
Semenjak kejadian malam itu saat Frans mengetahui istrinya dekat dengan seseorang yang tidak ia kenal, dengan bukti riwayat panggilan masuk serta chat mesra antara Rissa dengan Mr. F yang menurut istrinya hanya teman dekat tidak lebih. Rissa tidak merasa bahwa ia telah mengkhianati janji suci pernikahan mereka.
Frans mulai ingin melupakan kejadian itu, karna saran dari anak buahnya yang memang sudah lama makan asam garam pernikahan. Juga saran dari Happy sahabat Rissa agar Frans memaafkan kesalahan Rissa, karna dirinya juga memang mengenal F meski tidak secara langsung hanya pernah bertemu 1 kali dikampus Rissa dulu . Rissa dan F menurut curhatan istrinya kepada Happy sahabatnya, dia dan F adalah teman satu kampus dulu saat Rissa menempuh Diploma 3 jurusan sekretaris disalah satu kampus swasta ternama dikota JP, sedangankan F adalah senior dikampusnya meskipun beda jurusan namun F sangat aktif di organisasi kampus Rissa dulu.
Awal pertemuan Rissa dan F saat ospek MABA dikampus dulu, Rissa adalah mahasiswi semester 1 sedangkan F mahasiswa semester 7 jurusan S1 Manajemen Bisnis.
F mulai mendekati Rissa saat memasuki semester 2 namun menurut Rissa sendiri dia tidak pernah ada perasaan khusus kepada F, hanya menganggap F sebagai senior dikampus dan karena usia mereka yang cukup jauh Rissa hanya ingin menjalani hubungan sebagai adik kakak saja.
Dan sejak Rissa lulus dari kampusnya tak pernah sekalipun Rissa curhat tentang F ini sampai akhirnya Happy tau soal yang terjadi antara Rissa dan F dari mulut Frans sendiri.
"Lu yang sabar Lim, gw yakin memang gak ada hubungan yang spesial antara bini lu sama F. Soal dia masih berhubungan dengan F jujur gw juga gak tau, karna setahu gw sejak lulus kuliah F sama bini lu udah lost contact karena yang gw tau, gak lama F lulus kuliah dia langsung merried makanya Rissa udah gak pernah berhubungan lagi dengan F" bujuk Happy kepada Frans yang nampak masih tertekan mengetahui hubungan istrinya dengan mantan teman kuliah istrinya dulu
"Yang gw tau emang F ini orangnya genit, dia juga yang terus-terusan ngejar bini lu. Udah gitu orangnya agak mesum klo becanda terlalu vulgar, makanya Rissa gak pernah mau jadi pacar dia" lanjut Happy lagi
"Ya gw paham hep, cuma ya sakit aja perasaan gw. Udah tau tuh cowo begitu, knapa masih diladenin aja, bahkan sikap dia ke gw berubah drastis makanya, gw maksain diri buat ngecheck hp dia"
"Coba kalo gw gak meriksa isi hp dia, entah apa yang terjadi kedepannya. Gw gak nanyain soal chat dia sama Rico mantannya. karena isi chatnya udah dihapus"
"Klo soal Rico bini lu pernah cerita, Rico cuma basa basi aja nanyain kabar Rissa. Dia dapet pin BBM bini lu juga dari cicinya Donna" terang Happy
"Ya udah gw jemput Rissa dulu hep, sekalian ntar ketemuan aja di mall matahari. sekalian aja ajak anak lu dodo kita makan siang bareng. Sori nih udah ganggu waktu lu, makasih udah mau nemenin gw curhat"
__ADS_1
"Kaya sama siapa aja lu Lim, gimana juga lu berdua udah kaya saudara gw sendiri, saat gw cerai dari mantan laki gw. Lu berdua juga kan yang udah banyak bantu gw"
"Ya udah hati-hati lu, ntar klo gw dah nyampe sana ketemuan diwarung soto wak mamat aja ya tempat biasa, tapi hari ini gw sama anak gw ditraktirkan sama lu berdua, kan THR udah turun, hahaha" ucap happy sambil membuka pintu pagar rumahnya
"Hahaha tenang aja sih, gw traktir anak lu makan steak, bosen lah tiap kesana makan soto terus" jawab Frans sambil menyalakan si putih yang dia bawa beberapa hari ini karna Fransa motor blade kesayangan Frans sedang menginap dibengkel kantor karena terpaksa harus turun mesin
"oke siap bos" ucap happy sambil menaikan tangannya seperti posisi hormat
"Bos.. bosok hahaha, ya udah jangan bilang bini gw klo gw kemari ya, soalnya gw bilang ke dia klo gw main kerumah tante gw" jawab Frans tertawa lalu melajukan motornya untuk mejemput istrinya dikantor karna hari ini sabtu hanya masuk kerja setengah hari. Lalu sesudahnya menuju mall matahari di kota TS tidak jauh dari rumah Happy untuk menikmati makan siang bersama.
Beberapa hari kemudian malam hari dikediaman keluarga Wierianto, Frans dan istrinya berkumpul dengan seluruh anak,menantu dan cucu-cucu dari alm. David wie dan Jessie untuk makan malam bersama merayakan malam Natal meski hanya Donna suami dan anaknya, juga Rudy Tan berserta Istrinya Joice wie dan anaknya Queeny yang merayakan Natal. Makan malam keluarga selalu diadakan tiap tahun untuk menghargai keyakinan kedua anak dan menantu keluarga wie, selain makan malam bersama sebelum imlek tentunya.
