Lord Devil _Satan_

Lord Devil _Satan_
Kelemahan yang terkuak.


__ADS_3

"Jangan hanya membual Raja Vinix!, buktikan bahwa kau bisa membunuh ku hari ini" seru Rubby sembari terus mengarahkan pedang nya ke arah Raja Vinix.


"Biar aku yang melawan nya Raja," ucap penyihir hitam sekali lagi mencoba menjadi tameng hidup di antara Rubby dan juga Raja Vinix.


Namun sebelum ia sempat menyerang Rubby.


Badan nya seakan terhuyung dan terdorong kebelakang saat itu juga.


"Urusan ku dengan Raja mu sekarang!, jangan coba coba, bersabarlah sebentar, setelah urusan ku selesai dengan nya baru aku akan membuat perhitungan dengan mu," seru Rubby kembali mendorong penyihir hitam untuk menjauh dari sisi Raja Vinix dengan kekuatan nya.


Gawat!, Raja tidak akan menang melawan Rubby, jika Raja mati aku pun akan mati, batin penyihir hitam mulai ketakutan.


"Majulah!, kau pikir aku takut dengan mu!," sentak Raja Vinix segera menyerang Rubby kembali dengan ilmu perang yang ia kuasai.


"Baguslah kalau kau masih punya nyali," ucap Rubby bersiap menangkis dan menyerang balik Raja Vinix.


"Cih!, apa kau lupa, di masa lalu aku adalah Raja terkuat dan terhebat!, bahkan banyak peperangan telah ku menangkan," seru Raja Vinix mulai menyombongkan diri nya.


"Semua juga tahu, kau menang karna bantuan penyihir hitam, bukan begitu?," seru Rubby membuat Raja Vinix geram.


"Jaga ucapan mu!," teriak Raja Vinix terus menyerang Rubby dengan brutal nya.


"Kau lah yang harus diam!, aku sudah muak melihat mu hidup di dunia ini!," teriak Rubby mencoba menyerang bagian kaki dari Raja Vinix.


Dengan kaki yang terluka, mungkin saja aku lebih mudah untuk melumpuhkan nya, batin Rubby langsung ber fokus mengarahkan serangan nya ke arah kaki sang Raja.


"Apa yang dia lakukan?," ucap penyihir hitam merasa heran dengan serangan serangan yang di arah kan Rubby pada Raja Vinix.


"Arggh!," lenguhan Raja Vinix seketika membuat Satan yang sedang sibuk bertarung dengan Pura dan Raja Inggit ikut tersenyum bahagia mendengar nya.


Seakan suara itulah yang ia sudah nantikan selama hidup nya.


"Bagus ibu!, bunuh dia dengan cara yang menyakitkan," seru Satan sembari tertawa dengan begitu kencang nya.


Sementara Penyihir hitam tiba tiba juga terlihat kesakitan sembari bersandar di sebuah pohon.

__ADS_1


Membuat Rubby yang melihat nya seketika terdiam dan mulai memahami sesuatu.


Gawat!, aku harus tahan rasa sakit ini, jangan sampai ia tahu akan kelemahan ku, batin Penyihir hitam mencoba kembali berdiri tegap sembari bersikap setenang mungkin.


Mungkinkah?, aku harus memastikan nya, batin Rubby mencoba kembali menodong Raja Vinix yang masih merintih kesakitan sembari memegangi salah satu kaki nya yang berhasil di lukai oleh Rubby.


"Ayo berdiri lah Raja!, kau tak mau kan di cap pengecut karna kalah bertarung dengan ku," seru Rubby memancing emosi Raja Vinix.


"Mulut mu itu memang harus di beri pelajaran!," sentak Raja Vinix begitu marah nya hingga menyerang Rubby tanpa perhitungan.


Hingga membuat Rubby memiliki kesempatan melukai Raja Vinix kembali.


"Raja!, jangan lengah!," seru penyihir hitam memperingatkan, namun terlambat, pedang Rubby sudah sangat dekat ke arah lengan Raja Vinix.


Crass!!!...


Sekali lagi pedang Rubby telah berhasil melukai tubuh Raja Vinix, tepatnya di bagian lengan kanan nya.


Bersamaan dengan itu, penyihir hitam kembali merintih kesakitan sembari memegangi lengan nya.


