Menantu Tak Dianggap

Menantu Tak Dianggap
Memancing di Air Keruh ( 1 )


__ADS_3

Langit sore dihari terakhir berkerja sebelum akhir pekan Frans yang sedari pagi hingga sore sibuk menyiapkan sparepart untul alat dan kendaraan proyek atas permintaan dari bengkel, menghabis waktu sebelum pulang kerja dengan menikmati secangkir kopi hitam pahit dan rokok kretek 345 spesial hobi barunya beberapa hari ini karena melihat wahid yang begitu menikmatinya sehingga Frans tergoda untuk mencobanya. Rasa pahit kopi hitam yang tak sepahit kisah cintanya berpadu dengan rasa gurih rokok kretek adalah pasangan sempurna untuk menikmati sore hari lebih terasa sempurna jika ditambah singkong rebus sambil menikmati pemandangan disore dan pagi hari. Ahh sebuah kenikmatan hakiki untuk menghabiskan hari selepas seharian lelah bekerja, Frans yang bercita-cita memiliki rumah dipedesaan saat tua nanti saat ini hanya bisa menikmati pemandangan semak belukar dan pohon jarak dilahan kosong tepat disebelah kantornya, anggap saja sedang melihat hamparan padi disawah pikir nya saat itu.


Kegiatan ini menjadi rutinitasnya disore hari sebelum pulang dari kantornya, tak jarang Frans sampai lupa waktu untuk pulang karena terlalu asik menikmati sambil memikirkan rencananya kedepan nanti. Frans yang masih terus bertukar kabar dengan Happy mendapatkan info bahwa mantan istrinya Rissa sudah resmi bertunangan dengan Freddy hanya bisa tersenyum kecut rupanya apa yang dia ucapkan kepada Donna dikediaman wie saat itu akan benar-benar terjadi, dia yang tak perduli lagi jika Rissa akan menikah meski mereka belum genap setahun bercerai, namun yang menjadi beban pikirannya Freddy yang hanya seorang pengangguran tak begitu diperdulikan oleh Donna tentang status pekerjaannya jauh berbeda dengan dirinya yang saat itu sudah memiliki pekerjaan meski hanya menjadi kepala gudang dan dengan gaji yang cukup untuk menghidupi dia dan istrinya mengapa selalu dipermasalahkan.


Apakah hanya karena hasil ramalan keduanya bagus atau Freddy yang mempunyai tempat tinggal tetap meski itupun milik orang tuanya, dibandingkan dengan dirinya yang tidak memiliki rumah dan berasal dari keluarga yang tidak utuh sehingga membuat Donna menolaknya menjadi menantu dikeluarga wie, entahlah Frans tak pernah mengetahui apa penyebab Donna begitu membencinya. Happy yang memberitahukan kepadanya bahwa banyak teman-teman sekantor Rissa yang tidak suka kepada pacarnya kerena sering bersikap tidak sopan dan tidak pantas kepada rekan sekantor Rissa, termasuk suaminya Ran yang pernah hampir ingin memukul Freddy karena masuk kedalam area kerja mereka tanpa permisi karena ingin menemui Rissa, karena hal ini pula atasan mereka yang sebelumnya tidak pernah memasang kamera pengawas dikantor sekarang telah melengkapi setiap sudut kantor dengan kamera pengawas sehingga membuat seluruh karyawan menjadi sedikit tidak nyaman karena sekarang setiap gerak gerik mereka terekam oleh kamera pengawas.


Frans yang memang sudah tidak perduli dengan hal yang berhubungan dengan Rissa tidak ingin terlalu banyak berkomentar tentang hal itu, bahkan pesan dari Rissa yang kembali memintanya untuk membantu menalangi cicilan kartu kreditnya namun tak ditolak oleh Frans, Frans berangapan enak saja giliran ada perlunya saja baru mau menghubungi dirinya kemarin-kemarin dihubungi, bahkan Frans sudah menganjurkan agar kalung pertunangan dan cincin pernikahan mereka dijual saja oleh Rissa untuk membayar cicilan kartu kreditnya.


