
Sementara ini Frans menjalani hubungan tanpa status dan perasaan apapun dengan Mei yang memang tak keberatan akan hal itu meski tanpa didasari ikataan cinta atau perasaan sayang terhadapnya, Mei hanya berharap menjadi sosok seseorang yang selalu ada untuk berbagi keluh kesahnya dan sosok kakak ataupun ayah bagi anak perempuannya yang mulai memasuki usia remaja. Selain tentu saha menjadi laki-laki yang bisa memenuhi hasratnya sebagai wanita yang butuh akan kehangatan dari seorang lelaki, Mei pun menyadari Frans bisa saja berpaling darinya kapanpun itu namun baginya selama itu belum terjadi dirinya hanya ingin mendapat perhatian dari Frans meski harus sembunyi-sembunyi dari keluarganya ataupun tetangganya terutama Juni yang kini mulai menaruh curiga akan hubungan rahasianya dengan Frans. Tak jarang pula saat Frans baru kembali pulang bekerja Juni yang sengaja menunggu dibalik pintu rumahnya untuk melihat apakah Mei akan juga datang kerumah kevin untuk mengantarkan makanan bagi Frans seperti yang biasa dilakukan Mei belakangan ini.
Frans yang sudah terbiasa melihat kelakuan tetangga sebelah rumah kevin hanya bersikap santai dan sewajarnya saja, termasuk kepada kedua orang tua Juni yang mulai terpengaruh dengan kabar angin atau desas desus yang dibuat oleh anak mereka tentang hubungan antara dirinya dengan Mei. Sudah beberapa kali ibu dari Juni menanyakan langsung kepada Frans tentang hubungan yang sebenarnya terjadi antara dirinya dan Mei namun dijawab oleh Frans bahwa tidak ada hubungan khusus antara dirinya dan Mei, mendengar jawaban itu ibunya Juni juga sama seperti anaknya yang tidak langsung percaya namun membujuk Frans untuk mendekati anaknya saja dibandingkan dengan Mei namun segera ditolak secara halus olehnya, Frans beralasan dirinya masih ingin menikmati kesendiriannya pasca bercerai dan sama sekali belum memikirkan untuk mencari calon istri penganti.
Celakanya jawaban yang diberikan oleh Frans ini akan membawa masalah baru baginya, rupanya isu liar yang dibuat oleh Juni dan ibunya sampai ditelinga keluarga Mei. Mereka mendesaknya untuk berterus terang tentang hubungan yang terjadi antara Mei dan Frans, namun Mei menolak untuk bercerita yang sebenarnya terjadi, Mei menjelaskan dirinya hanya berteman saja dengan Frans dan sering meminta tolong kepada Frans untuk menemani atau mengantar jemput dirinya dan juga Neng anak perempuannya yang akan segera masuk ke SMK atas saran dari Frans agar saat Neng lulus nanti sudah bisa langsung melamar kerja dan memiliki keterampilan dasar untuk bekerja. Mei juga menceritakan bahwa Frans sering mengajari anaknya Neng diwarnet tentang dasar komputer dan program-programnya agar bisa lebih mengerti saat masuk SMK nanti juga mengajari Neng sedikit tentang bahasa Inggris ataupun dasar akutansi pelajaran wajib yang akan diterima Neng saat SMK beberapa bulan nanti, dan kebetulan Frans memang mengerti ketiganya terutama dasar komputer akutansi pelajaran yang pasti dipelajari oleh Neng nanti.
Mei meminta keluarganya agar tidak percaya begitu saja dengan isu yang dibuat oleh Juni dan ibunya tentang dirinya dan Frans, Neng yang ditanya pun hanya menjawab yang diketahuinya saja bahwa memang ibunya dan om endut panggilannya kepada Frans tidak ada hubungan apa-apa, Frans memang diminta untuk mengajarinya pelajaran yang akan diterimanya saat mulai masuk sekolah nanti, Neng juga tidak menceritakan bahwa dirinya sempat melihat ibunya Mei dan Frans berciuman dan saling berpelukan di atas tempat tidur milik Frans diruang tamu kevin saat dirinya hendak masuk kedalam, Neng memang memiliki perasaan khusus terhadap Frans dan berharap bisa berpacaran dengannya namun simpan dalam hatinya saja, namun sikapnya saat berdua dengan Frans dengan jelas menunjukan perasaannya itu Neng terkadang tidak merasa sungkan memeluk saat dirinya dibonceng atau mencium pipi Frans ketika sedang mengajarinya dirumah kevin saat Mei sedang keluar untuk membelikannya makanan, jika seandainya Frans nanti benar-benar menjadi ayah tirinya Neng tidak merasa keberatan dan akan memilih mengalah kepada ibunya. Bagaimanapun juga Frans telah bersikap baik dengannya dan tidak berbuat macam-macam dengannya meski Neng sengaja memancing Frans dengan cara memeluknya dan mencium pipinya, bahkan pernah berniat untuk berciuman bibir dengan Frans namun tentu saja teman dekat ibunya itu segera menolaknya dengan alasan dirinya masih kecil belum saatnya berciuman bibir atau bersentuhan fisik dengan laki-laki kecuali nanti saat dirinya telah lulus sma.
