Love Kamu 3000

Love Kamu 3000
part 47 (2) mahasiswa baru


__ADS_3

🌱🌱🌱


"Ya ... ini satu lagi calon queen kita," ucap salah satu senior.


"Kamu pasangannya yang pakai jaket maroon," lanjutnya dan menunjukkan laki - laki yang memakai jaket maroon itu.


Kemudian kulihat orang yang pakai jaket maroon itu.


"Fi-fiyan?" batinku.


"Ma-maaf kak, aku menolak tawaran kakak," ucapku tegas.


"Kalau kamu menolak, jangan harap besok kamu akan menginjak kan kampus ini," ucap senior itu dengan tegas.


"Ta-tapi ...," perkataanku terputus.


"Nggak ada tapi - tapian, kamu harus ikut," ucapnya tegas.


Aku hanya pasrah menerima tawaran dari senior tersebut, dan kemudian senior itu membawaku ke mimbar tempat calon king dan queen lainnya.


"Itu calon king mu dek!" ucapnya kasar kemudian menunjuk Fiyan.


"Silahkan! king mu butuh kamu tuh!" ucap salah satu senior yang lain.


"Dasar! jika kamu nggak senior disini, udah aku sleding tuh otaknya," batinku.


"Udah jangan membatin, terima aja semua," ucap Fiyan.


"Apa?" tanyaku heran.


"Kamu tahu aku membatin?" tanyaku.


"Enggak, aku cu-cu ....,", perkataan Fiyan terputus.


"Pacaran nanti siap ospek dulu!" sanggah senior itu.

__ADS_1


Fiyan hanya melebarkan senyumnya di depan senior itu.


Aku mendengar perkataan senior itu, hanya diam dan menundukkan kepala, karena malu akan cibiran mereka selanjutnya terhadapku.


Kemudian fokusku kepada seorang perempuan yang baris di depan Nita.


"Yassalam, dia kuliah disini juga," batinku.


Dengan segera ku sembunyikan tubuhku yang hampir kurus ini mimpi hehe ... ke belakang tubuhnya Fiyan.


"Kamu kenapa?" tanya Fiyan.


"Aku nggak enak sama Nadya," ucapku.


"Nadya?" tanya Fiyan heran.


"Iya," ucapku.


"Nadya lihatin kita, dia yang berdiri di depan Nita itu," ucapku.


"Dia ku ...," perkataan Fiyan terputus lagi.


"Tuh kan, pacaran lagi," sanggah senior itu.


"Emang pacaran tak kenal waktu dan dunia serasa milik berdua yang lain ngontrak, eeaaaa ...," canda senior itu.


Dan sontak semua mahasiswa bersorak.


"Eeeaaaa ...."


"Yasudah, ini dia 4 calon king dan queen mahasiswa baru tahun ini, tepuk tangan buat mereka ...," ucap senior.


Semua bertepuk tangan dan bersorak.


Anggota BEM memberitahukan pengumuman untuk king dan queen nya setelah selesai mengikuti kegiatan ospek ini.

__ADS_1


Tak lama kemudian, senior menyuruh kami untuk masuk ke kelas yang sudah di tentukan sebelumnya.


Tampak semua mahasiswa menikmati udara yang berada di dalam kelas, sejuk dan dingin, ruangan full AC dan ditambah pula keringat karena di jemur oleh senior - senior itu.


Bersamaan dengan itu, empat orang senior masuk ke kelasku.


Kemudian mengenalkan dirinya.


"Hay, nama saya, Tristan Gunawan, panggil saja kak Tristan" ucap senior itu dengan cuek.


"Saya leader dari acara ini, dan yang tadi di lapangan dia adalah ketua BEM," ucapnya.


"Kulkas uy ...," ucap seseorang.


"Siapa kulkas?" tanya senior yang bernama Tristan itu.


"kembali ke laptop," ucap salah seorang senior.


"Emang Tukul?" tanya kak Tristan.


Sontak semua tertawa mendengarnya.


"Biarpun kalem dan dingin, tetapi ada jiwa lucunya juga ya," batinku.


"Ya udah saya perkenalkan dua madu dan satu selingkuhan madu saya."


Semua tertawa kembali, termasuk teman - teman senior yang lain.


"Eh salah tiga orang teman saya," ucapnya.


"Silahkan!" lanjut ka Tristan.


"Hallo, nama saya Sri Puja Andini, panggil saja dengan kak Sri," ucapnya memperkenalkan diri.


"Hay kak Sri," sapa kami bersamaan.

__ADS_1


"Kak, ini ada anggota baru," ucap seseorang dari luar.


__ADS_2