Menantu Tak Dianggap

Menantu Tak Dianggap
Menikah


__ADS_3

Mei yang merasa kecewa karena gagal hamil melampiaskan kekecewaannya dengan memaksa Frans untuk pulang kerumahnya setiap hari agar menemaninya setiap malam, meski awalnya sempat menolak karena tidak ingin membuat orang lain terutama Juni dan para tetangga tukang gosip disekitar rumah kevin menjadi curiga karena jarang melihat Frans pulang kerumah kevin. Namun setelah didesak terus menerus hingga membuat Frans merasa jengkel keinginan Mei itu terpaksa diturutinya, nafsu Mei yang semakin begitu besar hampir membuat Frans kewalahan melayani birahinya setiap malam disaat Neng sudah tertidur pulas, batas antara tempat tidur mereka dengan Neng hanya dibatasi oleh lemari dan selembar kain penghalang agar kegiatan keduanya tidak terlihat oleh anak perempuan satu-satunya dari Mei, walau tanpa Mei sadari sesekali Neng mengintip perbuatan apa yang dilakukan oleh ibu dan lelaki yang dipanggilnya om itu diatas kasur busa tepat disamping tempat tidur Neng.


Frans yang sempat memergoki Neng mengintip permainan panas antara dirinya dengan Mei memberikan isyarat agar Neng menyudahi perbuatannya mengintip keduanya tanpa memberitahukan kepada Mei agar Neng tidak dimarahi ibunya, barulah keesokannya Frans menasehati Neng agar tidak melakukan hal itu lagi karena bukan hal yang pantas dilakukan olehnya mengintip orang yang sedang berhubungan badan Frans takut nantinya apa yang dilihat oleh Neng membuatnya ingin mencoba melakukan perbuatan yang sama dengan yang dilihat olehnya, Neng juga dinasehati bahwa belum saatnya dirinya mencoba melakukan perbuatan itu terlebih Neng yang baru berusia 17 tahun dan masih duduk dikelas 1 SMK masih mempunyai masa depan yang panjang dan cerah jangan sampai karena penasaran ingin mencoba membuatnya hamil muda dan masa depannya menjadi hancur, Frans juga mengatakan sebaiknya Neng menunggu sampai lulus nanti baru melakukan hubungan suami istri dengan laki-laki yang telah menjadi suaminya yang sah.


Mendapatkan nasehat dari Frans bukannya membuat Neng menyadari kesalahannya malah ingin mencoba melakukannya dengan Frans


"Neng gak mau nyoba sama cowo lain, Neng maunya sama om Frans. Mama aja boleh masa aku ngak" ucap Neng yang tidak ingin mendengarkan nasehat dari Frans


"Om sama mama melakukan itu karena memang saling suka dan didasari rasa tanggung jawab, neng masih sekolah belum beranjak dewasa jadi belum terlalu ngerti jangan mikirin hal begituan, fokus aja belajar biar neng bisa mencapai cita-cita neng"


"Katanya kamu mau jadi wanita karir kerja dibank CAB kaya tante sisca, Neng harus baik-baik mahkota neng jangan sembarangan ngasih ke cowo yang bukan suami kamu" jawab Frans mencoba menasehati Neng


"Memangnya om Frans gak suka sama Neng, mama sama aku kan lebih cantikan aku, aku gak mau ngelakuinnya cowo lain, neng cuma mau sama om. Neng pengen pertama ngelakuinnya sama om, ciuaman pertama neng juga kan udah buat om" ujar Neng sambil mengingat kejadian dimana dia sengaja mencium bibir Frans disaat sedang diajari oleh Frans mengunakan komputer dengan mengunakan laptop miliknya

__ADS_1


"Om suka sama neng sayang sama neng tapi sayang seperti ke anak dan adik om sendiri, kamu masih remaja belum cukup umur untuk melakukan hal itu nanti kamu sudah lulus sekolah dan udah kerja baru deh kamu ngelakuinnya sama suami kamu, klo kamu nanti hamil sayang sekolah kamu cita-cita kamu juga gagal terwujud" jawab Frans


"Ngak koq temen neng banyak yang udah gak perawan dan sering berhubungan badan sama pacarnya tapi gak hamil, kan bisa make pengaman" ucap Neng mempertahankan pemikirannya


"Neng malu om, diantara temen-temen main neng cuma neng yang masih perawan dan gak punya pacar, banyak cowo yang nembak neng tapi aku tolak karena aku cuma sayang dan cinta sama om"


"Neng masih muda belum tau apa arti sayang dan cinta itu sebenarnya masih cinta monyet bukan cinta beneran, lagian knapa harus malu justru kamu harus bangga karena bisa menjaga kesucian kamu sebagai seorang gadis, mungkin mereka sekarang melakukannya pake pengaman jadi gak hamil tapi kalo suatu saat mereka lupa terus hamil gimana? Memangnya neng gak kasihan sama mama klo sampai neng hamil muda terus putus sekolah" jawab Frans mencoba membujuk Neng agar menjernihkan pikirannya


Mendengar jawaban dari Neng membuat Frans merasa terkejut entah dari mana gadis yang baru merayakan ulang tahunnya yang 17 beberapa minggu yang lalu itu mempelajari hal ini terutama tentang kawin lari, kawin lari adalah istilah untuk pasangan yang menikah tanpa adanya restu dari keluarga atau orang tua. Frans yang sedang dipeluk oleh Neng menghindari kenekatan anak dari Mei itu yang kembali mencoba mencium bibirnya dengan mencium kening lalu mengusap-usap kepalanya sambil memberikan nasehat agar Neng tidak berbuat nekat terlebih sebentar lagi Mei akan kembali dari tempatnya bekerja, Frans tidak ingin Mei salah paham nantinya dan menyebakan pertengkaran ibu dan anak karena mengira Neng telah mengoda pacar dari ibunya itu.


