
Semenjak kejadian malam itu Frans melarang istrinya untuk terlalu sering menginap dirumah orang tuanya, cukup sabtu minggu saja saat mereka libur bekerja atau sedang hari libur nasional hanya sekedang menengok dan membawakan makanan kesukaan Jessi. Sudah 2 bulan Rissa tidak pernah menginap dirumah orang tuanya, selain karena memang dilarang oleh suaminnya. Pekerjaan Frans dikantor juga sudah mulai berkurang sehingga tidak sampai harus sering lembur dan tidur dikantor jika memang harus lembur Frans selalu pulang kerumah.
Jika memang kemungkinan Frans tidak bisa pulang dia selalu meminta tolong kepada Happy sahabat Rissa yang juga teman baik Frans saat SMK dulu, Happy jugalah yang jadi mak comblang saat mereka pacaran dulu sebelum akhirnya memutuskan untuk menikah. Setelah 7 tahun lulus sekolah Happy yang mempertemukan Rissa dan Frans kembali diplaza matahari di kota TL tidak jauh dari rumahnya.
Saat itu Rissa belum lama putus dengan Rico mantan pacarnya sebelum Frans, dan sebelum mereka bertemu Frans dan Happy selalu aktif berkomunikasi lewat media sosial Friendster jejaring sosial yang terkenal sebelum akhirnya menghilang akibat kalah bersaing dengan mukabuku dan burungbiru.
Karena terlalu sering menanyakan kabar dan keadaan Rissa kepadanya knapa gak sekalian saja dipertemukan pikir Happy saat itu. Sebagai sahabat Happy mengetahui semua rahasia Rissa termasuk bahwa Rissa ditinggalkan begitu saja oleh laki-laki yang sudah memanfaatkan kepolosan sahabatnya. Saat Happy menceritakan soal Frans kepada Rissa nampak ada perasaan cinta lama yang terulang kembali CLBK cinta lama belum kelar kalau kata anak muda pada masanya.
Walau hanya 3 bulan pacaran saat SMK dulu Frans adalah pacar pertama Rissa dalam perjalanan kisah cintanya, dan ciuman pertamanya juga Frans yang memberikan dibalik tembok samping kelas sekolah mereka dulu. Meski akhirnya kisah kasih disekolah mereka kandas saat acara perpisahan murid kelas tiga sekaligus perayaan kenaikan kelas bagi murid kelas satu dan dua, Rissa memutuskan Frans dikarenakan dirinya ketahuan pacaran disekolah oleh Donna kakak pertamanya.
Lewat sebuah surat beramplop ungu warna favorit Rissa, semua alasan mereka putus tertulis disana, juga kalung berbentuk hati warna ungu yang Frans berikan hasil menabung dari upah membantu tantenya jualan kue setiap akhir pekan saat libur sekolah dikembalikan oleh Rissa.
Seminggu setelah pertemuan mereka bertiga, Frans lebih sering bertemu dengan Rissa baik dirumah Happy maupun malam mingguan berdua di mall MMS yang baru buka dikota gading tak jauh dari kediaman keluarga Wie. Setelah beberapa kali malam mingguan berdua, dicafe tempat yang sama Frans melamar Rissa menjadi istrinya nanti. Menjadi saksi Frans dan Rissa pacaran kembali setelah 9 tahun lamanya mereka putus.
Meski 2 tahun mereka sekolah ditempat yang sama bahkan saat kelas tiga dikelas yang sama, sikap Rissa dan Frans ibarat kucing dan anjing tak pernah akur meski tidak sampai ribut besar hanya adu argumen saja. Karena Rissa menganggap bahwa Frans bukan lelaki yang setia karena 1 bulan setelah mereka putus Frans sudah kembali pacaran lagi terlebih yang dipacarinya adalah Wulan salah satu teman baik Rissa, Wulan juga lah yang menyarakan agar Rissa putus dengan Frans karena Donna kakaknya melarang Rissa pacaran selama masih sekolah.
Nampaknya Wulan juga yang memberitahukan Donna bahwa Rissa pacaran disekolah, karena Wulan memang mengenal Donna sebagai atasan dari kakak Wulan dibengkel showroom mobil tempat Donna bekerja. Entahlah hal ini pun tak pernah ditanyakan langsung oleh Frans dan Rissa.
Yang membuat Rissa kecewa kepada Frans adalah kenapa baru putus sudah pacaran lagi, dengan Wulan pula teman baiknya meskipun Rissa tahu Wulan memang menyukai Frans dan memang Wulan juga yang nembak Frans duluan. Meski akhirnya mereka pacaran hanya beberapa minggu tidak sampai sebulan karena Wulan tidak bisa menerima bahwa Frans lebih memilih aktif di organisasi paskibra sekolah dibandingkan dengan dirinya.
Wulan juga sempat berniat untuk membalas perlakuan Frans dengan memacari salah satu senior Frans dipaskibra sekolah, namun sayang rencana itu gagal karena Frans sendiri tidak perduli dan mempermasalahkan hal tersebut.
