
Hampir 2 tahun sudah cafe warung gaul 88 beroperasi melihat banyaknya pengunjung yang datang ke cafe milik Frans membuat banyak cafe sejenis yang bermunculan disekitar tempat usahanya, hal ini tentu saja sedikit mempengaruhi pendapatan cafe yang biasa perhari memperoleh sekitar 4 sampai 5 juta omset kotornya sekarang hanya sekitar 3 sampai 4 juta saja. Meski cukup berpengaruh namun setidaknya keuntungan bersih Frans masih cukup menambah pundi-pundi tabungannya, dirinya juga berupaya mencari ide-ide baru untuk kembali menarik pengunjung datang ke cafe miliknya termasuk menganti menu-menu yang kurang populer dikalangan pengunjung dengan menu baru.
Setelah mencari ide dan meriset makanan dan minuman apa saja yang sedang populer diluar negeri khususnya di negara ginseng dan negara-negara pelopor minuman kekinian yang selalu hits dikalangan anak muda, seperti menu terbaru dicafenya teh susu khas negara sawadikap dan jajanan khas negeri ginseng, sedang kru cafe miliknya kini tersisa delapan orang saja setelah dua orang meminta ijin kepada Frans untuk mencoba mencari pengalaman ditempat yang baru setelah mereka lulus kuliah, tentu saja dengan senang hati Frans mengijinkan mereka dan berharap kedepannya mereka memperoleh pendapatan yang lebih besar dari tempatnya saat ini sambil meminta mereka untuk tetap menghubungi Frans jika membutuhkan bantuan atau sekedar saling bertukar kabar saja.
Bagaimana pun juga kedua orang ini adalah kru awal saat Frans baru memulai usaha cafe miliknya tentulah dirinya merasa berat berpisah dengan keduanya meski hanya bisa memberikan mereka pesangon 2 bulan gaji diluar gaji terakhir mereka, Frans juga menghadiahkan keduanya jam tangan sebagai kenang-kenangan untuk mereka sebagai simbol pengingat waktu-waktu yang telah dilewati bersama mulai dari baru membuka cafe hingga menjadi lebih besar sekarang ini juga sebagai penanda waktu yang akan dijalani kedepannya meski bukan lagi sebagai kru cafe kedua tangan Frans beserta kru yang lain selalu terbuka lebar menyambut kedatangan mereka saat datang berkunjung, sebagai salam perpisahan dan perayaan keduanya diterima bekerja ditempat lain Frans mengadakan pesta kecil-kecilan dicafe setelah sengaja menutup lebih awal operasional cafe.
Bella yang ikut merayakan pesta kecil ini sudah diterima denga baik oleh semua kru cafe termasuk Neng yang mulai berteman akrab dengan calon pacar Frans, kehadiran Bella sendiri bukan tanpa alasan dirinya memang sengaja hadir untuk lebih mengenal Frans termasuk dengan orang-orang disekitarnya untuk menyakinan dirinya bahwa Frans memang orang yang tepat menjadi ayah dari bayinya saat ini meski keduanya belum pernah menyatakan perasaan masing-masing, dirinya juga tidak keberatan jika nanti memang telah menjadi pasangan dari Frans yang menceritakan bahwa dirinya saat ini juga menanggung kebutuhan Cassandra anak dari Rissa mantan istri Frans meski semua itu adalah inisiatif Frans sendiri.
__ADS_1
Setelah melihat foto Cassandra yang diperlihatkan oleh Frans dari ponsel miliknya Bella juga mengira bahwa itu adalah anak kandung Frans setelah diceritakan kronologisnya oleh Frans dirinya mengerti mengapa Frans berinisiatif untuk memenuhi kebutuhan Cassandra meski belum tentu 100% dia adalah anak kandung Frans, melihat Frans yang begitu perhatian dengan anak kecil termasuk dengan Samuel anaknya dan Cassandra anak dari Rissa. Bella meyakini bahwa Frans bisa menjadi ayah yang baij untuk anaknya nanti seandainya mereka benar-benar berjodoh dan menikah, namun untuk sekarang dirinya hanya ingin mengenal lebih dekat saja dan tidak akan mengungkapkan perasaannya lebih dahulu sebab baginya perbuatan dan perhatian nyata dari Frans lebih berarti dibandingkan hanya kata-kata manis bahwa Frans menyukainya atau mencintainya.
