Love Kamu 3000

Love Kamu 3000
part 48


__ADS_3

🌱🌱🌱


"Rani ...."


"Rani ...."


"Belum bangun juga, katanya ngampus hari ini?" tanya Nita.


"Huaammm ...."


"jam 8 Nit, ini masih pagi juga," ucapku.


"Pagi apanya, lihat deh jam!" tambah Salsa.


Kemudian kubuka mata dan melirik jam di handphoneku, telah menunjukkan pukul 07.30.


"Aaaaaaaaaaaa ...."


Kost-an yang tadinya hening mendadak heboh karena teriakkan ku.


"*suara siapa itu?"


"Ganggu aja pagi - pagi"


"Orang baru bangun tidur juga*,"


gerutu penduduk kost.


"Kenapa aku nggak dibangunkan dari tadi?" gertakku terhadap Nita.


"Eleh," ucap Nita kesal.


"Rani, ayo berangkat bareng!" ajak Salsa yang sudah siap untuk berangkat.

__ADS_1


"Oke, pake motor kamu ya!" ucapku.


"Iya, aku udah siap nih," ucap Salsa.


"Aku mandi dulu bentar," ucapku.


"Ya udah, cepat!" suruh Salsa.


🌱🌱🌱


"Cepat amat mandinya," ledek Salsa yang sedari tadi menunggu.


"Hehe sorry," ucapku tertawa kecil.


"Ayo kita berangkat, jangan eksis di sosmed mulu, nih kita udah telat," lanjutku karena melihat Salsa yang udah senyum sendiri menatap layar handphone-nya.


"Yee ... kamu nya yang lambat bangun," gerutu Salsa.


"Hehe ... yaudah. Ayo berangkat!" ucapku sedikit menggertak.


Memasuki wilayah kampus yang indah, bersih dan asri, ditambah lapangannya yang luas, dan gedung - gedungnya yang tinggi menjulang membuat kesan kampus ini terlihat mewah.


Tidak hanya itu, terdapat banyak lapangan olahraga di kampus ini, terutama sepakbola, basket dan olahraga lainnya. Yang membuatku semakin menyukai kampus ini ialah adanya kolam berenang. Karena berenang adalah hobiku.


"Rani, beruntung ya kita masuk ke kampus ini," ucap Salsa.


"Kita termasuk orang yang beruntung menjadi mahasiswa disini," lanjutnya.


"He'em," jawabku ditambah gelengan kepala.


"Dan orang - orang disini menurutku juga ramah dan sopan, nggak sia - sia deh pokoknya masuk kesini," lanjutku.


Aku dan Salsa berjalan menjelajahi setiap kelas - kelas yang ruangannya sangat besar dan luas, setiap ruangan tersedia infocus bagi mahasiswa yang ingin presentasi, dan ditambah AC di setiap ruangannya.

__ADS_1


Saking menikmati keindahan kampus ini, tanpa melihat ke depan jalan yang sedang kami tempuh, bersamaan dengan itu kami menabrak seseorang, sehingga membuatnya jatuh ke lantai.


"Bugh ...."


"Aduh ... maaf," ucapku.


"Kalau jalan pake mata, bukan pake dengkul," ucap seseorang itu.


"Yee ... lu nya aja kali jalan pake dengkul, kami mah pake kaki," jawab Salsa.


"Udah, Sal," ucapku menghentikan.


"Di ingatin malah ngelawan, dasar mahasiswa baru nggak ada sopan santunnya," ucap seseorang itu kemudian pergi.


"Yee ... pergi lu sana, kami nggak butuh lu," ledek Salsa.


Kemudian kami melanjutkan perjalanan menuju kelas. Betapa kelas kami itu sangat jauh dari kelas - kelas yang lain, sehingga memakan waktu yang sangat lama.


"Rani, masih lama gak ni?" tanya Salsa yang sudah nampak kelelahan.


"Sepertinya udah dekat deh, Sal," ucapku.


"Nah, ini nih, kita udah sampai," lanjutku karena melihat papan tulisan di atas pintunya menunjukkan Kelas B-C4( kelas bisnis C4).


Kemudian kami masuk ke dalam dan mendapati mata seisi kelas tertuju kepada kami.


"Assalamualaikum, maaf kami terlambat Bu," ucapku.


Bu dosen hanya menjawab salamku dan mengarahkan tangannya ke kursi yang paling depan.


Kuliah hari ini berjalan dengan lancar, karena ini adalah hari pertama dosen tidak memberi kami tugas satupun, semua dosen hanya mengarahkan hari pertama ini untuk berkenalan satu sama lain.


Bersamaan dengan itu, salah satu dosen memerintahkan kami untuk mengeluarkan setengah kertas putih, dan membuat nama masing - masing disana. Kemudian mengumpulkan dan membagikan nya kembali ke setiap mahasiswa secara acak. Kemudian dosen itu memerintahkan kami untuk segera membuka kertasnya.

__ADS_1


Betapa terkejutnya aku kertas yang didapati, ternyata tertulis name tag.


__ADS_2