__ADS_1
Sementara itu ibu dari Mei yang memang mengenal Frans bahkan menemuinya untuk bertanya secara langsung mengenai hubungan antara anaknya Mei dengan Frans, dan dijawab oleh Frans sama persis dengan jawaban yang diberikan oleh Mei. Ibu dari Mei mengatakan bahwa beliau tidak keberatan jika Frans memang memiliki hubungan spesial dengan anaknya, karena memang menyukai kepribadian yang dimiliki oleh Frans. Namun ia juga menyadari usia yang terpaut cukup jauh antara Frans dan Mei belum tentu membuat keduanya cocok untuk menikah terlebih lagi Mei sudah memiliki anak yang beranjak remaja, beliau hanya meminta Frans agar tidak menyakiti perasaan anaknya terlepas apapun hubungan yang sedang mereka jalani.
Akibat isu-isu liar yang dihembuskan oleh Juni dan ibunya membuat hubungan antara Mei dan Juni pun menjadi retak setelah adu mulut saat keduanya bertemu dirumah kevin, namun segera dilerai oleh Frans dengan segara menarik Mei kedalam rumah kevin dan meminta Juni untuk segera masuk kedalam rumahnya. Mei yang terus emosi mendengar celotehan dari Juni dibalik dinding rumah kevin membuat Frans langsung mencumbu bibir mungilnya agar tidak membalas celotehan dari Juni dan membuatnya lebih tenang, setelah Mei kembali tenang Frans lalu membawanya kepasar malam untuk membelikan jajanan martabak mini kesukaannya agar perasaan Mei menjadi lebih baik. Frans pun meminta Mei agar menghiraukan saja perkataan dari Juni dan ibunya yang memang merasa cemburu terhadap Mei dan kedekatan keduanya.
Frans memang tak ingin menanggapi atau memperdulikan isu yang terjadi dan celotehan dari Juni dan ibunya, karna isu tersebut tak seberapa dibandingkan fitnah yang dibuat oleh sepupu dari mantan istrinya Rissa saat mereka masih pacaran atau setelah mereka berpisah sebelum akhirnya resmi bercerai. Frans saat masih berpacaran dengan Rissa dituduh sering meminta Rissa membelikannya sesuatu bahkan sampai mengancam akan meninggalkannya jika tidak dituruti meski akhirnya dibantah sendiri oleh Rissa dihadapan sepupunya itu setelah diintrogasi oleh Donna kakak perempuannya, yang lebih parahnya lagi fitnahan terhadap Frans tidak berhenti disitu saja, saat keduanya telah menikah Frans dikatakan pernah memukul Rissa dan keponakannya saat keduanya sedang mengasuh Jojo anak dari Johan dan Susan meski kebenarannya tidak seperti yang dituduhkan namun Frans tidak sempat membantahnya secara langsung karena telah bercerai dengan Rissa meski Johan maupun Susan tidak percaya akan hal itu karena memang mengenal seperti apa sifat Frans terhadap adik mereka dan juga terhadap anak mereka. Mungkin hal inilah yang membuat Donna semakin membencinya menurut pengakuan Rissa kepada Happy sahabatnya yang diceritakan kembali kepada Frans.
Kebaikan Frans terhadapnya membuat Fandy tak jarang membelanya didepan keluarganya dan Donna saat Frans dituduh berbuat macam-macam oleh wulan, Fandy juga satu-satunya sepupu dari Rissa yang menghubunginya agar bersabar menghadapi perceraian dengan kakak sepupunya Rissa, meski saat ini komunikasi keduanya pun sudah terputus saat Frans menganti nomor ponsel miliknya dan lupa menyimpan nomor milik Fandy. Frans memang terbiasa untuk berbuat baik terhadap siapapun karena nasihat terakhir yang diberikan oleh almarhumah ibunya kepada Frans, meski tak jarang kebaikan hatinya disalah artikan dan disalah pahami oleh orang yang menerimanya termasuk Mei dan Juni sehingga kejadian seperti saat ini terjadi, termasuk hubungan saling membutuhkan antara Frans dan Mei serta Neng anaknya.
__ADS_1
-------------+Bersambung+-------------
Dukung terus karya author dengan saran dan kritiknya
Happy Fun Reading
XOXO
__ADS_1