Walau tidak ada satupun kata-kata cinta atau sayang keluar dari Frans untuknya, Bella menyadari dan merasakan bahwa Frans memang menyukainya dan tulus menyayangi dia dan bayinya dengan sikap dan perhatian yang diberikan oleh Frans selama ini, bahkan tidak jarang Samuel anaknya dititipkan untuk diasuh oleh Frans ketika ibunya sedang ada kegiatan sehingga tidak bisa mengasuh anaknya dirumah, Frans yang sudah pernah mengasuh keponakannya dulu saat masih tinggal dirumah ibu tirinya Yenni tidak kesulitan untuk merawat bayi karena sudah memiliki pengalaman sebelumnya, keberadaan bayi Samuel dicafe miliknya juga menambah kecerian para kru cafe yang melihat bos mereka nampak begitu telaten mengasuh bayi seakan-akan sedang mengasuh anaknya sendiri.
Bella yang sesekali mengunjungi bayinya dikala sedang istirahat bekerja untuk menyusui bayinya disaat asi dalam buah dadanya terisi juga memuji Frans yang begitu telaten merawat bayi, sebab dirinya bahkan bisa menganti popok bayi tanpa kesulitan dan menenangkan bayinya ketika menangis karena belum terbiasa berada ditempat baru. Ketika Bella sedang menyusui anaknya didalam kamar atas cafe Frans yang sedang terburu-buru ingin mengambil ponsel dan dompetnya yang tertinggal dikamar tanpa sengaja melihat pemandang indah saat Bella sedang menyusui anaknya nampak buah dadanya yang sebesar buah apel fuji terlihat jelas oleh kedua mata Frans hal ini langsung membuat keduanya terlihat canggung dan salah tingkah, menyadari kesalahannya yang masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu Frans lalu segera meminta maaf kepada Bella dan kembali menutup pintu setelah mengambil barang-barang miliknya yang tertinggal dikamar lalu menuju cafe dibawah.
Setelah kepergian Frans yang telah melihat salah satu benda berharga miliknya meski awalnya merasa kaget namun kemudian dirinya kembali tenang dan memandangi wajah dan tubuhnya dicermin kamar Frans, Bella merasa apakah dirinya masih layak dan menarik untuk Frans terlebih saat ini dirinya sedang menyusui sehingga buah dadanya tidak sekencang saat dirinya belum melahirkan dan berharap Frans tidak mempersoalkan bentuk tubuhnya saat ini, sedangkan Frans sendiri meski awalnya terpesona dengan pemandangan yang dilihatnya namun segera membuang jauh-jauh pikiran kotornya agar tidak membuat dirinya merasa salah tingkah dihadapan Bella nanti.
__ADS_1
Dimall kota gading Frans berkeliling melihat toko perlengkapan bayi sambil mengendong Samuel dengan Bella disampingnya sambil memegang erat lengan dari Frans, keduanya benar-benar nampak seperti keluarga kecil bahagia yang sedang jalan-jalan bersama untuk melepaskan lelah setelah seminggu sibuk bekerja, ketika sedang memilih toko perlengkap bayi yang akan dimasukinya tanpa sengaja Frans bertemu rombongan keluarga yang sangat dikenalnya yaitu rombongan keluarga wie termasuk didalamnya Jessi mantan mertua Frans serta Rissa yang sedang mendorong kereta bayi yang berisi Cassandra didalamnya, mungkin karena sama-sama merasa canggung baik Frans maupun rombongan keluarga wie tak banyak berbicara hanya sekedar bertegur sapa sambil tersenyum kemudian melanjutkan tujuannya masing-masing.
Frans kemudian menjelaskan kepada Bella bawa wanita yang sedang mendorong kereta bayi tadi adalah Rissa mantan istrinya dulu berserta keluarganya wie yang lain, namun tidak nampak Freddy suami dari Rissa didalamnya mungkin sedang sibuk atau sedang memarkirkan kendaraannya entahlah Frans pun tidak ingin bertanya atau memikirkannya, ketika sedang mengobrol dengan Bella didepan toko yang akan dimasuki tanpa Frans ketahui mantan istrinya itu melihat kearah keduanya yang nampak begitu dekat serta bayi dalam gendongan Frans, mungkin Rissa hanya penasaran siapakah wanita disisi Frans dan bayi yang sedang digendongnya sebab setahu dirinya Frans masih belum menikah selepas bercerai darinya sebab jika dirinya sudah menikah tentu saja Rissa akan mengetahuinya lewat informasi yang diberitahukan oleh Happy, ada rasa senang serta cemburu didalam dadanya senang karena Frans sudah memiliki calon penganti dirinya dan cemburu karena jika benar Cassandra bukanlah anak dari Freddy mungkin ada kesempatan baginya untuk kembali bersama dengan Frans meski saat ini hal itu sangat mustahil terjadi.
------------+Bersambung+------------
Dukung terus karya author dengan like dan komentarnya serta saran dan kritiknya
__ADS_1
Happy Fun Reading
XoXo