
Lebih dari seminggu efek dari obat kuat yang diminum oleh Frans juga aktivitas yang dilakukannya bersama dengan Mei baru hilang itupun setelah dibantu jamu pegel linu yang diminumnya 2 hari sekali dan menolak ajakan Mei yang masih meminta Frans untuk kembali memuaskannya. Hingga Frans pun sampai sempat memarahi Mei karena terus-terusan merengek meminta Frans mengajaknya menginap dihotel diakhir pekan, Frans pun menasihati Mei agar sedikit menahan nafsu birahinya meski Frans juga mempunyai nafsu besar namun harus ada batasan dari keduanya terutama menahan keinginan dari Mei, Frans tidak ingin Mei sampai kecanduan berhubungan badan dengannya setiap hari bahkan terlalu sering menginap dihotel setiap akhir pekan walau memang Mei yang menanggung biayanya.
Frans masih memikirkan biaya yang dibutuhkan oleh Neng, dan tak ingin Mei terus-terusan menghabiskan uangnya demi memenuhi kepuasan batinnya. Selain itu jika hampir setiap minggu keduanya menginap dihotel bukankah hanya membuat keluarga Mei bertambah curiga dengan hubungan keduanya. Merasa kesal keinginannya kali ini ditolak oleh Frans, Mei yang seperti anak kecil yang tidak dibelikan mainan menangis dihadapan Frans, bahkan sampai tidak mau menghubungi Frans selama berhari-hari meski masih membelikan Frans makan malam dan menitipkannya kepada kevin saat Frans sedang mampir diwarnet sebelum pulang kerumah, dan akhirnya kembali menghubungi Frans setelah merasa ketakutan didalam angkot saat pulang malam setelah lembur dan meminta Frans segera menjemputnya diminimarket aprilmart tak jauh dari pabriknya bekerja.
Dikantor Frans sendiri saat ini tak banyak pekerjaan yang dilakukannya karena tender proyek yang dimenangkan oleh kantornya sedikit itupun hanya memperpanjang proyek yang sudah ada sehingga hanya ada permintaan tambahan material yang dimana pengirimannya menjadi tugas kevin sedangkan alat dan kendaraan inventaris kantor sudah berada dilokasi proyek Frans hanya mengurusi perpanjangan surat-surat kendaraan saja dan membeli beberapa sparepart yang diminta oleh bengkel. Frans yang merasa jenuh berada diruangannya lebih banyak menghabiskan hari-harinya berada didalam gudang sambil membawa laptopnya untuk menjalankan tambang bitcoinnya secara otomatis lalu sibuk memainkan game online diponsel miliknya.
Selama berada digudang Frans yang mengetahui bahwa erwin sering mengambil barang material digudang tanpa surat permintaan barang lalu menegurnya karena tidak sesuai dengan standar operasional perusahaan meski barang yang diambilnya hanya beberapa buah saja namun tetap saja semuanya tercatat didalam data material gudang sehingga erwin harus tetap mengajukan permintaan terlebih dahulu, meski erwin ngotot dan beralasan semua barang yang diambilnya dicatat secara manual oleh kevin setelah banyak baru dibuatkan permintaan barang maupun surat jalannya, Frans tidak menerima alasan erwin tersebut sehingga membuat erwin tersulut emosinya dan membuat keduanya berselisih hingga hampir saling baku hantam meski dipisahkan oleh anak buah gudang, perselihan keduanya lalu sampai ketelinga pihak personalia yang lagi-lagi menyalahkan Frans yang mencampuri yang bukan tugasnya namun kali ini dibantah Frans dengan tegas bahwa dia hanya menjalankan SOP yang dibuat oleh perusahan dimana ibu Tanti sendiri terdapat tanda tangannya didalam selebaran SOP yang dikeluarkan oleh perusahan bahkan Frans menantang ibu Tanti mengeluarkan SP bahkan memecat dirinya karena menjalankan SOP yang dibuat oleh perusahaan, meski akhirnya Frans hanya diminta untuk tidak terlalu mencampuri perkerjaan orang lain yang bukan merupakan tanggung jawabnya namun ditolak oleh Frans dengan alasan melindungi kevin agar tidak terkena imbasnya nanti jika terdapat selisih barang antara fisik dengan data dikomputer bahkan harus menganti barang yang hilang tersebut. Frans juga menasihati kevin agar tidak merasa takut dengan erwin hanya karena dia karyawan baru dikantor.