Bukan masalah nominalnya yang masih bisa disanggupi oleh Frans namun cara Rissa yang seakan-akan menganggapnya hanya ada ketika akan dibutuhkan olehnya sedangkan jika sudah tidak ada keperluan lalu dilupakan begitu saja, seandainya Rissa masih menghargainya sebagai mantan suami atau teman jangankan menalangi cicilan kartu kreditnya jika diminta bantuan untuk pernikahannya nanti Frans siap membantu tenaga atau bantuan lainnya.


Frans masih menikmati waktu sore hari sambil menunggu jalanan mulai tidak terlalu padat karena tidak ingin terjebak kemacetan, sedangkan kevin sudah pulang terlebih dahulu dengan mengunakan KRL jarak stasiun yang tidak terlalu jauh dari kantor sepertinya bisa menjadi alternatif untuk pergi kekantor, namun sulit baginya jika tidak membawa motor kekantor karena sehari-hari pekerjaannya banyak yang mengharuskannya untuk keluar kantor dengan mengunakan sepeda motor.


Frans yang baru selesai mengobrol dengan Happy menerima pesan masuk dari Tata yang menanyakan apakah besok Frans memiliki waktu luang karena Tata ingin mengobrol dengannya, Frans yang besok merupakan hari liburnya mengiyakan saja keinginan dari Tata untuk bertemu karena sejak pertemuan keduanya komunikasi diantara mereka berdua semakin intens tak jarang sampai membicarakan hal pribadi dan intim bahkan beberapa kali Tata mengirimkan photo dirinya yang mengunakan pakaian minim yang mengoda meski belum berani mengirimkan photo tanpa sehelai benang pun ditubuhnya.


Frans yang memang tak meminta untuk dikirimkan photo apa pun hanya menikmati saja photo yang diterimanya, Tata yang sepertinya sengaja mengoda dirinya bahkan beberapa kali mengirimkan gambar tubuhnya yang memperlihatkan pakaian dalamnya dengan jelas, sudah puluhan photo yang dikirimkan oleh Tata berada digaleri ponsel milik Frans yang disimpannya dalam folder yang diberi kata sandi agar tak sembarangan dilihat oleh orang lain. Entah apa yang dilakukannya salah atau tidak Frans yang memang merindukan kehangatan dari seorang perempuan mencoba menikmati saja keadaan ini namun didalam lubuk hatinya tidak ingin bermain api karena takut terbakar nantinya jika sampai kelewat batas.


Memang bukan seratus persen kesalahannnya hingga Tata begitu dekat dengannya bahkan tak jarang saat mereka saling berbicara lewat panggilan suara diponselnya seperti dua orang kekasih yang sedang menjalani hubungan jarak jauh, Frans yang seorang duda yang butuh kehangatan dan Tata yang masih istri orang namun sedang mengalami masalah pelik dalam rumah tangganya dan membutuhkan seorang laki-laki tempatnya mencurahkan segala isi hatinya sehingga cocok untuk saling berbagi isi hati termasuk masuk berbagi isi tubuh masing-masing meski memang belum pernah sekalipun Frans mengirimkan photo dirinya yang sedang tidak berpakaian karena tak ingin kerepotan jika sampai suami dari Tata mengetahuinya.


Dirasa jalanan sudah cukup sepi Frans pun lalu segera berangkat pulang kerumah kevin setelah membelikan makan malam untuk saptam yang bertugas malam ini, sedangkan untuk dirinya sendiri mungkin nanti mampir dulu diwarung nasi pecel langganannya tak jauh dari rumah kevin sebelum pulang. Nasi pecek khas kota madun menjadi makanan favoritnya saat ini nasi putih hangat ditutup dengan bermacam sayuran seperti irisan daun kol, kangkung, tauge dan daun pepaya muda jika suka dengan rasa pahit, disiram dengan sambal kacang dengan rasa pedas manis ditambah rempeyek kacang sangat nikmat dilidah. Ditambah harganya yang murah nasi pecel plus lauk ayam atau telur dadar hanya cukup membayar 12ribu saja sudah membuat perut kenyang tak heran jika membuat Frans hampir setiap hari mampir kesana untuk mengisi perutnya selepas pulang bekerja.