Rissa sendiri sempat menganggap Frans adalah seorang playboy disekolah karena saat sekolah bahkan saat sudah lulus sekolah Frans sering berganti pacar baik dengan teman seangkatan maupun dengan adik kelas bahkan saat jadi alumni pun Frans masih berpacaran dengan anak sekolah mereka dulu.
__ADS_1
Padahal bukan ingin Frans bergonta ganti pacar karena memang selama pacaran Frans bukan dirinya yang ingin putus lebih dulu, dan juga karena sangat aktif dikegiatan sekolah baik paskibra maupun osis bukan salah dirinya menjadi populer disekolah bahkan saat sudah jadi alumni pun masih ada saja adik kelas yang menyatakan cinta kepadanya baik lewat surat maupun secara langsung. Pada dasarnya Frans berprinsip kalau ada yang mau jadi pacarnya knapa ditolak jalani saja dulu kalau tidak cocok nantinya tidak masalah.
Hanya saja sebelum balikan lagi dengan Rissa , Frans sendiri sempat menjadi jomblo selama 2 tahun karena selain sibuk dengan kerjaannya menjadi operator warnet dikota SDB yang masuk pagi pulang sore, masuk sore pulang malam. Sudah terlalu lelah jadi dia menikmati saja kesendiriannya, walau sempat beberapa kali dengan dengan berapa perempuan client diwarnetnya bekerja, dan meski sudah bertukar air liur dan tidur dikosan berdua hanya saja hubungan itu tanpa ikatan cinta hanya perasaan suka sama suka.
Hingga saat bertemu kembali dengan Rissa barulah Frans melepaskan status jomblonya juga status perjakanya sebulan setelah mereka resmi menjalin kasih, meski Rissa sudah menjelaskan keadaan yang yang sudah tidak suci lagi. Namun Frans sendiri tak mempersoalkannya dia tulus menerima Rissa apa adanya dan ingin menjalani hubungan ini ketahap yang lebih serius lagi. Baginya keperawanan hanyalah selaput tipis pada organ kewanitaan toh yang terpenting masing-masing tulus saling mencintai.
Terlebih bagi Frans sendiri sebentar lagi sudah mau kepala tiga kalau sekarang gak serius mau kapan lagi, Rissa pula yang menerima keseriusnya tidak seperti beberapa mantan sebelumnya yang menganggap pacaran itu hanya untuk bersenang-senang saja. Dan karena hal itu pula rencana Frans untuk menikah diusia 25-27 tahun gagal total 2 tahun pula Frans tidak tertalu memusingkan status jomblonya meski dia dekat dengan beberapa perempuan dia hanya ingin keperjakaannya diberikan kepada istrinya maupun calon istrinya nanti. itupun jika bermain dengan sabun atau bermain dengan tongkat senangnya sambil menonton film panas lewat dvd maupun hasil download tidak dihitung
Padahal banyak kesempatan melakukannya selama dia dekat dengan beberapa perempuan terutama dengan Rin gadis kaya keturunan Chinese kota MD yang dekat dengan dirinya, teman-teman Rin dan Frans mengira mereka berdua adalah sepasang kekasih karena terlihat mesra dimanapun mereka berada, dan mereka juga tahu Frans sendiri sering tidur dikosan Rin. Hanya saja mereka tidak tahu bahwa meski mereka tidur bersama tidak ada hal lain yang terjadi selain hal biasa dilakukan orang yang kasmaran, Frans sendiri menghargai kebaikan Rin terhadapnya selama dekat dengannya biaya hidup Frans jadi lebih berkurang.
Rin sering meminta Frans menemaninya bermain game online diwarnet tempat Frans bekerja, untuk melakukan Quest khusus yang dia tidak bisa melakukannya secara solo. Dan hal inilah yang membuat Rin dekat dengan Frans, terlebih Rin kagum dengan sikap Frans yang tidak memanfaatkan dirinya untuk meminta lebih darinya, juga meski Frans sering menginap dikosannya tidak berani berbuat lebih hanya sekedar ciuman mesra sambil berpelukan meski terkadang mereka hampir kebablasan karena memang birahi manusia itu bisa datang tiba-tiba,walau sebenarnya Rin bersedia memberikan kepuasan mereka berdua namun Frans yang selalu berhenti untuk melanjutkan keadaan itu, karena dia tak ingin menyakiti perasaan Rin dan mengecewakan Rin seperti beberapa lelaki sebelum Rin mengenal Frans dikota SBD. Walau Rin tak pernah memberikan lelaki itu apa yang mereka mau, tetap saja perasaan kecewa itu ada.
