Menantu Tak Dianggap

Menantu Tak Dianggap
Dibalik Pintu


__ADS_3

Malam tahun baru pun tiba Frans yang awalnya berencana untuk menghabiskan waktu diwarnet karena sedang banyak event yang diselengarakan baik oleh deplover game online dengan hadiah uang tunai, kendaraan bermotor atau set game sultan, maupun pengembang mata uang kripto serta para donatur yang membagi-bagikan ratusan ribu mata uang digital mereka secara cuma-cuma hanya dengan melakukan tugas yang diberikan oleh mereka namun tidak selulit biasanya cukup dengan membagikan postingan mereka dimedia sosial milik kita serta mengundang teman untuk bergabung dengan event yang mereka buat, sudah memiliki kesempatan untuk meraih mata uang digital yang mereka keluarkan dengan nominal jika diuangkan dengan mata uang nyata berkisar puluhan ribu hingga jutaan, tergantung keberuntungan masing-masing perserta. Hanya saja jika biasanya bisa mendapat hasil nihil kali ini bisa dipastikan setiap perserta mendapatkan hadiah meski hanya puluhan ribu saja, namun tetap menarik untuk diikuti jika saldo disimpan mungkin dalam beberapa bulan atau tahun harga jualnya bisa ratusan ribu atau puluhan juta seperti bitcoin yang harga jualnya sudah menyentuh hampir 100 juta mata uang lokal per 1 unit tokennya.


Sayangnya rencana tinggal rencana, Mei yang sedari siang hari merajuk kepada Frans untuk mau melihat acara pesta kembang api bersama dengannya dimall kota sutera, terpaksa Frans turuti keinginannya karena jika tidak Mei akan menemaninya saat bermain diwarnet. Frans juga tak ingin kehadiran Mei menganggu konsentrasinya saat bermain game online atau membuatnya merasa malu dengan temannya diwarnet karena memang selama ini Frans dikenal masih sendiri belum mempunyai pacar, termasuk didepan mata Lilis gadis yang sedang didekati olehnya. Lilis yang baru hadir diwarnet beberapa minggu ini sering bermain ayojoget game dengan tema dance battle sudah cukup lama populer dikalangan para remaja maupun yang kini sudah berkeluarga.


Tak jarang game ini digunakan untuk mencari jodoh atau pacar meski terkadang salah-gunakan oleh oknum yang tidak bertanggung-jawab untuk mencari keuntungan dengan menipu pemain yang jatuh hati dengan tipu daya mereka. Namun ada juga yang benar-benar memperoleh jodoh berkat game ini hingga kejenjang pelaminan meski hanya beberapa saja, tetapi memang jodoh mempunyai beragam cara untuk mempersatukan dua insan manusia termasuk lewat game online hal yang dahulu diimpikan juga oleh Frans namun tak pernah kesampaian karena memang gamers cewe sangat jarang ditemukan jika ada biasanya mereka tidak pernah menunjukan atau mengakui jati diri mereka yang seorang gadis didunia nyata, jika ada sedari awal-awal berkenalan didalam game mengaku sebagai wanita maka wajib dipertanyakan keasliannya jangan sampai terlena atau tertipu dengan kata-kata manja dan manis mereka yang ternyata adalah perangkap.


Sore hari Frans menyempatkan untuk mampir dulu diwarnet untuk bermain beberapa jam sambil mengaktifkan tambang bitcoin miliknya yang bisa tetap otomatis berjalan meski ditinggal nanti malam, sedangkan event tahun baru game onkine malam ini sepertinya tidak bisa diikuti oleh Frans untung saja event berhadiah mata uang digital masih sempat diikuti olehnya karena perbedaan waktu event akan berlangsung keesokan harinya meski ada juga yang beberapa diadakan mulai malam nanti hingga pagi dini hari, Frans hanya berharap masih sempat mengikuti eventnya sehabis menyaksikan pesta kembang api dengan Mei malam nanti.

__ADS_1


Jam 10 malam Frans yang menitipkan komputer tempatnya bermain kepada Fatur yang belum lama tiba lalu bergegas pulang untuk berganti pakaian untuk segera berangkat menuju mall kota sutera Frans memang sengaja untuk berangkat lebih awal untuk dapat memilih spot terbaik menyaksikan pertunjukan kembang api, karena jika berangkat mendekati waktu pertunjukan sudah dipastikan selain tidak bisa memilih spot terbaik untuk mendekati lokasi pertunjukan pun sulit rasanya. Baru sampai dirumah kevin Frans lalu memanaskan mesin verza miliknya lalu segera menganti pakaiannya sementara Mei yang baru saja tiba kali ini nampak berdandan maksimal untuk menunjukan aura terbaiknya dihadapan Frans mengunakan setelan T-shirt berwarna biru dongker dipadukan dengan rok jeans selutut serta jaket berbahan jeans milik anaknya. Sementara itu Frans kali ini memakai kaos berwarna hitam dengan lambang klub bola favoritnya serta celana jeans biru dongker dipadukan dengan jaket hitam kesayangannya hadiah dari mantan istrinya Rissa, setelah menyemprotkan parfum polo sport andalannya yang dibelinya ditoko isi ulang parfum seharga 75 ribu rupiah jauh lebih murah dibandingkan harga originalnya yang mencapai ratusan ribu.


