Menantu Tak Dianggap

Menantu Tak Dianggap
Semoga Kau Berbahagia


__ADS_3

Memasuki bulan februari Frans yang memang merayakan imlek segera mengambil cuti selama 2 hari karena imlek kali ini jatuh tepat diawal minggu kedua bulan februari karena libur nasional hanya saat hari pertama imlek dan tidak cuti bersama sehingga Frans dan kevin yang merayakannya pun lalu mengajukan cuti selama 2 hari kekantor agar bisa berkumpul maupun berkunjung kerumah sanak keluarga maupun kerabat yang merayakan imlek. Frans yang sudah bercerai memang tidak memiliki banyak sanak keluarga untuk dikunjungi lagi seharian berkeliling pun sudah cukup terlebih seluruh keluarga dari alm. Ridwan pasti berkumpul dirumah Yenni sedangkan keluarga dari alm. ibunya selalu berkumpul dirumah Nita tantenya sehingga 2 tempat sudah cukup baginya untuk bertemu dengan keluarganya, hanya saja dihari kedua tak banyak rumah yang harus dikunjunginya sekarang sebab saat masih menikah dengan Rissa banyak keluarga dari mantan istrinya itu yang wajib didatangi rumahnya sebagai bentuk penghormatan dari anggota keluarga wie yang masih muda terhadap yang lebih tua atau memang dituakan meski umur mereka sama atau diatas yang dituakan namun dalam garis silsilah keluarga mereka jauh lebih muda bahkan harus memanggilya paman/bibi bahkan ada yang harus dipanggil opa/oma. Seperti Frans yang harus dipanggil kukong( Kakek paman ) oleh salah satu anak dari keponakannya dari kakak pertama ibunya sudah mempunyai cicit bahkan cicit dari bibi tertua Frans dari ibunya sudah ada yang mempunyai cucu.


Frans sendiri awalnya dihari kedua imlek berencana untuk bermalas-malasan saja dirumah atau diwarnet, terpaksa membatalkan niatnya karena diminta oleh Mei mengantarkan Neng berkeliling kerumah sanak saudara darinya karena Mei yang berkerja dipabrik hanya libur ditanggal merah saja dihari pertama perayaan imlek, sedangkan dihari raya imlek sempat diminta oleh Mei untuk menemani dia dan anaknya berkunjung kerumah sanak keluarga dari Mei namun ditolak oleh Frans yang memang tidak bisa karena harus berkunjung kerumah keluarga dari alm. ayah dan almh. ibunya bahkan sedari malam perayaan imlek Frans sudah menginap dirumah tantenya Nita untuk makan malam bersama seperti setiap tahun dilakukannya, meski sore harinya Frans sempat berkumpul dengan saudara tirinya dirumah milik Yenni atas permintaan dari Fransiska yang sudah lama tidak bertemu dengannya sejak peringatan 7 hari meninggalnya Ridwan ayah mereka.


Frans yang memang tidak terlalu dekat dengan saudara tirinya, diminta agar sering-sering mengunjungi mereka terutama Yenni ibu tirinya, meski lahir dari rahim ibu yang berbeda tetap saja bagaimanapun juga Frans merupakan anak kandung dari Ridwan ayah mereka sehingga sudah sepantasnya mereka tetap dekat satu sama lain. Meski tidak semuanya menerima Frans dengan baik khususnya Maria kakak tirinya yang menganggap Frans hanya orang lain tidak seharusnya terlalu dekat dengan keluarganya meski tidak ditunjukan secara langsung dihadapannya, namun dari cara berbicara dan tatapan mata Maria. Frans bisa dengan jelas merasakan kehadirannya saat itu tidak diterima dengan baik oleh kakak tirinya itu, itulah mengapa sebabnya selepas mahgrib tiba Frans berpamitan pulang dan beralasan bahwa sudah dihubungi oleh Nita tantenya agar segera menuju rumah tantenya untuk makan malam bersama, Frans hanya tidak ingin kehadirannya saat itu merusak suasana makan malam bersama keluarga dari Yenni ibu tirinya itu.

__ADS_1


Hari pertama perayaan imlek Frans melaksanakan rutinitas seperti perayaan imlek pada umumnya setelah menuangkan secangkir teh kepada Nita tantenya sebagai bentuk penghormatan dan mengucapkan selamat tahun baru imlek dan mendoakan agar kebahagian dan kekayaan serta kesehatan selalu berlimpah sepanjang tahun ini. Frans yang sudah pernah menikah masih memberikan angpau kepada sepupunya yang belum menikah dan keponakan yang datang berkunjung kerumah tantenya barulah nanti siang dirinya menuju kerumah Yenni untuk merayakan imlek disana sampai semua keluarga dari Ridwan dan Yenni datang berkunjung barulah Frans berencana pulang kerumah kevin untuk beristirahat dan berkunjung kerumah Mei dan keluarga Kevin, sampai akhirnya menghabiskan waktunya hingga larut malam diwarnet untuk memeriksa hasil tambang kripto miliknya dan kembali mencari event yang berhadiah mata uang digital.