__ADS_1


Frans yang baru saja selesai mandi setibanya dirumah lalu mengangkat panggilan masuk dari Tata diponselnya, panggilan ini seakan menjadi kegiatan wajib baginya setiap selesai mandi hingga malam hari.


"Ko Frans udah kelar mandi" ucap Tata saat panggilannya diangkat oleh Frans


"Baru aja kelar, Tata lagi dimana udah mandi belom, apa mau koko mandiin hehehe" jawab Frans sambil mengoda Tata


"Lagi dirumah mama ko, hari ini Ta nginep dirumah mama, laki ta lagi ke kota BD sama temen-temennya"


"Idih dikira ta anak kecil apa pake dimandiin segala, tapi kalo mandi bareng sama koko ta mau" jawab Tata mengoda balik Frans


"Jangan ah ntar klo mandi bareng malah pengen yang lain lagi, repot ntar hahaha" ucap Frans sambil tertawa kecil sehingga membuat kevin bertanya kepadanya mengapa tertawa sendirian saat mengetahui Frans sedang menerima panggilan dia lalu kembali kekamarnya


"Memangnya kamu barang pake bilang bekas orang, koko mah gak pernah mikirin yang begituan mau perawan atau gak, gadis atau janda gak masalah buat koko mah ta"


"Lagian kemarin istri koko juga bukan koko yang pertama kali buat dia" jawab Fran berterus terang


"Berarti koko belum pernah ngerasain keperawanan cewe dong ko, kasihan udah gak kebagian perawannya ditinggal pula hehehe, coba koko dulu jadi merawanin ta kan bisa ngerasain jadinya. Padahal ta udah rela ngasih keperawanan ta buat koko" jawab Tata


"Ngeledek koko ya awas besok ketemu koko bikin ta keringetan" ucap Frans pura-pura mengancam Tata

__ADS_1


"Keringetan ngapain kan pake ac mana bisa keringetan hehehe" ledek Tata


"Orang olahraga ditaman mana ada acnya sih ada-ada aja kamu ta" jawab Frans pura-pura berkeliy padahal memang itu yang ada dipikirannya saat ini


"Masa olahraga ditaman gak seru ah, kirain Ta olahraganya dikasur bareng ko Frans" ucap Tata terus memancing hasrat Frans


"Ah Ta mah mancing-mancing koko terus, ntar malem koko tiba-tiba mimpi lagi main sama ta dikasur gimana hayo"


"Biarin weee, nih Ta kirim biar koko malem ini mimpiin Ta" ucap Tata semakin mengejek Frans lalu mengirimkan gambar setengah badan bagian bawahnya yang mengunakan daster putih bermotif bunga mawar nampak ****** ***** berwarna merah terang dan paha kuning langsatnya begitu jelas tergambarkan diphoto yang dikirim olehnya


Kemudian menyusul photo lainnya gambat bagian dadanya yang tidak mengunakan bra sehingga kedua puncak gunung kembarnya terlihat jelas dibalik daster putih milik Tata


Frans yang merasakan sesuatu mulai mengeras dibalik celananya lalu segera menyimpan photo yang dikirim oleh Tata kedalam folder pribadi digaleri ponselnya, Frans yang saat ini tidur diruang tamu tak bisa berbuat macam-macam karena jika sampai ketahuan oleh kevin bukankah menjadi tidak enak nantinya, Frans lalu melanjutkan mengobrol dengan Tata hingga larut malam sampai keduanya mulai mengantuk lalu tertidur tanpa sempat mematikan panggilan diponsel masing-masing.


FYI : MC akan sedikit nakal dan bermain api diepisode selanjutnya mohon maaf jika kurang berkenan dihati para readers sekalian


------------+Bersambung+------------


Yuk dukung terus karya author dengan saran dan kritiknya

__ADS_1


Happy Fun Reading


__ADS_2