Berarti benar, dia sudah memakai mantra penyatu itu, ini membuat ku semakin mudah membuat perhitungan dengan mereka, batin Rubby tersenyum licik ke arah penyihir hitam yang terus saja kesakitan walau tangan nya tak ada luka bahkan darah apapun di sana.


"Sangat puas!, karna apa, karna aku sudah berhasil menguak kelemahan kalian!," seru Rubby sembari tertawa begitu kencang nya.


Membuat Raja Vinix segera menatap dengan penuh tanda tanya ke arah penyihir hitam.


Melihat raut wajah penyihir hitam yang pucat pasi, Raja Vinix mulai merasa gelisah.


"Katakan sesuatu penyihir!," seru Raja Vinix seketika.


"Dia tak akan sanggup mengatakan nya pada mu!, karna dia sudah begitu takut sekarang ini," seru Rubby tersenyum dengan licik nya.


"Penyihir!, jangan diam saja seperti itu!," sentak Raja Vinix meminta sebuah penjelasan.


"D- darah ku yang kau minum di masa lalu, membuat hidup kita terhubung, apa kau mengerti sekarang?," ucap penyihir hitam membuat Raja Vinix begitu syok.

__ADS_1


"J- jadi karna itu kau begitu setia pada ku sampai sekarang?, bukan karna kau menghormati ku!, sial!," keluh Raja Vinix begitu kesal mendengar kenyataan itu.


"Kau pikir, ada orang yang akan setia pada Raja seperti mu dengan cuma cuma?, lihatlah dia!, putri Kinan mu!, dia saja tak sudi mengakui mu sebagai ayah nya lagi, kau bukan apa apa jika sendiri Raja," seru Rubby terus menghina Raja Vinix dengan puas nya.


"Cukup!," teriak Raja Vinix mencoba menghunuskan pedang nya ke arah Rubby.


Namun karna luka yang ada pada tangan dan kaki nya, serangan nya bahkan bisa di hindari Rubby dengan mudah nya.


"Lihatlah diri mu sekarang, begitu menyedihkan!, kau bisa hidup sampai sekarang berkat orang lain!," seru Rubby tertawa dengan puas nya.


"Ku bilang cukup!," teriak Raja Vinix mencoba menyerang Rubby dengan seluruh kekuatan nya.


Hingga karna begitu senang nya, Rubby jadi lengah dan membuat lengan nya sedikit tergores akan pedang Raja Vinix.


"Ahhh!," seru Rubby membuat Satan segera meninggalkan pertempuran nya dan berusaha menolong sang ibu.


Sementara Raja Vinix yang merasa telah berhasil melukai Rubby segera berlari menuju penyihir hitam sembari membawa pedang yang terdapat bercak darah Rubby di ujung nya.


"Darah kita bisa menyatu, dan kau juga pasti nya bisa menyihir darah ini juga bukan!, cepat katakan!," sentak Raja Vinix tak sabar.


"T- tapi itu perlu waktu Raja," sahut penyihir hitam begitu gemetar ketakutan.


"Jika kau mau melakukan nya, aku akan memaafkan semua kesalahan mu itu," seru Raja Vinix membuat Rubby ketakutan.


"Satan, hentikan mereka!," seru Rubby saat Satan mencoba menyembuhkan luka di tangan nya.


"Apa yang bisa mereka lakukan ibu?, tenanglah, luka ibu harus pulih lebih dulu," ucap Satan tak mengerti arti dari sebuah darah bagi seorang penyihir.


Darah merupakan media paling ampuh bagi mantra dan sihir bagi kaum penyihir.


Apapun bisa mereka lakukan jika mereka memiliki darah orang yang mereka incar.


"Dengarkan ibu!, cepat hentikan dia!," seru Rubby menepis tangan Satan dari lengan nya saat melihat penyihir hitam sudah mulai membaca mantra nya.


Melihat kegelisahan sang ibu, Satan segera bergegas ke arah Raja Vinix dan juga sang penyihir.

__ADS_1


Namun, kini Raja Vinix lah yang berani menghadang jalan Satan tanpa gentar sedikitpun.


"Kau mau kemana?, ibu mu harus membayar untuk semua ini," seru Raja Vinix segera membuat api di tubuh Satan kembali berkobar.


__ADS_2