
🌱🌱🌱
"Iya silahkan masuk!" ucap kak Tristan.
Setelah kulihat mahasiswa baru yang masuk ke kelasku itu. Bagiku saat ini dunia terasa sempit, karena kemana dan dimanapun selalu ada dia.
"Amboi - amboi ...," ucap Salsa.
"Perkenalkan dulu nama kamu dek! jangan menyelonong aja," ucap kak Tristan.
"Hay semua ...."
"Baiklah, perkenalkan nama saya Fiyano Saputra Pratama," ucap Fiyan.
Fiyan menatapku dengan intens dan membuat semua mata tertuju kepadaku terutama senior - senior yang ada disini.
"Hey, mereka berdua yang di tunjuk sebagai king dan queen tadi, kan?" tanya kak Tristan.
"Kali ini calon king dan queen kita sekelas," ledek kak Sri.
"Yaudah, kakak Adit lanjutin perkenalan dirinya!" suruh kak Tristan.
"Saya nggak disuruh duduk ya kak?" tanya Fiyan.
"Oh iya, kamu duduk di belakang calon queen ya!" suruh kak Sri.
Semenjak di tunjuk sebagai calon queen, senior dan teman - teman yang lain terutama di kelasku juga memanggilku dengan sebutan 'calon queen'. Kasihan ayah sama ibu sudah capek - capek cariin aku nama, dan saat ini diganti dengan yang lain.
__ADS_1
Fiyan menuruti perintah dari kak Sri yang duduk di belakangku.
"Kak Adit, ayo!" suruh kak Tristan.
"Hey semua, nama saya Aditya teguh Amora," panggil saya dengan Adit, atau kak Adit," ucap kak Adit.
"Hay kak Adit," ucap kami bersamaan.
"Hay semua, nama kakak Aurelia Chantika, panggil aja kak Aurel," ucap kak Aurel.
"Hallo kak Aurel cantik," ucap mereka bersamaan.
"Yuhu ...."
"fitfyuu ...."
"Kak, boleh mintak nomor Wh*tsApp, gak?" ucap seseorang.
Sontak mereka semua bersorak ria.
Kak Aurel hanya diam dan senyum menanggapi perkataan mahasiswa lain yang menggodanya.
"Kak Aurel cantik ya," bisik Fiyan ke telingaku.
"Tapi lebih cantik perempuan yang ku bisikkan sekarang ini," lanjutnya.
"Hey, king lagi ngapain? udah pacarannya! apa mau di pindahkan?" tegas kak Tristan yang tampak memerhatikan Fiyan sedari tadi.
__ADS_1
"Eng-nggak kak," jawab Fiyan terbata - bata.
Aku yang menanggapi perkataan Fiyan hanya diam mematung dan membuat hatiku sedikit berbunga, sehingga rasa benci terhadapnya hilang sedikit demi sedikit.
☘️☘️☘️
Hari terakhir ospek, kali ini senior beserta anggota BEM mengucapkan permohonan maaf atas kesalahan yang pernah mereka perbuat, mereka mengatakan bahwa ini adalah bagian dari ospek.
Dan di acara terakhir mereka juga mengumumkan King dan Queen mahasiswa tahun ini.
Sebelumnya, King dan Queen adalah kak Ryan dan kak Aurel, dan sekarang mereka berdua memberikan kalungan kepada King dan Queen yang baru.
"Oke, kali ini King dan Queen tahun ini termasuk ke dalam kategori yang berbeda dan terbaik dari king dan queen sebelumnya, mereka selalu ada maupun suka dan duka," jelas kak Tristan selaku ketua acara ini.
"Baiklah, saya selaku ketua acara tidak akan memperpanjang mukadimmah saya," lanjutnya.
"King dan Queen mahasiswa tahun ini adalah ...."
"Pasangan Fiyano Saputra Pratama dengan Maharani Puspita Sari," ucap kak Tristan membuat jantungku serasa ingin putus.
"Kenapa aku sih?" tanyaku kepada Salsa.
"Ya ... karena kamu dan Fiyan pasangan terbaik dari yang terbaik," ucap Salsa.
Kemudian aku dan Fiyan naik ke mimbar tempat acara, bedanya Fiyan memegang erat tanganku sampai menuju mimbar.
"Mereka pasangan serasi," tambah ketua BEM.
__ADS_1
"Tunggu!" ucap seseorang.