
Frans Lim merupakan mantan suami dari Rissa Wie yang kini sudah bersuamikan orang lain mantan teman kampusnya dulu yang atas keinginan dari kakak perempuannya yang sedari awal Frans dan Rissa akan menikah tidak menyetujui pernikahan keduanya meski akhirnya terpaksa menuruti kemauan dari ayah dan ibunya David dan Jessi Wie, semenjak kematian dari alm. David kehidupan rumah tangga Frans dan Rissa banyak mengalami pasang surut terlebih semenjak keduanya dipaksa untuk bercerai dengan alasan dari hasil ramalan salah satu tetua keluarga wie rumah tangga keduanya akan dipenuhi kesengsaraan dan menderita jika masih terus bersama. Meski awalnya sempat menolak untuk menceraikan istrinya Frans yang merasa bahwa takdir hidup berada ditangan atas kerja keras serta keringatnya sendiri bukan berdasarkan ramalan seseorang, akhirnya harus rela menceraikan Rissa setelah mantan istrinya tersebut memilih untuk mengikuti kemauan dari kakak perempuannya Donna setelah mengancam akan menelantarkan Jessi ibu mereka jika Rissa masih ngotot untuk mempertahankan pernikahannya dengan Frans.
Sudah 5 bulan lamanya Rissa menikah dengan Freddy suami barunya yang dulu sempat menganggu rumah-tangganya dengan Frans, selama menikah keduanya pun harus mengandalkan gaji Rissa untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka serta bantuan yang diberikan oleh kelurga suaminya juga kakak perempuan Rissa yaitu Donna. Mungkin tak ingin merasa malu dihadapan keluarga besar wie melihat adik ipar pilihannya Freddy yang sampai saat ini belum mempunyai penghasilan tetap hanya menjadi seorang tukang ojek online, ternyata tidak lebih baik dari Frans mantan ipar yang begitu dibenci olehnya, Donna sampai menghadiahkan rumah kepada Rissa dan suaminya dilokasi perumahan yang dulu sempat ingin Frans ambil dengan cara mencicil selama 15 tahun namun ditolak oleh Rissa dengan alasan terlalu jauh dari rumah orang tuanya.
Happy yang menceritakan kedaan Rissa dikantornya saat ini berdasarkan cerita dari suaminya Ran yang memang sekantor dengan Rissa, menurut cerita Ran belum lama ini Rissa mendapatkan teguran keras oleh pemilik perusahaan mereka bekerja atas laporan rekan kerja Rissa termasuk Ran yang merasa terganggu oleh kehadiran suami dari Rissa yang hampir setiap hari berada dihalaman kantor bahkan berani menumpang istirahat didalam area gudang saat bos mereka sedang tidak berada dikantor, mereka tidak masalah dengan kehadiran suami Rissa tersebut hanya sikapnya yang tidak sopan dan seakan menganggap rendah mereka karena jabatan istrinya lebih tinggi dibandingkan mereka, pernah suatu hari salah satu dari mereka hampir berkelahi dengan suami Rissa karena dengan tidak sopan memerintahkannya untuk merapihkan tempat biasa Freddy berbaring didalam gudang padahal dia hanya orang luar bukan bagian dari perusahaan, sikap dari suami Rissa yang tidak bersahabat dengan rekan-rekan kantor juga akhirnya membuat semuanya menjadi tidak menyukai Rissa.