Keduanya lalu segera berangkat menuju mall kota sutera, setibanya disana Frans memilih untuk menyaksikan kembang api disalah satu cafe tak jauh dari mall, cafe yang memiliki balkon khusus pengunjung diatasnya merupakan spot yang cocok untuk melihat pesta kembang api, sepertinya pilihan Frans ini menjadi pilihan pengunjung lain yang sepikiran dengannya terbukti mulai ramainya penjunjung yang datang ke cafe itu, untung saja keduanya datang lebih awal sehingga masih kebagian meja meski bukan posisi yang bagus untuk melihat pertunjukan tapi setidaknya masih lebih baik jika harus menyaksikan dipinggir jalan seperti yang pernah dialami olehnya dan Rissa saat masih berpacaran dulu.


Terlebih cuaca yang mulai gerimis kecil sangat tidak mengenakan jika hujan nanti keduanya sampai harus berteduh diemperan ruko untuk berlindung dari hujan. Benar saja tak lama setelah memesan minuman hangat dan cemilan sebagai teman mengobrol hujan deras turun membasahi kota sutera dan sekitarnya, Frans hanya berharap agar sebelum pertunjukan kembang api cuaca sudah kembali reda. Payung besar yang menjadi pelindung keduanya cukup mampu memayungi Frans dan Mei dari guyuran hujan sehingga tidak sampai kebasahan, Mei yang seperti mulai merasa kedinginan langsung merapatkan tempat duduknya lalu merangkul tangan kiri Frans dan mendekatkan tubuh mungilnya agar terasa lebih hangat. Bau harum dari parfum yang digunakan oleh Mei seketika itu juga dapat dirasakan oleh hidungnya, wangi khas anak muda merasuk hingga kedalam indera penciumannya, sepertinya Mei benar-benar mempersiapkan dirinya secara maksimal untuk malam ini.


Beberapa menit sebelum jadwal pertunjukan dimulai akhirnya cuaca mulai kembali cerah bintang-bintang yang sedari tadi tertutup awan gelap mulai menampakan cahaya kerlipnya menambah cerah suasana malam pergantian tahun, tepat pukul 00.00 waktu setempat pertunjukan kembang api pun dimulai setelah diawali hitung mundur dari semua pengujung sebagai tanda malam pergantian tahun sudah sah, ratusan kembang api warna warni saling susul menyusul selama beberapa menit menerangi malam pergantian tahun dan diakhiri dengan sebuah ledakan besar kembang api berwarna keemasan sebagai puncak acara pertunjukan, Frans dan Mei saling mengucapkan selamat tahun baru satu sama lain juga kepada beberapa pengunjung cafe disekitar mereka.

__ADS_1


Mei yang rupanya mulai merasakan hasrat wanitanya timbul karena memeluk Frans berinisiatif mengajaknya untuk menginap saja dihotel hingga siang nanti melihat kondisi hujan yang tak nampak tanda-tanda akan segera reda, meski awalnya sempat menolak ajakan dari Mei. Frans yang tidak ingin Mei dicari oleh anak dan keluarganya meski mereka tahu bahwa Mei pergi keluar dengannya akhirnya mengikuti saja keinginan Mei karena hujan disertai angin kencang mulai membasahi sebagian tubuh dan pakaiannya dan pelukan erat tubuh mungil Mei perlahan-lahan membangunkan adik kembar dempetnya yang sedari tadi tertidur menahan dinginnya udara karena hujan.


Setelah memarkirkan verza miliknya dibasement hotel, Frans yang memang sudah terbiasa datang kehotel ini lalu bergegas ke lobby hotel untuk memesan kamar, mungkin karena banyaknya pasangan yang menghabiskan malam tahun baru dihotel Frans yang awalnya memilih kamar dengan tempat tidur double terpaksa memilih kamar dengan queen size bed karena hanya itu pilihan yang tersisa selain single bed, Frans yang memang sudah cukup sering memesan kamar hotel ini merasa tidak memungkinkan untuk dirinya tidur dilantai jika memilih single maupun queen size bed karena luar kamar yang tidak seberapa luas. Setelah menyerahkan KTP miliknya sebagai jaminan dan membayar uang sewa mengunakan uang milik Mei karena dipaksa terus olehnya agar membayar dengan uang miliknya saja karena Frans tidak memiliki uang tunai yang cukup sehingga harus mengambil dulu diatm dekat minimarket hotel, keduanya pun segera memasuki kamar hotel.


Didalam kamar Mei yang merasa bahagia karena akhirnya bisa menginap dihotel bersama lelaki pujaannya langsung membersihkan tubuhnya dengan air hangat dikamar mandi, Frans yang duduk didepan pintu jendela balkon hotel sambil menghisap rokok menthol miliknya terpukau melihat kemolekan tubuh mungil Mei yang nampak jelas terlihat dibalik pintu kamar mandi hotel yang terbuat dari kaca sebagai penahan air agar tidak melebar kemana-mana. Mei yang menyadari bahwa kedua mata Frans sedang memperhatikannya mandi dengan sengaja menghadapkan tubuh depannya kearah Frans sehingga kedua gunung dan lembah kewanitaannya yang dipenuhi rerumputan hitam halus semakin jelas terlihat sambil mengeluarkan lidahnya seakan mengejek Frans.


Frans yang bagaikan hewan buas melihat mangsa didepannya ingin rasanya menerkam Mei, namun tidak dilakukannya karena tidak ingin perbuatannya menjadi menakutkan dimata Mei. Frans yang menjadi salah tingkah hanya terus menghisap rokok ditangannya sambil menunggu Mei selesai membersihkan tubuhnya dengan air hangat barulah bergantian membasuh badannya yang mulai terada dingin dengan air hangat.

__ADS_1


------------+Bersambung+------------


Happy Fun Reading


__ADS_2