Pertemuan Rin dan Frans memang tak sengaja saat selesai jam kerja Frans tidak langsung pulang ke kosannya namun bermain dulu dilantai 2 warnetnya bekerja yang memang dikhususkan untuk game online sedangkan lantai bawah khusus untuk browsing dan cafe lengkap dengan sewa wifi. Saat sedang solo hunt game Seal Online yang saat itu sedang hebohnya
Takdir pula yang akhirnya memisahkan mereka berdua karena Rin harus kembali kekota MD, karena orangtuanya tidak akan memaksa Rin untuk menikah dengan syarat dia harus pulang ke MD meneruskan usaha keluarganya karena Rin adalah anak kesayangan mereka. Saat itulah terakhir mereka berkomunikasi karena tak lama sesudah Rin kembali kota MD baik media sosialnya maupun nomor teleponnya sudah tidak aktif lagi. Frans pernah mencoba mengechat karakter game milik Rin di seal online saat Frans sedang bermain tiba-tiba akun milik Rin terhubung dalam game dan karena mereka adalah couple dalam game Frans mencoba memanggil Rin untuk berada dimaps yang sama namun karakter tersebut langsung memutuskan status couple mereka, dan ternyata Rin sudah memberikannya kepada salah satu temannya dikota MD dan teman Rin berpesan tidak perlu mencari Rin lagi kerena dia tidak ingin mengingat apapun yang terjadi dikota SBD
Frans memang sedikit kecewa dengan sikap Rin yang tiba-tiba berubah namun bagaimana juga selama ini mereka berdua hanya menjalani hubungan tanpa status seperti lagu duo maia yang populer saat itu Teman Tapi Mesra
Sore itu pada hari minggu seperti biasa Frans dan Rissa bekunjung kerumah keluarga Wie sekedar melihat keadaan Ibu Rissa, mertua dari Frans juga membawakan Nasi Campur kesukaan Jessi.
Diruang tamu keluarga nampak Johan dan Donna duduk disofa sedang menerima tamu seorang laki-laki yang nampak dari belakang sepertinya bagi Rissa cukup familiar dengan lelaki tersebut dan ternyata dia adalah Rico mantan pacar Rissa lelaki berengsek bagi Rissa yang pernah menghancurkan hidupnya sebelum bertemu kembali dengan Frans.
"Mau ngapain lu co kemari?" tanya Rissa dengan ketus kepada Rico
__ADS_1
"Dia mau ngapain juga, urusan sama lu apa sa?" timpal Donna yang nampak kesal melihat kedatangan Frans dan Rissa
"Elu yang ngapain kemari, gw kira lu udah lupa kalo elu masih punya orang tua dirumah ini. Dah sibuk banget ya lu berdua dateng kesini cuma minggu sore doang" lanjut Donna
"Tenang aja sa, gw gak macem-macem koq. Cuma ngaterin surat undangan lomba barongsai ke ko Johan. Selamat ya buat pernikahan lu, maaf gw gak bisa dateng ke resepsi pernikahan lu" jawab Rico dengan perasaan canggung melihat kedatangan Rissa dan suaminya
"Lu gak dateng juga gak masalah buat gw, emang sengaja lu sekeluarga gak gw undang" timpal Rissa yang nampak kesal melihat Rico berada dirumahnya
"Apan sih lu sa, dateng-dateng gak ada sopannya. Lu liat noh Rico biar cuma ngurusin perkumpulan Barongsai papanya bisa kebeli rumah sama mobil, coba lu yang nikah sama dia bukan sama laki yang gaji gak seberapa beliin lu rumah aja gak sanggup" ejek Donna mencoba membandingkan keadaan Frans dengan Rico
"Asal cici tau ya, kalau bukan karena Frans..." "Udah Sa, ayo masuk ntar nasi campur mama keburu dingin gak enak klo dimakan nanti" potong Frans tak ingin masa lalu istrinya diungkap didepan keluarga Rissa yang lain
Hanya Rissa,Happy sahabat Rissa, dan Jessi mama Rissa yang tahu keadaan Rissa setelah putus dengan Rico, jika bukan karena bujukan dari Frans. Sampai mereka menikah Jessi tidak akan pernah tahu apa yang sudah terjadi antara Rissa dan Rico. Karena Frans tidak ingin rencana Frans untuk menikahi Rissa gagal karena dianggap sudah berani menodai Rissa, untung saja Jessi mengerti dan menghargai sikap Frans yang tak perduli dengan keadaan anaknya dan mau menerima Rissa apa adanya.
Dan juga Jessi juga yang menyarankan agar David Wie jangan sampai tahu hal tersebut agar tidak menganggu kesehatannya yang mulai menurun sampai akhirnya David meninggal dikemudian hari. Walau sebenarnya tanpa mereka sadari David Wie sendiri sudah mengetahui hal tersebut dengan melihat fisik anaknya yang sudah pasti berubah dan tak sengaja mendengar pembicaraan antara istrinya dengan Frans dan Rissa. Namun dia hanya diam saja mungkin ini juga yang membuat dia ngotot untuk menikahkan anaknya Rissa dengan Frans.
---------Bersambung--------------
Jangan lupa saran dan kritiknya ya
Semoga karya author dapat mengibur para readers sekalian
Happy Fun Reading
__ADS_1