
Tok Tok Tok ketuk palu hakim sidang perceraian Rissa dan mantan suaminya Freddy resmi memutuskan bahwa keduanya bukan lagi suami istri yang sah dimata hukum dan negara, sedangkan mengenai pembagian harta dan hak asuh anak semuanya jatuh ketangan Rissa berdasarkan bukti yang ada bahwa selama mereka menikah tidak ada satupun harta atau aset yang dibeli atau hasil dari upaya mantan suaminya itu, sedangkan rumah yang mereka tempati saat ini meski diberikan untuk keduanya tempati tetap saja namanyan diatas namakan Donna kakak perempuanya sehingga tidak masuk dalam hitungan.
Sedangkan untuk hak asuh Cassandra menimbang Freddy yang tidak memiliki pekerjaan tetap dan bukti bahwa dirinya sempat tidak mempercayai bahwa benar Cassandra adalah anak kandungnya juga berdasarkan keterangan saksi masing-masing pihak sehingga hakim memutuskan anak mereka hak asuh jatuh ke tangan Rissa ibunya, namun hakim masih mengizinkan Freddy selaku ayah kandung untuk menemui sang anak dengan catatan harus dengan seizin ibunya yakni Rissa. Sedangkan untuk biaya bulanan mantan suami Rissa itu diwajibkan untuk memberikan nafkah bulanan sebesar 2 juta rupiah perbulan dan jika dalam tempo 3 bulan Freddy melalaikan kewajiban maka Rissa berhak melarang mantan suaminya untuk menemui Cassandra.
Mendengar keputusan sang hakim Rissa sangat lega dan tentu saja mendengarnya setidaknya satu beban dalam hatinya berkurang, meski kedepannya Rissa tidak yakin bahwa dirinya sanggup menganggung kebutuhan anaknya hingga dewasa nanti dirinya yakin bisa membesarkan anaknya dengan baik, dan entah mengapa saat selesai menyalami para majelis hakim yang bertugas dalam sidang perceraiannya secara tidak sadar yang terlintas didalam benaknya adalah untuk menghubungi mantan suaminya yang pertama yaitu Frans beruntung saat panggilannya belum sempat tersambung Rissa langsung mematikan panggilannya dan mengalihkan panggilannya ke nomor milik Happy sahabatnya yang sedang mengendong anaknya Cassandra dirumahnya setelah Rissa menitipkannya sebab akan menghadiri sidang perceraian.
Frans sendiri yang saat ini sedang beristirahat dikamar miliknya sambil ditemani oleh Bella yang baru selesai memberikan ASI untuk bayi Sam yang sudah terlelap setelah kenyang meminum air susu ibunya, keduanya yang berencana akan segera mencari hari baik untuk meresmikan hubungan mereka dalam ikatan pernikahan sebab akta cerai Bella dari pengadilan akan segera keluar setelah mantan suaminya bersedia menanda-tangani surat pernyataan cerai dengan sedikit paksaan dari kerabat paman dari ibu Bella dan uang sebesar 500rb sebagai biaya untuk tanda-tangan mantan suaminya Bella tersebut.
Kebahagian mereka juga rasanya mungkin terasa akan semakin lengkap jika Bella yang sudah telat datang bulan selama tiga minggu meski sempat ingin memeriksakan dirinya dengan mengunakan alat test kehamilan namun Frans melarang Bella agar menjadi kejutan saja bagi kedua nantinya jika memang benar-benar dirinya hamil. Frans dan Bella pun sepakat untuk tidak menceritakan hal ini kepada siapapun termasuk kepada ibu di Bella sebelum semua pasti dan jelas, agar jangan sampai jika ternyata Bella tidak hamil membuat semuanya menjadi kecewa.
__ADS_1
Frans yang kelelahan selepas berbelanja kepasar untuk kebutuhan cafe miliknya, ingin tidur sejenak sebelum merapihkan barang belanjaannya dalam pelukan Bella yang juga merasa mengantuk setelah menyusui Samuel yang sudah tertidur lelap, ketiganya kemudian tidur bersama diatas tempat tidur yang sama layaknya keluarga kecil bahagia dan seakan menjadi rutinitas sehari-sehari mereka dipagi menjelang siang hari beberapa jam sebelum para kru cafe mulai berdatangan untuk bekerja.