Frans yang berusaha menahan joni agungnya agar tidak bangun karena mencium aroma harum khas remaja dari tubuh Neng yang berada dipangkuannya sambil memeluk tubuh Frans dan berusaha mencium bibirnya, meski gesekan dari bagian tubuh Neng tepat mengenai joni yang sedang tertidur pulas namun Frans mampu menguasai hati pikirannya agar tidak tergoda dengan perbuatan yang dilakukan oleh Neng, Frans lalu menyingkarkan tubuh anak gadis itu dari pangkuannya karena tidak ingin dirinya dirasuki oleh pikiran kotornya hingga bisa membuat masa depan seorang gadis menjadi hancur kemudian lalu bergegas keluar menenangkan pikirannya dengan sebatang rokok dihalaman depan rumah sambil menunggu Mei pulang, dan benar saja tak lama kemudian nampak dari kejauhan Mei sedang berjalan menuju rumah kontrakannya.


Kenekatan dari Neng yang mencoba mengodanya membuat bulu kuduknya berdiri mengingat akan dampaknya jika Frans tidak bisa mengontrol nafsu dan pikirannya, Neng yang bertumbuh sintal dengan tinggi 166 cm nampak berbeda dengan gadis seusianya terlebih bagian dada yang menonjol tapi bukan bakat nampak mulai bulat sempurna jika Frans masih seumuran dengannya mungkin akan terpikat dengan kemolekan tubuh Neng, sedangkan Mei sendiri tingginya hanya 150 cm berbeda dengan anaknya hanya saja Mei yang memiliki bibir mungil dan wajah imut bak wanita yang masih berusia dibawah 30 tahun menjadi daya tarik sendiri dimata laki-laki yang melihatnya jika tidak terlalu mengenal Mei mungkin mereka akan mengira dirinya belum pernah menikah.

__ADS_1


Meski demikian Frans sendiri tidak mengerti mengapa dirinya tidak sedikitpun bisa menumbuhkan rasa cinta terhadap Mei walau setiap jengkal bagian tubuh mungil Mei tidak ada yang belum pernah disentuh olehnya, terlebih sejak menjalin hubungan mesra dengan Frans, Mei semakin rajin merawat tubuhnya bahkan mulai berani bersolek saat bepergian dengannya, mungkin perasaaan cinta yang masih begitu dalam dan rasa trauma akan kegagalan pernikahannya dan kekecewaaan yang begitu besar terhadap Rissa membuat Frans sulit untuk jatuh cinta dengan wanita lain tanpa disadari Frans sendiri. Bukannya Frans tidak memiliki niatan untuk menikahi Mei hanya saja baginya pernikahan yang tidak dilandasi oleh rasa cinta yang tulus dan hanya didasari nafsu serta rasa kasihan terhadap Mei membuat Frans takut jika pernikahannya yang kedua kali ini kembali gagal saat keduanya mulai bosan terhadap satu sama lain, memang dirinya pernah jatuh cinta saat pendangan pertama dengan wanita yang dikenalnya lewat aplikasi kencan online dulu namun jika dipikirkan kembali itu hanyalah sebuah ketertarikan terhadap fisik dan kesamaan hobi semata.


Mungkin karena tanpa adanya paksaan dan keharusan Frans menikahi Mei membuatnya nyaman menjalani hubungan pacar rasa suami ini, sebisa mungkin Frans melakukan kewajiban sebagai suami dan ayah yang baik untuk Mei dan anak perempuannya Neng dengan mulai memberikan nafkah lahir dan batin untuk Mei serta memenuhi selaga kebutuhan sekolah Neng, meski memang Mei selalu menolak jika Frans hendak memberikan sebagian gaji bulanannya karena ingin Frans menyimpan sendiri uangnya untuk modal membuka usaha nanti, namun Frans selalu menanggung kebutuhan sehari-hari Mei dan anaknya dan tak jarang Frans memasak dirumah untuk sarapan dan makan malam ketiganya ketika Mei sedang sibuk dengan pekerjaannya dipabrik meski harus pulang pergi antara kontrakan Mei dengan rumah kevin.


Frans mulai jarang terlihat warnet karena memang sudah mempunyai laptop sendiri dan hanya sesekali kewarnet saat dirinya merasa suntuk dirumah, atau untuk menghindari berduaan saja dirumah dengan Neng karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terlebih sejak Neng mengungkapkan perasaannya terhadap Frans dirinya mulai berani memperlihatkan tubuhnya yang tanpa sehelai benangpun dihadapan pacar ibunya saat keduanya sedang berdua saja dirumah karena Mei sedang bekerja. Sekali dua kali mungkin masih bisa ditahan jika keseringan siapa yang bisa tahan begitulah pikir Frans dalam hatinya dan tak ingin disleding tackle oleh kak soto karena telah menyetubuhi anak dibawah umur.


------------+Bersambung+------------


Dukung terus karya author dengan saran dan kritiknya


Happy Fun Reading


XOXO

__ADS_1


__ADS_2