Love Kamu 3000

Love Kamu 3000
part 20 tak disangka


__ADS_3

🌱🌱🌱


"Kak Rani, ayo bangun!"


"Kak,"


Suara seseorang samar-samar kudengar, dan perlahan kubuka mata, ternyata Qiran yang membangunkan ku.


"Kakak, ayo bangun! kita jalan pagi yuk!" ajak Qiran.


"Ayo!" jawabku.


Badan yang semula lemas terasa sudah kuat kembali karena mendengar ajakan dari Qiran.


Disela-sela jalan pagi, Qiran mengawali percakapan dengan mengintrogasiku tentang Fakur.


"Kak, dimana kenal dengan kak farhan?" tanya Qiran.


"Ya di sekolah lah," jawabku.


"Kok bisa hubungan kakak sejauh ini sama dia? kakak nggak introgasi dia terlebih dahulu?" tanya Qiran.


"Kakak yakin dia adalah yang terbaik buat kakak," jawabku mantap.


"Ta-tapi ...," perkataan Qiran terputus.


"Udah nggak ada tapi-tapi, ayo!" ajakku.

__ADS_1


Malas mendengar ocehan Qiran, dengan segera kupercepat langkahku dan meninggalkannya dibelakang.


POV QIRAN


Sebenarnya aku tidak suka lihat kak Rani dekat dengan kak Farhan, karena di sekolahku kak Farhan sudah terkenal dengan ke playboyan-nya yang suka gonta ganti pasangan, aku takut kak Rani bisa jadi korban selanjutnya bagi kak Farhan, biarpun Farhan adalah pelatih sekaligus seniorku di Pramuka, tetap juga aku tidak menyukainya berduaan dengan kak Rani.


Aku memutuskan mengintrogasi kak Rani, dan ternyata kak Rani sudah terlanjur sayang kepada kak Farhan, aku berusaha ingin mengatakan yang sebenarnya tetapi kak Rani malah mencegahku.


Dan aku hanya diam, tetapi di sela-sela jalan pagi bersama kak Rani, aku melihat sepintas dua pasang mata sedang duduk di bawah pohon yang begitu rindangnya, sangat cocok bagi anak muda berduaan dengan pasangannya.


"Ya ampun, masih pagi udah buat dosa, dasar bucin," batinku.


Timbul jiwa kekepoanku untuk mengetahui pasangan tersebut.


Semakin dekat, dan ternyata laki-laki tersebut membuatku ingin menamparnya seketika.


"Kak Farhan, ternyata kakak, itu siapa?" tanyaku dengan menunjuk-nunjuk perempuan di sampingnya itu.


"Tunggu bentar ya," ucap kak Farhan kepada perempuan tersebut.


Kemudian kak Farhan mendekat dan membawaku ke sebuah tempat yang tidak ada orang satupun disana. Dengan segera kak Farhan menc*umku dengan paksa, dan aku berusaha untuk menolaknya. Tetapi kak Farhan sangat kuat.


"Kenapa? kamu suka kan?" tanya kak Farhan dengan kasar.


"Lepaskan aku! dasar cowok baj*ngan!" umpatku dengan kasar.


Kutepis tangannya dan mendorongnya hingga terjatuh, dia berusaha untuk mendekatiku lagi, tanpa basa-basi ku tendang ke**luannya, sontak dia terjatuh dan menahan sakit yang sangat.

__ADS_1


"Apa? mau gue tendang lagi?" ancamku.


"Mulai sekarang jauhin kakak gue, jika kau tak mau gue akan berbuat lebih dari ini," lanjutku mengancam.


Kak Farhan hanya diam dengan menahan rasa sakit.


Kemudian tanpa basa-basi segera kutinggalkan laki-laki ba*ingan itu.


POV QIRAN OFF


BACK TO STORY


☘️☘️☘️


"Qiran, kamu kemana sih? kakak cari kemana-mana nggak ada," tanyaku.


"Tadi Qiran ke kamar mandi, buang air kecil," jawab Qiran.


"Kenapa? kakak rindu ya?" lanjutnya.


"Eh nggak kok, kakak cuma khawatir aja, nanti kamu hilang kakak yang disalahin ibu," jawabku.


"Qiran mah udah besar kak, jangan di khawatirin deh," jawabnya.


"Iya deh, iya. Nih minum," memberikan sebotol air dinging, "kamu pasti haus kan?" tanyaku.


"Ih tahu aja nih kalau aku sedang haus, makasih kakakku sayong," jawabnya dan mengambil botol minuman itu.

__ADS_1


"Yuk kita pulang kak, Qiran keringatan nih, mau mandi," lanjutnya.


"Ya udah ayok!" jawabku.


__ADS_2