Menantu Tak Dianggap

Menantu Tak Dianggap
Mulai dari nol


__ADS_3

Keadan lingkungan pekerjaannya dikantor yang semakin tidak nyaman membuat Frans merasa mulai tidak betah untuk bekerja dikantor ini, terlebih selain Mr. Bobby yang masih terus memarahinya jika Frans meninggalkan meja kerjanya sementara tugas yang dilakukannya mengharuskan Frans keluar kantor agar dapat berjalan semana mestinya, sebab sering kali perkerjaannya diluar harus ada pihak yang menangani dokumen pendukung yang diperlukan terutama saat berhubungan dengan pengiriman alat dan kendaraan operasional proyek.


Frans mulai sering mengeluhkan keadaan dikantornya dengan Mei juga kevin saat berada dirumah, keduanya pun hanya bisa menasehati Frans agar lebih bersabar terlebih modal untuk membuka usaha yang dibutuhkan oleh Frans belumlah cukup, memang tabungannya saat ini sudah bisa membuka cafe namun belum termasuk biaya operasionalnya menurut nasehat yang diberikan oleh tantenya Nita jika Frans ingin memulai usaha setidaknya harus memliki dana operasional 3 bulan pertama tidak bisa hanya sekedar membuka usaha lalu berharap usaha kita langsung ramai pengunjung. Selama 3 awal usaha setidaknya Frans tidak memikirkan untung terlebih dahulu melainkan harus bersiap jika mengalami kerugian dibulan pertama barulah dibulan kedua dan ketiga sebagai alat ukur apakah usaha kita masih bisa diteruskan atau tidak dilihat dari keuntungan yang diperoleh atau ramainya penjualan, jika selama 3 bulan tidak mengalami peningkatan sebaiknya dihentikan saja atau menganti jenis usahanya.


Jika menghitung modal yang dibutuhkan berikut biaya operasional yang dibutuhkan selama 3 bulan pertama setidaknya Frans masih harus mengumpulkan uang sebanyak 3 bulan gajinya utuh tanpa digunakan untuk ongkos bensin makan dan biaya lain-lain yang tentu saja itu mustahil baginya, Frans pun sempat berpikir untuk tetap bekerja sambil mencari seseorang untuk menjalankan usaha miliknya, namun saat ini mencari orang yang bisa dipercaya sangatlah sulit bisa saja Frans meminta salah satu temannya untuk bekerja dicafe miliknya namun melihat keseharian orang tersebut jika tidak diawasi sering bersikap semaunya membuat Frans khawatir pengujung cafe nanti bisa memberikan review buruk terhadap pelayanan cafe miliknya.


Sepertinya memang keinginannya untuk membuka usaha mandiri harus ditunda sedikit lagi, sementara pekerjaan dikantornya mulai sedikit demi sedikit Frans alihkan ke Nisa dan kevin agar saat dirinya mengundurkan diri nanti tidak harus mengajarkan pengantinya terlebih dahulu, Frans sendiri sudah berencana merekomendasikan kevin untuk menjadi pengantinya digudang sedangkan kepala gudang baru nantinya akan diserahkan kepada kevin saja untuk memasukan salah satu teman sekolah mereka yang belum bekerja, Frans sendiri terus mewanti-wanti kevin agar terus waspada dan berhati-hati terhadap erwin agar jangan sampai sepeninggal dirinya dari kantor kevin disetir oleh erwin demi keuntungan pribadinya dan mengkambing-hitamkan kevin nantinya.

__ADS_1


Frans sendiri sudah menyiapkan surat pengunduran diri diamplop coklat yang diletakan dilaci meja kerjanya yang jika sewaktu-waktu dibutuhkan tinggal menyerahkannya kepada atasannya atau langsung kepada bu Tanti kepala personalia dikantornya, Frans sendiri sudah tidak memikirkan pesangon yang akan diterimanya nanti mengingat sikap bu tanti yang sengaja menahan bonus tahunan miliknya pasti akan ada alasan yang diberikan soal pesangon terlebih jika Frans sendiri yang mengundurkan diri yang jika berdasarkan peraturan pemerintah soal ketenagakerjaan jumlah pesangon yang dikeluarkan perusahaan kepada karyawan yang mengundurkan diri/resign adalah 0 alias nihil, hanya diberikan upah penganti hak karyawan seperti cuti tahunan ongkos pulang atau menurut kebijakan perusahaan yang besaran nominalnya hanya satu atau dua bulan gaji saja jika dibandingkan masa kerja Frans yang lebih dari 7 tahun tentu sangat sedikit itupun jika diberikan oleh perusahaan.


Menimbang akan hal ini Frans memilih untuk fokus dengan tambang bitcoin miliknya dan sambil berharap mendapatkan mata uang kripto yang memiliki harga pasaran tinggi secara gratis dengan mengikuti tugas atau tautan yang bagikan oleh teman-teman komunitas pencari token kripto gratisan digroup yang diikutinya, sedangkan pertemuannya dengan Mei mulai Frans batasi diakhir pekan saja dengan syarat Frans akan menemani Mei seharian kemanapun yang Mei inginkan termasuk menginap semalaman dihotel untuk memuaskan hasratnya dan melakukan pertandingan denganya tanpa mengunakan karet pengaman seperti yang selama ini terus dilakukan oleh Frans saat bertanding dengan Mei.


