
Hari kedua dipulau beliuntung Frans mengajak Bella untuk berkeliling dipulau, luas pulau yang tidak lebih besar dari kota TK dapat dikelilingi hanya dengan waktu seharian saja namun Frans membawa kekasihnya itu berkunjung kerumah saudara-saudara dari Ibunya yang memang tinggal dipulau beliuntung sekaligus mengunjungi makam kakek dan neneknya dari pihak ibu, kehadiran dirinya disambut meriah sebab selain mereka sudah lama tidak bertemu dengan Frans juga kepulangannya kali ini untuk mengenalkan mereka dengan calon istrinya yang baru, meski mereka mengetahui Frans sempat menikah dengan Rissa dan akhirnya bercerai tidak semua dari mereka pernah bertemu dengan mantan istrinya itu hanya sekedar mengetahui namanya saja atau sekedar melihat foto-foto pernikahannya bersama Rissa.
Bella yang merasa senang dikenalkan dengan keluarga besar Frans dikampung halamannya tidak berhenti-henti mengucapkan salam kepada keluarga besar dari Frans sambil tersenyum bahagia seakan-akan dirinya sudah menjadi istri Frans sebenarnya karena sambutan dari keluarganya, almarhuman ibunya yang merupakan anak keenam dari 11 saudara membuat sebagian dari sepupu Frans yang lebih tua darinya bahkan sudah mempunyai cucu bahkan ada yang akan segera menjadi nenet buyut karena cucunya akan segera memberikan cicit baginya, tak heran selama disana Frans dan Bella dipanggil dengan sebutan Kiu Kong dan Kim Po ( paman kakek/bibi nenek nama panggilan dalam keluarga warga keturunan sebagai bentuk penghormatan atau melestarikan adat meski terkadang umur diantara mereka tidak jauh berbeda atau sama )
Mengetahui bahwa calon ayah dari anaknya ini sudah dipanggil kakek, Bella menggoda Frans dengan mengatakan dirinya salah memilih calon suami yang dikiranya duda tanpa anak ternyata cucunya segudang yang ditanggapi olehnya Frans dengan memasang ekspresi wajah pura-pura kecewa, jika dipikir-pikir benar adanya meski belum mempunyai anak ternyata dirinya sudah menjadi kakek dari delapan orang cucu yang berasal dari keponakan keluarga besar ibunya memikirkan hal ini membuat dirinya dan Bella tertawa bersama.
Setelah mengunjungi rumah salah satu kakak perempuan dari ibunya Frans membawa Bella untuk mengunjungi replika sekolah dari film yang meledak pada tahun pertama dan memperoleh penonton hingga 4,6 juta orang selama pemutarannya dibioskop diseluruh daerah, karena kehadiran film yang mengangkat cerita tentang keindahan kampung halamannya membuat daerah yang dulu tidak menarik bagi wisatawan lokal dan mancanegara sebab hanya merupakan daerah penghasil timah terbesar kedua setelah pulau tetangganya yaitu pulau nangka kini hampir setiap tahun dipenuhi wisatawan terutama saat musim liburan, selain menawarkan keindahan pantai yang berhamparkan pasir putihnya juga pantai yang dipenuhi hamparan batu granit yang besarnya hampir menyerupai sebuah rumah tipe 21, pulau ini juga merupakan salah satu penghasil lada putih kualitas terbaik dan juga terkenal akan julukan negeri seribu kedai kopi istilah untuk menunjukan banyaknya warung kopi disepanjang jalan disalah satu kota dipulau beliuntung.
__ADS_1
Frans yang memiliki cita-cita menghabiskan masa tuanya dikampung halamannya agar bisa dekat dengan makam ibunya sehingga bisa setiap saat mengunjungi dan membersihkan makam almarhumah ibunya, hal yang sudah lama tidak bisa dilakukannya karena selain jarak antar pulau yang memisahkan juga besarnya biaya untuk menuju pulau ini meski semenjak ramainya wisatawan yang datang pernerbangan menuju kampung halamannya tersedia 3 kali setiap hari tidak seperti dulu sebelum hebohnya film yang mengangkat nama pulau beliuntung penerbangan menuju kesana hanya tersedia 3 kali dalam seminggu serta harga tiket yang jauh lebih mahal dari saat ini.
