama nya.
Teringat dalam ingatan Danu, saat nyai Sari ingin melaporkan semua kejahatan nya yang telah dia ketahui.
Nyai Sari merasa, sang anak bukan lah anak nya yang dulu, dan ia berniat untuk kabur dari sisi Danu serta melaporkan kejahatan Danu pada Raja Inggit.
Namun naas, Danu lebih cepat dua langkah di depan nyai Sari.
Sempat terjadi cekcok di antara mereka hingga membuat Satan memperlihatkan wujud asli nya yang selama ini bersembunyi di balik raga Danu.
Satan segera menyerang nyai Sari tanpa ampun, ia tak mau semua usaha nya terbongkar sia sia.
"Kalau wanita tua itu bisa menurut, aku pasti akan memberi nya kesempatan kedua," keluh Danu berjalan kembali ke desa.
Saat dalam perjalanan, ia tak menyangka akan melewati sebuah kerajaan yang pernah di ceritakan oleh nyai Sari, kerajaan yang di bangun oleh Raja Inggit sebagai mahar atas pernikahan nya.
__ADS_1
Namun kabar angin mengatakan, bahwa pernikahan itu telah batal di laksanakan.
Bahkan dengan terang terangan, calon istri dari sang Raja di paksa menikah dengan orang lain oleh ayahanda nya karna merasa Raja Inggit tak serius untuk menikahi sang putri, dan lebih mementingkan masalah kerajaan nya dari pada pernikahan nya sendiri.
"Aku begitu penasaran, siapa sebenar nya mereka?," ucap Danu penasaran.
Hingga membuat nya secara diam diam menyelinap ke dalam istana Raja Vinix.
Sayup terdengar, suara seorang gadis memohon agar tidak di paksa menikah dengan orang lain selain Raja Inggit.
Terdengar pula sahutan seorang lelaki yang terdengar begitu marah saat menimpali permohonan si gadis.
Nampak tiga orang sedang berdebat di dalam sana.
Salah satu nya ialah wanita bercadar yang pernah ia lihat di depan istana kerajaan Safar.
"Itu calon istri Raja Inggit, berarti mereka adalah dua orang lagi yang berhasil selamat dan masih hidup sejak masa ratusan tahun yang lalu," ucap Danu terus mengamati ketiga orang di dalam ruangan megah itu.
"Tidak!, aku sudah putuskan akan menikahkan kamu dengan Raja dari kerajaan lain!," sentak Raja Vinix sembari berbalik badan menatap sang putri.
Sontak Danu begitu terkejut dan tak percaya dengan apa yang di lihat nya.
__ADS_1
"A-apa mata ku ini tak salah lihat?," keluh Danu tercengang di tempat nya.
"Dia Raja Vinix!, manusia yang aku cari cari keberadaan nya ?, manusia yang menjadi alasan ku hidup kembali di masa ini," ucap Danu tak percaya.
"Ayah!, aku akan berbuat nekat jika ayah terus memaksa ku," seru Pura membuat Danu kembali menatap nya.
"Kinan!, benar benar sudah bosan hidup kau!," sentak Raja Vinix marah.
Kinan?, anak pertama Raja Vinix masih hidup?, batin Danu semakin tak percaya dengan apa yang ia dengar.
"Lalu siapa lagi yang ada di samping mereka?," ucap Danu semakin penasaran.
"Penyihir!, sebaik nya kau bungkam mulut nya, kalau perlu kurung dia di kamar nya sampai ada seorang Raja yang bersedia menikahi nya," titah Raja Vinix membuat Danu menatap tajam ke arah sang penyihir.
"Oh, jadi orang ketiga yang masih hidup adalah penyihir setia Raja Vinix, ternyata kita semua begitu dekat,", ucap Danu mengepalkan tinjunya dan memukul tembok di samping nya dengan keras sebelum ia benar benar pergi dari sana.
Membuat sebuah guncangan cukup hebat seketika berhasil mengguncang istana Raja Vinix.
"Apa itu tadi?," tanya Raja Vinix risau.
"Mungkin hanya gempa biasa Raja" sahut penyihir hitam menepis prasangka buruk sang Raja.
__ADS_1