Mei sendiri sudah sangat menginginkan mengandung anak dari Frans, bahkan rela jika dirinya hamil tanpa menikah dengan Frans dan sudah menyewa rumah petak untuk dirinya dan anaknya tinggal saat ini dengan harapan saat dirinya hamil anak dari Frans tak banyak orang yang tahu. Para tetangga tempat Mei yang baru saat ini sudah menganggap Frans suami Mei yang sah sehingga tidak mempersoalkan jika Frans sesekali menginap disana atau berada disana hingga larut malam seperti yang dilakukannya beberapa minggu ini hanya saja Frans menolak untuk bermesraan dengan Mei dikamar karena tidak ingin Neng anak Mei melihat apa yang mereka perbuat terlebih kamar keduanya hanya dibatasi oleh selembar kain tipis sehingga jika mereka melakukan sesuatu bisa dengan jelas dilihat dan didengar oleh Neng. Frans tidak ingin perbuatan keduanya dilihat dan didengar oleh anak yang seharusnya belum mengerti dengan benar soal hubugan suami istri, Frans tidak ingin karena rasa penasaran dengan apa dilihatnya membuat Neng ingin mencoba melakukan hal yang sama dengan laki-laki seusianya sehingga dapat merusak masa depannya.


Saat dirinya keluar dari perusahaan nanti Frans sudah mempersiapkan dirinya untuk memulai segalanya dari awal, kalau menurut slogan salah satu perusahaan milik negara dimulai dari nol, artinya Frans harus harus benar-benar fokus dengan usaha yang digelutinya nanti dan siap menerima segala resiko yang akan dihadapinya termasuk jika cafe miliknya merugi dan terpaksa harus berhenti beroperasi, itulah sebabnya jika rencana akan segera dimulai Frans akan mencari tempat yang bisa disewa secara bulanan atau mencari tempat usaha sejenis yang dioper alih sehingga dapat menekan biaya yang harus dikeluarkan, walau tetap harus memperhatikan keadaan lingkungan dan pangsa pasar cafe miliknya nanti. Juga biaya hidupnya sehari-hari yang pasti akan menjadi beban tabungannya sebab Frans sudah tidak bekerja lagi sedangkan cafenya tidak bisa langsung beroperasi begitu saja setidaknya membutuhkan waktu paling cepat selama 1 minggu untuk mempersiapkan banyak yang untuk memulai usah itupun jika sudah menemukan tempat yang cocok, sedangkan mengenai peralatan dan lain-lain Frans sudah menemukan pemasok yang cocok dengan dana yang dimilikinya.

__ADS_1


Konsentrasi Frans sendiri dikantor sudah mulai terpecah antara meneruskan karirnya dikantor atau segera mengambil keputusan mengundurkan diri untuk memulai usaha dengan modal seadanya dan dengan resiko kekurangan modal udaha ditengah jalan, memikirkan hal ini membuat Frans lebih sering menghabiskan waktunya didalam gudang selama dikantor sambil merokok dan menikmati bergelas-gelas kopi , kehadiran nisa dan kevin sangat membantu Frans selama ini agar perkerjaannya tidak terhambat atau menumpuk dimejanya saat dirinya sedang malas mengerjakan sesuatu, sebagai gantinya sehabis gajian Frans pun selalu mentraktir mereka makanan atau membelikan pulsa sebagai ucapan terima kasih telah membantunya mengerjakan pekerjaannya belakangan ini, walau demikian Frans masih sekali mengerjakan perkerjaannya sendiri jika mengharuskannya keluar kantor sedangkan yang berhubungan dengan data diserahkannya kepada nisa yang memang diperbantukan untuk mengimput data-data pekerjaanya kedalam komputer.


Mei yang sudah tidak tinggal dirumah orang tuanya membuatnya lebih leluasa untuk berpergian dengan Frans setiap akhir pekan bahkan tak jarang sampai menginap diluar, sedangkan Frans yang jarang berada dirumah membuat Juni sempat merasa curiga bahwa selama ini Frans tinggal bersama dengan Mei dirumah kontrakannya dan menanyakan hal ini kepada orangtua Mei, meski akhirnya terbantahkan sendiri oleh orang tua Mei yang sering melihat Frans berada diwarnet hingga malam hari saat beliau kembali dari kegiatan keagamaan dirutin diikuti oleh ibu dari Mei setiap hari selasa dan kamis.


Memang Frans sendiri hanya berada dirumah kontrakan Mei saat diminta untuk menemani Mei sebelum Neng kembali kerumah, atau merasa kesepian saat anaknya sedang menginap dirumah sepupunya namun tanpa melakukan kegiatan yang dapat kedengaran sampai kerumah tetangga sebelah meski apa yang dilakukan keduanya merupakan hal yang normal dimata dan telinga tetangga, tetap saja Frans memilih untuk melakukannya dihotel saja terlebih suara yang dikeluarkan Mei saat mencapai puncaknya begitu nyaring terdengar kemana-mana meski sudah ditutup oleh Frans dengan cara mencumbu bibir mungilnya, Frans tidak ingin pertandingannya dengan Mei menjadi bahan obrolan para tetangga seperti saat masih bersama Rissa dahulu.


------------+Bersambung+--------------

__ADS_1


Happy Fun Reading


XOXO


__ADS_2