Happy yang mencoba menghubungi Frans beberapa kali setelah Rissa selesai menghubunginya untuk memberitahukan perceraiannya, melihat tidak ada tanggapan dari Frans Happy kemudian memutuskan panggilan di ponsel miliknya dan mengira mungkin Frans sedang sibuk atau masih dijalan sebab dirinya mengetahui bahwa dijam seperti ini Frans sedang pergi bebelanja dipasar, kemudian mengendong Cassandra yang sedari tadi rewel mungkin merasakan kekhawatiran ibunya akan masa depannya nanti. Mungkin saat ini segala kebutuhannya dipenuhi oleh mantan suami pertama ibunya tapi jika nanti saat Frans sudah resmi menikah dengan Bella mungkin segala kebutuhannya tidak sepenuhnya dibantu oleh Frans atau mungkin sudah tidak sama sekali.
Frans sendiri sebenarnya sudah meminta ijin kepada calon istrinya untuk mengizinkan dirinya tetap membelikan kebutuhan Cassandra terutama susu formula dan popok setidaknya sampai dirasa Rissa mampu memenuhi kebutuhan anaknya sendiri atau sudah memiliki suami yang setidaknya jauh lebih bertanggung jawab dibandingkan mantan suami yang baru diceraikannya, yang dimana Frans tidak tahu bahwa didalam hatinya Rissa sudah memutuskan tidak akan pernah menikah dengan laki-laki lain lagi sebab tidak ingin sampai bercerai ketiga kalinya, menjadi mantan istri orang sebanyak 2 kali tentu saja menimbulkan rasa trauma yang teramat dalam baginya meski yang kedua kali karena keinginannya sendiri namun tetap saja rasa sedih dan kecewa pasti memenuhi hati dan pikirannya.
Penyesalan memang selalu datang terlambat itulah yang diamini oleh Rissa sendiri, seandainya dirinya berani menentang keputusan dari Donna dulu mungkin saat ini dirinya tidak akan mengalami kehidupan seperti ini, meski jika masih bersamanya kehidupan Frans tidak seperti saat ini namun setidaknya Rissa yakin bahwa mantan suami pertamanya itu akan berusaha memenuhi semua kebutuhan dirinya dan anak mereka meski harus bekerja keras dan banting tulang. Namun bukankah itu adalah tugas dan kewajiban seorang laki-laki sekaligus suami dan seorang ayah, tapi seperti mantan suami keduanya yang hanya mengandalkan dirinya dan bantuan dari keluarganya yang hanya diawal saja yang mampu memenuhi kebutuhan mereka namun semenjak Casandra lahir semua bantuan itu seakan hilang namun mantan suaminya itu sudah terlanjur bergantung dengan bantuan-bantuan dari keluarganya serta dari Donna kakak perempuan tertuanya.
Seakan-akan berada diantara dua pilihan untuk mendekati kembali mantan suami pertamanya atau berusaha untuk menjadi wanita mandiri dan ibu tunggal yang hebat hati Rissa justru kembali bimbang, hati dan pikirannya dipenuhi bayang-bayang akan kenangan bersama dengan Frans ketika masih hidup bersama dulu disepanjang perjalanannya menuju pulang kerumah kediaman keluarga wie, meski berusaha menahan air matanya Rissa yang memang sedang sangat rapuh tak sanggup lagi menahan tetesan air matanya meski masih mampu tangisannya agar tidak didengar oleh Rudi Tan dan Joice yang berada dikursi supir dan penumpang depan dimobil yang dinaiki olehnya.
__ADS_1
Cassandra yang awalnya mulai tenang setelah diberikan boneka kesayangannya pemberian dari Frans tiba-tiba menangis dengan kencang mungkin merasakan kesedihan ibunya dan seakan-akan mewakili Rissa untuk menangis dengan lepas.
-----------+Bersambung+----------
Mohon maaf untuk keterlambatan update novel ini dikarenakan kesibukan author diduania nyata
Dukung terus karya author
Happy Fun Reading XoXo
__ADS_1