Tidak terasa hampir lebih dari 5 hari keduanya menghabiskan waktu dipulau beliuntung Frans yang awalnya akan berada seminggu dipulau ini, setelah melihat kondisi Bella yang sudah semakin membaik membuatnya memutuskan untuk kembali lebih awal ke kota TK selain tak tega meninggalkan bayi Sam telalu lama juga segala keperluannya dikampung halaman sudah terlaksana, Bella yang sebenarnya masih ingin berlama-lama dipulau ini sebab merasa betah tinggal disini namun mengikuti keinginan Frans itu sebab dirinya juga sudah sangat rindu dengan anaknya Sam, dirinya juga meminta agar Frans kembali membawanya dan bayi Sam berkunjung kepulau beliuntung dilain waktu yang dijawab oleh Frans yang berjanji membawa keduanya berlibur saat liburan tahun baru imlek nanti.
Frans yang kembali lebih cepat disambut oleh tangisan dari bayi Sam yang langsung meminta digendong olehnya setelah mengantarkan Bella kerumah kontrakannya terlebih dahulu sebelum menuju rumah tantenya Nita untuk mengantarkan pesanan baso ikan milik tantenya itu, setelah menunggu Bella selesai menganti pakaiannya sambil beristirahat sejenak dengan Sam yang terus menempel padanya meski sudah ada ibunya disana namun dirinya seakan cuek dan lebih mememilih digendong oleh Frans dari pada ibunya sendiri yang mencoba mengendong anaknya agar Frans bisa beristirahat dahulu sebelum menuju kota SBD.
Sepeninggal Frans untuk membawa Bella berlibur kekampung halamannya sempat terjadi masalah dicafe miliknya karena disebabkan kelalaian salah satu kru cafe didapur lupa mengunakan jaring penutup rambut sehingga dimakanan yang dipesan oleh tamu terdapat beberapa helai rambut milik salah satu kru yang bertugas didapur, selama ini Frans selalu menekankan kepada setiap kru yang bertugas khususnya yang berada didapur untuk selalu mematuhi stadar operasional yang ditetapkannya termasuk selalu mengunakan peralatan yang telah disiapkan agar menjaga kehigienisan dan kebersihan makanan dan minuman yang disajikan untuk para tamu guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti yang terjadi kemarin.
__ADS_1
Sebagai pelaku usaha dalam bidang kuliner seperti dirinya kebersihan dan kehigienisan peralatan dan lokasi kerja dapur harus selalu terjaga, agar tidak menimbulkan masalah dilain waktu seperti komplain dari pengunjung karena merasa cafenya tidak menjaga kebersihan dan kehigienisan dan menguploadnya dimedia sosial sehingga bisa membuat cafenya menjadi sepi karena pengunjung engan makan ditempat yang tidak terjaga kebersihannya. Untuk itulah dibutuhkan kesadaran dari setiap kru cafe agar selalu mematuhi standar yang ditetapkan demi keamanan dan kenyamanan bersama khususnya bagi para kru yang bertugas itu sendiri, jika memang tidak bisa atau tidak ingin terbiasa disiplin mematuhi standar operasional cafe yang ditetapkan olehnya Frans tidak segan-segan meminta mereka untuk mencari perkerjaan ditempat lain yang menurut mereka bisa memberikan kebebasan dalam bekerja.
Meski tidak sampai memecat atau memotong gaji kru yang lalai dengan perkerjaan Frans memintanya untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama dilain hari sebab bagaimanapun juga, kenyamanan pengunjung menjadi keuntungan tersendiri bagi mereka jika cafe ramai pengunjung bonus yang diperoleh mereka tentunya akan semakin besar diluar tips yang diberikan oleh pengunjung yang jika sedang ramai dalam seminggu mereka bisa mendapatkan 100-200 ribu perorang nominal yang lumayan besar untuk tambahan mereka setiap minggu.
Melihat keadaan kru cafe saat ini membuat Frans sedikit berbangga hati meski gaji yang diberikannya tidak terlalu besar namun rata-rata anak buahnya hampir semuanya telah mampu memiliki motor sendiri baik yang membeli bekas ataupun baru dengan cara mencicil setiap bulannya begitu pula soal urusan asmara diantara para kru yang berbeda jenis kelamin meski Frans tidak melarang mereka berpacaran atar sesama kru namun dirinya meminta mereka untuk bersikap profesional dengan tidak mencampur-adukan urusan pribadi dengan perkerjaan dicafe dan jika ada permasalahan diantara mereka bisa diselesaikan secara kekeluargaan kalau memang membutuhkan saran darinya Frans meminta mereka agar tidak segan-segan meminta saran darinya seperti meminta saran dari kakak sendiri.
------------+Bersambung+-------------
__ADS_1
Happy Fun Reading
XoXo