Frans yang mendengarkan cerita ini hanya menanggapi dengan santai, dirinya merasakan perubahan besar dari mantan istrinya itu semenjak menikah dengan suami barunya termasuk keengganan Rissa dulu untuk memiliki rumah dilokasi perumahan yang saat ini ditempati oleh Rissa dan suami, mungkin karena rumah yang dipilihnya hanya berupa tipe rumah dengan 1 lantai dan 2 kamar tidur, dibandingkan dengan hadiah dari Donna yang merupakan tipe ekslusif rumah 2 lantai serta 3 kamar tidur jauh lebih besar dibandingkan dengan rumah yang ingin Frans ambil dulu yang merupakan tipe standar sesuai dengan kemampuan kantongnya yang tidak seberapa besar, namun yang membuatnya heran mengapa Donna seakan memliki perbedaan sikap dengan dirinya saat masih menjadi iparnya dibandingkan dengan Freddy, Frans yang mempunyai kerjaan tetap meski gajinya tidak lebih besar dibandingkan dengan istrinya saat itu masih direndahkan bahkan dianggap seakan-akan jabatan yang dimilikinya begitu hina dihadapan Donna dan beberapa keluarga Rissa yang lain. Sementara itu Freddy yang saat ini hanya menjadi seorang driver ojek online memang merupakan perkerjaan yang mulia dimata Frans sendiri namun jika dibandingkan pengasilannya saat itu tentunya jauh lebih baik dibandingkan dengan Freddy, lalu mengapa Donna tidak mempersoalkannya bahkan menghadiahkan keduanya rumah untuk ditinggali sementara sebelumnya keduanya terkadang tinggal dikediaman keluarga wie atau dirumah mertua Rissa, entahlah menurut Frans kepada Happy mungkin karena keadaan keluarga Frans saat itu sehingga Donna tidakn menyukainya memang jika dibandingkan kelurga suami baru Rissa keluarga Frans memang jauh berbeda, Frans sendiri yang semenjak kecil sudah ditinggal ibunya dan baru mengetahui ayah kandungnya saat kelas 2 SMK yang ternyata memiliki banyak anak dan istri selain ibu kandungnya bukan berasal dari keluarga yang berada mungkin inilah alasan Donna tidak menyukainya sedangkan hasil ramalan merupakan alasan tambahan saja.
__ADS_1
Frans yang saat ini sedang mengumpulkan modal untuk membuka usaha sendiri hanya bisa berharap dirinya bisa setia kepada 1 orang istri saja serta memiliki usaha yang maju hingga anaknya kelak tidak sampai dipandang rendah oleh orang lain terutama oleh calon keluarga besannya nanti, fokusnya saat ini adalah mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya untuk memiliki rumah sendiri agar saat anaknya lahir dan tumbuh besar nanti bisa memiliki tempat berteduh dan menghangatkan diri dari panas matahari dan hujan, tidak sampai mengalami nasib sepertinya yang pernah merasakan kerasnya hidup dijalan saat kecil dahulu ketika dirinya kabur dari rumah salah satu tantenya yang tidak benar-benar ingin menampung Frans dirumah bahkan menjadikannya sebagai pembantu dirumah, Frans yang saat itu baru berumur 11 tahun memang belum mengerti akan pekerjaan orang dewasa diharuskan membersihkan rumah tantenya setiap pagi dan sore hari hingga malam hari bahkan dirinya belum diijinkan untuk makan sebelum suaminya makan terlebih dahulu.
Frans yang masih kecil sering lalai mengerjakan pekerjaan rumah karena asik bermain dengan anak tetangga rumah sering mendapatkan hukuman dari tantenya juga dari neneknya sendiri orang tua kandung ibunya, bahkan sampai memukulinya dan sengaja tidak memberikan makan Frans seharian hingga membuat Frans menjadi tidak betah dan memutuskan untuk kabur dari rumah lalu hidup dijalanan sekitar kota JU, Frans yang masih berusia sangat muda mengandalkan hasil dari mengumpulkan kardus bekas bersama teman-teman barunya untuk dijual kepada penampung barang bekas lalu membeli makan untuk mereka semua, meski terkadang Frans juga mendapatkan upah makanan dari para pemilik warung makan setelah Frans membantu mereka mencuci piring kotor. Dimalam hari Frans beserta ketiga teman senasib dan seperjuangannya dijalanan meski dengan latar belakang dan alasan yang berbeda mengapa mereka sampai hidup dijalanan, tidur dimanapun mereka bisa meletakan tubuhnya untuk tertidur entah didepan emperan toko atau dirumah tua yang tidak dihuni lagi untuk menginap atau sekedar membersihkan tubuh mereka dimalam hari sebelum tidur, Frans yang memang memiliki warna kulit berbeda dibandingkan dengan teman-temannya yang usianya berbeda satu sama lain sering disangka korban penculikan oleh para pemilik toko tempat Frans mencari kardus bekas namun melihat kedekatan diantara mereka tak sampai membuat ketiga temannya itu dilaporkan kepihak yang berwajib.