__ADS_1
Kevin diharuskan oleh Frans agar mematuhi aturan yang ditetapkan oleh perusahan tentang arus keluar masuk barang digudang seperti yang telah diberitahukan oleh Frans saat mengajari kevin dihari pertamanya masuk kerja, meski kevin selalu mencatat barang apa saja yang diambil oleh erwin namun Frans mengingatkan jangan sampai kevin lupa nantinya dan saat ditemukan selisih pada stok opname gudang erwin menolak mengakuinya bukankah akan menjadi kerugian untuk kevin sendiri sebagai kepala gudang. Frans meminta kevin agar segera membuat surat keluar barang jika ada siapapun mengambil barang didalam gudang meski hanya satu dua buah saja, jika belum ada permintaan barangnya pun setidaknya kevin memiliki bukti salinan yang ditanda-tangani oleh pihak logistik dan divisi proyek serta penerima barangnya, juga langsung memasukan data pengeluaran barang dikartu stok maupun data dikomputer sehingga meminimalisir perbedaan jumlah barang antara data dengan fisik barang.
Erwin yang semakin tidak menyukai Frans bahkan ingin mengajaknya berkelahi diluar kantor namun tidak jadi akhirnya setelah Frans menerima tantangannya bahkan meminta erwin sendiri yang menentukan dimana tempat dan waktunya, Frans yang memang sudah tidak perduli dengan reputasinya dihadapan manajemen perusahaan sebab SP3 yang pernah diterimanya dan selalu diperlakukan tidak adil selama bekerja dikantor. Frans yang memang sudah berencana untuk secepatnya resign dari kantor setelah memiliki modal lebih dari cukup untuk membuka usaha sendiri, namun sementara ini hanya harus bersabar dengan kenyataan yang dihadapinya dikantor.
Cicilan verza miliknya juga hampir lunas tinggal 2 bulan lagi sehingga Frans bisa mulai menabung lebih nantinya untuk modal usahanya jika ditotal tabungan miliknya saat ini ditambah dengan JHT miliknya serta token kripto miliknya hanya berjumlah 30 juta saja tentulah belum cukup untuk membuka cafe seperti keinginannya saat ini, menurut hitung-hitungan yang dibuatnya setidaknya Frans harus menyiapkan modal sebanyak 50 juta untuk menyewa tempat dan membeli peralatan cafe seperti bangku meja dan alat-alat masak juga set peralatan makan seperti garpu sendok cangkir gelas mangkok dan piring. Belum peralatan penunjang lainnya seperti menyewa wifi dan membeli set alat musik akustik sebagai fasilitas hiburan untuk pengunjung kafe. Frans pun sempat berpikir untuk mencari teman yang mau diajak kerja sama untuk membuka cafe namun urung dilakukannya mengingat resiko yang terjadi nanti jika terjadi selisih paham sehingga membuat operasional cafe jadi berantakan.
Sedangkan gaji bulanannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari dan membayar cicilan motor sisa gajinya yang ditabung olehnya juga tidak sampai 1 juta setiap bulannya, namun setidaknya Frans masih bisa menabung setiap bulan dari pada tidak sama sekali, jika tidak mendapatkan jatah mingguan dari Rey serta mengeluarkan seluruh biaya selama menginap dihotel dengan Mei tentu saja gaji bulananya tidak akan cukup malah akan besar pasak dari pada tiang, karena pengeluarannya lebih besar daripada pemasukannya setiap bulan. Jika memang ingin membuka usaha setidaknya harus direncankan secara matang-matang tidak bisa asal buka saja, harus mencari lokasi yang cocok dengan target yang diincar oleh Frans yaitu karyawan kantor dan mahasiswa kampus serta mempertimbangkan harga makanan dan minuman yang dijualnya agar bisa ramah dengan kantong pengunjung namun tetap menghasilkan keuntungan bagi Frans.
__ADS_1
------------+Bersambung+-------------
Dukung terus karya author agar terus semangat berkarya
Happy Fun Reading
XOXO
__ADS_1