Keesokan paginya Frans yang masih tertidur pulas sendirian dirumah, karena kevin sedang menginap dirumah adiknya untuk menemani anak kandungnya yang diasuh oleh adiknya, terbangun oleh ketukan pintu dari Mei yang mengantarkan sarapan baginya serta meminta Frans mengantarkannya ketempatnya bekerja lalu menemani Neng berkeliling kerumah saudara dari Mei, Frans yang masih mengantuk lalu kembali membaringkan tubuhnya diatas kasur setelah membukakan pintu untuk Mei, melihat Frans yang kembali berbaring diatas kasur busa miliknya langsung duduk diatas tubuh Frans sambil memainkan mainan kesukaannya saat ini yang sedari tadi berdiri tegak memintanya untuk dimainkan. Frans yang sempat kembali tertidur langsung membuka matanya setelah merasakan sentuhan Mei terhadap benda berharga miliknya, sentuhan dari tangan milik Mei yang halus membuat tubuhnya merasa panas karena darahnya mengalir deras, setelah memuntahkan lava putih miliknya Frans masih merasakan seluruh tubuhnya menjadi lemas lalu bergegas membersihkan tubuhnya agar merasa lebih segar.


Sementara itu Mei hanya tersenyum puas setelah menelan seluruh cairan putih yang dikeluarkan oleh Frans didalam mulutnya seakan-akan menjadi hidangan penutup sarapan pagi hari ini, Frans tidak mengerti mengapa Mei belakangan ini begitu suka menikmati cairan kental miliknya itu padahal Rissa mantan istrinya sendiri tidak pernah mau ataupun merasa jijik jika Frans ingin mengeluarkan lava putih miliknya didalam mulutnya. Mungkin Mei hanya terpengaruh oleh kabar bohong diinternet jika menelan cairan ini bisa membuat awet muda dan membuat kulit wanita menjadi lebih halus padahal kebenarannya masih belum terbukti, setelah membersihkan tubuhnya dan berganti pakaian Frans lalu memanaskan verza miliknya dan memakan sarapan yang dibawakan oleh Mei, kemudian segera mengantarkannya menuju pabrik tempat Mei berkerja, namun sebelum mereka berangkat Frans meminta agar Mei menghubungi anaknya Neng agar segera bersiap-siap dan menunggunya dirumah ibu Mei baru menjemputnya selepas mengantarkan Mei kepabrik.

__ADS_1


Seminggu sesudah perayaan imlek Frans mendapatkan kabar dari Happy yang diundang oleh Rissa untuk hadir diresepsi pernikahannya dengan Freddy yang akan diadakan minggu depannya, Frans yang memang telah mengetahui langsung dari Rissa tentang rencana pernikahan mantan istrinya itu tetap saja merasa sedih dan kecewa karena hal ini ternyata lebih cepat dari yang direncanakan seperti ucapan Rissa dan penyataan dari Donna yang baru akan menikahkan Rissa 1 tahun setelah keduanya resmi bercerai. Meski janji hanya tinggal janji sebagai seorang manusia Frans harus tetap mendoakan agar mantan istrinya dapat bahagia bersama suami barunya sampai maut memisahkan keduanya, Frans sendiri tak mau ambil pusing mengapa pernikahan Rissa lebih cepat dari yang diketahuinya termasuk kemungkinan mantan istrinya itu sudah hamil sebelum menikah. Baginya yang merupakan masa lalu tak pantas ikut campur dengan kehidupan dari Rissa mantan istrinya, meski tak bisa dibohongi perasaan cintanya masih ada terhadap Rissa meski tak sebesar dulu saat awal-awal dirinya bercerai mungkin itulah mengapa sampai saat ini meski sudah menjalin hubungan dekat dengan Mei yang bahkan berlanjut diatas ranjang dirinya masih belum mempunyai rasa cinta terhadap Mei hanya mempunya perasaan sekedar saling membutuhkan satu sama lain, ditambah pengertian dari Mei yang tidak memaksakan agar Frans mencintai dirinya membuat Frans menikmati dalam menjalani hubungan tanpa ikatan ini meski ada perasaan bersalah dalam hatinya yang seakan-akan hanya memanfaatkan ketulusan dari Mei.


Frans hanya berharap apa yang dilakukannya saat ini tidak menimbulkan masalah baginya ataupun untuk Mei khususnya, sebisa mungkin Frans berusaha tidak sampai kelepasan sehingga membuat Mei sampai hamil diluar nikah, meski pun Mei sendiri tidak keberatan dan ingin mengandung anak dari Frans meski tanpa adanya ikatan cinta maupun pernikahan antara keduanya, tentu saja hal ini ditolak mentah-mentah oleh Frans karena tak ingin jika anaknya lahir nanti sampai kesulitan untuk mengurus surat-surat kependudukan seperti yang pernah dialaminya dulu saat kan melanjutkan sekolahnya dismk karena tidak memiliki akte lahir.


-----------+Bersambung+--------------

__ADS_1


Happy Fun Reading


XOXO


__ADS_2