
Sudah 2 purnama terlewati.
Satan masih belum menyelesaikan semedi nya.
Ia masih nampak tenang duduk terpejam di tempat nya semula.
Sementara Pasukan api sudah mulai kehilangan kekuatan nya.
Tubuh mereka berangsur angsur mulai kehilangan bara api nya.
Bahkan beberapa dari mereka sudah berubah menjadi patung yang tak bergerak sama sekali.
Meskipun begitu, kehidupan manusia saat itu masih tetap sama.
Mereka tetap bertahan hidup di tempat persembunyian.
Mereka ikut bahagia dan tak sabar menanti saat mendengar desas desus akan kelahiran seorang penolong bagi bangsa manusia kelak.
Bahkan kerajaan kerajaan yang belum sempat di hancurkan oleh Satan pun memilih untuk meninggalkan kerajaan nya dan bersembunyi di gua gua pedalaman hutan di sekitar rawa dan air terjun yang tak bisa di jangkau oleh pasukan api.
Mereka tak ingin, kelahiran dari penolong mereka kelak akan terancam nanti nya.
Entah itu tahun depan, atau bahkan bertahun tahun yang akan datang.
Yang pasti, mereka sangat menanti sang penolong itu datang.
"Ayah, aku tak mau pergi dari gua ini", ucap seorang gadis bernama Greci yang merupakan anak dari seorang ahli pedang.
"Anak ku, kamu sudah menikah saat ini, jadi ikutlah dengan suami mu, lagi pula, gua nya tak terlalu jauh dari sini, kami akan sering sering berkunjung", ucap San pada putri nya.
Greci pun mengangguk sembari menatap binar semua anggota keluarga nya.
Uluran tangan suami nya di sambut hangat oleh nya.
Dengan berat hati, ia tinggalkan gua yang menjadi tempat paling aman untuk nya dalam beberapa bulan terakhir.
__ADS_1
"Tempat tinggal kita tepat di belakang air terjun itu, apakah kamu suka...??", tanya Druv pada istrinya Greci.
Lagi lagi Greci hanya tersenyum dan mengangguk.
Ia tak mungkin meminta suami nya untuk ikut tinggal bersama keluarga nya, gua itu sudah sangat sempit jika di tambah anggota keluarga lagi.
Terlepas dari itu, pernikahan dengan sang kekasih sebenar nya sudah ia impikan sejak lama.
Tapi ia tak menyangka akan menikah dalam kondisi dunia yang masih kacau.
Meskipun begitu, mereka hidup dengan harmonis selama berbulan bulan lama nya, menjalani hidup baru dengan semua keterbatasan yang ada.
Tepat satu tahun pernikahan mereka, nampak perut Greci sudah terlihat membuncit.
Kebahagiaan mereka akan lengkap dengan kehadiran bayi kecil yang akan sebentar lagi akan lahir.
Druv selalu mencium dan mengelus perut sang istri.
Mengajak sang janin berbicara di waktu senggang nya.
Tapi kebahagiaan itu tidak lah bertahan lama.
Membuat pasukan api membabi buta mengejar nya.
Saat ia berlari menghindar, keberuntungan seakan tak berpihak pada nya.
Ia di kepung di tiga penjuru sekaligus oleh pasukan api Satan.
Tinggal satu jalan terakhir, yaitu mendekati arah air terjun tempat istri nya berada.
"Jagalah dirimu dan anak kita", ucap nya sembari berlari berbalik arah dan kembali menuju ke arah pasukan api.
Dalam sekejap, serangan demi serangan tak bisa lagi ia lawan.
Pasukan api terlalu kuat untuk ukuran manusia biasa.
__ADS_1
Tubuh nya yang keras seperti batu dan kobaran api yang panas di sekujur tubuh nya membuat pasukan api sulit untuk di kalah kan.
Hingga akhirnya, pedang Druv pun lepas dari tangan nya bersamaan dengan gugur nya Druv pada saat itu juga.
Bersamaan dengan itu juga, pasukan api yang terakhir pun kehilangan api nya.
Greci yang melihat itu dari celah air terjun berteriak dan menangis sekencang kencang nya.
Dengan perut yang sudah amat membesar.
Ia mencoba mendekati tubuh suami nya yang sudah tergeletak di tanah.
"Druv...!!, bangun....!!!, bagaimana nasib ku dan nasib anak kita...!!", teriak Greci di tengah guyuran hujan dan petir.
Saat duka sedang menyelimuti nya.
Ia merasakan perut nya begitu sakit dan seperti nya telah tiba saat nya ia akan melahirkan.
Rintihan tolong dari mulut Greci tak terdengar oleh siapa pun, bahkan lenyap di tengah suara hujan dan petir.
Saat suara nya dan tenaga nya sudah mulai habis.
Nampak bunga krisan berguguran entah dari mana.
Seakan memberi kekuatan pada Greci untuk melahirkan sang bayi tanpa bantuan siapa pun.
Bunga itu bertaburan di sekujur tubuh Grece, saat Greci mencoba melahirkan anak nya seorang diri.
"Oekkk...!!", gema suara kelahiran nya membangunkan seisi penghuni hutan.
Dan saat seorang bayi telah lahir dengan selamat, seketika itu pula Greci pingsan.
Bunga Krisan segera berjatuhan kepada nya dan membalut nya dengan hangat dan melindungi nya dari hujan.
Bahkan tangisan nya segera berakhir saat air bunga krisan menetes ke dalam mulut nya.
__ADS_1
Sementara di kejauhan, Rubby terlihat lebih gelisah dari sebelum nya.
Seakan ia bisa merasakan, ada kekuatan baru yang telah lahir ke dunia.