Pertemuan antara dirinya dan ketiga temannya terjadi saat Frans yang kabur dari rumah tantenya sedang duduk dipinggir toko dipasar dengan memegangi tas kain yang berisi pakaiannya serta tidak tahu harus pergi kemana, uang sebesar 2 ribu pemberian tante Nita saat berkunjung menemui neneknya sudah habis digunakan olehnya untuk membeli roti dan air mineral botolan guna mengisi perut dan mengatasi rasa hausnya, disitulah Frans bertemu dengan ketiga teman barunya yang sedang mengumpulkan kardus bekas seusai toko disana sudah mulai tutup. Frans yang memperhatikan ketiganya lalu meminta ijin untuk bergabung kedalam kelompok mereka agar bisa ikut mengumpulkan kardus bekas supaya bisa makan. Meski awalnya mereka menolak karena melihat Frans yang seharusnya adalah anak orang berada dilihat dari bentuk matanya yang sipit dan kulitnya yang putih, namun setelah Frans menjelaskan bahwa dirinya seorang yatim piatu dan kabur dari rumah tantenya karena tidak tahan selalu dimarahi dan dihukum jika lalai mengerjakan pekerjaan rumah akhirnya mereka menerima Frans dan menganggapnya sebagai bagian keluarga mereka, hampir 6 bulan lamanya Frans hidup dijalan kondisi tubuhnya mulai terlihat berantakan dengan pakaian yang sudah tidak layak pakai dan kulit tubuhnya mulai coklat akibat sering terkena panas matahari saat berkeling mencari kardus bekas.
Pilihannya untuk mencari kardus bekas diarea pertokoan petir plaza merupakan takdir untuknya, disanalah Franz secara tidak sengaja bertemu dengan Viola dan Yandi sepupunya anak dari Tante Nita. Meski Viola memanggil namanya saat melihat Frans sedang memunguti kardus bekas didepan toko, Frans yang takut akan dikembalikan kerumah tantenya memilih untuk berlari dari Viola dan Yandi yang mengejarnya, atas laporan sepupunya inilah Frans yang sempat selama beberapa hari bersembuyi jika sedang mencari kardus diarea pertokoan petir plaza ditemukan oleh tantenya Nita yang membujuk Frans agar mau kembali kerumahnya dan berjanji tidak akan mengembalikan kerumah tante Frans yang sempat menampungnya.
__ADS_1
Meski akhirnya bukan menjadi pertama dan terakhir bagi Frans kabur dari rumah tante atau omnya yang lain yang berniat menampung Frans dengan janji-janji akan menyekolahkannya namun tetap saja dengan syarat Frans harus menjadi pembantu dirumah mereka, setiap Frans melarikan diri dari rumah berulang kali pulalah tante Nita selalu menemukannya dan akhirnya bersedia menampung Frans hingga lulus sekolah dasar setelah anak pertamanya sudah mandiri, lalu menitipkan Frans kepada satu ipar dari suami tante Nita agar mau menyekolahkan Frans hingga lulus smp meski dengan syarat harus mau tinggal dan membantu membersihkan kantor, Frans yang memang sangat ingin melanjutkan pendidikannya hingga sma menyetujui tawaran dari tante Nita yang akan menitipkannya kepada salah satu adik ipar suaminya.
------------+Bersambung+------------
Dukung terus author yang agar semangat untuk berkarya
Happy Fun Reading
__ADS_1
XOXO