Acara makan malam bersama keluarga tahun ini memang sedikit berbeda tentunya karena tanpa kehadiran David wie yang sudah meninggal.
"Iya ci, aku sama Frans ngikut berangkat tanggal berapa emang" tanya Rissa
"Berangkat tanggal 30 sore, uangnya paling lambat tanggal 27 lu transfer aja nanti ke rekening gw. Lu nya jangan keluar duit biar laki lu yang bayar biayanya" lanjut Donna
"Iya ci, THR Frans udah dikasih ke aku. Nanti pulang aku transfer ke cici " jawab Rissa yang memang uang thr suaminya sudah diberikan kepadanya seminggu yang lalu sebesar 1 bulan gaji dipotong biaya untuk perbaikan motor kesayangan Frans yang terpaksa turun mesin selain memang sudah menemani Frans hampir 5 tahun juga memang harus banyak sparepart yang harus diganti agar kembali prima
Malam semakin larut Frans dan istrinya memutuskan untuk kembali kerumah kediamannya, karena hubungannya dengan Rissa sudah mulai membaik malam ini Frans ingin menyalurkan hasrat lelakinya bersama istrinya yang sudah cukup lama tidak dirasakanya. Hanya bisa terpaksa disalurkan dikamar mandi saat istrinya terlelap, Frans hanya membayangkan saat dia dan istrinya melakukan pertempuran dimalam pertama mereka setelah pesta pernikahannya.
__ADS_1
Semua koleksi film jepang yang dibintangi oleh mbak Risa Murakami , entah mengapa begitu disukai oleh Frans mungkin karena namanya mirip dengan istrinya. Folder sebesar 4,5 gigabyte yang hampir memenuhi memori HTC one milik Frans, dengan sadar dihapus oleh karena tidak ingin selingkuh mata terhadap istrinya.
Malam itu meskipun hujan turun dengan derasnya, suasana didalam kamar Frans dan Rissa terasa hangat cenderung panas. Entah apakah suara pertempuran suami istri malam itu terdengar ketelingga tetangga rumah mereka, namun jika terdengar pun mereka sepertinya bisa memaklumi karena memang Frans dan istrinya adalah pengantin baru yang usia perkawinan mereka belum ngenap 1 tahun.
Menjelang malam pergantian Tahun Frans dan Rissa bersama dengan keluarga besar Wie berangkat menuju pulau harapan salah satu pulau terujung yang masuk dalam wilayah kota KS mengunakan Kapal motor yang sudah disediakan oleh pihak Travel penyelengara tour ke pulau harapan.
Sepanjang perjalanan menuju pulau harapan selepas sekian mill laut dari lepas pantai dermaga kota TU hamparan lautan biru yang luas memanjakan mata setiap penumpang kapal, perjalanan menuju pulau harapan memakan waktu selama 4 jam perjalanan, meski menjadi lebih dari 4 jam karena kapal sempat merapat didermaga pulau hoki, untuk berlindung dari terjangan ombak tinggi karena terjadi badai dilautan secara tiba-tiba.
Untung saja kapten kapal yang menakodahi kapal yang membawa rombongan Frans Rissa dan keluarga istrinya beserta lebih 50 lebih penumpang yang lain sigap membaca cuaca yang akan berubah, sehingga mereka bisa terhindar dari cuaca buruk ditengah lautan.
Setelah cuaca kembali cerah dan ombak lautan mulai lebih tenang perjalaan kembali dilanjutkan, sebelum menuju pulau harapan sebagai tujuan terakhir dari kapal tersebut. Kapal sempat menurukan puluhan penumpang yang berlibur dipulau lain yang letaknya tak jauh dari pulau harapan. Mendekati pulau harapan belasan ekor lumba-lumba berenang disisi kanan dan kiri serta depan kapal yang berjalan diatas air seakan menjemput dan mengawal kedatangan rombongan wisatawan yang datang kepulau harapan.
Suasa damai dan tenang serta bunyi deburan ombak didermaga menyambut kedatangan rombongan wisatawan yang baru saja menjajakan kakinya dipulau tersebut. Meski tidak memiliki hamparan pasir pantai seluas di pulau BL setidaknya suasana dipulau tersebut mampu melepaskan segala kepenatan yang ada, jauh lebih baik dibandingkan suasana dikota tempat biasa tinggal.
Malam pergantian tahun dilewati dengan suasana meriah, meski hanya pesta barberque sederhana dengan ikan dan ayam yang disediakan oleh penduduk sekitar atas permintaan dari pihak panitia penyelengara yang memang berkerja sama dengan peduduk sekitar pulau. Termasuk juga kamar penginapan keluarga Rissa dan suaminya Frans mengunakan 2 rumah penduduk yang saling bersebelahan.
Perayaan tahun baru diakhiri dengan pesta kembang api tepat pukul 00.00 meski tak sebesar pesta kembang api dikota besar setidak kembang api yang dinyalakan mampu menerangi malam dipulau itu yang sedikit mendung karena sempat turun hujan sebelumnya, dan pastinya memberikan memori yang indah pada setiap insan yang hadir pada malam itu.
------------Bersambung-----------
Terus dukung karya author dengan saran dan kritiknya dikolom komentar
__ADS_1
Happy Fun Reading